cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
PERAN MASYARAKAT SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN PENYAKIT MENULAR Niken Ayu Sabrina; Nuril Lutfiatul Laila
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i1.4274

Abstract

Penanggulangan penyakit menular di masyarakat sangat penting untuk menjaga kesehatan publik. Artikel ini menekankan strategi utama seperti menjaga kebersihan lingkungan, kebersihan diri, dan mengurangi kontak dengan individu sakit sebagai langkah pencegahan yang efektif. Teknologi informasi dan komunikasi memainkan peran vital dalam menyebarkan informasi mengenai penyebaran penyakit dengan cepat dan akurat, memungkinkan respons yang tepat waktu. Dinamika sosial, termasuk mobilitas manusia, kebiasaan kesehatan, dan akses terhadap layanan kesehatan, juga mempengaruhi penyebaran penyakit. Artikel ini membahas pengaruh kelompok sosial dalam penyebaran penyakit menular melalui faktor psikologis, sosial, dan budaya seperti persepsi risiko, norma sosial, dan identitas kelompok. Strategi pencegahan di dalam kelompok sosial melibatkan pendidikan kesadaran kesehatan, promosi vaksinasi, dan implementasi protokol kesehatan yang jelas. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi kesehatan, dan masyarakat sangat penting dalam mengatasi penyebaran penyakit menular dengan efektif, melalui kebijakan yang terkoordinasi dan edukasi yang komprehensif kepada masyarakat.
KOMUNIKASI LINGKUNGAN DALAM DESAIN DAN PRODUKSI: STUDI KASUS SMPN 48 DARI GEBYAR KARYA P5 GAYA HIDUP BERKELANJUTAN Mellyana Artika Putri; Bagus Cahyo Shah Adhi Pradana
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i1.4282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi lingkungan dalam proses desain dan produksi di SMPN 48, dengan fokus pada Gebyar Karya P5 yang mempromosikan gaya hidup berkelanjutan. Melalui pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana komunikasi lingkungan memengaruhi keputusan desain dan produksi, serta bagaimana hal tersebut tercermin dalam hasil akhir produk. Metode penelitian melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis konten dari dokumen terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi lingkungan memainkan peran penting dalam membentuk kesadaran akan isu-isu lingkungan di kalangan siswa dan staf, serta memengaruhi proses pengambilan keputusan dalam desain dan produksi. Implikasi temuan ini untuk pendidikan lingkungan dan praktik desain yang berkelanjutan dibahas dalam penelitian ini.
EVALUASI KEBIJAKAN PEMBEBASAN LAHAN UNTUK PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR SELATAN (RINGROAD) DI DESA KEMBANGBILO KECAMATAN TUBAN KABAUPATEN TUBAN Hilfa Putri Rahayu; Endang Indarturti; Dida Rahmadanik
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i1.4284

Abstract

Pemerintah Kabupaten Tuban telah memulai inisiatif pembangunan Jalan Lingkar Selatan (Ringroad) Tuban untuk meningkatkan aksesibilitas dan mengurangi kemacetan lalu lintas. Namun, proses pembebasan lahan untuk pembangunan proyek ini mengalami sejumlah kendala, menyebabkan progres pembebasan lahan masih jauh dari target yang diharapkan. Berdasarkan informasi dari Pemerintah Kabupaten Tuban, hingga saat ini hanya sekitar 457 bidang dari total 665 bidang lahan yang berhasil dibebaskan. Kendala utama yang menyebabkan keterlambatan pembebasan lahan ini diduga karena proses tawar-menawar harga tanah yang belum mencapai kesepakatan. Setelah ada pemebasan lahan masyakarat kehilangan mata pencahariannya dan terdampak dalam segi ekonominya. Ada beberapa masyarakat yang kehilangan mata pencahariannya. Setelah adanya pembebasan lahan ini mereka mencari tempat baru untuk memulai dari awal. Seperti ada salah satu masyarakat yang awalnya mempunyai toko setelah adanya pembebasan lahan beliau haru mencari tempat yang strategis untuk memulai awal usahanya Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data berupa teori kebijakan, wawancara, dokumentasi, dan observasi dengan analisis untuk mendapatkan jawaban atas isu penelitian. Teori yang menjadi tolok ukur dalampenelitian ini adalah teori yang dikemukakan oleh William n Dunn mengenai Evaluasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa terhadap beberapa hal yang menjadi evaluasi dari program pembebasan lahanHal ini dapat menambah efisiensi dan efektifitas pelaksanaan program.
PENGARUH KEMISKINAN RUMAH TANGGA TERHADAP PERKEMBANGAN GIZI ANAK USIA DINI Ela yuliya sari; Helensia Hinggi Ranja
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i1.4287

