cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
megan.asri@unida.ac.id
Phone
+6281314039779
Journal Mail Official
karimah.tauhid@unida.ac.id
Editorial Address
Universitas Djuanda cc. Badan Pengembangan Keilmuan Jl Tol Ciawi No 1, Bogor, Jawa Barat, Indonesia email: karimah.tauhid@unida.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Karimah Tauhid
ISSN : -     EISSN : 2963590X     DOI : https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5
Karya Ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil penelitian maupun pengabdian yang mencakup semua bidang ilmu baik dalam bidang sosial maupun eksakta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,372 Documents
MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DENGAN PENGGUNAAN MEDIA POHON LITERASI Iklima Nurul Fudhlah; Rafika Haerani; Resti Yektyastuti
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9573

Abstract

Minat baca di indonesia masih rendah terutama untuk anak sekolah dasar sehingga harus mempunyai strategi agar minat siswa dapat meningkat. Strategi yang digunakan harus dapat meningkatkan minat baca siswa baik menggunakan media belajar atau yang lainnya. Pohon literasi merupakan salah satu media belajar yang dapat meningkatkan minat membaca siswa. Tujuan Penelitian ini untuk meningkatkan minat baca siswa. Metode yang digunakan yaitu kualitatif,kualitatif adalah proses pengumpulan data secara wajar untuk tujuan memahami dan menganalisis kejadian. Prosedur statistik atau teknik pengukuran kuantitatif lainnya tidak digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian kualitatif. Hasil dari penggunaan media pohon literasi yang dilakukan oleh mahasiswa kampus mengajar di SD Negeri Ciomas 03 dan SD Taman Siswa berpengaruh pada minat baca siswa sehingga setelah adanya pohon literasi dapat meningkatkan minat baca siswa karena mereka yang awalnya tertarik kemudian mencobanya dan menjadi kebiasaan.Siswa sering membaca diwaktu istirahat siswa sangat berantusias untuk mengisi kertas yang berwarna itu sehingga pohon literasi kami menjadi rindang. penggunaan media pembelajaran yang menarik yaitu salah satunya pohon literasi dapat meningkatkan minat baca siswa dengan sesuatu yang berwana dan unik siswa cendrung penasaran dan membuat siswa mencobanya kemudian siswa melakukannya dengan secara berulang sehingga dapat meningkatkan minat baca siswa
MODEL INTRUKSIONAL BERBASIS PENDIDIKAN INFORMATION AND COMMUNICATION TEKNOLOGI UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Amelia Royani
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami model intruksional berbasis pendidikan Information and Communication Teknologi (ICT) pada siswa sekolah dasar. Diharapkan semua sekolah dasar dan guru dapat memahami dan membuat perencanaan pembelajaran dengan pendidikan berbasis ICT yang bertujuan agar siswa sekolah dasar mempunyai keterampilan menggunakan teknologi. Pendidikan Information and Communication Teknologi (ICT) adalah pembelajaran mengenai penguasaan teknologi yang bertujuan untuk membantu melakukan kegiatan seperti pemrosesan, manupulasi, pengelolaan dan pemindahan informasi yang baik dan tepat guna. Pada abad ke-21, teknlogi yang semakin maju menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan sehingga diharapkan setiap sekolah mampu memberikan pembelajaran ICT terhadap peserta didik terutama dari sejak usia sekolah dasar. Karena pada dasarnya sekolah yang baik ialah sekolah yang mampu membantu peserta didiknya untuk meraih masa depan yang di inginkannya. Oleh sebab itu, penelitian ini akan mengkaji peranan pendidikan ICT yang membantu siswa sekolah dasar memiliki keterampilan penguasaan teknologi. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Ciawi 02 Bogor. Data yang diambil dan dikaji menggunakan teknik wawancara dan kuesioner. Hasil akhir pengamatan ini menggambarkan betapa pentingnya pembelajaran ICT diterapkan disekolah dasar kelas tinggi yang membantu dan memudahkan siswa dalam belajar dan pembelajaran. Dari hasil penelitian ini terdapat kesimpulan bahwa pembelajaran ICT sangat diperlukan untuk siswa sekolah dasar kelas tinggi untuk melatih keterampilan teknologi siswa.
PENGARUH PENCABUTAN PPKM TERHADAP KOMPETENSI GURU DI SD NEGERI CILEUNGSI 01 Amelia Sulistianti; Rasmitadila
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9598

