cover
Contact Name
Widayat Widayat
Contact Email
widayat@live.undip.ac.id
Phone
+6281329163105
Journal Mail Official
pspi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275 Semarang Jawa Tengah Indonesia www. pspi.undip.ac.id; Email pspi@live.undip.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 29858100     DOI : 10.14710/jpii.xxxx.xxxxx
Fokus dari JPII ini adalah mempublikasikan setiap artikel ilmiah dari dari para peneliti, insinyur, Insinyur Profesional. Artikel yang diterbitkan dapat berbentuk Artikel Riset, Artikel Review, Artikel dari Studi Kasus, Review Artikel baik Singkat maupun Lebar. Pekerjaan Keinsinyuran diantaranya dalam bidang keteknikan /rekayasa, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan. Ruang lingkup dari jurnal ini adalah: - Teknik Industri yang meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik industri - Teknik Sipil dan Rekayasa Bangunan yang meliputi perairan, sungai dan bendungan - Teknik Informatika, Komputer dan Sistem Informasi - Rekayasa Sumber Daya Hayati yang meliput pertanian, peternakan dan perikanan
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2024): JPII" : 10 Documents clear
Studi Kelayakan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung pada Waduk Sumber Air Minum di Batam Cinantya, Prajwalita; Widiastuti, Hanifah; Lumombo, Liony
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.21723

Abstract

Kebutuhan akan pasokan listrik di Kota Batam sebagai pusat industri kian meningkat, hal ini perlu diimbangi dengan ketersediaan listrik agar tidak terjadi defisit dalam neraca listrik. Salah satu suplai ketersediaan pembangkit tersebut adalah melalui energi baru terbarukan yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS membutuhkan lahan yang cukup luas, sedangkan Kota Batam memiliki keterbatasan. Penempatan PLTS pada permukaan waduk sebagai sumber air minum di Batam dapat dijadikan alternatif yakni pada waduk Duriangkang dan waduk Tembesi. Studi ini untuk mengetahui kelayakan PLTS di waduk Duriangkang dan waduk Tembesi melalui desain PLTS terapung, dampak lingkungan dan kelayakan ekonomi. Kata kunci: Energi Baru Terbarukan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Pelaksanaan Pembangunan Jembatan Penghubung RSUD Bendan Kota Pekalongan Ramadhani, Vicky; Priastiwi, Yulita Arni; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24261

Abstract

RSUD Bendan adalah rumah sakit umum daerah milik pemerintah dan merupakan rumah sakit tipe C yang terletak di Jl. Sriwijaya No. 2, Bendan, Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah. RSUD Bendan memiliki beberapa gedung yang terpisah antara satu gedung dengan yang lainya, yaitu gedung utama,dan gedung penunjang. Gedung penunjang tersebut adalah gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS). Posisi gedung yang terpisah-pisah sangat merepotkan pasien maupun petugas rumah sakit sehingga diperlukan jembatan penghubung antar gedung untuk mempermudah perpindahan pasien. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan penghubung RSUD Bendan Kota Pekalongan, yang meliputi ruang lingkup pekerjaan dan metode pelaksanaan. Metodologi penelitian ini terdiri atas beberapa tahapan yaitu observasi lapangan, mencari data primer dan data sekunder sesuai dengan yang diperlukan dalam penelitian, serta melakukan analisis dari data yang telah didapat. Dari penelitian ini diketahui metode pelaksanaan yang dilakukan dalam pekerjaan pembangunan jembatan penghubung RSUD Bendan Kota Pekalongan terdiri dari pekerjaan persiapan, pekerjaan struktur, pekerjaan arsitektur, serta pekerjaan elektrikal dan plumbing. Dijumpai beberapa penyesuaian pekerjaan terkait kondisi di lapangan, salah satunya pada pekerjaan pemancangan, finishing kolom struktur dan kabel feeder. Kata kunci: pembangunan, gedung, selasar, jembatan, metode pelaksanaan
Pemeliharaan Rutin Ruas Jalan Dumai-Lubuk Gaung Sinaboi Provinsi Riau Anwar, Khairil; Daliman, Daliman; Aryanti, Nita
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.21730

