cover
Contact Name
Rinesti Witasari
Contact Email
rinesti@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285850321397
Journal Mail Official
ssa@insuriponorogo.ac.id
Editorial Address
Kampus INSURI Ponorogo Jln. Batoro Katong Kertosari, Babadan, Ponorogo, Jawa Timur 63411
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Social Science Academic
ISSN : -     EISSN : 29866502     DOI : 10.37680/ssa
This journal is published by Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo and managet by LPPM INSURI Ponorogo twice a year (June an December). The presence of the journal accommodates scientific writings from the academic community, researchers, students, and practices in social and Humanities that have good values ​​and high rationality. The scope of the discussion about social science and humanities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2024)" : 32 Documents clear
Peningkatan Nilai-Nilai Spiritual dalam Era Society 5.0 melalui Kitab Nashoihul 'Ibad Nyu, Bima; Zaenuddin, Zaenuddin; Ahbab, A Nasih
Social Science Academic Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v2i2.5798

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi peran pembelajaran Kitab Nashoihul ‘Ibad dalam memperkuat nilai-nilai spiritual individu di era Society 5.0 yang ditandai oleh kemajuan teknologi tinggi. Kitab ini telah menjadi pedoman spiritual bagi banyak umat Islam selama berabad-abad, dan pertanyaan mendasar yang muncul adalah sejauh mana kitab ini tetap relevan dalam konteks masyarakat yang semakin terkoneksi secara digital. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks dan wawancara dengan individu yang telah mengikuti pembelajaran dari kitab ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kitab Nashoihul ‘Ibad tetap memiliki relevansi yang besar dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, terutama dalam hal mengembangkan ketaatan kepada Allah, etika, dan moralitas dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran dari kitab ini juga mendorong cinta dan penghargaan yang lebih dalam terhadap Rasulullah SAW serta mengajarkan pentingnya kesederhanaan dalam dunia yang semakin materialistis. Temuan ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana nilai-nilai spiritual dapat tetap relevan di tengah kemajuan teknologi. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran Kitab Nashoihul ‘Ibad dapat menjadi alat yang efektif dalam menjalani kehidupan spiritual yang seimbang di era modern. Oleh karena itu, penelitian ini mendukung pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pertumbuhan spiritual dalam masyarakat Society 5.0.
Kebijakan Yudikatif untuk Mengatasi Disparitas Pidana dalam Tindak Pidana Korupsi yang Dikaitkan dengan Prinsip Kebebasan Hakim Antoni, Agus; Helvis, Helvis; Nardiman, Nardiman; Kartika, I Made
Social Science Academic Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v2i2.5869

Abstract

Korupsi di Indonesia terjadi secara sistimatis dan berkembang ke hampir seluruh daerah di Indonesia baik di sektor pemerintahan maupun sector swasta (perusahaan). Hal ini tentu merugikan, sehingga sebagai bentuk upaya pemberantasan tindak pidana korupsi maka pemerintah membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga negara independent berdasarkan amanat dari Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang kemudian diwujudkan melalui Undang-Undang Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang mengatur secara khusus tentang KPK kemudian disempurnakan kembali dan terbitlah Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019. Dalam penerapan asas kebebasan hakim, sudah seharusnya hakim mempunyai persepsi yang sama tentang menerapkan aturan hukum sehingga mengurangi terjadinya disparitas putusan. Selain itu, menerbitkan suatu pedoman dalam penjatuhan tindak pidana juga dibutuhkan untuk menyelaraskan pandangan hakim dalam menjatuhkan vonis perkara korupsi. Dengan adanya keseragaman pola pikir di dalam penjatuhan vonis perkara korupsi maka diharapkan tidak terjadi lagi adanya disparitas pemidanaan yang berujung kepada ketidakpuasan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normative dan bertujuan untuk mengetahui tentang kaitannya asas kebebasan hakim dalam menyelesaikan perkara pidana serta bagaimana penerapan PERMA 1/2020 sebagai salah satu Langkah dalam mengurangi disparitas putusan pemidanaan.
Peran Ustadz/Ustadzah Dalam Pendidikan Karakter Pada Madrasah Diniyah Al-Fattah Di Desa Tambang, Pudak Sari, Sepvia; anisa, asmalia; Ajhuri, Kayyis
Social Science Academic Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v2i2.5876

Abstract

This study employs a qualitative approach aimed at gaining an in-depth understanding of the role of ustadz/ustadzah in character education at Madrasah Diniyah Al-Fattah, Desa Tambang, Pudak. The method used involves interviews with both structured and unstructured data collection techniques, allowing the researcher to explore in detail the views, experiences, and perspectives of informants regarding the role of ustadz/ustadzah in the character education process. The study focuses on how ustadz/ustadzah contribute to the formation of student character through various teaching methods and personal examples. The findings indicate that ustadz/ustadzah serve not only as educators but also as guides, role models, and examples for the students. Character education at Madrasah Diniyah Al-Fattah involves habituating values such as respect, politeness, discipline, and gratitude, taught through various religious practices and daily interactions. This research provides insights into the crucial role of ustadz/ustadzah in creating a conducive learning environment and shaping students' character with noble morals. Keyword: Islamic Teacher, Education, Character Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk memahami secara mendalam peran ustadz/ustadzah dalam pendidikan karakter di Madrasah Diniyah Al-Fattah, Desa Tambang, Pudak. Metode yang digunakan adalah wawancara dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur dan tak terstruktur, yang memungkinkan peneliti untuk menggali informasi secara mendalam mengenai pandangan, pengalaman, dan perspektif narasumber terkait peran ustadz/ustadzah dalam proses pendidikan karakter. Penelitian ini berfokus pada bagaimana ustadz/ustadzah berkontribusi dalam pembentukan karakter siswa melalui berbagai metode pengajaran dan teladan pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ustadz/ustadzah tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing, model, dan teladan bagi para santri. Pendidikan karakter di Madrasah Diniyah Al-Fattah melibatkan pembiasaan nilai-nilai seperti hormat, sopan santun, disiplin, dan rasa syukur, yang diajarkan melalui berbagai praktik ibadah dan interaksi sehari-hari. Penelitian ini memberikan wawasan tentang peran penting ustadz/ustadzah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia. Kata Kunci: Ustadz/ustadzah, Pendidikan, Karakter
Pemikiran Ibnu Khaldun Tentang Pendidikan Dan Relevansinya Dalam Sistem Pendidikan Kontemporer Jati, Theodora Indah; Ambarwati, Rayi; Ratnasari, Ratnasari; Fathoni, Tamrin
Social Science Academic Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v2i2.6091

Abstract

Ibn Khaldun, a prominent 14th-century Islamic scholar, offered groundbreaking ideas on education that continue to hold relevance in contemporary educational systems. His thoughts emerged from a broader context of Islamic scholarship, emphasizing the importance of knowledge acquisition for both individual and societal advancement. The purpose of this study is to examine Ibn Khaldun's educational philosophy and explore its relevance to modern education systems. Drawing on his magnum opus, Muqaddimah, this study delves into his concepts of the stages of learning, the role of the teacher, and the importance of experience alongside theoretical knowledge. The research employs a qualitative analysis of primary sources, with a focus on comparing traditional Islamic thought with modern educational theories. Findings suggest that Ibn Khaldun’s holistic approach to education (1)combining moral, intellectual, and practical (2)provides valuable insights for addressing current educational challenges, such as fostering critical thinking and adapting to the evolving demands of a globalized world. The study concludes that Ibn Khaldun’s educational philosophy remains highly relevant, particularly in terms of cultivating well-rounded individuals and promoting a dynamic, adaptable educational system.
Analisis Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Pendidikan Pancasila Dan Wawasan Kebangsaan Irvansyah, Irvansyah; Widarto, Joko; Markoni, Markoni; Subiyanto, Achmad Edi
Social Science Academic Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v2i2.6098

