cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
jurnalgreen@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23, Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.31004/green
Indo Green Journal is published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 698 Documents
Analisis Citra Positif Dispora Kota Tangerang pada Akun @disporakotatangerang Menggunakan The Circular Model of Some Galih Lucky Layca; Agung Putra Mulyana; Ali Imron Hamid
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.920

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong instansi pemerintah memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik, salah satunya melalui Instagram. Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang menggunakan Instagram sebagai media penyebaran informasi, peningkatan partisipasi masyarakat, serta pembentukan citra positif instansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan komunikasi digital melalui Instagram berdasarkan Circular Model of SOME dan Excellence Theory, serta mengidentifikasi persepsi masyarakat Kota Tangerang terhadap citra positif instansi yang terbentuk melalui pengelolaan akun Instagram tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan dua pengelola akun Instagram dan lima pengikut akun Instagram yang merupakan masyarakat Kota Tangerang, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan komunikasi digital telah menerapkan tahapan Share, Optimize, Manage, dan Engage secara terstruktur. Selain itu, pengelolaan Instagram juga mencerminkan prinsip Excellence Theory, terutama melalui keterbukaan informasi, responsivitas, dan komunikasi dua arah dengan masyarakat. Masyarakat mempersepsikan Dispora Kota Tangerang sebagai instansi yang aktif, informatif, modern, terbuka, dan dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, perencanaan komunikasi digital melalui Instagram berperan dalam mendukung pembentukan citra positif Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang.
Hubungan Resiliensi dengan Parental Burnout pada Ibu di TK Idola Pertiwi Kabupaten Kampar Adinda Putri Juliani; Ria Novianti; Devi Risma
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kemampuan resiliensi dengan gejala emosional parental burnout pada ibu di TK Idola Pertiwi Kabupaten Kampar. Permasalahan pada penelitian ini adalah kondisi ibu yang kewalahan dalam mengatur waktu antara pekerjaan, tanggung jawab rumah tangga dan pengasuhan anak, kondisi ibu yang lelah dalam mengasuh anak yang memiliki jarak usia dekat, ibu terkadang merasa menjadi orang tua yang gagal dalam tugas pengasuhan, kurangnya interaksi yang berkualitas dengan anak dan perasaan lebih tenang saat berada jauh dari anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi. Subjek penelitian berjumlah 57 orang ibu dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui lembar kuesioner dalam bentuk skala likert. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkat resiliensi ibu berada dalam kategori sedang dengan nilai persentase 63,44% dan tingkat parental burnout ibu berada dalam ketegori rendah dengan nilai persentase 44,12%. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh terdapat hubungan negatif yang signifikan antara resiliensi dengan parental burnout ibu di TK Idola Pertiwi Kabupaten Kampar. Hal ini dapat diketahui dari nilai koefisien korelasi sebesar
Kesulitan Mahasiswa PGMI dalam Memahami Konsep Matematika Febry Rizki Susanti Kalaka
Indo Green Journal Vol. 1 No. 4 (2023): Green 2023
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v1i4.922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil-hasil penelitian mengenai kesulitan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dalam memahami konsep matematika, dengan fokus pada bentuk kesulitan, faktor penyebab, serta implikasinya terhadap pembelajaran. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Sumber data berupa 20 artikel ilmiah yang membahas pembelajaran matematika pada mahasiswa PGMI atau calon guru SD/MI. Artikel dipilih berdasarkan kesesuaian topik, kelengkapan informasi mengenai metode dan hasil penelitian, serta relevansinya dengan fokus kajian. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui proses identifikasi, pengodean, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesulitan mahasiswa PGMI meliputi kesulitan konseptual, prosedural, representasi matematika, pemecahan masalah, serta miskonsepsi pada berbagai materi matematika. Temuan utama kajian menunjukkan bahwa kesenjangan antara pemahaman konseptual dan penguasaan prosedural merupakan pola dominan kesulitan matematika mahasiswa PGMI. Selain itu, ditemukan pola keterkaitan antara lemahnya pemahaman konsep, kesulitan memilih prosedur, hambatan dalam merepresentasikan informasi matematika, dan kesulitan dalam pemecahan masalah. Kesulitan tersebut bersifat lintas materi, tetapi memperlihatkan pola yang relatif konsisten. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pembelajaran matematika yang lebih menekankan penguatan pemahaman konseptual, diagnosis miskonsepsi, penggunaan berbagai representasi, pemberian variasi masalah, serta integrasi keterampilan prosedural, penalaran, dan pemecahan masalah.
Sedekah Bumi: Jejak Kearifan Lokal dalam Menjaga Harmoni Kehidupan Masyarakat Kampung Bungaraya Susilawati Susilawati; Salwa Aulia; Nur Fatimatu Zahro; Nurul Istiqomah; Ina Lestari
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.923