Abstract

Terjadinya virus yang melanda hampir di seluruh dunia pada akhir 2019 silam, yaitu virus corona atau yang biasa disebut dan dikenal covid-19, mengakibatkan beberapa negara di belahan dunia terkena imbas nya, termasuk Indonesia. Virus covid-19 ini melanda Indonesia sejak awal 2020 silam, dan mengakibatkan banyak perubahan yang di alami, terutama di dunia Pendidikan di Indonesia, seperti halnya proses pembelajaran dilakukan secara daring atau jarak jauh dan masih banyak kegiatan kegiatan yang dilakukan jarak jauh lainnya, karena dilakukannya secara jarak jauh merupakan ketetapan pemerintah agar meminimalisir virus covid-19 yang menyebar secara pesat. Tentunya dengan adanya pembatasaan tersebut atau yang biasa disebut dengan PPKM berimbas kepada sekolah sekolah terutama sekolah dasar, pembelajaran jarak jauh tentunya sangat menyulitkan peserta didik maupun pengajar yaitu guru. Dengan seiringnya berjalan waktu selama kurang lebih hampir dua tahun penetapan PPKM oleh pemerintah dengan upaya untuk menurunkan tingkat covid- 19 akhirnya dicabut dan kembali seperti sebelum adanya covid-19. Tentunya dengan perubahan pencabutan PPKM yang telah ditetapkan pemerintah perubahan yang terjadi juga berimbas kembali ke dunia Pendidikan, saat permasalahan yang ada sejak awal terjadinya covid- 19 kini kembali muncul permasalah - permasalahan baru setelah pencabutan PPKM tersebut, terutama di dalam dunia Pendidikan.
PERSEPSI GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL STEAM Siti Sayidah Napisah
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9599

Abstract

Pembelajaran STEAM merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai sarana untuk berpikir dan bereksplorasi dalam memecahkan masalah bagi peserta didik, dimana dalam proses pembelajarannya dilakukan dengan mengkolaborasikan seperangkat ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, seni dan matematika agar dapat mengembangkan keterampilan dan kemampuan dari peserta didik yang nantinya akan dibutuhkan di masa depan, karena hal ini sejalan dengan perkembangan zaman yang semakin pesat  dan membutuhkan inovasi pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Namun di Indonesia sendiri hingga saat ini, masih belum banyak sekolah khususnya sekolah dasar yang menggunakan atau menerapkan model pembelajaran STEAM tersebut. Karena, belum semua guru mengetahui dan memahami secara mendalam mengenai model pembelajaran STEAM ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui, menganalis serta mengkaji mengenai persepsi atau tanggapan guru sekolah dasar terhadap implementasi pembelajaran STEAM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model STEAM ini mendapatkan respon yang baik dari guru dan sangat cocok untuk diterapkan ke dalam pembelajaran agar lebih menarik dan inovatif, akan tetapi masih banyak guru di sekolah dasar yang belum mengetahui mengenai pembelajaran menggunakan model STEAM.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Layanan Pembelajaran Terhadap Anak Lamban Belajar Pasca Ppkm Gita Yuniar Gita; Rasmitadila
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 4 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i4.9608