Abstract

Kemiskinan adalah suatu kondisi ketidak mampuan seorang individu atau kelompok untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, akses pendidikan, dan kesehatan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kemiskinan secara etimologi berasal dari kata miskin, yang memiliki arti tidak berharta, serba kekurangan dan berpendapatam rendah. Dalam hal ini fenomena kemiskinan merupakan masalah yang umum terjadi di negara-negra berkembang seperti Indonesia. Kemiskinan menyebabkan terhambatanya pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah yang mengakibatkan ketidak merataanya kesejahterahan masyarakat. Terdapat beberapa kategori kemiskinan seperti kemiskinan absolut, kemiskinan relatif, kemiskinan kultural, dan kemiskinan struktural yang dapat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia dan juga produktivitas masyarakat. Dalam hal ini kemiskinan absolut menjadi acuan utama dalam penelitian ini karena kemiskinan absolut membahas tentang seberapa besar hubungan antara penghasilan seorang individu dengan pendapatan minimal yang dapat diterima, dalam hal ini fenomena kemiskinan menjadi acuan untuk menentukan standar hidup minimal. Kemiskinan yang banyak digunakan di negara berkembang adalah kemiskinan absolut yang membandingkan pendapatan atau pengeluaran rumah tangga dengan garis kemiskinan. Kemiskinan dalam rumah tangga dapat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia, dimana manusia bisa produktif atau tidak dalam terjadinya perkembangan ekonomi. Ketidak mampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan dapat menjadi hambatan dalam peningkatan ketersediaan dan ketahanan makanan untuk memenuhi nutrisi dan gizi suatu keluarga, hal ini juga akan menghambat akses pendidikan dan akses kesehatan. Dalam hal ini faktor kemiskinan dalam sebuah keluarga akan mempengaruhi kebutuhan nutrisi dan gizi pada anak usia dini sehingga menyebabkan gagal tumbuh anak yang di sebut stunting. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kemiskinan rumah tangga terhadap perkembangan gizi anak usia dini. Melalui pendekatan kualitatif dengan mendeskripsikan pengaruh kemiskinan rumah tangga terhadap perkembangan gizi anak usia dini. Menggunakan studi literatur dengan referensi yang di dapat melalui jurnal, artikel penelitian, dan situs-situs di internet yang berkaitan dengan kajian pengaruh kemiskinan rumah tangga terhadap perkembangan gizi anak usia dini. Kajian penelitian yang di bahas akan cenderung berorientasi pada faktor penyebab kemiskinan didalam keluarga yang mempengaruhi gizi pada anak dan dampak dari kemiskinan yang mempengaruhi perkembangan gizi anak usia dini.
REPRESENTASI IDENTITAS LGBT (GAY) DALAM ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH : STUDI KASUS DARI AKUN INSTAGRAM NON-SELEBRITI @TI***AH_ Novan Dwi Yuniar; Mellyana Artika Putri; Siti Khadijah; Devi Buana Pitaloka; Erine Belinda Ashari
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami representasi cara pengungkapan jati diri kaum LGBT (gay) di media sosial Instagram melalui analisis postingan dari sebuah akun bernama @ti***ah_ . Pemilik akun tersebut sudah menyetujui akun pribadinya tersebut untuk dikaji oleh peneliti dalam penelitian ini. Dengan menggunakan metode analisis wacana kritis yang dikembangkan oleh Norman Fairclough, penelitian ini menemukan bahwa individu gay sering kali merepresentasikan jati diri mereka melalui postingan yang secara pemancaran ditujukan kepada audiens tertentu. Mereka cenderung memberikan sedikit tanda-tanda tentang jati diri mereka tanpa secara terang-terangan menyebut diri mereka sebagai gay. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun tidak secara eksplisit mengungkapkan identitas seksual mereka, postingan tersebut tetap menjadi sarana bagi mereka untuk mengekspresikan keinginan dalam mengungkapkan jati diri. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan tentang kompleksitas strategi representasi jati diri kaum gay di platform media sosial Instagram dan bagaimana mereka menavigasi eksposur identitas mereka di ruang publik digital.
HEGEMONI PATRIARKI DALAM BUDAYA MERARIQ KODEQ PADA PEREMPUAN SUKU SASAK BERDASARKAN PERSPEKTIF SUBALTERN DI DESA UBUNG, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Ni Made Shintya Andriani; I Ketut Putra Erawan; Efatha Filomeno Borromeu Duarte
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hegemoni patriarki dalam praktik budaya merariq kodeq dan dampak yang ditimbulkan dalam kehidupan perempuan suku Sasak. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis kondisi kehidupan perempuan suku Sasak di Desa Ubung yang dihegemoni oleh patriarki dengan menggunakan teori subaltern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik merariq kodeq menjadi hal yang dinormalisasi oleh masyarakat sekitar atas nama budaya dan memunculkan berbagai bentuk hegemoni patriarki. Meskipun dalam peraturan nasional maupun hukum lokal setempat sudah mengatur tentang pernikahan dini, nyatanya implementasi peraturan ini belum dilakukan dengan maksimal. Hal ini menyebabkan angka merariq kodeq di Desa Ubung masih cukup tinggi dan posisi perempuan seakan tidak berdaya karena tekanan dari masyarakat yang masih sangat patriarki. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor pendorong terjadinya merariq kodeq seperti dari segi ekonomi, pendidikan, sosial, dan psikologis serta dampak yang ditimbulkan dari praktik ini yang tidak terlepas dari kurangnya sinergi antara aktor – aktor terkait. Untuk dapat menghentikan praktik merariq kodeq, penelitian ini merekomendasikan penegasan terhadap peraturan dan dan hukuman yang telah ada, agar masyarakat tidak lagi mendukung atau bahkan memaksa budaya merariq kodeq ini terus berjalan, serta perlunya kerjasama antar berbagai lembaga terkait dengan masyarakat setempat.
ADOPSI BUDAYA MEDIA TIKTOK TERHADAP REMAJA Muhammad Sufyan Tsauri; Djadhuq Dimas Gelegar R.H; Tegard Hermantoro Putra; Satria Widyan Permana; Anugrah Pratama
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4305

Abstract

Penelitian ini melihat adopsi budaya media TikTok di kalangan remaja dan berfokus pada dampak, mekanisme, dan konsekuensi budaya dan sosial mereka. TikTok, platform media sosial yang berkembang pesat, memberi remaja kesempatan untuk berekspresi melalui video pendek yang inovatif yang seringkali viral. Penelitian ini mengumpulkan data dari remaja yang aktif di TikTok melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif.TikTok sangat memengaruhi identitas dan perilaku sosial remaja, menurut hasil penelitian. Remaja sering mengambil fenomena viral, tantangan (challenges), dan tren yang muncul di platform ini dan memasukkannya ke dalam kehidupan sehari-hari mereka. TikTok juga berfungsi sebagai alat pembelajaran nonformal yang membantu remaja belajar tentang berbagai hal, mulai dari hiburan hingga pendidikan. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan potensi konsekuensi negatif, termasuk tekanan untuk mengikuti tren, risiko privasi, dan paparan terhadap konten yang tidak sesuai.Oleh karena itu, adopsi budaya media TikTok di kalangan remaja harus dipahami secara menyeluruh dengan mempertimbangkan manfaat dan efek negatifnya untuk membuat strategi yang memaksimalkan manfaat sambil mengurangi risiko. Studi ini menunjukkan bahwa orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan harus berpartisipasi secara aktif dalam memberi tahu orang lain tentang cara menggunakan TikTok dengan cara yang sehat dan bertanggung jawab.
DAMPAK PERCERAIAN KEDUA ORANG TUA TERHADAP KESEHATAN MENTAL SEORANG ANAK Lailatul Mufaroha; Fitria Tanti Yosyva
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4321

Abstract

Perceraian merupakan suatu kondisi pisahnya hubungan suami dan istri, hal ini dapat terjadi disebabkan oleh banyak faktor salah satunya kesalahan komunikasi atara suami dan istri yang berujung ke pengadilan agama dan jatuhnya perceraian. Seperti halnya kondisi yang telah rusak maka akan muncul dampak negatif yakni terjadinya kerusakan kesehatan mental anak dalam keluarga itu sendiri. Peneliti menggunakan metode library research untuk memahami apa dampak perceraian kedua orang tua terhadap kesehatan mental anak. Metode library research merupakan penelitian dengan menggunakan literatur baik berupa buku yang relevan ataupun catatan laporan dari hasil penelitian dulu yang berkaitan dengan penelitian pada penelitian dampak perceraian kedua orang tua terhadap kesehatan mental anak
DAMPAK PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KESEHATAN MENTAL ANAK USIA EMAS DI PAUD-TK DHARMA WANITA KECAMATAN RANDUAGUNG Siti Khodijah Nissa' M; Siti Maisaroh
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4323

Abstract

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang gadget, mengetahui bagaimana gadget dapat mempengaruhi perkembangan anak usia emas, dan cara menghindari dampak negatif gadget terhadap anak usia emas. Gadget itu sendiri adalah sebuah perangkat elektronik kecil yang merupakan bagian dari jenis teknologi yang sangat populer yang memiliki kemampuan untuk melakukan tugas tertentu. Setiap hari, gadget baru dengan teknologi terbaru yang mempermudah hidup manusia muncul. Teknologi jelas berdampak pada perkembangan dan kesehatan mental anak karena merupakan alat pembelajaran yang sangat efektif. Karena teknologi dapat membantu anak menjadi lebih kreatif, asalkan digunakan dengan benar, terarah, dan seimbang dalam interaksi dengan dunia luar. Orang tua memiliki peran yang sangat penting karena jika membiarkan anak di bawah umur menggunakan teknologi yang sangat canggih seperti perangkat ini dapat mengakibatkan perubahan perilaku.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP POLA HIDUP SEHAT REMAJA Nafillatul izza; Desiyance Ayu Sanita Dawa
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4324

Abstract

Media sosial memungkinkan orang untuk berpastisipasi dengan memberi komentar,feedback,dan berbagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.Ada banyak alasan masyarakat untuk menggunakan internet.Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa internet berfungsi sebagai suber belajar dan media kerja serta platform untuk ekspresi pribadi,pekerjaan,hiburan dan penggunaan lainnya yang tidak terbatas.Dampak penggunan media sosial terhadap kesejahteraan psikologis remaja dan penekanan pada kecemasan dan depresi,akan diteliti dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk mengumpulkan data penelitian ini, metodologi tinjauan sistematis digunakan, dimana sejumlah sumber ilmiah yang kredibel diperiksa untuk menentukan gagasan penting dari setiap topik. Pengaruh positif media sosial yaitu dukungan sosial dan koneksi, informasi dan edukasi, dan juga ekspresi diridan kreativitas. Sedangkan dampak negatif media sosial yaitu perbandingan sosial dan tekanan sosial, cyberbulliying dan pelecehan, kecanduan dan penggunaan validasi, studi dan penelitian. Pengaruh media sosial terhadap kesehatan fisik remaja (Naslund et al.,2020), menemukan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan pada masa remaja dikaitkan dengan resiko gejla kesehatan mental yang lebih tinggi serta penurunankesehatan fisik.

Page 56 of 132 | Total Record : 1311


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue