cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,372 Documents
Mengenal Karakteristik Siswa sd Pasca Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Ayundai Lusifahurin Arifin; Rasmitadila
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i4.9640

Abstract

Mengenal karakteristik siswa sd pasca pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat sebelumnya mari mengetahui apa itu karakteristik Kata ciri-ciri kepribadian memiliki banyak arti dan interpretasi karena manusia adalah makhluk yang kompleks, dalam bahasa manusia itu artinya berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, makhluk yang berakal atau berakal (atau mengendalikan makhluk lain). Dalam istilah manusia, dapat dipahami sebagai sebuah konsep atau fakta, sebuah ide atau sebenarnya, kelompok (gender) atau individu.. Arti lain dari karakter, yaitu.konsekuensi dari tindakannya dengan mengikuti perilaku etis, konsisten dalam tindakannya memiliki pendirian atau pendapat. Kepribadian adalah totalitas bagaimana seorang individu bertindak dan berinteraksi dengan individu lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengenal lebih jauh tentang karakteristik siswa sd pasca ppkm bahwasannya karakteristik saat semasa covid 19 dengan pasca ppkm sungguh banyak perubahan .penelitian ini melibatkan 3 orang responden sekolah yang pertama yaitu guru wali kelas satu ,yang kedua guru wali kelas tiga ,dan yang terakhir guru agama dan saya juga melibatkan murid siswa kelas 3 untuk di wawancara hasil penelitian yaitu saya mendapatkan banyak informasi informasi mengenai karakteristik siswa SD pasca PPKM ini ada nya perubahan perubahan yang menyebabkan ketidaksamaan pembelajaran selama masa covid 19 dengan masa PPKM .penelitian ini telah memberikan dampak positif untuk meningkatkan kualitas guru dan calon guru setelah mengetahui dan mengenal karakteristik pada siswa sd tersebut karena dapat memberikan pola pikir yang di upgrade lebih bagus dan lebih meningkat untuk kemajuan pembelajaran selanjutnya .
PEMBELAJARAN INKLUSIF: MEMBANGUN KESETARAAN DI DALAM KELAS PADA MASA PENCABUTAN PPKM Haya Khaerunisa; Rasmitadila
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9641

Abstract

Masalah-masalah ini tejadi karena kurangnya sumber daya guru yang telah melakukan pendidikan inklusif sehingga sulitnya kerjasama dengan guru yang belum memenuhi semua kriteria dalam melakukan pengajaran siswa berkebutuhan khusus. Permasalahan kurangnya guru pendamping merupakan permasalahan utama dari guru kelas akibat dari kurangnya guru pendamping, siswa inklusif tidak dapat melakukan kegiatan belajar mengajar serta kurangnya kesabaran guru dalam mengajar siswa inklusif dikelas siswa reguler. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui lebih lanjut permasalahan yang dialami guru dalam penyelenggaraan sekolah inklusi beserta dengan hambatan-hambatan dalam mengoptimalkan potensi sekolah inklusi. Penelitian ini melibatkan 3 subjek guru kelas Sekolah Dasar Negeri Layungsari 1. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara . Dari hasil penelitian ini terdapat lima pendekatan pada siswa inklusif yaitu Kesetaraan dan penerimaan, perkembangan sosial dan emosional, perkembangan akademik, pendidikan yang berpusat pada siswa, persiapan kehidupan nyata. Penelitian ini memberikan dampak positif bagi peningkatan aspek akademik dan non akademik siswa ABK serta mengembangkan keterampilan guru GPK. Hasil penelitian ini mempromosikan akses belajar sebagai model strategi pembelajaran untuk menjadikan pengajaran inklusif lebih efektif dan produktif.
PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES DALAM PEMBELAJARAN IPA BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Dellia Eka Agustiana
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9643