Abstract

Kerusakan jalan merupakan permasalahan serius yang dihadapi oleh sebagian besar wilayah yang ada di Indonesia. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kota Dumai Provinsi Riau di mana hampir separuh dari ruas jalan yang ada di kota ini mengalami kerusakan baik itu kondisi berat, sedang, maupun ringan. Upaya pemeliharaan jalan, khususnya di ruas Dumai-Lubuk Gaung-Sinaboi sepanjang hampir 4 kilometer dilakukan untuk memperbaiki kondisi ini. Penelitian dilakukan pada titik fokus STA 1+400 – STA 1+700 ruas jalan yang mengalami kerusakan dan sedang dilakukan perbaikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif, di mana penelitian ini menyelidiki aspek-aspek pemeliharaan jalan, dampak pada infrastruktur dan pelayanan transportasi. Melalui survei lapangan, wawancara, pembahasan tentang tahapan pelaksanaan pekerjaan dan analisis data lapangan, hasil penelitian memberikan gambaran kondisi jalan sebelum dan setelah pemeliharaan. Evaluasi menyeluruh ini memberikan pemahaman mendalam tentang kualitas pekerjaan pemeliharaan, ketepatan waktu pelaksanaan, alokasi anggaran, dan dampaknya pada kemantapan jalan. Rekomendasi diharapkan dapat memberikan masukan bagi para pemangku kepentingan dan pengambil keputusan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemeliharaan, agar memberikan manfaat jangka panjang kepada masyarakat pengguna jalan. Kata kunci: kemantapan jalan, kerusakan jalan, pelayanan transportasi, pemeliharaan jalan
Analisis Sistem Manajemen Mutu pada Proyek Pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di KIPP IKN Sumiati, Sumiati; Syafrudin, Syafrudin; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24262

Abstract

Pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di KIPP IKN berlokasi di kawasan inti pusat pemerintahan IKN, Kab Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Indonesia, dengan luas keseluruhan 19,7 ha, dengan lingkup pekerjaan perencana perancangan persil 103,104, dan persil 105. Jumlah rumah yang akan dikerjakan adalah sebanyak 36 unit dengan 2 tipe yaitu upslope dan downslope.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen mutu, mengevaluasi penyebab dan merencanakan solusi perbaikannya. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi kondisi Proyek Pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri di KIPP IKN ini. Sedangkan data sekunder yang dibutuhkan meliputi dokumen RMPK yang sesuai dengan SMKK Permenpu No 10 Tahun 2021, gambar kerja, RKS, serta hasil pengujian material. Dari hasil peninjauan di rumah contoh, didapatkan ada temuan permasalahan mutu terkait finishing kanopi rumah contoh yang terdapat temuan lumernya air dari atap kanopi. Selain temuan di rumah contoh, penulis juga mendapatkan temuan terkait incoming material beton ready mix saat pekerjaan pembetonan. Saat pengecekan incoming material yang onsite didapatkan bahwa hasil slump tidak sesuai, sehingga dikembalikan oleh pihak penyedia jasa. Melalui analisis penerapan perencanaan dan pengendalian mutu pada proyek pembangunan Rumah Tapak Jabatan Menteri ini, ditentukan evaluasi dan rencana solusi perbaikan dengan cara memperbaiki prosedur pelaksanaan slump test, pengecekan job mix formula secara rutin, dan memastikan pihak supplier beton sudah mengecek dan mengkondisikan material yang tidak SSD. Kata kunci: rumah tapak jabatan menteri, sistem manajemen mutu, SMKK, finishing kanopi, slump test tidak sesuai
Analisis Keterlambatan Proyek pada Pembangunan Pondasi Reduction Kiln Line 3 Sebuku Kalimantan Selatan Setiadi, Muhammad Irfan; Widayat, Widayat; Priastiwi, Yulita Arni
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24265

