cover
Contact Name
Ce Gunawan
Contact Email
naureen.digital@gmail.com
Phone
+6281563335053
Journal Mail Official
naureen.digital@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 30257514     DOI : -
Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin (SJIM) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh PT. Naureen Digital Education yang diterbitkan 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November. SJIM sebagai sebuah jurnal ilmiah diharapkan dapat menunjukkan kepada masyarakat luas akan kekayaan khazanah keilmuan melingkupi berbagai dimensi kehidupan. Ruang lingkup dan fokus terkait dengan penelitian dengan pendekatan Multidisipliner, yang meliputi: Ilmu Ekonomi dan Bisnis, Humaniora, Ilmu Sosial, Komunikasi, Hukum, Pendidikan, Kesehatan, Teknik, dan Informatika.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 57 Documents
KERJASAMA INDONESIA-CHINA DALAM PROYEK KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG: TANTANGAN, DAMPAK, DAN DUKUNGAN MASYARAKAT Nursalsabila, Arifah; Arifani, Devi Aghita; Naila, Tamara Afsha
Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2 No 01 (2024): Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerjasama antara Indonesia dan China dalam Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah menjadi topik yang kontroversial dan menarik perhatian publik. Makalah ini akan membahas aspek-aspek kunci dari kerjasama ini, termasuk tantangan politik, ekonomi, dan sosial yang dihadapi, dampak proyek ini terhadap lingkungan dan masyarakat lokal, serta dukungan masyarakat terhadap Proyek Kereta Cepat ini. Melalui analisis mendalam, makalah ini akan menyoroti dinamika hubungan bilateral antara Indonesia dan China, serta implikasi Proyek Kereta Cepat ini terhadap pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, makalah ini juga akan menjelaskan pandangan masyarakat terhadap proyek ini dan bagaimana dukungan mereka dapat memengaruhi pelaksanaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
MEMBANGUN INTERAKSI SOSIAL DENGAN PERMAINAN PADA SISWA BROKEN HOME DI SMK X KARANGANYAR Rahmah, Hasna Rohadatul ‘Aisy; Calsum, Astri Yani; Zabba, Haningrum Rossa; Kristanto, Ichsan; Ruhaena, Lisnawati
Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2 No 02 (2024): Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the problems that occurs at SMK X Karanganyar in broken home students is the lack of social interaction. At SMK X, 40 students were identified who experienced broken homes and needed treatment to improve their social interaction skills. So community service was carried out in the form of activities in the form of eel catching games, odd even numbers, guessing words and clapping numbers. This activity was attended by 31 students with two sessions for giving pre tests and post tests. The results obtained an increase of 3.07 with a pre test of 42.58 and a post test of 45.65. The results of the t test showed p=0.001 <0.05 so that it showed a significant difference. So it is concluded that the game can improve the social interaction of students at SMK X Karanganyar.
PENANGANAN PHUBBING: LITERATUR REVIEW Siti Annisa Mulyaningsih; Pramodana Medha Wisesa; Muhammad Japar
Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2 No 02 (2024): Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Phubbing merupakan perilaku yang melibatkan pengabaian interaksi sosial demi penggunaan smartphone, fenomena ini kian marak di kalangan remaja. Berdasarkan data, sebagian besar anak-anak dan remaja di Indonesia memiliki akses dan menggunakan internet secara aktif. Penelitian ini mengkaji penyebab, dampak serta penanganan phubbing melalui literatur review dari peneliti terdahulu yang membahas terkait tema yang serupa. Adiksi media sosial, kecanduan smartphone, kontrol diri yang rendah, serta kecenderungan merasa bosan (boredom proneness) menjadi faktor utama yang memicu perilaku phubbing. Dampak dari perilaku phubbing terhadap remaja sangat signifikan, terutama dalam hal penurunan kualitas komunikasi dan interaksi sosial. Penanganan phubbing memerlukan pendekatan yang komprehensif dan berbasis kebutuhan individu. Berbagai metode seperti intervensi berbasis mindfulness, psikoedukasi, serta terapi perilaku kognitif (CBT) terbukti efektif dalam mengurangi perilaku phubbing dan meningkatkan keterhubungan sosial. Melalui pemahaman faktor penyebab, dampak maupun penanganan diharapkan perilaku phubbing dapat diminimalisir, sehingga remaja dapat kembali menjalin interaksi sosial yang sehat dan bermakna dalam kehidupan sehari-hari.
PERKEMBANGAN DAN EFISIENSI PENERAPAN KONTRAK ELEKTRONIK PADA ERA DIGITAL Pratama, Aldo Rizky
Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2 No 02 (2024): Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia,kontrak elektronik telah diakui sebagai dokumen yang sah dan mengikat secara hukum,dengan dasar hukum utamanya ialah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik(UU ITE),yang dikemudian diperbarui dengan UU Nomor 19 Tahun 2016.Selain itu,aturan lebih lanjut juga berada dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE),yang memberikan pedoman tentang pelaksanaan kontrak elektronik di Indonesia.Kontrak Elektronik di Indonesia telah diakui sebagai perjanjian yang mengikat dan memiliki kebenaran hukum yang setara dengan kontrak tertulis,selama memenuhi persyaratan antara lain:Adanya Kesepakatan Pihak,Identitas Yang Jelas,Validitas Dan Keamanan Dokumen,Penggunaan Tanda Tangan Elektronik
PRINSIP HUKUM DALAM TEKNIK PEMBUATAN KONTRAK TANTANGAN SERTA SOLUSI Utomo, Rafi’ Purnomo Cahyo
Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2 No 02 (2024): Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap hari kita melakukan apa yang dinamakan kontrak atau perjanjian, baik secara lisan maupun tertulis. Tetapi tanpa adanya suatu kontrak, tidak mungkin hubungan bisnis dilakukan. Kontrak atau perjanjian memiliki sifat mengikat. Didalam pasal 1233 KUH Perdata dijelaskan bahwa tiap-tiap perikatan dilahirkan dari perjanjian dan Undang-undang. Dengan demikian pemahaman tentang hal-hal yang berhubungan dengan suatu kontak, antara lain: Apa itu kontrak, syarat-syarat sahnya kontrak, asas-asas kontrak, objek kontrak, jangka waktu kontrak, bentuk kontrak, para pihak yang terlibat, hak dan kewajiban para pihak, struktur dan anatomi pembuatan kontrak, penyelesaian perselisihan dan berakhirnya kontrak. Tujuan pembuatan kontrak sama dengan tujuan hukum pada umunya yaitu terciptanya keadilan, ketertiban, dan kepastian hukum. Penyusunan kontrak merupakan aspek penting dalam setiap hubungan bisnis yang melibatkan suatu asosiasi sampai tercapai kesepakatan antara para pihak. Untuk menghindari perselisihan di kemudian hari, diperlukan pemahaman yang detail dan mendalam mengenai prinsip-prinsip hukum yang mendasari kontrak, seperti kebebasan berkontrak, itikad baik, dan kepastian hukum. Tantangan dalam menyusun kontrak sering kali mencakup klausul yang tidak jelas, interpretasi yang berbeda, dan dampak perubahan undang-undang. Solusi terhadap tantangan ini antara lain menggunakan bahasa yang jelas, terukur dan mudah dipahami, melibatkan pakar hukum dalam proses desain, dan menggunakan teknologi seperti kontrak pintar untuk meningkatkan kepercayaan dan transparansi. Pembuatan kontrak yang sah dan efektif tidak hanya bergantung pada kesepakatan antara pihak-pihak terkait, tetapi juga pada pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip hukum yang berlaku (Hartanto, 2020). Salah satu tantangan utama dalam pembuatan kontrak adalah menjaga agar isi kontrak tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku, serta mengantisipasi masalah yang mungkin timbul di masa depan (Widodo, 2021). Oleh karena itu, prinsip hukum yang jelas dalam pembuatan kontrak sangat diperlukan untuk meminimalisasi risiko dan menciptakan hubungan yang adil bagi semua pihak.
GRAMMATICAL ERROR ANALYSIS: A STUDY ON STUDENTS’ SCIENTIFIC ABSTRACTS Irnanda, Natasya Putri; Awalin, Arpinda Syifa
Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2 No 02 (2024): Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines grammatical errors in the abstracts of scientific papers of third semester students of the English language education study program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Science, Islamic University of Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Error analysis is an established method for studying challenges in language learning. Four categories of errors, based on Corder's classification, are omission, addition, improper selection, and incorrect order of elements. Reading and note-taking techniques were used to collect data on grammatical errors made by students in their scientific work, especially abstracts which were then presented descriptively. The study shows that these errors mainly stem from limited knowledge of English grammar, interference from the students' first language, and lack of understanding or mastery of English grammar by the students. The findings emphasize the need for targeted grammar instruction to improve students' academic writing ability, especially in scientific contexts, and offer practical insights for educators in improving writing instruction.
KRIMINALISASI PENGGUNA NARKOTIKA DALAM PERSPEKTIF HUKUM: ANALISIS YURIDIS, DAMPAK SOSIAL, DAN TANTANGAN PENEGAKAN HUKUM Ahmadushshodiq, Amjad Fauzan; Tahyudin, Deni
Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3 No 01 (2025): Synergy : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kriminalisasi terhadap pengguna narkotika masih menjadi pendekatan dominan dalam sistem hukum Indonesia. Meskipun Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika telah memberikan ruang bagi rehabilitasi, praktik penegakan hukum menunjukkan bahwa pengguna tetap sering diproses sebagai pelaku tindak pidana umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidaksesuaian antara norma hukum dan praktik penegakan terhadap pengguna narkotika, serta menelaah dampak sosial dan tantangan yuridis yang menyertainya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dan pendekatan kualitatif berbasis literatur review. Data diperoleh dari peraturan perundang-undangan, putusan Mahkamah Agung, laporan resmi lembaga negara, serta publikasi akademik terbitan 2020 ke atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidakseimbangan antara substansi hukum, struktur lembaga penegakan, dan budaya hukum masyarakat, sehingga menyebabkan pendekatan represif terhadap pengguna tetap dominan. Kriminalisasi pengguna berdampak pada stigmatisasi, pengucilan sosial, dan tingginya angka residivisme. Di sisi lain, penegakan hukum menghadapi kendala struktural seperti lemahnya sistem asesmen, keterbatasan rehabilitasi, serta minimnya political will untuk mereformasi hukum narkotika .