cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
PEMANFAATAN KONTEN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN Ahmad Faisal; Allysa Ramadhanti
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10152

Abstract

Learning media as well as technology are intertwined in today's digital environment. Technology attracts many users, which makes it a useful tool to foster teachers' creativity and make it easier for students to learn. The use of social media as a learning platform is one of the major breakthroughs brought by the rapid advancement of technology, which forces educators to constantly adapt. There are more opportunities to use social media for learning as data shows that Indonesians use the internet and social media more frequently. For example, with features such as IGTV, Reels, and Stories, Instagram which was once intended for sharing pictures and videos now has a lot of potential as an interactive learning tool. This research utilizes library research, which involves gathering information from various relevant scholarly works. This research shows how social media can improve the effectiveness and efficiency of the teaching and learning process if used responsibly. However, inappropriate use can have detrimental effects such as reduced motivation to learn and cyber-dependence. To ensure that learning materials remain current and of interest to students, educators are encouraged to keep coming up with new ideas.
PENERAPAN ETIKA BIROKRASI UNTUK OPTIMALISASI PELAYANAN PUBLIK DI INDONESIA Devina Intan Minefa; Fanisa Izzatul Maulida; Hayat, Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10164

Abstract

Implementasi prinsip-prinsip etis dalam tata kelola pemerintahan menjadi landasan utama untuk membangun aparatur yang berintegritas dan bermoral tinggi. Ketika diterapkan dengan tegas dan berkelanjutan, etika pemerintahan mampu mengeliminasi berbagai bentuk pelanggaran dalam birokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi etika birokrasi dalam sistem pelayanan publik di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan komparatif. Data dikumpulkan melalui studi kasus di tiga wilayah, yaitu Sulawesi Utara, Kabupaten Tangerang, dan Kecamatan Kluet Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi etika birokrasi di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti praktik diskriminasi, rendahnya profesionalisme pegawai, keterbatasan infrastruktur, kurangnya transparansi, dan budaya organisasi yang belum mendukung pelayanan beretika. Meskipun penerapan etika birokrasi terbukti dapat meningkatkan kualitas, efisiensi, dan responsivitas pelayanan publik, upaya optimalisasinya membutuhkan transformasi komprehensif mencakup pengembangan SDM, penegakan kode etik, reformasi birokrasi berbasis merit, serta promosi transparansi dan akuntabilitas yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
SARKASME WARGANET PADA KOLOM KOMENTAR AKUN ISTAGRAM ERIC THOHIR DAN PSSI USAI PEMECETAN PELATIH BOLA SHIN TAE YONG Urahmah, Nida
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahasa sarkasme warganet dalam komentar akun Instagram Ericthohir dan PSSI meliputi: a) Bentuk, b) Makna, dan c) Tujuan. Jenis penelitian ini berkategori penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari aplikasi Instagram khususnya akun milik @Ericthohir dan @PSSI. Data penelitian ini yaitu seluruh kata, frasa atau pun kalimat dalam kolom komentar akun Instagram milik @Ericthohir dan @PSSI menggunakan metode simak dan catat, khusunya metode simak bebas cakap dengan tahapan yaitu: 1. Search/pencarian data, 2. Attention/menyimak serta memperhatikan, 3. Copy paste/melakukan tangkapan layar atau menyalin, 4. Transcript/transkip data. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan tahapan yaitu: 1. Identifikasi, 2. Klasifikasi, 3. Deskripsi, 4. Analisis. Hasil penelitian ini: (1) Bentuk bahasa sarkasme berupa kata dan kalimat. Tidak ditemukan bentuk frasa dalam data karena komentar ditulis secara singkat dan lugas tanpa adanya frasa yang merupakan gabungan dua kata atau lebih yang bersifat non-predikatif (2) Makna yang ditemukan yaitu konotatif, denotatif,. Tidak ditemukan 26 makna lain sebagaimana ditulis oleh Pateda. (3) Tujuan ungkapan sarkasme cukup beragam yaitu untuk menyindir dan memaki, mengumpat dan mengungkapkan kekesalan, mengejek dan menghina. This study aims to describe the language of netizens' sarcasm in the comments of Ericthohir and PSSI Instagram accounts, including a) form, b) meaning, and c) purpose. This type of research is categorized as qualitative descriptive research. The data source in this study comes from the Instagram application, especially the accounts belonging to @Ericthohir and @PSSI. The data for this study are all words, phrases, or sentences in the comments column of the Instagram accounts belonging to @Ericthohir and @PSSI using the listening and note-taking method, especially the free listening method with the following stages: 1. Search/data search, 2. Attention/listening and paying attention, 3. Copying and pasting/taking screenshots or copying, 4. Transcript. The data analysis technique uses a qualitative descriptive technique with the following stages: 1. Identification, 2. Classification, 3. Description, 4. Analysis. The results of this study: (1) The form of sarcasm is in the form of words and sentences. No phrase form was found in the data because the comments were written briefly and clearly without any phrases that are a combination of two or more words that are non-predicative. (2) The meanings found were connotative and denotative. No other 26 meanings were found as written by Pateda. (3) The purpose of sarcastic expressions is quite diverse, namely to satirize and curse, curse and express annoyance, mock, and insult.
ETIKA DAN AKUNTABILITAS DALAM ADMINISTRASI PUBLIK: MENGHADAPI TUNTUTAN MASYARAKAT DI E-GOVERMENT Reza Alfiani Latifah, Prwairaharja; Prawiraharja, Reza Alfiani Latifah; Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10177