Abstract

This thesis presents an in-depth legal analysis of the Regional Regulation of the Special Region of Yogyakarta Number 1 of 2022 concerning Pancasila Education and National Insight and the influence of the PDI Perjuangan Faction of the Yogyakarta Special Region DPRD in the formation of the Regional Regulation. This normative legal research uses a conceptual approach that provides an explanation of the ideas of experts regarding the formation of the Regional Regulation. In order to provide the most accurate research results possible, a case approach was also carried out and even interviews were conducted. The results of the study show that the driving factors for the formation of the regional regulation are (a) providing legal certainty, (b) forming the character and identity of human resources, (c) creating harmony and harmony in the conditions of society, and (d) strengthening public awareness of the urgency of national and state life. The influence of the PDI Perjuangan Faction in question is very strong. In addition to being the Chairperson of the Commission, it is also the faction with the largest number of members, especially since the Sinau Kebangsaan Program was started with Kesbangpol throughout the DIY region. And after becoming a regional regulation, it was echoed through the internalization of Pancasila values. However, the success of this regulation is highly dependent on implementation and evaluation in the field.
Analisis Kepuasan Pengguna E-Office Polda Sumsel Menggunakan Metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Syalasani, Rifqa Aulia; Fenando, Fenando
Social Science Academic Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v2i2.6176

Abstract

Penelitian ini menganalisis kepuasan pengguna sistem E-Office Polda Sumsel dengan menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS). Melibatkan 19 pegawai pada Bid Humas Polda Sumsel yang menggunakan E-Office tersebut. Ada pun 19 orang itu terdiri dari para perwira dan staff dari masing-masing subbid. Penelitian ini menilai validitas dan relibilitas pada variable EUCS melalui uji validitas dan realibilitas dengan hasil valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha > 0,6). Secara keseluruhan hasil evaluasi menunjukan skor rata-rata EUCS sebesar 90%, yang termasuk kategori “ sangat kuat “, menunjukan bahwa E-Office memiliki manfaat yang sangat baik. Diharapkan temuan bisa di jadikan acuan agar mempertahankan item variabel yang berada pada kategori sangat puas pada E-Office Polda Sumsel.
Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam oleh Guru Tingkat Sekolah Dasar Nyairah, Nyairah
Social Science Academic Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v2i2.6246

Abstract

2013 curriculum emerged as an effort from the previous curriculum development in order to realize interactive, effective, and certainly more productive learning. Various advantages were obtained by teachers from this curriculum, including the teacher could be more flexible in developing teaching materials so that students can develop optimally. The research here specifically discusses the development of Islamic Religious Education teaching materials by teachers at 1 Babadan Balerejo Elementary School, Madiun. The formulation of the problem was regarding the objective conditions of Islamic Religious Education teaching materials, the problems faced by the teachers in developing teaching materials and finally the steps taken by Islamic Religious Education teachers to develop teaching materials at 1 Babadan Balerejo Elementary School, Madiun. The approach used in this research was qualitative with the type of case study. The results obtained are the objective conditions of teaching materials in accordance with the 2013 Curriculum, the teacher is responsible for preparing learning implementation plans while the Islamic Religious Education subject matter that has been determined is developed by the teacher himself. The problems faced by teachers are the determination of teaching materials that are relevant to competency standards and basic competencies, lack of infrastructure and problems that arise from students who do not understand the material coupled with limited sources of teaching materials. The steps in developing teaching materials are relevant to the standard process, the teacher has selected teaching materials in accordance with competency standards, used varied strategies, and implemented learning evaluations in accordance with the 2013 curriculum.
Menciptakan Menciptakan Lingkungan Inovatif Melalui Kepemimpinan Kepala Sekolah Mustaghfirin, Ahmad; Fikri, M Khoirul; Diansyah, Nur; Sidik, Fajar; Hidayatullah, Ma’ruf; Fatoni, Tamrin
Social Science Academic Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v2i2.6281