Abstract

Pasca pandemi covid-19 pemerintah melakukan pencabutan peraturan PPKM. Dalam hal ini semua bidang mengalami penyesuaian kembali pada fase new normal. Begitu pula dalam dunia Pendidikan. Fase new normal ini mengharuskan siswa kembali belajar secara offline atau tatap muka. Setelah kurang lebih dua tahun melakukan kegitan belajar mengajar secara online, tentunya bukan hal yang mudah juga bagi siswa maupun guru untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara offline. Masing-masing perlu melakukan penyesuaian diri. Apalagi selama kegiatan belajar mengajar secara online guru hanya mampu membimbing melalui online, sedangkan anak belajar mandiri dengan bimbingan orang tua dirumah. Hal ini mengakibatkan proses belajar yang tidak merata, karena tidak semua anak mendapatkan kualitas bimbingan yang sama. Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan penelitian di SD Negeri Lawanggintung Bogor Jawa Barat, untuk mengetahui lebih jauh hambatan dan upaya guru dalam menghadapi proses penyesuaian ini. Penelitian dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung dengan narasumber. Wawancara dilakukan kepada 4 (empat) orang responden yaitu walikelas di SD Negeri Lawanggintung dengan metode tatap muka langsung antara peneliti dan responden. Selain itu object observasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II di SD Negeri Lawanggintung. Hasil dari wawancara dan observasi langsung yang dilakukan di Sd Negeri 1 Lawanggintung Bogor mendapati adanya anak yang mengalami kesulitan belajar salah satunya yaitu lambat belajar (slow learner). Hal ini terjadi karena kurangnya intensitas dan kualitas interaksi antara guru dan peserta didik saat proses belajar mengajar daring ( Online learning ). Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut, pihak guru melakukan kegiatan belajar tambahan terhadap murid yang mengalami lambat belajar agar mampu mengejar ketertinggalannya.
PENGARUH RENDAHNYA KUALITAS TENAGA PENDIDIK TERHADAP PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN Siti Sayidah Napisah; Rasmitadila
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9621

Abstract

Kurangnya tenaga pendidik dalam suatu sekolah dapat menyebabkan kurangnya mutu pembelajaran yang terdapat dalam sekolah tersebut. Mutu pembelajaran sendiri merupakan suatu panduan yang menjadi pegangan oleh guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran. Dimana, mutu pembelajaran ini dapat diperoleh dengan adanya penyediaan pelayanan yang baik dan memuaskan terhadap peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi bagaimana pengaruh dari kualitas tenaga pendidik terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa wawancara semi-terstruktur, observasi dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa kualitas tenaga pendidik (guru) sangat mempengaruhi suatu mutu pembelajaran. Penelitian ini memberikan dampak yang positif guna meningkatkan mutu pembelajaran melalui kualitas tenaga pendidik. 
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ALAT UKUR KEMAMPUAN BEKERJA SAMA PADA SISWA DI SEKOLAH DASAR Fanesa Najla Rafifah
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9623

Abstract

Kemampuan kolaborasi memainkan peran kunci dalam mengembangkan keterampilan sosial, komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah. Anak-anak SD perlu diberikan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan kolaborasi mereka sejak dini. Melalui proyek kolaborasi, anak-anak dapat belajar bekerja dalam tim, berbagi ide, berkomunikasi secara efektif, dan menghargai kontribusi anggota tim lainnya. Namun, untuk menilai kemampuan kolaborasi anak SD dengan cara yang holistik dan komprehensif, diperlukan instrumen penilaian yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian berbasis proyek yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kemampuan kolaborasi anak SD dalam konteks pembelajaran. Instrumen penilaian ini mencakup tiga aspek utama, yaitu kontribusi tim, komunikasi, dan kerja sama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 3 SDN Banjarwaru 01. Teknik pengumpulan data berupa angket dan observasi. Hasil pengembangan instrumen penilaian berbasis proyek ini adalah sebuah tabel butir tes yang terdiri dari 15 butir tes yang mencakup kontribusi tim, komunikasi, dan kerja sama. Instrumen penilaian ini dapat digunakan untuk mengamati dan menilai kemampuan kolaborasi anak SD dalam situasi nyata dan autentik.
KURIKULUM SD PASCA PENCABUTAN PPKM DI SD ISLAM NURUL JIHAD Indah Nurul Hakiki; Rasmitadila
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9627