Abstract

Etika dan akuntabilitas merupakan pilar utama dalam administrasi publik yang efektif dan dipercaya masyarakat. Dengan meningkatnya tuntutan masyarakat akan transparansi dan profesionalisme, peran etika dalam setiap aktivitas administrasi publik semakin krusial. Artikel ini bertujuan untuk mengulas pentingnya etika dan akuntabilitas dalam administrasi publik, dengan fokus pada cara menghadapai ekspektasi publik di era modern seperti di e government. Melalui pendekatan teoritis dan empiris, artikel ini membahas bagaimana prinsip-prinsip etis dan akuntabilitas birokrasi di e government dapat diterapkan dalam pemerintahan untuk menciptakan pelayanan publik yang berkualitas. Studi kasus menunjukkan bahwa administrasi publik yang berlandaskan etika mampu meningkatkan kepercayaan publik dan mencegah penyalahgunaan wewenang. Dengan menyoroti prinsip-prinsip dasar dan tantangan dalam penerapan etika dan akuntabilitas
IMPLEMENTASI ETIKA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KANTOR DESA PANDANREJO, KECAMATAN BUMIAJI, KOTA BATU Nabila Natasya Wahyu Kallya Azahra; Putri Faradila; Hayat, Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai implementasi etika dalam pengelolaan keuangan yang diselenggarakan di Kantor Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kepala urusan keuangan di Kantor Desa Pandanrejo serta melalui studi kepustakaan menggunakan e-book dan artikel jurnal yang memiliki relevansi dengan topik penelitian yang diangkat yaitu mengenai etika dalam pengelolaan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantor Desa Pandanrejo sudah mengimplementasikan etika dengan baik mengikuti prinsip-prinsip etika dalam pelayanan publik, yaitu transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan integritas. Pengimplementasian etika pengelolaan keuangan yang dijalankan di Kantor Desa Pandanrejo berpedoman pada Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih bagi pemahaman tentang pelaksanaan keuangan desa khususnya bagi masyarakat Desa Pandanrejo dan juga masyarakat secara umum.
EVALUASI PENERAPAN IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL TERHADAP TINGKAT PELAYANAN PUBLIK (STUDI KASUS: DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCACATAN SIPIL KOTA SURABAYA) Deva Dwi Kumara, Dawala Al Fadhli; Dawala Al Fadhli , Deva Dwi Kumara; Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Surabaya dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Data primer diperoleh dari dokumen resmi terkait implementasi IKD, sedangkan data sekunder berasal dari studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan IKD membawa sejumlah manfaat signifikan, termasuk efisiensi administrasi pemerintahan, percepatan proses layanan kepada masyarakat, dan peningkatan sistem identifikasi penduduk. IKD mempermudah warga dalam proses identifikasi dengan memodifikasi informasi pribadi menjadi bentuk digital yang dapat diakses melalui aplikasi pada handphone. Penelitian ini diharapkan dapat membantu Dispendukcapil Kota Surabaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memenuhi kebutuhan masyarakat terkait administrasi kependudukan secara lebih efisien dan efektif. Implementasi IKD juga diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam transformasi digital pelayanan publik di Indonesia.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA FIKOMM UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA Ahmat Enric Setyawan; Evelyn Chrysta Allen; Faisal Oki Saputra
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10189

