cover
Contact Name
Muhammad Mujib Baidhowi
Contact Email
mujibbaidhowi@metrouniv.ac.id
Phone
+6282378475889
Journal Mail Official
moderatio@metrouniv.ac.id
Editorial Address
https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/Moderatio/about/editorialTeam
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama
ISSN : 27975096     EISSN : 27980731     DOI : -
Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama publishes articles on religious moderation from various points of view, both case studies in literature studies and field studies. This journal places emphasis on aspects that include four pillars of strengthening Religious Moderation, namely national commitment, tolerance, non-violence, and respect for local culture. This journal warmly welcomes any contributions from scholars of the related disciplines.
Articles 134 Documents
PENGARUH PENGETAHUAN MODERASI BERAGAMA SANTRI PONDOK PESANTREN AL MUBALLIGHIN MUARA BUNGO TERHADAP MINAT MEMILIH PRODUK BANK SYARIAH Solikhah, Rohmawati
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 2 No. 2 (2022): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v2i2.5699

Abstract

Santri pondok pesantren Al Muballighin Muara bungo merupakan masyarakat berpendidikan yang aktif dalam lembaga pendidikan Islam dan sekaligus mewakili kelompok agamis, dan tentunya mereka pernah dengar tentang perbankan syari’ah atau bahkan pernah menggunakan jasa lembaga keuangan syari’ah khususnya bank syari’ah maupun non syari’ah untuk kepentingan pribadi, karena hal ini mempermudah melakukan transaksi atau untuk menjaga amannya keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan modderasi beragama santri Pondok Pesantren Al Muballighin Muara bungo terhadap minat memilih produk bank syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sedangkan sifat penelitiannya bersifat deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Data hasil temuan digambarkan secara deskriptif dan dianalisis menggunakan cara berpikir induktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kurangnya pengetahuan moderasi beragama warga pondok pesantren Al Muballighin Muara bungo tentang Bank syariah sangat berpengaruh pada minat warga pondok Pesantren dalam menggunakan Jasa Bank Syariah. Tidak tahunya mereka tentang Bank Syariah jadi sedikit sekali yang menggunakan jasa Bank Syariah. Lebih Banyak yang menggunakan Bank Konvensional padahal seharusnya Pondok itu lebih memilih Bank Syariah karena terhindar dari riba. Namun pengetahuan yang minim serta wawasan yang kurang luas membuat mereka mengabaikan tentang bank Syariah. Bukan hanya itu namun mereka mengetahui tentang Bank Syariah saat berada di Bangku Kuliah, dan untuk pengurus atau santri yang tidak duduk di bangku kuliah, dia tidak tau tentang Bank Syariah. Bahkan menurut peneliti kurangnya pengetahuan moderasi beragama tentang bank Syariah. Mereka mengira bahwa mereka menggunakan Bank yang jangkauannya luas, yang ATMnya dimana-mana. Sampai mereka melupakan kecanggihan teknologi dan pentingnya mengembangkan usaha berbasis syariah, bank syariah sudah ada fasilitas M-Banking nya, dan itu memudahkan saat melakukan transaksi, namun orang-orang banyak yang belum tahu mengenai hal itu. Mungkin juga dikarenanakan usaha Bank Syariah dalam mensosialisasikan Produknya yang masih kurang dalam hal moderasi beragama.
ANALISIS PRINSIP FIVES OF CREDIT DAN PEMAHAMAN MODERASI BERAGAMA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBERIAN PEMBIAYAAN IJARAH MULTIJASA DI BPRS MANDIRI MITRA SUKSES GRESIK Arifin, Syamsul
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 2 No. 2 (2022): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v2i2.5709