Abstract

Banyak permasalahan yang terjadi pada masa pandemi sehingga membawa dampak atau perubahan pada dunia pendidikan. Salah satunya di SD Nurul Jihad Cicurug, permasalahan yang terjadi pada peserta didik yaitu kurangnya kesadaran dan ketertiban anak dalam memahami pembelajaran dikelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran kurikulum di SD Nurul Jihad Cicurug pasca pencabutan PPKM. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang mana dalam metode ini menggunakan metode wawancara,observasi dan dokumentasi. Yang mana kami mewawancarai satu orang kepala sekolah, satu orang guru wali kelas 5 SD dan juga kami mengobservasi kelas 5 SD Islam Nurul Jihad. Hasil penelitian menunjukan bahwa kurikulum di SD Nurul Jihad sendiri masih menggunakan Kurikulum 2013 atau tematik yang mana kurikulum ini digunakan sebelum dan sesudah covid-19 atau Pasca PPKM berlangsung. Semenjak adanya covid membuat dunia pendidikan terbengkalai sehingga para guru harus lebih ekstra dalam mengajar karna covid-19 membawa dampak yang begitu besar bagiorang tua, guru maupun murid entah itu secara positif maupun negatif.
PROSES PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENGELOLA EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Nafhan Maulana
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9632

Abstract

Istilah model pembelajaran Kooperatif sering disebut juga dengan (cooperative learning) mengandung arti sebagai pembelajaran bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama. Dalam pembelajaran ini peserta didik diharapkan dapat bisa berkolaborasi dengan teman lainnya karena model kooperatif ini menuntut adanya kerja sama atau saling mengaitkan antara peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Proses pembelajaran kooperatif juga mendorong agar peserta didik mampu berkolaborasi dengan orang lain sebab karakteristik yang mereka miliki berbeda-beda, selain itu juga peserta didik diharapkan selalu berperan aktif dalam sebuah keputusan bagaimana seharusnya mempelajari dan menyelesaikan tugas-tugas yang telah diberikan. Tujuannya dilakukan penelitian ini ialah untuk mengetahui sejauh mana perbandingan antara proses pembelajaran yang diterapkan peserta didik Sekolah Dasar kelas 5 dan kelas 1 di SDN Ciawi 2 terhadap pengaruh pembelajaran kooperatif. Dengan diterapkannya pembelajaran kooperatif ini diharapkan seluruh peserta didik bisa dengan mudah untuk menganalisis konsep pembelajaran ketika dilakukannya diskusi dengan teman lainnya sehingga mengurangi beban efektivitas ketika pembelajaran sedang berlangsung. Akan tetapi, proses pembelajaran kooperatif ini tetap dipimpin oleh seorang guru untuk mengarahkan peserta didik agar peserta didik termotivasi dalam keberanian mengungkapkan pendapat hingga timbulnya rasa saling menghargai antara peserta didik dengan yang lainnya.
PERMAINAN PEMBELAJARAN BAHASA PADA SISWA SEKOLAH MI AL-KHOIRIYAH Indah Nurul Hakiki
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.9638

Abstract

Dalam penelitian ini membahas tentang bagaimana metode yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran bahasa. Game adalah salah satu media yang dapat digunakan untuk merangsang siswa dalam kegiatan belajara mengajar dikelas. Mata pelajaran bahasa inggris adalah salah satu mata pelajaran yang paling sulit dipelajari di MI Al-Khoiriyah. Untuk iu, penggunaaan media pembelajaran diperlukan untuk menarik minat siswa dalam mempelajarai mata pelajaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris melalui pembelajaran yang efektif dan menyenangkan di MI Al-Khoiriyah dengan menggunakan game edukasi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kesukaan anak-anak belajar menggunakan media game edukasi daripada buku. Pada penelitian ini mengajak siswa Al-Khoiriyah untuk belajar membaca, menulis dan menghafal kosa kata dalam bahasa inggris.

Page 25 of 238 | Total Record : 2372