Abstract

Perkembangan teknologi membawa perubahan signifikan terutama dengan munculnya media sosial. Media sosial tidak hanya menjadi alat berbagi informasi, tetapi juga mengubah cara manusia berinteraksi dan membentuk pola komunikasi baru. Di kalangan mahasiswa, media sosial telah menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas ehari-hari, namun penggunaannya juga berdampak pada kualitas interaksi interpersonal baik dalam aspek positif maupun negatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial terhadap pola komunikasi interpersonal mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi dan Multimedia Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Metode yang dingunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan cara membagikan kuisioner dalam bentuk google form, kemudian data yang didapat dianalisis menggunakan analisis Regresi Linier sederhana untuk mengetahui besarnya pengaruh. Hasil yang didapat menunjukan bahwa media sosial berpengaruh sebesar 82,7 % terhadap pola komunikasi interpersonal mahasiswa Fikomm Universitas Mercu Buana Yogyakarta, sedangkan 17,3 % sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
APARATUR SIPIL NEGARA : ETIKA DAN KINERJA ADMINISTRASI DALAM KACAMATA PELAYANAN PUBLIK Mohammad Havid Fathurrozy; Niswatun Nurul Fajri; Hayat, Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10190

Abstract

Hubungan rumit antara etika dan kinerja dalam kerangka kerja organisasi terutama terlihat pada entitas yang beroperasi dalam sektor pemerintah, di mana kedua elemen ini sangat terjalin dan saling berpengaruh. Investigasi ilmiah ini berlabuh dalam tujuan mengeksplorasi dan menjelaskan secara menyeluruh dinamika yang ada antara pertimbangan etis dan kemanjuran operasional Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan tujuan aspirasional bahwa temuan tersebut akan berkontribusi secara signifikan pada peningkatan kualitas keseluruhan layanan publik yang diberikan kepada masyarakat. Kaliber dan efektivitas layanan publik yang diberikan oleh ASN pada dasarnya bergantung pada etos kerja yang kuat dan standar moral yang ditegakkan oleh personel dalam upaya profesional mereka. Pendekatan metodologis yang digunakan dalam penyelidikan akademis yang ketat ini dicirikan sebagai penelitian kualitatif, yang sangat mahir dalam mengungkap nuansa perilaku manusia dan budaya organisasi. Akibatnya, dalam ranah penelitian kualitatif, proses analisis informasi dirancang dengan cermat untuk membangun hipotesis dan kerangka teoritis yang memperkaya pemahaman kita tentang dinamika masyarakat yang lebih luas. Prinsip etika dasar inilah yang berfungsi sebagai landasan perilaku administratif, memastikan bahwa pilihan dan tindakan yang dilakukan oleh administrator publik diinformasikan tidak hanya dengan mengejar efisiensi, tetapi juga oleh komitmen yang teguh terhadap keadilan, integritas, dan kebenaran di semua dimensi tanggung jawab operasional mereka. Pendekatan holistik semacam itu sangat penting, karena menumbuhkan budaya akuntabilitas dan tata kelola etis yang penting untuk menopang kepercayaan publik dan kepercayaan pada lembaga-lembaga pemerintah. Pada akhirnya, interaksi etika dan kinerja dalam ASN tidak hanya berdampak pada hasil langsung dari pemberian layanan publik tetapi juga membentuk lintasan jangka panjang reputasi organisasi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyadari bahwa peningkatan kerangka etika dapat mengarah pada peningkatan yang signifikan dalam kinerja secara keseluruhan dan, akibatnya, lingkungan pelayanan publik yang lebih adil dan efektif.
PEMBERDAYAAN ETIKA PANCASILA DALAM KONTEKS KEHIDUPAN PERKULIAHAN: Empowerment of Pancasila Ethics in the Context of College Life Ummu Maulatul Farikha; Madya Tansofa Andika Prawira; Hayat Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10203