Abstract

Prinsip five of credit merupakan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran dana yang terdiri dari analisa character, capasity, collateral, capital dan condition of economic. Moderasi beragama adalah sikap dan upaya menjadikan agama sebagai dasar dan prinsip untuk selalu menghindarkan perilaku atau pengungkapan yang ekstrem (radikalisme) dan selalu mencari jalan tengah yang menyatukan dan membersamakan semua elemen dalam kehidupan bermasyarakat, bernegara, dan berbangsa Indonesia Maka dari itu bank syariah dalam pemberian keputusan pembiyaan kepada nasabah harus berdasarkan analisa dari prinsip fives of credit dan memahami makna moderasi beragama dalam melayani setiap nasabah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan analisis prinsip fives of credit dan paham moderasi beragama terhadap keputusan pemberian pembiayaan ijarah multijasa yang dilakukan oleh BPRS Mandiri Mitra Sukses Gresik menilai layak atau tidaknya calon nasabah tersebut dalam menerima pembiayaan ijarah multijasa. Penelitian ini termasuk dalam penelitian dengan metode kualitatif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan analisis prinsip fives of credit dalam pembiayaan ijarah multijasa serta pemahaman yang memadai tentang moderasi beragama Di BPRS Mandiri Mitra Sukses sudah dietrapkan dengan cukup baik sesuai dengan teori prinsip fives of credit. Dalam hal ini berupa character, capasity, capital, Collateral dan condition of economic. Untuk penambahan penerapan dari prinsip fives of credit tersebut bank dapat memberikan edukasi berupa pemahaman kepada calon nasabah yang belum mengetahui bahwa saat mengajukan pembiayaan ijarah multijasa harus memiliki sikap yang jujur dan amanah sesuai dengan ajaran islam. Kemudian calon nasabah yang memiliki pembiayaan di bank lain dengan predikat macet maka, tidak diperkenankan untuk mengajukan pembiayaan di BPRS Mandiri Mitra Sukses. Selain itu, perpanjangan pembiayaan dapat dilakukan apabila nasabah tersebut telah melunasi angsuran sebelumnya dan memberikan pemahaman bahwa pemberian fasilitas pembiayaan didasarkan pada perhitungan realistis sesuai kebutuhan dan kapasitas nasabah.
Kebhinekaan Dalam Budaya Perspektif Tafsir Kementerian Agama Republik Indonesia Maula I.W, Nada; Fariha, Zidna; Nuzulanisa, Kafhaya; Wulandari, Sri Ari
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 3 No. 2 (2023): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v3i2.5741

Abstract

This research examines cultural diversity, especially in the Indonesian context. Considering that Indonesia is a nation rich in culture, ethnicity, race and religion, differences are natural. So that cultural diversity in Indonesia is a necessity that cannot be denied. Even in the Qur'an there are several verses that discuss multiculturalism. In this reseach the authors used a descriptive-qualitative method to describe the concept of cultural diversity in the Qur'an and the Indonesian context as well as the interpretation approach of the Indonesian Ministry of Religion's LPMA as a analysis. The result of this research is, in realizing diversity in the context of Indonesia country, the government has an important role to play as a facilitator in maintaining local wisdom.
ANALISIS IMPLEMETASI NILAI MODERASI BERAGAMA MELALUI PEMBELAJARAN AL-QURAN DAN FIQH IBADAH PADA MASYARAKAT WATES WAY RATAI Khotijah, Khotijah; Kasidi, Kasidi
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 2 No. 2 (2022): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v2i2.5758

Abstract

Nilai Moderasi Beragama memiliki tempat penting dalam realiasasi perdamaia pada masyarakat. Dalam tulisan ini penulis mencoba melihat bagaimana implementasi nilai moderasi yang diterapkan oleh mahasiswa IAIN metro saat melakukan Kuliah pengabdian masyarakat melalui pembelajaran Al-Qur’an dan Fiqh ibadah di daerah wates way ratai. Tulisan ini memanfaatkan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan studi lapangan. Wawancara menjadi sumber primer dan beberapa kajian tentang artikel terkait menjadi sumber sekunder. Adapun hasil tulisan ini adalah dengan metode pembelajaran al quran dan fiqh ibadah yang dilaksanakan oleh mahasiswa, menjadi cara jitu untuk mengimplementasikan nilai moderasi beragama di daerah wates Way ratai
THE CHARACTERS AND OBSTACLES OF ISLAMIC MODERATION PRACTICE Bustomi, Ahmad
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 2 No. 2 (2022): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v2i2.5779