Abstract

The principal's goal in creating an innovative environment is to improve the quality of learning, develop student creativity, encourage collaboration between student teachers and parents, facilitate teacher professional development and utilize technology as a support in the learning process. This is considered important. School principals have a significant influence on improving educational standards. They are tasked with managing schools, planning educational events, training teachers, and utilizing and maintaining infrastructure and facilities. The results of this research are that school principals need to take various steps to create an innovative learning environment. These steps include formulating a vision and mission that supports innovation, providing resources, and encouraging collaboration. Through effective leadership, school principals can create an environment that supports creativity, active participation, and a meaningful learning process. The role of the principal in the learning environment is very important to create an atmosphere that is conducive to students' academic and social development. School principals have a crucial role in determining the quality and success of learning in schools. By being a visionary instructional leader, school principals can ensure that every student has the opportunity to reach their maximum potential in learning. In addition, school principals play a role in supporting teacher professional development, creating a conducive learning environment, utilizing data for improvement, and establishing good relationships with the community.
Kepemimpinan Inklusif Kepala Sekolah Dalam Menjaga Kerukunan dan Moderasi Beragama di Sekolah Fuaddah, Dannur; Ambarwati, Rayi; Afidah, Mu’rifatul; Rusiana, Kharisma Nila; Indah Jati, Theodora Indah Jati; Fathoni, Tamrin
Social Science Academic Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v2i2.6299

Abstract

The diversity of religions and cultures in Indonesia presents its own challenges in maintaining harmony in the school environment. The school principal has an important role as a leader who is able to create an inclusive and conducive atmosphere for the realization of religious harmony and moderation. This research aims to analyze the role of the principal's inclusive leadership in building harmony between religious communities and implementing the values of religious moderation in schools. The research approach used is descriptive qualitative with data collection through in-depth interviews, observation and literature study.. The research results show that school principals who implement inclusive leadership tend to be successful in creating an environment that respects differences and promotes interfaith dialogue. The policies taken, such as organizing interfaith activities and involving students in moderated discussions, are effective in instilling the values of tolerance and mutual respect. In addition, inclusive school principals are able to identify and resolve potential conflicts by prioritizing a fair and transparent approach. These findings show that inclusive leadership contributes significantly to creating a tolerant and harmonious school culture amidst diversity. This research concludes that the principal's inclusive leadership plays an important role in promoting religious moderation in schools. It is hoped that the results of this research can become a reference for school principals and education policy makers in designing strategies that support an inclusive, safe and tolerant school environment..
P Pendampingan Pemahaman Langkah Pembelajaran Bagi Siswa Kelas XII Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di MA Al-Islam Joresan Khasanah, Badiul
Social Science Academic Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.v2i2.6455

Abstract

Artikel ini membahas peran penting dari bimbingan efektif yang diberikan oleh pendidik dalam keberhasilan pembelajaran Akidah Akhlak. Guru berperan sebagai fasilitator yang tidak hanya menyampaikan materi teoritis tetapi juga memotivasi dan membimbing siswa dalam menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Pengamatan proses pembelajaran pada MA Al-Islam kelas 12 Joresan Ponorogo mengungkapkan penggunaan pendekatan bertahap, diskusi kelas, refleksi pribadi, dan metode pembelajaran aktif. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman siswa tentang Akidah Akhlak dan membantu mereka menerapkan nilai-nilai ini dalam situasi kehidupan nyata secara efektif. Namun, penelitian ini juga menyoroti tantangan yang terus-menerus, seperti pengaruh negatif lingkungan sosial dan kurangnya motivasi diri di antara siswa. Mengatasi masalah ini membutuhkan pendekatan pribadi yang mempertimbangkan kebutuhan siswa individu dan memperkuat kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat. Upaya kolaboratif tersebut sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan memastikan keberhasilan pembelajaran Akidah Akhlak dalam jangka panjang, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan karakter.

Page 3 of 4 | Total Record : 32