Abstract

Guru harus mengatur semua kegiatan di kelas untuk memberikan instruksi yang fleksibel karena mengajar adalah seni. Penting untuk melibatkan anak-anak dalam pembelajaran mereka selain menghindari instruksi berulang. Instruktur sekolah dasar mendapatkan pelatihan untuk mengajar IPA menggunakan teknik unik mereka sendiri, melatih atau mencontohkan setiap tindakan di kelas, atas permintaan siswa pendidikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa baik mahasiswa PGSD dapat menggunakan pendekatan keterampilan proses saat simulasi digunakan dalam pembelajaran kelas IPA. Evaluasi dan simulasi RPP sebelum kelas menjadi pokok bahasan penelitian ini, yang menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dan sumber data. Penilaian dan perbandingan rencana pelaksanaan penelitian yang mereka buat dengan hasil simulasi mereka berfungsi sebagai langkah awal dalam teknologi pengumpulan informasi. Bahan SD kelas energi IV digunakan. Hasil evaluasi RPP menunjukkan 70% kriteria baik dan 30% cukup dengan skor rata-rata 80,40. Dari hasil simulasi diketahui bahwa 39% menggunakan pendekatan keterampilan proses dalam menerapkan RPP saat pembelajaran sangat baik, 31% mendapat nilai dalam kategori baik, 23% dalam kategori cukup, namun masih ada 8% siswa yang mengelola simulasi kelas dengan buruk, menghasilkan skor rata-rata 80 hingga 71. Guru harus mengatur semua kegiatan di kelas untuk memberikan instruksi yang fleksibel karena mengajar adalah seni. Penting untuk melibatkan anak-anak dalam pembelajaran mereka selain menghindari instruksi berulang. Instruktur sekolah dasar mendapatkan pelatihan untuk mengajar IPA menggunakan teknik unik mereka sendiri, melatih atau mencontohkan setiap tindakan di kelas, atas permintaan siswa pendidikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa baik mahasiswa PGSD dapat menggunakan pendekatan keterampilan proses saat simulasi digunakan dalam pembelajaran kelas IPA. Evaluasi dan simulasi RPP sebelum kelas menjadi pokok bahasan penelitian ini, yang menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dan sumber data. Penilaian dan perbandingan rencana pelaksanaan penelitian yang mereka buat dengan hasil simulasi mereka berfungsi sebagai langkah awal dalam teknologi pengumpulan informasi. Bahan SD kelas energi IV digunakan. Hasil evaluasi RPP menunjukkan 70% kriteria baik dan 30% cukup dengan skor rata-rata 80,40. Dari hasil simulasi diketahui bahwa 39% menggunakan pendekatan keterampilan proses dalam menerapkan RPP saat pembelajaran sangat baik, 31% mendapat nilai dalam kategori baik, 23% dalam kategori cukup, namun masih ada 8% siswa yang mengelola simulasi kelas dengan buruk, menghasilkan skor rata-rata 80 hingga 71.
PERAN MAHASISWA DALAM MEMBANTU ADAPTASI TEKNOLOGI PADA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 5 DI SEKOLAH DASAR Wida Oktaviani
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9648

Abstract

Program Kampus Mengajar adalah salah satu bagian dari program kampus merdeka yang bertujuan untuk membantu sekolah memajukan pendidikan di Indonesia. Membantu pihak sekolah dalam adaptasi teknologi menjadi salah satu kegiatan yang ada pada program tersebut. Adaptasi teknologi dalam pembelajaran sangat penting dilakukan dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat dari tahun ke tahun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi. Penelitian dilakukan di SD Negeri Mulyaharja 1 Kecamatan Bogor Selatan provinsi Jawa Barat. Subyek dalam penelitian ini yaitu semua yang berhubungan dengan pelaksanaan adaptasi teknologi di SD Negeri Mulyaharja 1 yaitu para siswa, kepala sekolah, dan guru. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut: mahasiswa terlebih dahulu melaksanakan observasi selama satu minggu di awal penugasan, dari hasil observasi kami melakukan perancangan program kerja dengan berkoordinasi bersama kepala sekolah sekaligus guru pamong, para guru, dan dosen pembimbing lapangan, kemudian pelaksanaan program kerja adaptasi teknologi yang dilaksanakan di SD Negeri Mulyaharja 1 yaitu, pendampingan pengorganisasian penggunaan laptop, pelatihan penggunaan microsoft office word, TPACK dalam pembelajaran (Technological Pedagogical Content Knowledge), sosialisasi bijak menggunakan media sosial dan gadget.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Dinda Aulia
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9658