Abstract

Abstract: This article can give explanation about Islamic moderation values as good way to make Indonesia which has the biggest Islam Follower in the world becomes trend setter of the world. This article come due to the danger of radicalism which stronger in 212 movement. For more specific it will be more docuse onto character and the obstacle in practice. This research is library research and Data collected method uses deskriptiv-interpretation. Data consist of primer data and secondary data. The result of this research show first, Character of Islamic Moderation consist of six character: Base on divinity (Rububiyah), Base on prophetic guidance, Compatible with human fitrah, Without conflict, Consistent, Universal and comprehensive. Second, Obstacles of moderation practice (Islam Washatiyyah) consist of Foolishness, Fanaticism of faction (Ta’asub) snd Exaggeration. Keyword: Moderation Practice, moderate character, religious moderation obstacle. Abstrak: Artikel ni memberikan penjelasan tentang nilai-nilai moderasi Islam sebagai jalan terbaik untuk membuat Indonesia yang memiliki pemeluk agama Islam terbesar di dunia menjadi pusat perhatian dunia. Tulisan ini hadir dikarenakan bahaya radikalisme yang semakin menguat pasca Gerakan demonstrasi 212. Lebih spesifik lagi akan menjadi lebih difokuskan terhadap karakteristik moderasi islam dan hambatan-hambatan moderasi Islam dalam praksisnya. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dan metode pengumpulan datanya adalah interpretasi deskriptif. Data terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Karakter moderasi islam terdiri dari enam karakter, yaitu Berasaskan Ketuhanan (Rububiyah), Berlandaskan petunjuk kenabian, kompatibel dengan fitrah manusia, terhindar dari pertentangan, konsisten, bermuatan universal dan komprehensip. Kedua, hambatan dari praktik moderasi (Islam Washatiyyah) adalahKebodohan, fanatisme golongan, sikap berlebih-lebihan.
PENERAPAN KONSEP MODERASI BERAGAMA SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISIR KONFLIK SOSIAL KEAGAMAAN DI MADRASAH NEGERI 5 LAMPUNG UTARA Cahyo, Anggoro Dwi
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 2 No. 2 (2022): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v2i2.5817

Abstract

Pada tahun 2019 Kementerian Agama Republik Indonesia menggunakan istilah “moderasi beragama” dalam setiap keputusan serta rencana yang dibuatnya. Memahami moderasi beragama sangat penting untuk memiliki pandangan yang tepat tentang moderasi beragama. Kementrian agama sebagai pencetus moderasi beragama juga memiliki lembaga pendidikan dari RA hingga perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan jenis penelitiannya adalah kepustakaan. Mengoptimalkan peran seorang guru didalam kelas terutama wali kelas yang biasanya menentukan struktur organisasi didalam kelas tersebut. Anak laki-laki dan wanita memiliki kesamaan derajat pada zaman sekarang ini. Baik dari segi pendidikan di tingkat MI, MTs, MA dan Perguruan tinggi tetapi dalam pemilihan ketua kelas atau pengurus kelas yang lainnya harus memilih anak yang mampu mengemban amanah tersebut.
STUDI PEMAKNAAN MAHASISWA DI KOTA MALANG TERHADAP BERITA TERORISME Najib, M Ainun; Shodiq, Ja'far
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 2 No. 2 (2022): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v2i2.5829

Abstract

Penelitian lapangan ini untuk mengeksplorasi bagaimana mahasiswa non muslim di kota malang memberikan makna pada berita terorisme seperti bom bali, aksi teror di Sarinah Plaza dan penembakan di orlando Amerika serikat yang selalu dikaitkan dengan umat islam. Apakah terorisme dimaknai sebagai bagian dari ajaran isam atau tidak. Pada dasarnya manusia memiliki kemampuan untuk memberikan makna pada simbol. Makna itu diperoleh dari interaksi individu dengan lainnya. Seperti yang digagas oleh Herbert Blummer. Dan dalam teori connectivitas Edwad Lee Thorndike, hubungan antara berita dan makna dilihat sebagai stimuli dan respon. Semakin sering terjadi hubungan antara berita dan makna, semakin kuat pula hubungan keduanya. Pada saatnya makna akan menjadi makna tunggal. Hasil penelitian yang telah dilkukan, mahasiswa memaknai berita terorisme, bahwa aksi teror yang dilakukan tidak bisa dilepaskan dari ajaran islam. Makna itu dikonstruk berdasarkan interaksi mereka dengan mahasiswa yang lain. Semakin sering mereka menemukan berita terorisme, semakin sering pula mereka melakukan pemaknaan. Dengan demikian, hubungan antara makna dan berita akan semakin kuat. Di samping itu, ada juga kalangan mahasiswa yang memaknai, bahwa aksi teror merupakan inisiatif pribadi, tidak memiliki hubungan dengan agama. Ajaran agama tidak mengajarkan kekerasan.
MODERASI BERAGAMA DALAM KEARIFAN LOKAL PADA MASYARAKAT PESISIR BARAT PROVINSI LAMPUNG: MODERASI BERAGAMA DALAM KEARIFAN LOKAL PADA MASYARAKAT PESISIR BARAT PROVINSI LAMPUNG Khoiruddin, Khoiruddin
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 3 No. 1 (2023): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v3i1.5865

Abstract

Persoalan moderasi bukan sekedar urusan orang perorang, melainkan kelompok dan umat, masyarakat dan negara, terlebih ketika saat ini beragam kelompok ekstrem yang telah menampakkan wajah dengan dalih penafsiran agama yang sangat jauh dari hakikat Islam. Salah satu yang perlu dibahas adalah moderasi beragama dalam budaya kearifan lokal. Pendekatan kebudayaan lokal dapat menjadi kunci membangun paradigma dan sikap moderasi beragama. Di sisi lain, dapat pula menahan pengaruh penetrasi radikalisme beragama. Sikap akomodatif terhadap kebudayaan lokal dapat mengantarkan sikap keberagamaan yang inklusif dan toleran serta menjadikan suasana kehidupan keagamaan yang damai, dinamis dan semarak. Agama tidak datang untuk memberanguskan varian lokal yang menghampirinya. Sebaliknya agama mesti hadir untuk kemudian masuk dan berdifusi hingga memberikan pengaruh pada wajah kebudayaan sebuah komunitas tanpa menghilangkan identitas kebudayaannya. Dengan demikian agama dan kebudayaan lokal, berjalin kelindan dan saling mengisi satu sama lain yang terwujud dalam sikap kearifan agama yang berbudaya dan budaya yang berlandaskan agama. Inilah yang terjadi di masyarakat Pesisir Barat Lampung. Kearifan lokal yang ada di Pesisir Barat dan terus terjaga sampai saat ini, yaitu pitu likokh, ngejalang kubokh, ngumbai atakh dan ngumbai lawok. Keywords: moderasi beragama, kaarifan lokal, ngejalang, ngumbai,
URGENSI MODERASI BERAGAMA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DI DESA SUKADANA PASAR Oktora, Nency Dela; Diana, Rizka
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 2 No. 2 (2022): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v2i2.5878

Abstract

Moderasi beragama ditengah pandemi merupakan suatu tindakan yang sangat dibutuhkan dalam situasi pandemi covid-19 supaya tidak terjebak dalam suatu perilaku beragama yang berlebihan dan ekstrim. Meluasnya virus corona mewajibkan kita untuk menjaga jarak serta melaksanakan segala kegiatan beribadah tidak seperti kebiasaan sebelumnya seperti melaksanakan sholat berjamaah di masjid. Artikel ini dibuat dengan bertujuan supaya kita dapat memahami moderasi beragama di tengah pandemi covid-19.
Aktualisasi Moderasi Beragama Dalam Media Sosial Saumantri, Theguh
Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama Vol. 3 No. 1 (2023): Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat of Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/moderatio.v3i1.6534

Abstract

penelitian ini membahas tentang pentingnya pemahaman moderasi beragama dalam media sosial. Media sosial memberikan akses luas ke informasi dan memungkinkan orang untuk berkomunikasi dengan mudah, namun dalam beberapa kasus, media sosial dapat digunakan untuk memicu kebencian dan konflik antar kelompok agama. Pemahaman moderasi beragama dapat membantu orang untuk mencegah konflik antar kelompok agama, menghindari radikalisme, menjaga keseimbangan dalam penggunaan media sosial, membangun hubungan yang harmonis antarumat beragama, dan meningkatkan pemahaman tentang agama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis untuk menganalisis konten-konten yang berpotensi memicu konflik agama di media sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada banyak konten yang dapat memicu konflik agama di media sosial, seperti hoaks, ujaran kebencian, dan informasi yang tidak benar tentang agama. Oleh karena itu, pemahaman moderasi beragama dapat membantu orang untuk mencegah konflik antar kelompok agama, menghindari radikalisme, dan membangun hubungan yang harmonis antarumat beragama di media sosial.

Page 9 of 14 | Total Record : 134