Abstract

Pada perencanaan sebuah proyek, perlu adanya penjadwalan kegiatan yang dapat menjadi pedoman bagi pelaksana dalam melaksanakan kegiatannya di lapangan. Hal ini menunjukkan bahwa penjadwalan sangat berpengaruh pada pelaksanaan sebuah proyek. Penjadwalan proyek yang baik dapat membuat sebuah proyek berjalan secara efektif dan efisien, namun kondisi di lapangan seringkali tidak selalu sama dengan kondisi rencana seperti yang terjadi pada pelaksanaan Proyek Pembangunan Pondasi Reduction Kiln Line 3. Karya ilmiah ini bertujuan menganalisis terjadinya keterlambatan Pembangunan Pondasi Reduction Kiln Line 3 dengan menggunakan metode analisis Fault Tree Analysis (FTA). Analisis menunjukkan probabilitas keterlambatan yang didapat dengan metode FTA sebesar 0,878. Terjadinya keterlambatan disebabkan beberapa faktor di lapangan, sehingga terjadinya keterlambatan rencana selama 32 hari dari rencana pelaksanaannya. Terjadinya keterlambatan menyebabkan durasi penyelesaian dari rencana 180 hari menjadi 212 hari. Karena hal ini terjadi maka dilakukan analisis pada penjadwalan proyek agar dapat mengetahui apa penyebab terjadinya keterlambatan pada proyek. Dari hasil analisis yang didapatkan, penyebab terjadinya keterlambatan disebabkan oleh adanya perubahan desain, pengadaan material dan juga metode kerja. Kata kunci: keterlambatan proyek, fault tree analysis, pondasi reduction kiln line 3
Perancangan Water Cooled Scroll Chiller R290 dengan Kapasitas 20 TR menggunakan Software CoolPack Kiono, Berkah Fajar Tamtomo; Prakoso, Satrio Budi; Widayat, Widayat; Djaeni, M.
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.20998

Abstract

Konsumsi energi dunia meningkat dengan bertambahnya tuntutan kenyamanan dan jumlah penduduk. Pemanasan global terjadi karena konsumsi energi dan meningkatnya penggunaan Air Conditioner. Pemanasan global juga disumbangkan oleh emisi refrigeran ke atmosfer. Banyak peneliti mencoba menciptakan refrigeran pengganti untuk mengurangi pemanasan global. Penyebab pemanasan global ini disebabkan unsur F yang terdapat di refrigeran. R290 sebagai refrigeran alami adalah refrigeran yang lebih ramah lingkungan dengan nilai ODP (Ozone Depletion Potential) adalah 0 dan nilai GWP (Global Warming Potential) adalah 3. Perancangan ini dilakukan untuk mengembangkan chiller menggunakan refrigeran R290. Perancangan ini meliputi analisis siklus, dimensioning, dan gambar perancangan untuk Chileer kapasitas pendinginan 20 TR (70,3 kW). Analisis siklus dan dimensioning dilakukan menggunakan perangkat lunak CoolPack. Hasil analisis siklus dan dimensi adalah sebuah chiller dengan kapasitas pendinginan 70,3 kW, daya kompresor 20,2 kW, dan 3,45 COP. Peralatan utama yang dipilih adalah Copeland Emerson untuk kompresor dengan daya 20,2 kW, Bitzer DH2-163 untuk evaporator, Alfa Laval CXP 143-XS-2P untuk kondensor, Danfoss TGE 10-11 untuk katup ekspansi, dan Packless HXR-250A untuk LSHX (Liquid Suction heat Exchanger). Kata kunci: global warming, energy, propane, chiller, CoolPack
Penerapan Open Face Jacking Pemasangan RCP Diameter 600 mm pada Trase Lapisan Tanah Keras-Batuan Abdullah, Nabil Izza; Syafrudin, Syafrudin; Sulardjaka, Sulardjaka
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.23913

Abstract

Pembangunan Jaringan IPAL Kota Palembang Paket B2 B adalah bagian dari Palembang City Sewerage Project yang mana berfokus pada beberapa pekerjaan pemasangan instalasi perpipaan air limbah menuju pada wastewater pump station. Salah satu lingkup pekerjaan yaitu pemasangan pipa gravitasi dengan metode trenchless menggunakan mekanisme auger slurry jacking untuk saluran primer menggunakan pipa beton diameter 450, 600, dan 1000 mm. Dalam pelaksanaan RCP jacking paket B2 B, permasalahan hanya timbul pada pipa RCP 600 mm yaitu terdapat trase yang berada pada lapisan tanah keras-batuan tepatnya pada tengah bentang trase MH 3001-MH 3002. Pekerjaan RCP jacking 600 mm menggunakan mesin ISEKI seri TCL600 dari pabrikan Jepang tidak dapat menyelesasikan hingga arriving pit MH 3002. Hal tersebut dapat dibuktikan pada record data jacking yang meliputi beberapa indikator performa mesin yang sudah bekerja mendekati batas aman. Selain itu dilakukan soil investigation tambahan berupa soil penetration test, dan geolistrik yang memvalidasi bahwa benar terdapat lapisan tanah keras-batuan. Setelah dilakukan value engineering, evaluasi record data mesin, dan yang terpenting melihat batas waktu penyelesaian kontrak paket B2 B secara keseluruhan, dipilih metode penyelesaian trase MH 3001-MH 3002 dengan open face jacking yang merupakan hasil kesepekatan bersama di antara beberapa stakeholders (owner, konsultan, penyedia jasa, dan juga vendor) agar sistem jaringan air limbah dapat berjalan, dan pekerjaan paket B2 B selesai sebelum kontrak berakhir. Kata kunci: trenchless, auger slurry jacking, RCP jacking 600 mm, open face jacking
Sekutu Emitor Dua Tahap dan Resistor Daya sebagai Detektor Arus pada Sistem Proteksi Arus Analog Novianto, Dwi; Isnanto, R Rizal; Nisworo, Sapto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24264

Abstract

Fokus penelitian ini adalah sistem proteksi Catu Daya Meja tegangan ganda yang digunakan untuk melakukan sebuah percobaan pada suatu proyek penelitian ataupun praktikum pada proses pembelajaran. Catu Daya Meja yang dijual di pasaran rata-rata mampu menyalurkan arus 3A hingga 10A karena penggunaannya yang luas. Kemampuan menyalurkan arus yang cukup tinggi harus disertai dengan sistem proteksi arus. Sistem proteksi arus dapat dirancang secara digital ataupun analog. Keduanya mempunai kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Namun sistem proteksi arus analog lebih populer karena apabila terjadi kerusakan, pengguna dapat memperbaikinya dengan mudah karena tidak melibatkan proses pengkodingan. Salah satu sensor yang populer dan mudah ditemukan di pasaran serta handal adalah resistor daya 0,1Ω/100W yang dirangkai secara seri paralel. Tegangan yang dihasilkan dari resistor tersebut digunakan untuk membias rangkaian sekutu emitor dua tahap dengan transistor 2N3904. Rangkaian sekutu emitor tahap ke-dua digunakan sebagai saklar untuk mengaktikan relay LY2l4. Karena resistor daya yang digunakan mempunyai nilai hambatan kecil namun dipergunakan untuk memproteksi arus yang besar, maka perhitungan pada proses pemilihan nilai komponen harus diperhatikan. Perhitungan tersebut akan dibahas pada artikel ini secara terperinci. Selain perhitungan, penentuan lebar jalur PCB juga harus sesuai standar. Standar yang akan digunakan adalah Standar IPC. Dari perhitungan diperoleh sistem proteksi handal yang dapat menyalurkan arus maksimal 10A dengan catu daya sistem antara 26V hingga 60V. Selain itu, komponen yang dipilih adalah komponen yang mudah ditemukan di pasaran sehingga mempermudah perawatan jika terjadi kerusakan. Kata kunci: proteksi, arus, standar, IPC
Perbandingan Layout Potongan dan Pengadaan Besi Antara Desain Struktur Awal Dengan Desain Struktur Revisi 01 Menggunakan Program Opticutter Anam, Muhammad Syaiful; Sumiyati, Sri; Purwaningsih, Ratna
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.23918

Abstract

Indonesia merupakan negara berkembang yang sedang intens melakukan pembangunan infrastruktur jembatan yang banyak dibangun khususnya pada wilayah yang terpisah oleh sungai. Selain itu jembatan juga digunakan untuk pembangunan jalan yang tidak memungkinkan jika dibangun langsung di atas tanah dikarenakan terbatasnya lahan. Hal ini umum terjadi di wilayah perkotaan dengan kondisi padat penduduk. JORR Elevated adalah jembatan layang yang dibangun untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di JORR saat ini akibat dari meningkatnya volume lalu lintas. Pembuatan jembatan layang menggunakan Pier Head sebagai struktur tumpuan dari girder. Salah satu material Pier Head adalah besi tulangan. Potongan tulangan dalam sebuah struktur atau disebut Bar Bending Schedule (BBS) memiliki variasi yang beragam sesuai dengan analisis struktur. Besi yang tersedia di pasaran umumnya memiliki panjang 12 meter per batang. Oleh karena itu diperlukan optimasi potongan untuk meminimalisir sisa potongan atau waste dan menentukan jumlah pengadaan tulangan. Pada praktek di lapangan, perhitungan waste dapat dikatakan baik jika hasil yang diperoleh <3% dan akan lebih baik lagi jika hasilnya mendekati angka 0. Metode konvensional dalam optimasi potongan memiliki kekurangan yang disebabkan oleh banyaknya iterasi untuk memperoleh konfigurasi potongan yang optimal. Selain itu faktor human error juga sering terjadi terutama pada proyek yang memiliki potongan tulangan yang kompleks. Untuk mengatasi masalah tersebut, digunakan program OptiCutter berbasis website yang dapat mengolah data dengan optimal. Berdasarkan perbedaan desain antara desain awal dan desain revisi 01, dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan pada jumah pengadaan, biaya, dan waste besi. Jumlah peningkatan pengadaan besi terbanyak adalah sebanyak 4 buah dan hal ini secara linear berpengaruh terhadap biaya. Peningkatan waste terbesar adalah sebesar 0,6464%. Jumlah pengurangan pengadaan besi terbanyak adalah 1 buah, sedangkan penurunan nilai waste terbesar terdapat pada angka 3%. Kata kunci: cutting optimization, bar bending schedule, JORR Elevated, waste, OptiCutter
Pekerjaan Blasting sebagai Upaya Peningkatkan Kapasitas Produksi Pekerjaan Galian Tanah pada Proyek Jalan Tol Ruas Sigli-Banda Aceh Harusda, Dadhan; Syafrudin, Syafrudin; Silviana, Silviana
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 2 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24260

Abstract

Pembangunan Jalan Tol Ruas Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) di Provinsi Aceh merupakan suatu usaha pemerintah untuk mendukung ketahanan serta kestabilan ekonomi nasional. Dari hasil kajian dan evaluasi lapangan akibat adanya perubahan desain yang semula menggunakan tunnel menjadi open cut (gali timbun) terdapat material tanah berbatu yang menyebabkan turunnya kapasitas produksi. Agar pekerjaan tetap berjalan dan guna selesai tepat waktu, maka dilakukan perubahan metode menggunakan blasting. Oleh karena itu penelitian ini menarik untuk dilakukan dengan cara melakukan analisa terhadap data realisasi dan data asumsi yang didapat dari tim engineering dan sub-kontraktor pekerjaan blasting. Data ini akan digunakan sebagai acuan untuk pengambilan Keputusan perubahan metode pekerjaan. Penulis juga melakukan perbandingan hasil analisis data dengan output seperti durasi waktu pelaksanaan dan besaran biaya yang dikeluarkan. Dari hasil analisa data, didapat kesimpulan bahwa secara waktu pelaksanaan menggunakan metode blasting lebih efisien serta lebih murah secara biaya. Oleh karena itu, hasil penelitian ini membuahkan kesimpulan bahwa pekerjaan blasting laik untuk diterapkan guna mengejar ketertinggalan progress. Kata kunci: Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh), pekerjaan blasting

Page 1 of 1 | Total Record : 10