Abstract

Sekolah merupakan sebuah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa di bawah pengawasan guru atau pendidik. Sekolah bertugas untuk mengembangkan kepribadian siswa secara menyeluruh. Sekolah juga bertujuan untuk menciptakan sikap dan perilaku religious di lingkungan dalam maupun luar sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan bagaimana pendidikan karakter yang di terapkan pada dua sekolah dasar yang berada di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter yang dilakukan di dua sekolah tersebut berjalan dengan sesuai.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERCERITA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Rida Nur Aulia
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9659

Abstract

Studi literatur dengan judul “Analisis Keterampilan Berbicara dengan Menggunakan Metode Bercerita Dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar” ini menjelaskan litearus mengenai keterampilan berbicara menggunakan metode bercerita dengan model literatur review. Teknik yang digunakan adalah metode perbandingan. Tujuan penelitian ini di latar belakangi oleh kebutuhan di lingkungan sekolah dasar, karena permasalahn dan kesulitan penerapan pembelajaran pada keterampilan berbicara siswa sekolah dasar sangat diperlukan. Peneliti mengidentifikasi pokok bahasan yang dianalis dalam penelitian ini sebanyak 15 jurnal. Keterampilan berbicara dengan bercerita sebanyak sembilan, keterampilan berbicara menggunakan bermain peran sebanyak satu, keterampilan berbicara dalam mengamati pembelajaran Indonesia sebanyak tiga, keterampilan berbicara menggunakan metode cerita dan dibantu media gambar sebanyak satu, dan keterampilan berbicara dalam mengasah minat dan bakat sebanyak satu.
PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM BERBASIS LITERASI MADRASAH IBTIDAIYAH AL-KHOERIYAH 01 Inang Bethan
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9664

Abstract

Tujuan dari pada artikel ini adalah untuk membicarakan atau membahas terkait perencanaan, pelaksanaan dan pengevaluasian tentang pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah ibtidaiyah Al-Khoeriyah 01. Artikel ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu dengan pendekatan studi kasus, dengan sumber datanya adalah diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data adalah melalui observasi, wawancara,dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam berbasis literasi di MI Al-Khoeriyah 01 mendapati bahwasannya pada proses perencananan pembelajaran sejarah kebudayaan islam berbasis literasi di MI Al-khoeriyah 01 dilakukan dua kali berturut-turut dalam satu minggu pada hari rabu dan kamis dengan waktu satu setengah jam. pada tahapan penerapan pembelajaran sejarah kebudayaan islam berbarsis literasi ini terbagi menjadi tiga tahapan yaitu : 1). Pembuatan perencanaan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik 2). Pelaksanaan pembelajaran melalui tiga tahap yakni kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup,Metode dan media literasi yang digunakan yakni dengan ceramah, audio visual dan reading comer.3) Pada tahapan evaluasi pembelajaran meliputi tiga domain yakni efektif, kognitif dan psikomotorik.
Partisipasi Masyarakat Dalam Menjaga Keamanan Lingkungan Fidya Arzita Elfito; Alifa Nasywa Sahila; Angeli Saraswati; Heri Wansyah Laia; Irma Purnamasari
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i4.9683

Abstract

Permasalahan sosial yang sering terjadi dalam lingkungan masyarakat Rukun Tetangga (RT) yaitu pencurian atau perampokan. Hal itu disebabkan oleh kualitas keamanan lingkungannya yang rendah dan kurangnya partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana masyarakat berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan demi menekan jumlah pencurian atau perampokan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisa statistik deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui pembagian kuesioner terhadap 70 responden. Hasil penelitian ini adalah masyarakat cenderung lebih memilih berpartisipasi dalam bentuk uang dengan membayar security dalam menjaga keamanan lingkungannya. Oleh karena itu, dapat menjadi bahan pertimbangan Ketua RT dalam pengambilan keputusan.
ANALISIS TINGKAT KEMISKINAN DAN KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA Agra Alfin Zulfa; Muhammad Jalaludin Assayuti; Muhammad Prayoga septiana; Muhammad tegar Purna bhakti; Muhammad Syamsul ma’arif; Afmi Apriliani
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i4.9685

Abstract

Kemiskinan adalah keadaan ketika seseorang atau keluarga hidup dengan pendapatan yang sangat rendah, tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia seperti pakaian, makanan, tempat tinggal, dan pendidikan. Kemiskinan dan kesejahteraan rumah tangga memiliki hubungan yang erat, di mana kemiskinan dapat berdampak negatif pada kesejahteraan rumah tangga. Kondisi kemiskinan dapat mengakibatkan stres dan kecemasan yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik, serta membatasi akses terhadap sumber daya dan peluang. Kampung Tajur Pugag merupakan sebuah pemukiman penduduk yang berada di desa Banjarwaru, kecamatan Ciawi, kabupaten Bogor, provinsi Jawa Barat. Di kampung Tajur Pugag masih terdapat beberapa warga kurang mampu atau miskin. Dimana pada tahun 2023 terdapat 63 orang warga miskin yang tercatat di Kampung Tajur Pugag. Gaya penelitian deskriptif kualitatif ini menggambarkan keadaan sebagaimana adanya, tanpa memanipulasi atau mengubah faktor-faktor yang dipertimbangkan. Jenis penelitian yang menggunakan teknik pengumpulan data saat ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, analisis deskriptif sering digunakan. Jika dilihat dari hasil observasi terhadap 4 narasumber di Kampung Tajur Pugag, peneliti dapat menyimpulkan bahwa kemiskinan dan kesejahteraan rumah tangga ini terjadi akibat beberapa faktor: Pendidikan, lapangan kerja dan penghasilan, dan Kesehatan. , peneliti dapat menyimpulkan tingkat kemiskinan di kampung tajur pugag di sebabkan oleh pendidikan yang masih rendah, serta sulitnya mencari lowongan kerja, yang membuat masyarakat kampung tajur pugag menjadi petani serta pedang asonggan dengan pendapatan yang tidak menentu dan tetap berusaha untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Kata Kunci: Kemiskinan, Kesejahteraan, Masyarakat dan Rumah Tangga.
Kinerja Tenaga Kependidikan Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Iwan Setiawan; Faisal Tri Ramdani; Muhammad Rafli Sultoni; Fadlam Alfi Syahrin
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i4.9708

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai berbagai aspek kinerja para tenaga kependidikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, penelitian ini akan menguraikan berbagai cara yang dapat dilakukan oleh para tenaga kependidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, penelitian ini juga akan mengidentifikasi faktor hambatan apa saja yang dihadapi oleh tenaga kependidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Dalam studi ini, digunakan metode pengumpulan data deskriptif kuantitatif.. Kinerja mencerminkan peran yang dimainkan seseorang dalam organisasi, sementara harapan terkait perilaku dan fungsi yang sesuai dengan tugas yang diberikan disebut sebagai kinerja. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa kinerja tenaga kependidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan mencakup beberapa aspek penting. Pertama, ada Kesesuaian antara aktivitas yang dijalankan oleh tenaga kependidikan dengan tugas-tugas utama dan peran yang telah ditetapkan. Ini menunjukkan bahwa mereka mampu menjalankan tugas sesuai dengan harapan. Selain itu, beban kerja tenaga kependidikan juga sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mereka mampu mengatasi jumlah pekerjaan yang melebihi standar yang ditetapkan dengan cara yang efektif. Dengan kata lain, mereka bisa menyelesaikan tugas-tugas tersebut dengan baik meskipun dalam kondisi beban kerja yang tinggi. Selanjutnya, tenaga kependidikan juga mampu memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk melaksanakan tugas dengan efektif. Hal ini menunjukkan bahwa mereka dapat menggunakan sarana yang ada untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan. Secara garis besar, kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kinerja tenaga kependidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan ditentukan oleh sejauh mana mereka sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diemban, beban kerja yang tinggi, dan penggunaan fasilitas secara efektif dalam pelaksanaan tugas-tugas mereka.

Page 26 of 238 | Total Record : 2372