cover
Contact Name
Rinesti Witasari
Contact Email
rinesti@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285850321397
Journal Mail Official
ssa@insuriponorogo.ac.id
Editorial Address
Kampus INSURI Ponorogo Jln. Batoro Katong Kertosari, Babadan, Ponorogo, Jawa Timur 63411
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Social Science Academic
ISSN : -     EISSN : 29866502     DOI : 10.37680/ssa
This journal is published by Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo and managet by LPPM INSURI Ponorogo twice a year (June an December). The presence of the journal accommodates scientific writings from the academic community, researchers, students, and practices in social and Humanities that have good values ​​and high rationality. The scope of the discussion about social science and humanities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2026)" : 18 Documents clear
Efektivitas Model Pembelajaran Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa PAI: Studi Eksperimen pada Mata Kuliah Ilmu Pendidikan Islam Rezkiyanti, Nur Izzah; Askar; Zuhra
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.9592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Ilmu Pendidikan Islam di Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Datokarama Palu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 29 mahasiswa PAI angkatan 2025 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh mahasiswa mengalami peningkatan nilai dari pretest ke posttest dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Selain meningkatkan capaian kognitif, penerapan model Jigsaw juga mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, dan tanggung jawab belajar mahasiswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan pembelajaran aktif berbasis konstruktivisme pada mata kuliah Ilmu Pendidikan Islam di perguruan tinggi.
Peran Guru PAI dalam Internalisasi Nilai Moderasi Beragama: Studi Kasus di SMP Negeri 3 Kota Palu Al Faqih, Moh Musyawir; Hamka; Rustam
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.9593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama di SMP Negeri 3 Kota Palu serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembimbing, mediator, fasilitator, dan teladan dalam membentuk karakter siswa yang moderat. Nilai-nilai moderasi beragama yang diinternalisasikan meliputi bersikap tengah (At-Tawassuth), toleransi (Tasamuh), anti kekerasan (Al-la unf), musyawarah (Asy-syura), serta menghargai budaya lokal (I’tiraf Al-urf). Proses internalisasi dilakukan melalui pembelajaran, pengelolaan kelas, dan interaksi sosial di lingkungan sekolah. Strategi yang digunakan meliputi integrasi nilai dalam pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, serta pendekatan personal. Faktor pendukung berasal dari lingkungan sekolah yang heterogen, program yang terstruktur, serta kerja sama antar guru dan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi pengaruh lingkungan luar, media sosial, karakter siswa yang beragam, serta keterbatasan waktu pembelajaran. Secara keseluruhan, internalisasi nilai moderasi beragama berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap sikap siswa.
Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Karakter Religius Peserta Didik Studi Kualitatif di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Palu Wahyudi, Akmal; Bahdar; Zuhra
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.9594

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran Akidah Akhlak dalam meningkatkan karakter religius peserta didik di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Palu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Akidah Akhlak dilakukan melalui perencanaan pembelajaran yang sistematis, integrasi budaya religius madrasah, pembiasaan ibadah, serta keteladanan guru. Nilai yang ditanamkan meliputi takwa, tawakkal, dan ikhlas, yang berdampak pada peningkatan religiusitas, kejujuran, toleransi, kedisiplinan, dan tanggung jawab peserta didik. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat kajian pendidikan Islam terkait integrasi pembelajaran Akidah Akhlak dan budaya religius dalam pembentukan karakter. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi rujukan bagi guru dan lembaga pendidikan Islam dalam merancang pembelajaran berbasis karakter religius.
Feminisme dalam Film The Dictator (2012) Analisis Semiotika Roland Barthes Nur Fauzan, Farhan; Nunik Haryani; Zulin Nurchayati
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.9665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi feminisme dalam film The Dictator (2012) melalui karakter Zoey menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menganalisis beberapa scene yang mengandung pesan mengenai feminisme dan kesetaraan gender. Analisis dilakukan melalui makna denotasi, konotasi, dan mitos untuk melihat bagaimana tanda, dialog, dan visual dalam film membangun makna feminisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Zoey merepresentasikan feminisme liberal melalui sikap mandiri, kebebasan berpendapat, keberanian menolak penindasan, serta kesetaraan perempuan dalam ruang sosial dan politik. Namun, film juga menampilkan dominasi patriarki melalui objektifikasi perempuan dan normalisasi pelecehan verbal yang dikemas dalam bentuk komedi satir. Dengan demikian, representasi feminisme dalam film The Dictator (2012) ditampilkan secara ambigu, yaitu sebagai simbol kebebasan dan kesetaraan perempuan, tetapi sekaligus menjadi objek humor yang mereproduksi stereotip gender dalam budaya populer.
Transformasi Digital dalam Pengelolaan Perpustakaan di SMA Negeri 5 Pekanbaru Fiqori, Azian Fajri; Irawati, Irawati; Faruq, Umar; Fahriza, Avan
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.9667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui transformasi digital dalam pengelolaan perpustakaan di SMA Negeri 5 Pekanbaru. Fokus penelitian meliputi bentuk transformasi digital, peningkatan efisiensi layanan perpustakaan, peningkatan aksesibilitas informasi, pengembangan layanan digital, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan transformasi digital perpustakaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala perpustakaan, pustakawan, serta pihak sekolah yang terkait dengan pengelolaan perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital dalam pengelolaan perpustakaan di SMA Negeri 5 Pekanbaru telah berjalan dengan cukup baik melalui penggunaan sistem informasi perpustakaan digital, pemanfaatan aplikasi SLiMS, penyediaan koleksi digital, serta layanan berbasis teknologi informasi. Transformasi digital memberikan dampak positif terhadap peningkatan efisiensi layanan, kemudahan akses informasi, dan pengembangan literasi digital siswa. Faktor pendukung transformasi digital meliputi dukungan pihak sekolah, tersedianya fasilitas teknologi, serta kerja sama antar pengelola perpustakaan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, kurang optimalnya perangkat teknologi, dan kualitas jaringan internet yang belum stabil. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi digital mampu meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan perpustakaan sekolah sehingga lebih modern, efektif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi informasi di era digital.
Implementation of the Campaign Prop Removal Policy during the Quiet Period of the 2024 Regional Head Election in Tanjungpinang City Simatupang, Erny; Alfiandri, Alfiandri; Septiawan, Armauliza
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.9678

Abstract

This study examines the implementation of the campaign prop removal policy during the quiet period of the 2024 Regional Head Election in Tanjungpinang City. The issue is important because the quiet period is designed to protect voter autonomy, maintain electoral neutrality, and ensure fairness before voting day. The purpose of this study is to analyze how the policy was implemented, identify the actors involved, and explain the factors that influenced the gap between electoral regulation and field practice. This research employed a qualitative descriptive approach using secondary data, including regulations, institutional documents, field records, media reports, and visual documentation, analyzed through content analysis and the Van Meter and Van Horn policy implementation framework. The findings show that although the policy had a clear legal basis, campaign props were still found in several areas of Tanjungpinang City during the quiet period. The implementation gap was influenced by low compliance among campaign actors, limited personnel and time, weak inter-agency coordination, and insufficient early mapping of campaign prop locations. The study concludes that campaign prop removal should be strengthened through preventive mapping, formal notification, joint field monitoring, public reporting, enforcement follow-up, and post-election evaluation to support electoral order, neutrality, and local democratic integrity.
Analisis Fungsi dan Tahapan Manajemen Perubahan dalam Pendidikan Islam Transformatif Rodliyana, Fara Fariha; Maunah, Binti; Safi’i, Asrop
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.9686

Abstract

Changes in Islamic education in the modern era have become increasingly crucial in line with technological advancements, social dynamics, and the growing needs of Muslim communities. Islamic educational institutions are now expected not only to transmit religious teachings but also to nurture learners who are religiously grounded, adaptable, creative, and capable of facing global challenges. Therefore, change management plays a vital role in ensuring that the transformation process proceeds in a structured, systematic manner while remaining rooted in Islamic values. This study examines key management functions—planning, organizing, actuating, and controlling—as well as stages of change developed in models such as those of Lewin and Kotter as the foundation for implementing transformative Islamic education. This research employs a literature study method with a descriptive qualitative approach by analyzing books, scholarly articles, relevant studies, and Islamic education policy documents. The findings indicate that the success of Islamic education transformation greatly depends on the synergy of all management functions. Planning helps formulate the direction of change; organizing ensures that institutional structures operate effectively; actuating requires inspirational leadership and a collaborative culture; while controlling ensures that the process remains aligned with established goals. The stages of change also emphasize the importance of building readiness, implementing strategic steps, and reinforcing new cultural patterns. Overall, change management in Islamic education involves not only technical adjustments but also the strengthening of values, character, and spirituality.
Overclaim Legal Protection for Consumers Against Overclaiming Skincare Products and Misleading Advertising Emil, Emil Hakim Rusydi; Yodo, Sutarman; Korompot, Ratu Ratna
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.9695

Abstract

This study examines the legal consequences of overclaiming practices in the digital skincare market and the adequacy of consumer protection mechanisms available to consumers who suffer harm from misleading advertising in Indonesia. The rapid expansion of digital marketplace platforms has created structural conditions in which exaggerated and unsubstantiated product claims proliferate unchecked, generating financial, physical, and emotional harm to consumers who rely on advertised information as the basis for their purchasing decisions. Employing a normative legal research method supported by qualitative descriptive analysis, this study systematically examines applicable statutory provisions, principally the Consumer Protection Act No. 8 of 1999 and BPOM Regulation No. 3 of 2022, alongside relevant legal doctrines including product liability and strict liability theory. The findings reveal that overclaiming constitutes a clear violation of multiple consumer protection provisions, yet enforcement remains structurally constrained by seller anonymity, platform intermediary defenses, and inadequate regulatory monitoring capacity in digital environments. The existing dual framework of preventive and repressive legal protection is normatively sound but practically insufficient to address the scale and sophistication of contemporary overclaiming practices. This study concludes that meaningful consumer protection requires systemic regulatory reform extending accountability across the entire digital promotional chain, directly contributing to SDG 3, SDG 12, and SDG 16.

Page 2 of 2 | Total Record : 18