Abstract

A B S T R A K Salah satu fungsi pendidikan adalah membangun karakter bangsa yang harus tetap dipertahankan. Begitu pula perlu dikembangkan nilai-nilai yang dikategorikan high-trust seperti Etika Pancasila menjadi fundamental bangsa dalam rangka penguatan integritas para penyelenggara negara atau pejabat publik jelas perlu penguatan etika. Penguatan Etika Pancasila dalam konteks kehidupan kampus adalah isu yang sangat penting untuk membentuk karakter mahasiswa yang memiliki integritas dan rasa tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana nilai-nilai Pancasila diterapkan sebagai dasar etika dalam kehidupan akademik, serta untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dan peluang dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun nilai-nilai Pancasila sudah diajarkan dalam kurikulum, penerapannya dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa masih terbatas, terutama dalam hal penguatan karakter dan integritas. A B S T R A C T One of the functions of education is to build the nation's character, which must be maintained. Likewise, it is necessary to develop high-trust values, such as Pancasila Ethics, to become a fundamental part of the nation in strengthening the integrity of state officials or public servants, which clearly requires an ethical reinforcement. Strengthening Pancasila Ethics in the context of campus life is a very important issue in shaping the character of students who possess integrity and a sense of responsibility. This study aims to investigate how the values of Pancasila are applied as an ethical foundation in academic life, as well as to identify the various challenges and opportunities in its implementation. This research employs a qualitative approach using interview techniques and documentation studies. The findings of the study indicate that, although the values of Pancasila are taught in the curriculum, their application in students' daily lives is still limited, particularly in terms of strengthening character and integrity.
MEMANFAATKAN TWITTER UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI DAN KOLABORASI ANTARA PEMERINTAH DENGAN MASYARAKAT Rossi A. Rifki, M. Ainul Yakin; M. Ainul Yakin, Rossi A. Rifki; Hayat
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v6i10.10204

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi Twitter sebagai alat untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Tinjauan literatur menyoroti bahwa Twitter dapat meningkatkan transparansi pemerintah, memfasilitasi partisipasi publik, dan menyediakan saluran efektif untuk penyebaran informasi darurat. Namun, penggunaan Twitter juga menimbulkan tantangan seperti risiko penyebaran informasi yang salah dan keamanan data. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan saran kepada pemerintah untuk mengembangkan kebijakan yang jelas, melatih staf dalam penggunaan Twitter, membentuk tim khusus pengelola media sosial, merespons aktif umpan balik masyarakat, mengintegrasikan Twitter dalam rencana respons darurat, serta memastikan inklusivitas dan keamanan dalam komunikasi digital. Dengan mengadopsi saran-saran ini, pemerintah dapat memaksimalkan potensi Twitter sebagai alat efektif dalam interaksi dengan masyarakat.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue