cover
Contact Name
Achmad Afandi
Contact Email
Triwikrama325@gmail.com
Phone
+628123230129
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tutut Arjowinangun No 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29881986     EISSN : 29881986     DOI : -
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as appropriate credit and proper acknowledgment to the original publication from Journal Sospol is made to allow users to trace back to the original manuscript and author. Readers are also granted full access to read and download the published manuscripts, reprint, and distribute the manuscript in any medium or format
Articles 1,311 Documents
IMPLEMENTASI PELAKSANAAN PROGRAM PADAT KARYA UNTUK UPAYA MENGURANGI PENGANGGURAN DI KELURAHAN DUPAK KECAMATAN KREMBANGAN KOTA SURABAYA Camelle Aqila; Anggraeny Puspaningtyas; M. Kendry Widiyanto
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4339

Abstract

Pengangguran merupakan salah satu persoalan permasalahan ekonomi yang pasti terjadi di setiap negara khususnya juga yang terjadi di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dimana pengangguran masih belum bisa sepenuhnya teratasi dengan baik. Hal ini bisa saja terjadi karena kurangnya lapangan pekerjaan yang tersedia berbanding terbalik dengan adanya peningkatan pertumbuhan angkatan kerja yang semakin hari semakin melonjak. Pada negera berkembang seperti Indonesia sangat benar-benar membutuhkan terbukanya lapangan pekerjaan sebesar-besarnya yang harus menjadi konsern utama pemerintah kita. Terlebih lagi pada saat ini bisa dikatakan merupakan masih dalam masa transisi perubahan yang sangat besar dari masa sulit pandemi Covid-19 yang mana membuat banyak dari masyarakat kita memerlukan pemulihan kondisi khususnya dalam bidang ekonomi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pada masa setelah terjadinya fenomena pandemi Covid-19 membuat beberapa negara mengalami penurunan pendapatan. Hal ini juga terjadi di Indonesia, banyak para pekerja disetiap instansi khususnya dalam dunia kerja baik itu buruh pabrik maupun buruh swasta banyak yang dipecat dan menjadi pengangguran. Melihat kondisi ini pemerintah melakukan upaya perluasan pelaksanaan penunjang untuk mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan dimasyarakat yang disebut dengan Program Padat Karya (PPK). Surabaya mendapati bahwa wilayah Surabaya yang ditunjuk sebagai pemerintahan pusat dari beberapa wilayah yang ada disekitarnya dan sebagai contoh reformasi birokrasi (RB) tematik guna mengatasi masalah kesejahteraan masyarakat ini perlu banyak mengembangkan berbagai programnya terkait dalam menanggulangi masalah pengangguran dan mengurangi tingkat kemiskinan yang ada dalam naungan wilayahnya. Salah satu dari program yang dicanangkan oleh pemerintah Surabaya adalah termasuk Program Padat Karya Perkotaan (PKP) yang telah diatur di dalam Peraturan Walikota Surabaya Nomor 83 Tahun 2023.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENETAPAN KAWASAN TANPA ROKOK PADA ANGKUTAN UMUM (LYN) KOTA SURABAYA Arya Ferdinan Maulana Putra Sigit; Endang Indartuti; Dida Rahmadanik
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4340

Abstract

Tingginya angka persentase merokok tersebut, mendorong adanya penetapan kebijakan yang mengatur tetang kawasan bebas rokok di Kota Surabaya sebagai upaya pengendalian oleh pemkot Surabaya. Olehsebab itu, Pemerintah Kotamadya Surabaya mengeluarkan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun2019 Tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Peraturan Walikota Surabaya Nomor 110 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2019 Tentang Kawasan Tanpa Rokok. Terhitung 4 tahun semenjak penetapan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2019Tentang Kawasan Tanpa Rokok, dalam pelaksanaannya kebijakan tersebut belum dinyatakan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini, analisis yang dilakukan menggunakan teori model implementasi Donald S. Van Meter dan Carl E. Van Horn yang menyatakan bahwa suatu implementasi dapat berjalan secara optimal jika memenuhi 6 Variabel atau Indikator. Berdasarkan anaslisis dari penelitian tentang Implementasi Kebijakan Penetepan Kawasan Tanpa Rokok Pada Angkutan Umum (Lyn) Kota Surabaya bahwa implementasi tersebut masih berjalan belum optimal dari segi sosialisasi, pelaksanaan dan penindakan pelanggaran pada angkutan umum, dan peran serta kesadaran masyarakat yang masih kurang.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEJADIAN TANAH LONGSOR DALAM PEMBANGUNAN PERUMAHAN MEWAH KOTA SAMARINDA Nazla Zahira Yasmin; Siti Raodah; Adhe Satryo Baratha Yuda; Aryo Mukti Nugraha; Asnawi Mubarok
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4344

Abstract

Penelitian ini mengangkat isu pembangunan perumahan elite di Jalan M.T. Haryono di Kota Samarinda, yang menuai kontroversi karena pelanggaran dan dampak negatif bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi masyarakat Gang 6 M. Said yang menjadi korban akibat longsor yang ditimbulkan oleh kegiatan pembangunan perumahan elite tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menganalisis artikel berita, jurnal ilmiah, laporan resmi, dan dokumen lainnya yang terkait serta observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan masyarakat yang tinggal di Gang 6 M. Said. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Gang 6 M. Said memiliki persepsi yang hampir mirip terhadap pembangunan proyek perumahan elite ini. Sebagian besar masyarakat tidak mengetahui bahwa penurunan segel proyek pembangunan tersebut telah dilakukan dari bulan Maret 2024. Namun, mayoritas warga masih merasa khawatir pasca kejadian longsor tersebut. Oleh karena itu, beberapa warga memilih pindah dari area lokasi dekat proyek pembangunan tersebut khususnya area Blok F Gang 6 M. Said. Meskipun warga sekitar juga mengapresiasi pertanggung jawaban oleh pihak perumahan, mulai pertanggung jawaban secara materill maupun bantuan seperti makanan, selimut dan lainnya dan sangat berterima kasih terkait langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Samarinda yang sigap menghadapi, mendengarkan serta menindaklanjuti persoalan ini.
EVALUASI PROGRAM “BERKANTOR DI BALAI RW DAN RT” SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGURUSAN ADMINDUK DI KOTA SURABAYA Reza Artha Meziana; Yusuf Hariyoko
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4351

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang evaluasi Program Berkantor di Balai RW dan RT sebagai Upaya Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengurusan Adminduk di Kota Surabaya. Hal ini bertujuan untuk memahami, mendeskripsikan dan menganalisis Evaluasi Program Berkantor di Balai RW dan RT Sebagai Upaya Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengurusan Adminduk di Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian berfokus pada model evaluasi CIPP menurut Stufflebeam dan Coryn. Meskipun terjadi peningkatan partisipasi masyarakat terlihat dalam jumlah pendaftaran dan pembuatan dokumen seperti KTP dan KK secara drastis dalam lima tahun terakhir, tantangan terkait standardisasi sarana dan prasarana di berbagai balai RW dan RT perlu segera ditangani. Perbaikan fasilitas seperti toilet, area parkir, dan pencahayaan yang memadai dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi dalam layanan serta mempertimbangkan perluasan waktu operasional program "Berkantor". Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara keseluruhan, program "Berkantor" di Balai RW dan RT di Kota Surabaya telah memberikan dampak positif yang signifikan dengan meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan administrasi kependudukan. Dengan terus memperbaiki fasilitas fisik, meningkatkan pengelolaan informasi, dan meningkatkan koordinasi dengan masyarakat.
TRADISI KEMBALIAN CECCE‘AN DALAM ADAT PERNIKAHAN MADURA PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH DESA GADINGAN KECAMATAN JANGKAR KABUPATEN SITUBONDO Firdaussiah, Firdaussiah; Masrokhin, Masrokhin
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4352

Abstract

Tradisi kembalian Cecce’an merupakan ciri khas dari Desa Gadingan, Kecamatan Jangkar, kabupaten Situbondo yang mana lingkungannya sangat kental dengan adat istiadatnya, kembalian Cecce’an terjadi saat pesta pernikahan atau di sebut juga parlo. Kembalian Cecce’an biasanya dilakukan pada acara walimatul ursy,yang diselenggarakan setelah akad nikah. Pada acara ini tamu undangan akan memberikan uang atau barang kepada orang tua pengantin. Jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi tanggapan masyarakat terhadap Tradisi Cecce’an serta menganalisis Tradisi Kembalian Cecce’an dari perspektif Maslahah Mursalah. Peneli menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan atau empiris. Data diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Kembalian Cecce’an masih sangat dipegang erat oleh masyarakat karena telah menjadi bagian dari tradisi pernikahan yang diwariskan secara turun-temurun. Karena itu, diperlukan kajian lebih lanjut untuk mengevaluasi tradisi ini dari sudut pandang masyarakat serta hukum Islam, khususnya dengan menggunakan teori Maslahah Mursalah sebagai landasan analisis. Dengan demikian, tujuan penelitian untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana tradisi ini dipahami, diimplementasikan, dan relevansinya dalam konteks sosial dan hukum Islam.
PERAN MEDIA MASSA DALAM KONSTRUKSI KESEHATAN MASYARAKAT Zunita Thubatussalamah; Salman Julianto Mahua
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4353