Abstract

Sedekah Bumi merupakan salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat agraris yang diwariskan secara turun-temurun tetapi perubahan sosial berpotensi memengaruhi bentuk pelaksanaan dan keberlangsungannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keberadaan, bentuk pelaksanaan, keterlibatan masyarakat, nilai religius, sosial, dan budaya, serta perubahan dan keberlanjutan tradisi Sedekah Bumi di Kampung Bungaraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan penggalian informasi dari informan yang mengetahui pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi. Data kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan aspek sejarah, bentuk pelaksanaan, keterlibatan masyarakat, nilai-nilai tradisi, perubahan, variasi, dan keberlanjutannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sedekah Bumi masih dilaksanakan secara rutin pada bulan Suro melalui doa bersama, penyediaan makanan tradisional, dan makan bersama, serta pada wilayah tertentu disertai penyembelihan kambing. Tradisi ini melibatkan masyarakat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama serta mengandung nilai religius berupa rasa syukur dan permohonan keberkahan, nilai sosial berupa gotong royong, silaturahmi, dan kebersamaan, serta nilai budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat. Pelaksanaan tradisi mengalami penyederhanaan dan variasi antarwilayah, tetapi nilai-nilai utamanya tetap dipertahankan. Dengan demikian, keberlanjutan Sedekah Bumi berlangsung melalui adaptasi bentuk pelaksanaan tanpa menghilangkan nilai religius, sosial, dan budaya yang menjadi inti tradisi.
Analisis Efisiensi Penggunaan Anggaran Kegiatan Pembangunan Kabupaten Agam Menggunakan Pendekatan Value For Money Ullycia Nezy Azwita; Asep Ajidin
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.924

Abstract

Tingginya realisasi anggaran belum tentu mencerminkan kinerja pengelolaan anggaran yang optimal karena penggunaan sumber daya publik juga perlu dinilai berdasarkan kemampuan menghasilkan output dan mencapai target kinerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan kinerja anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Pertanian Kabupaten Agam Tahun 2025 menggunakan pendekatan Value for Money berdasarkan aspek ekonomi, efisiensi, dan efektivitas. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari dokumen anggaran, Laporan Realisasi Anggaran (LRA), dan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas PUTR tergolong ekonomis dengan rasio 88,64%, tetapi empat sasaran yang dianalisis belum efisien dan efektivitasnya masih belum optimal. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tergolong cukup ekonomis dengan rasio 98,70%, dengan tiga kegiatan efisien dan empat cukup efisien serta sejumlah indikator efektif dan sangat efektif. Dinas Pertanian tergolong ekonomis dengan rasio 88,79%, seluruh program dan kegiatan yang dianalisis termasuk efisien, serta sebagian besar indikator berada pada kategori efektif atau sangat efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat penyerapan anggaran tidak dapat dijadikan satu-satunya ukuran keberhasilan kinerja anggaran. Penilaian kinerja pemerintah daerah perlu mempertimbangkan aspek ekonomi, efisiensi, dan efektivitas secara bersamaan agar penggunaan sumber daya publik lebih akuntabel dan berorientasi pada hasil.
Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Mendukung Perkembangan Anak Usia Dini di TK Putra Perigi Masturiah Masturiah; Ahmad Hulaimi
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.925

Abstract

Kolaborasi antara guru dan orang tua merupakan pola kemitraan strategis yang berlandaskan pada kesamaan tanggung jawab dalam mendidik, membimbing, dan mengawasi anak di lingkungan sekolah maupun rumah demi mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kolaborasi guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan anak usia dini di TK Putra Perigi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi guru dan orang tua di TK Putra Perigi terwujud melalui tiga pilar utama, yaitu: parenting education, komunikasi dua arah yang intensif, serta keterlibatan aktif orang tua dalam aktivitas pembelajaran dan kegiatan sekolah. Sinergi ini terbukti efektif menciptakan kesinambungan pengasuhan (continuity of care) dan pembiasaan positif yang mendukung perkembangan holistik-integratif anak usia dini.
Analisis Motif Doomscrolling TikTok Setelah Bekerja: Studi Fenomenologi Pekerja Gen Z Daerah Bogor Muhamad Ilham Maulidian; Edi Wijaya
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.928

Abstract

Penggunaan TikTok selama perjalanan pulang menjadi salah satu cara pekerja generasi Z asal Bogor mengisi waktu, mencari hiburan, memperoleh informasi, dan melepaskan ketegangan setelah bekerja. Namun, penggunaan yang awalnya bertujuan memberikan jeda sementara dapat berkembang menjadi pengguliran berkepanjangan dan, pada episode tertentu, doomscrolling. Penelitian ini bertujuan menganalisis motif serta pemaknaan pengalaman doomscrolling TikTok selama commuting pascakerja pada pekerja generasi Z asal Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi transendental. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima informan berusia 23–24 tahun yang rutin menggunakan KRL dari Jakarta menuju Bogor serta didukung oleh observasi kontekstual dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan prosedur Stevick–Colaizzi–Keen melalui epoche, horizonalization, pengelompokan makna, serta penyusunan deskripsi tekstural, struktural, dan esensi. Uses and Gratifications Theory digunakan sebagai pisau analisis untuk memahami hubungan kebutuhan, motif, penggunaan media, gratifikasi yang dicari, dan pengalaman yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara pengguliran biasa, pengguliran berkepanjangan, dan doomscrolling. Pengalaman dikategorikan sebagai doomscrolling ketika informan tetap melanjutkan pengguliran setelah terpapar konten negatif atau konten yang menimbulkan ketidaknyamanan, menyadari perubahan perasaan, tetapi mengalami kesulitan berhenti. Motif penggunaan meliputi hiburan, pengisian waktu perjalanan, pengurangan kebosanan, pelepasan ketegangan, pencarian informasi, dan pencarian referensi praktis. Gratifikasi yang diperoleh tidak selalu sesuai dengan gratifikasi yang dicari. Esensi pengalaman informan adalah pemulihan digital yang ambivalen. TikTok memberikan hiburan, informasi, dan pengalihan sementara, tetapi pada episode tertentu juga berkaitan dengan kehilangan kesadaran terhadap waktu, overthinking, penurunan suasana hati, dan tambahan kelelahan. Dengan demikian, doomscrolling TikTok merupakan pengalaman situasional yang dipengaruhi oleh jenis konten, kesadaran terhadap waktu, kondisi emosional, dan kemampuan mengendalikan penggunaan.
Strategi Pemanfaatan Tanah Wakaf untuk Kesejahteraan Umat: Studi Kasus Pondok Moderen Darul Hikmah Tulungagung Fuad Marsetiyo Soebagio
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.936

Abstract

Pemanfaatan tanah wakaf secara produktif merupakan strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya di lingkungan lembaga pendidikan Islam. Tanah wakaf memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan apabila dikelola secara optimal, profesional, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pemanfaatan tanah wakaf yang diterapkan di Pondok Modern Darul Hikmah Tulungagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan tanah wakaf dilakukan secara terstruktur dan produktif untuk mendukung berbagai kegiatan pendidikan dan ekonomi. Pengelolaan dilakukan oleh badan wakaf di bawah yayasan dengan sistem yang transparan dan melibatkan masyarakat sekitar, termasuk dalam pengembangan UMKM. Keberhasilan pengelolaan ini ditentukan oleh beberapa faktor, seperti kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola, dukungan dana, regulasi hukum yang memadai, keterlibatan masyarakat, pemanfaatan teknologi, dan kepemimpinan yang visioner. Dampak positif dari strategi ini meliputi peningkatan akses pendidikan, penciptaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, dan penguatan hubungan sosial antara pondok pesantren dan masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil temuan, pemanfaatan tanah wakaf di Pondok Modern Darul Hikmah tidak hanya berfungsi sebagai aset ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen strategis pembangunan pendidikan dan sosial secara berkelanjutan.