cover
Contact Name
Antonius Primus
Contact Email
fatima.parepare28@gmail.com
Phone
+6242122167
Journal Mail Official
fatima.parepare28@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ganggawa, No. 22, Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
ISSN : 23563028     EISSN : 26563495     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan “Lentera Acitya” merupakan media komunikasi dan informasi ilmiah bidang ilmu kesehatan yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatima Parepare. “Lentera Acitya” merupakan hasil elaborasi berbagai pemikiran dan penelitian ilmiah yang dilakukan oleh para dosen dan para ahli serta mahasiswa di bidangnya, baik dalam lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatima Parepare maupun di luar lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fatima Parepare. Jurnal ini diterbitkan secara berkala, dua kali setahun (Juni dan Desember). “Lentera Acitya” diterbitkan pertama kali pada Desember 2014. Jurnal Kesehatan Lentera Acitya terindeks LIPI, ISSN Indonesia, Google Schoolar, PKP Index, OJS, dan GARUDA (Garba Rujukan Digital) Dikti. Terintegrasi pada SINTA.
Articles 121 Documents
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT DBD PADA ANAK DI WILAYAH PUSKESMAS LAKESSI KOTA PAREPARE Amaliya, Amaliya; Randa, Yenny Djeny
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam Berdarah adalah masalah kesehatan pada masyarakat yang utama di daerah tropis maupun sub tropis di dunia. Penyakit ini merupakan virus yang di tularkan melalui nyamuk yang paling cepat menyebar. Tujuan Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan orang tua terhadap pencegahan penyakit demam berdarah pada anak di Wilayah Puskesmas Lakessi Kota Parepare. Metode  Penelitian yang  di  gunakan  dalam  penelitian  ini adalah  metode  deskriptif  kuantitatif  dalam bentuk  studi  kasus.  Subjek Penelitian  sebanyak  30  responden.  Hasil  Penelitian sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 22 responden (73,3%)  yang  memiliki  pengetahuan  sedang  sebanyak  7  responden     dan  yang memiliki pengetahuan buruk sebanyak 1 responden. Sedangakan untuk tingkat pencegahan sebagian besar responden memiliki tingkat pencegahan DBD baik  yaitu 5   responden tingkat   pencegahan DBD sedang sebanyak 22 responden dan tingkat pencegahan DBD buruk yaitu 3 responden. Secara Umum dari 30 responden  yaitu  tingkat  pengetahuan  orang  tua  tentang  DBD  di  dapatkan  22 responden atau sekitar 73,3% yang berpengetahuan baik. Dan tingkat pencegahan DBD tertinggi 73,3% dengan 22 responden dengan tingkat pencegahan DBD sedang.Kata Kunci : DBD, pengetahuan, pencegahan ABSTRACTDengue Fever is a major public health issue in tropical and subtropical regions worldwide. The disease is a rapidly spreading mosquito-borne virus. The objective of this study was to describe the level of knowledge among parents regarding the prevention of dengue fever in children in the Lakessi Health Center, Parepare City. The research method used was a descriptive quantitative case study. The research subjects consisted of 30 respondents. The results showed that most respondents had a good level of knowledge, with 22 respondents (73.3%) having good knowledge, 7 respondents having moderate knowledge, and 1 respondent having poor knowledge. For prevention levels, most respondents had a good level of dengue prevention, with 5 respondents having a good level of prevention, 22 respondents having a moderate level of prevention, and 3 respondents having a poor level of prevention. Overall, out of the 30 respondents, the level of knowledge among parents about dengue fever was good in 22 respondents, or about 73.3%. The highest level of dengue prevention was 73.3%, with 22 respondents having a moderate level of prevention.Keywords: Dengue fever, knowledge, prevention
TINJAUAN BEBAN KERJA PERAWAT DALAM PENERAPAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN MENGGUNAKAN METODE EMR (REKAM MEDIS ELEKTRONIK) DI RUMAH SAKIT LABUANG BAJI Rara, Abd Rahman; Indah, Nur; Nasrullah, Nasrullah
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Rekam Medis Elektronik (RME) diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dokumentasi asuhan keperawatan. Namun, penerapannya di lapangan sering kali dipengaruhi oleh tingginya beban kerja perawat. Beban kerja yang tidak seimbang dapat mengurangi kualitas dokumentasi, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas keseluruhan layanan asuhan keperawatan. Tujuan: Untuk mendeskripsikan beban kerja perawat dalam kaitannya dengan implementasi dokumentasi asuhan keperawatan menggunakan metode RME di Rumah Sakit Umum Labuang Baji, Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstandar yang mengukur beban kerja dan kinerja dokumentasi RME. Sebanyak 39 perawat rawat inap dipilih menggunakan simple random sampling. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Sebagian besar perawat melaporkan beban kerja "sedang" (87,2%), sementara 12,8% melaporkan beban kerja "kurang optimal". Faktor-faktor yang berkontribusi meliputi jumlah pasien, kompleksitas kasus, keterbatasan sumber daya, dan jam kerja. Implementasi RME dianggap memfasilitasi pengelolaan beban kerja dan meningkatkan produktivitas; namun, tantangan tetap ada, seperti pelatihan yang tidak memadai, dukungan teknis yang terbatas, dan masalah jaringan. Kesimpulan: Beban kerja perawat memengaruhi implementasi optimal dokumentasi RME. Upaya untuk mengelola beban kerja, meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, dan memberikan dukungan teknis berkelanjutan sangat penting untuk memaksimalkan potensi RME dalam mendukung kualitas asuhan keperawatan.Kata Kunci: Rekam Medis Elektronik, Perawat, Beban Kerja ABSTRACTIntroduction: The Electronic Medical Record (EMR) is expected to improve the efficiency and effectiveness of nursing care documentation. However, its implementation in practice is often affected by nurses’ high workload. An imbalanced workload may reduce the quality of documentation, ultimately impacting the overall quality of nursing care services. Objective: To describe nurses’ workload in relation to the implementation of nursing care documentation using the EMR method at Labuang Baji General Hospital, Makassar. Method: This study employed a descriptive observational design with a survey approach. Data were collected using a standardized questionnaire measuring workload and EMR documentation performance. A total of 39 inpatient nurses were selected using simple random sampling. Data were analyzed descriptively using frequency distribution and percentage. Result: Most nurses reported a “moderate” workload (87.2%), while 12.8% reported a “less optimal” workload. Contributing factors included the number of patients, case complexity, limited resources, and working hours. EMR implementation was perceived to facilitate workload management and improve productivity; however, challenges remained, such as inadequate training, limited technical support, and network issues. Conclusion: Nurses’ workload affects the optimal implementation of EMR documentation. Efforts to manage workload, enhance competencies through training, and provide ongoing technical support are essential to maximize EMR’s potential in supporting nursing care quality.Kata Kunci: Electronic Mediacal Record, Nurses, Workload
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN KEAKTIFAN IBU KE POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CAMPALAGIAN Irawati, Ayu; *, Susianti; Usman, Arifa; *, Hijriah
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Status gizi balita dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pola makan dan keaktifan ibu dalam memantau pertumbuhan anak di posyandu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan keaktifan ibu ke posyandu dengan status gizi balita. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel sebanyak 32 ibu balita diambil secara purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pola makan dengan status gizi balita (p = 0,000) serta antara keaktifan ibu ke posyandu dengan status gizi balita (p = 0,000). Kesimpulan: Pola makan yang baik dan keaktifan kunjungan posyandu berkorelasi positif dengan status gizi balita yang optimal. Peran edukasi posyandu sangat penting dalam mendukung keberhasilan program gizi masyarakat.Kata Kunci: Pola makan, posyandu, status gizi, balita.  ABSTRACTBackground: The nutritional status of toddlers is influenced by many factors, including diet and maternal involvement in monitoring their growth at the integrated health post (Posyandu). Objective: This study aimed to determine the relationship between diet and maternal involvement in Posyandu with toddler nutritional status. Method: This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. A sample of 32 mothers of toddlers was drawn using purposive sampling. Data analysis was performed using the chi-square test. Results: The results showed a significant relationship between diet and toddler nutritional status (p = 0.000) and between maternal involvement in Posyandu with toddler nutritional status (p = 0.000). Conclusion: Good diet and active Posyandu visits are positively correlated with optimal toddler nutritional status. The role of Posyandu education is crucial in supporting the success of community nutrition programs.Keywords: Diet, Posyandu, nutritional status, toddler
GAMBARAN KARAKTERISTIK KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI IGD RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ANDI MAKASSAU KOTA PAREPARE Tena, Andreas; Nilam, Andi Dwi
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INTERVENSI MANAJEMEN HIPERGLIKEMIA PADA KASUS KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH Agustina, Agustina; Bamba, Arruan; Sukri, Sukri
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EFEKTIVITAS PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK DENGAN HIPERTERMIA AKIBAT DBD Randa, Yenny Djeny
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit infeksi virus akut yang penyebabnya ialah virus dengue ditandai dengan peningkatan suhu tubuh atau demam selama 2-7 hari. Kasus demam berdarah dengue (DBD) pada awal tahun ini menunjukkan peningkatan jumlah dan kematian. Masyarakat diimbau untuk semakin waspada terkait penularan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti terdapat pada kelompok usia 0-11 tahun yaitu sekitar  1.167 orang (76.1%). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Implementasi Pemberian Terapi Kompres Air Hangat Pada Pasien Asnak DBD Dengan Hipertermi Di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare. Metode penelitian: Menggunakan metode deskriptif dengan instrumen berupa lembar format pengkajian, dan data pendukung hasil pemeriksaan diagnostik. Subjek Penelitian: 2 responden yang sesuai dengan kriteria. Hasil Penelitian: Kedua pasien An.M dan An.M didapatkan dengan keluhan yang sama yakni demam, mual muntah serta pusing. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam maka masalah teratasi ditandai dengan suhu tubuh kedua pasien dibatas normal 36,5oC-37,5oC, serta keluhan berkurang. Pembahasan: Evaluasi dari penelitian tersebut dimana demam menurun, yang dimana selama proses keperawatan kepada anak demam dengan masalah hipertermi adalah dukungan perawat dan keluarga yang dapat meningkatkan efisiensii suhu tubuh dalam rentang normal. Kesimpulan: Pada kedua pasien mengalami Demam Berdarah Dengue dengan derajat II yang ditandai dengan pendarahan yang terdapat pada kedua lengan pasien atau yang biasa disebut dengan petekie. Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue, Hipertermi, Anak.  ABSTRACTBackground: Dengue Hemorrhagic Fever is an acute viral infection caused by the dengue virus, characterized by an increase in body temperature or fever for 2-7 days. Cases of dengue hemorrhagic fever (DHF) this year have shown an increase in numbers and deaths. The public is advised to be more vigilant regarding the transmission of diseases transmitted by the Aedes Aegypti mosquito in the 0-11 year age group, namely around 1,167 people (76.1%). Research Objective: To determine the implementation of giving warm water compressive therapy to dengue fever patients with hyperthermia at Andi Makkasau Regional Hospital, Parepare City. Research method: Using descriptive methods with instruments in the form of assessment format sheets and supporting data on the results of diagnostic examinations. Research Subjects: 2 respondents who fit the criteria. Research Results: Both patients An.M and An.M were found to have the same complaints, namely fever, nausea and vomiting and dizziness. After nursing action was carried out for 3 x 24 hours, the problem was resolved, marked by the body temperature of both patients being within the normal range of 36.5°C37.5°C, and the output was reduced. Discussion: Evahration from this research where fever decreased, during the nursing process for feverish children with hyperthermia problems was the support of nurses and families which could increase the efficiency of body temperature within the normal range. Conclusion: Both patients experienced grade Il Dengue Hemorrhagic Fever which was characterized by bleeding on both of the patient's arms or what is commonly called petechiae.  Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever, Hyperthermia, Children
EFEKTIVITAS PERAWATAN LUKA MODERN DALAM MENGATASI GANGGUAN INTEGRITAS KULIT PADA PENDERITA DIABETES MELITUS GRADE IV Taliabo, Petrus; Sanapang, Dewiyanti; Malla, Martina
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes  Melitus  (DM)  adalah  permasalahan  serius  yang dihadapi masyarakat saat ini, bukan hanya di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Implementasi  Asuhan  Keperawatan  “Implementasi  Perawatan  Luka  Modern Gangguan  Integritas  Kulit  Gangren  Diabetes  Melitus  Grade  IV  pada  Pasien Diabetes Melitus” Metode Penelitian : Desain penelitian ini adalah deskriptif, dalam bentuk studi kasus. Peneliti diarahkan untuk mendeskripsikan dua  responden. Subjek Penelitian : 2 responden yang sesuai dengan kriteria subjek penelitian. Hasil Penelitian : Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap kedua pasien Ny.N dan Tn.M didapatkan luka pada salah satu eksremitas kedua pasien yaitu pada tangan kanan dan kaki kiri yang terasa nyeri seperti tersayat-sayat, dengan ukuran yang berbeda, namun dengan kondisi luka yang sama yaitu warna dasar luka yang memerah, hematom, edema, nekrosis serta mengeluarkan banyak cairan eksudat sehingga diagnosa keperawatan utama yang muncul adalah gangguan integritas kulit   berhubungan   dengan   neuropati   perifer.   Setelah   dilakukan   tindakan keperawatan  selama  3x  perawatan  luka  modern  pada  Ny.  N  masalah  teratasi sebagian dan pada Tn.M masalah tidak teratasi. Hal ini dipengaruhi oleh kepatuhan pengaturan pola makan, luas luka, faktor nekrosis, infeksi dan faktor mobilisasi. Kesimpulan : Studi kasus asuhan keperawatan yang dilakukan pada Ny.N dan Tn.M  dilakukan  sesuai  dengan  tahap  proses  asuhan  keperawatan  dan  dan didapatkan hasil evaluasi bahwa masalah tidak teratasi sebagian dan tidak teratasi. Keterbatasan selama studi kasus yaitu estimasi waktu yang singkat sehingga tidak signifikan dalam memonitor perkembangan status kesehatan pasien. Saran : Saran dalam studi kasus ini pada pasien dan keluarga adalah melakukan perawatan luka yang intensif serta diimbangi dengan pengaturan pola makan dan peningkatan asupan nutrisi agar proses granulasi serta penyembuhan luka menjadi lebih cepat. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Gangren DM, Grade IV, Perawatan Luka Modern.  ABSTRACTDiabetes Mellitus (DM) is a serious problem facing society today, not only in Indonesia but also throughout the world. Research Objective: The purpose of this study was to determine the implementation of Nursing Care Implementation "Implementation of Modern Wound Care Disorders of Skin Integrity Gangrene Diabetes Mellitus Grade IV in Diabetes Mellitus Patients". Research Methods: The research design was descriptive, in the form of a case study. The researcher was directed to describe two respondents. Research Subjects: 2 respondents who fit the criteria of the research subject. Research Results: From the results of research conducted on the two patients Mrs.N  and  Mr.M,  it  was  found  that  the  wound  on  one  of  the  two  patients' extremities, namely on the right hand and left foot, felt painful like being cut, with different sizes, but with the same wound conditions, namely the basic color of the wound which was reddened, hematoma, edema, necrosis and released a lot of exudate fluid so that the main nursing diagnosis that arose was impaired skin integrity associated with peripheral neuropathy. After taking nursing actions for 3x modern wound care in Mrs. N the problem was partially resolved and in Mr. M the problem  was  not  resolved.  This  is  influenced  by  compliance  with  dietary arrangements, wound area, necrosis factors, infection and mobilization factors. Conclusion: Case studies of nursing care performed on Mrs. N and Mr. M were carried out in accordance with the stages of the nursing care process and obtained evaluation  results  that  the  problem  was  partially  resolved  and  not  resolved. Limitations during the case study were a short time estimate so that it was not significant in monitoring the development of the patient's health status. Suggestion: Suggestions in this case study for patients and families are to carry out intensive wound care and balanced with dietary arrangements and increased nutritional intake so that the granulation process and wound healing become faster.  Keywords: Diabetes Mellitus, DM Gangrene, Grade IV, Modern Wound Care.
ANALISIS HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KESADARAN DENGAN KEPATUHAN MASYARAKAT MEMAKAI MASKER TERHADAP COVID 19 DI RW 07 KELURAHAN GALUNG MALOANG KECAMTAM BACUKIKI KOTA PAREPARE Jimung, Martinus; Lestari, Sulistiyowati Ponco Rejeki Putri
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

STUDI KASUS IMPLEMENTASI PERAWATAN LUKA STERIL TERHADAP RISIKO INFEKSI PADA PASIEN PASCA BEDAH FRAKTUR TERBUKA DI RSUD ANDI MAKKASAU Palinggi, Yunita
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENERAPAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN TERHADAP KESELAMATAN PASIEN DI RSUD DAYA KOTA MAKASSAR Talib, Nur Qalbi; Suparman, Sri Rahayu
Jurnal Kesehatan Lentera Acitya Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Lentera Acitya
Publisher : FATIMA PAREPARE HEALTH SCIENCE COLLEGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 12 of 13 | Total Record : 121