Abstract

Studi ini mengeksplorasi peran media massa dalam membentuk kesehatan masyarakat. Melalui telaah literatur yang komprehensif dan keterlibatan langsung dengan masyarakat, penelitian ini menunjukkan bahwa media massa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap persepsi, sikap, dan perilaku masyarakat terhadap kesehatan. Media massa dapat membentuk isu kesehatan, menentukan agenda, dan menyajikan informasi yang dapat baik mempromosikan atau menghambat perilaku sehat. Studi ini juga menemukan bahwa media massa dapat memperpetuasi kesalahpahaman, mengstigmatize kelompok tertentu, dan menciptakan harapan yang tidak realistis. Namun, media massa juga memiliki potensi untuk mempromosikan perubahan positif dalam kesehatan masyarakat. Dengan menyajikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya, mempromosikan perilaku sehat, dan menantang stereotip yang membahayakan, media massa dapat memainkan peran vital dalam meningkatkan hasil kesehatan. Penelitian ini menyarankan bahwa untuk membantu potensi media massa untuk kesehatan masyarakat, maka perlu dikembangkan strategi yang mempromosikan literasi media kritis, mendorong jurnalisme yang bertanggung jawab, dan memfasilitasi kolaborasi antara profesional media, ahli kesehatan, dan anggota masyarakat.
MELINTASI BATAS PRIVASI: BUDAYA KEAMANAN DATA DAN TANTANGAN RESPONS PEMERINTAH DI ERA DIGITAL INDONESIA: ANALSISIS WACANA KRITIS PADA JUDUL “Wakil Ketua FPKS: Data Kominfo Bocor Lagi, Bisa Hilang Kepercayaan pada Kominfo” Septian Hadi Saputra; Rafie Pratama RR; Rachmad Rhenaldi
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4355

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu menganalisis berita di media massa online berjudul “Wakil Ketua FPKS: Data Kominfo Bocor Lagi, Bisa Hilang Kepercayaan pada Kominfo” di website resmi pks.id menggunakan pendekatan AWK (Analisisi wacana kritis) model Teun A. Van Dijk dengan metode kualitatif. Penelitian ini menyoroti dampak kegagalan pemerintah dalam melindungi data pribadi terhadap kepercayaan publik terhadap Kominfo. Berbagai insiden kebocoran data, seperti SIM prabayar dan data Indihome, meningkatkan kekhawatiran akan keamanan data. Penggunaan narasi negatif dalam pemberitaan juga memperkuat pandangan negatif masyarakat terhadap Kominfo, memperkuat ketidakpercayaan terhadap pemerintah. Kepercayaan publik yang menurun mendorong tuntutan untuk reformasi kebijakan keamanan data. Penelitian ini menekankan perlunya peningkatan perlindungan data di Indonesia. Penelitian ini menggunakan teknik analisis isi untuk menganalisis data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penelitian ini berisi dimensi teks terdapat berbagai elemen seperti koherensi (termasuk koherensi aditif, koherensi kondisional, dan koherensi pembeda), pengingkaran, struktur kalimat, penggunaan kata ganti, latar, detail, maksud, praanggapan,praanggapan dan elemen grafis.
DAMPAK PERILAKU MENYIMPANG SESEORANG TERHADAP KESEHATAN MENTAL Dominikus Ndara Bali; Fransiskus Xaverius Ndara Mangga
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak seseorang terhadap kesehatan mental. Indicator yang digunakan yaitu induvidu dan sekelompok masyarakat yang terdiri dua indikator yang berfokus mengenai dampak perilaku menyimpang terhadap seseorang. Metode yang digunakan yaitu; metode menganalisis data pendekatan menggunakan metode kualitatif. Dalam penelitian atau dalam menganalisis data ini menggunakan individu dan sekelompok masyarakat sebagai subjek penelitian. Penelitian ini menggunakan media serta berbagai media untuk menelusuri atau menganalisis data mengenai dampak menyimpang seseorang terhadap kesehatan mental yang dilakukan setiap subjek analisis data. Dalam menganalisis data yaitu dengan pengumpulan data, penyampaian, dan untuk menarik kesimpulan dan divalidasi. Hasil dari penelitian ini atau dalam menganalisis data menunjukan bahwa dari individu dan sekelompok masyarakat telah memahami mengenai faktor perilaku menyimpang seseorang, yaitu ketidak sanggupan, proses belajar yang menyimpang, kurangannya dukungan sosial, stress dan tekanan sosial, dan trauma. Sehingga individu dan sekelompok masyarakat telah mengetahui cara mengatasi dampak perilaku seseorang terhadap kesehatan mental. Dilihat dari hasil penelitian atau dalam menganalisis data menunjukan bahwa individu dan sekelompok masyarakat mampu menyelesaikan atau mengatasi masalah dampak menyimpang terhadap kesehatan mental dengan berbagai proses yang telah dilaluinya.
EFEKTIVITAS PROGRAM E-TILANG DALAM PENEKANAN PELANGGARAN LALU LINTAS DI KOTA SURABAYA - JATIM Esther Novita Yanti Zebua; Radjikan, Radjikan
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i2.4358

Abstract

Pelanggaran lalu lintas sudah menjadi salah satu pelanggaran hukum yang harus dipatuhi oleh masyarakat indonesia yang sedang berkendara. Adanya peraturan lalu lintas ini guna untuk menertibkan jalan dan menghidari dari adanya bahaya kecelakaan yang terjadi pada masyarakat. Badan Polrestabes dalam hal ini selain membuat peraturan yang ada juga menerapkan beberapa program dalam pelaksanaanya seperti turun kelapangan langsung melihat kondisi pengendara yang ada jika ada pengendara yang melanggar maka akan dikenakan sanksi. Seiring berkembangnya waktu dan teknologi polrestabes dalam melakukan program tersebut menggunakan media digital hal itulah yang disebut E-Tilang. Dalam penelitian ini peneliti tertarik untuk melihat bagaimana Efektivitas Program E-tilang Dalam Penekanan Pelanggaran Lalu Lintas di Kota Surabaya-Jatim dengan menggunakan pendekata kualitatif dan metode penelitian dengan tehnik wawancara. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori dari Gibson hasil dari penelitian ini adalah program E-tilang telah dilaksanakan sesuai dengan penerapan mekanisme E-tilang dan dapat dikatan efektif, namun dalam penerapannya masih kurang efektif. Maka dengan adanya program ini peneliti dapat menyimpulkan bahwa adanya penurunan yang dulu polisi hanya mengawasi namun sekarang harus ke lapangan dan kemungkinan akan terjadinya pungli.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM PENYEDIAAN FASILITAS MURID DISABILITAS DI SEKOLAH INKLUSIF KOTA SURABAYA JAWA TIMUR Uliya Sari Nur Magfiroh; Joko Widodo; Radjikan, Radjikan
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i3.4361

Abstract

Pendidikan khusus ialah suatu pendidikan untuk peserta didik yang mana dalam mengikuti proses pembelajarannya mengalami kesulitan yang tinggi dikarenakan adanya keterbatasan. Pendidikan inklusif di Kota Surabaya menggunakan payung hukum yang diatur pada Peraturan Walikota Surabaya Nomor 52 Tahun 2022 tentang pedoman penyelenggaraan pendidikan inklusif di Kota Surabaya dan Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 30 Tahun 2018. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan penyelenggaraan pendidikan inklusif dalam penyediaan fasilitas murid disabilitas di sekolah inklusif Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penilitian kualitatif. Fokus penelitian menggunakan teori Merile S. Grindle. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dan pembahasan bahwa SMP Negeri 29 Surabaya sudah cukup baik dalam melaksanakan penyelenggaraan sekolah inklusif dan pemerintah Kota Surabaya sudah memberikan fasilitas sarana dan prasarana ke sekolah penyelenggara pendididikan inklusi. Namun, jumlah GPK masih kurang yang mana tidak sebanding dengan jumlah murid berkebutuhan khusus.

Page 57 of 132 | Total Record : 1311


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 12 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 11 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 10 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 5 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 8 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 7 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 11 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 6 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 9 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 8 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 7 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 6 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 4 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 12 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 11 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 10 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 9 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 8 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 7 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 6 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 5 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 4 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 2 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 1 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 1 No. 9 (2021): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial More Issue