cover
Contact Name
Dimas Dewa Darma
Contact Email
dprasajamuda@gmail.com
Phone
+6285273274206
Journal Mail Official
dprasajamuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16 Lingkar Barat, Kec. Gading Cempaka lingkar Barat Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Keperawatan
ISSN : 2527368X     EISSN : 26214385     DOI : https://doi.org/10.51851/jrmk.v6i1
Core Subject : Health,
The focus and scopes of the journal include surgical nursing, emergency nursing, gerontological nursing, community nursing, mental health nursing, pediatric nursing, maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, and education in nursing. The journal is published regularly in Juni and December every year.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2022)" : 10 Documents clear
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kebutuhan Spiritual pada Lansia di Desa Sampali Deli Serdang Pomarida Simbolon; imelda Derang; Silvia Wulandari Hulu
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.329

Abstract

Aging is a natural process that cannot be avoided, the older a person gets, the more spiritual they need. Spiritual needs are very important for humans, especially the elderly, because spirituality has a close relationship with the process of change and human development. This study aims to determine the relationship between family support and spiritual needs in the elderly at Sampali Deli Serdang Village 2022. The design of this study used observational analytic with a cross sectional approach. The sample in this study are 70 elderly people with a sampling technique using total sampling. Data collection is done directly by distributing questionnaires. The results of the study obtain that family support is (62.9%), high spiritual needs (67.1%). The results of the Chi-square test obtain p-value of 0.001 (<0.05) this indicates that there is a significant relationship between family support and spiritual needs in the elderly at Sampali Deli Serdang Village 2022. It is expected that families can perform worship once a week with invites religious leaders to get closer to the elderly to God Almighty.
Hubungan Lama Hari Rawat Dan Frekuensi Masuk Rumah Sakit Dengan Kesiapan Pulang Pada Keluarga Pasien Stroke Nurhayati Nurhayati; Andri Kusuma Wijaya; Fatsiwi Nunik Andari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.339

Abstract

Penyakit stroke cenderung menjadi penyakit jangka panjang dan berulang. Stroke dapat menyebabkan penderitanya sulit untuk beraktivitas dan membutuhkan perawatan dari keluarga dan bahkan sampai sering masuk rumah sakit. Frekuensi masuk rumah sakit dan lama hari rawat dapat menjadi tolak ukur kesiapan pulang keluarga pasien stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama hari rawat dan frekuensi masuk rumah sakit dengan kesiapan pulang keluarga pasien stroke di Unit Stroke RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian correlational study dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 26 responden. Analisis yang digunakan adalah spearman rank order correlation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara lama hari rawat dan frekuensi masuk rumah sakit dengan kesiapan pulang pada keluarga pasien stroke. Penelitian ini mengnformasikan bahwa pasien stroke yang dirawat lebih dari 5 hari dengan frekuensi rawat berulang dapat mempengaruhi kesiapan pulang pada kelurga pasiennya sebagai caregiver. Kata Kunci: lama hari rawat, frekuensi rawat, kesiapan pulang, stroke
The The factors related to drop out events pulmonary tuberculosis treatment in Nabire district Papua province Sukatemin; ester; Abraham Marai
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.341

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) is still the biggest threat to health in the world, in addition to the increasing number of cases, the incidence of death due to tuberculosis also continues to increase, recorded in 2012 there were 8.7 million cases with a death rate of 4.1 million people. The national program for tuberculosis control continues to be promoted with the discovery of new cases in Papua province in 2017 amounting to 85% of the national target, case findings are not comparable to treatment success, where patients who are successful in treatment are only 60%, the rest are declared failed in treatment.Research purposes: This study aims to determine the factors associated with the incidence of drop out of pulmonary tuberculosis treatment, including family support, support from health workers, difficulty in accessing health care facilities and factors of anti-tuberculosis drugs (OAT).Research methods: using a cross-sectional study with a case-control study approach, where the sample consisted of cases, namely patients who were declared to have failed to follow treatment, while controls were patients who had recovered from treatment. The number of each sample is 41 people so that n = 82 people. To find out the factors that cause drop out of treatment, statistical tests were carried out using the spearman's test, considering that the data presented were not normally distributed after going through the One-Sample-Kolmogorov-Smirnov-Test test.Result: based on the statistical test, the results of family support were 0.000, the support of health workers was 0.003, the difficulty of going to health facilities was 0.002 and the drug factor was 0.06, where P = <0.05.Conclusion: the Factors related to the incidence of tuberculosis treatment drop out in Nabire district are family support, difficulty in accessing health facilities while the drug factor is not the cause of the drop out of treatment, because there is no significant relationship between the drug factor and the incidence of drop out of tuberculosis treatment
HUBUNGAN PAPARAN MATAHARI, MEROKOK DAN ALKOHOL DENGAN KEJADIAN KATARAK PADA NELAYAN DAERAH PESISIR liza wati
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.348

Abstract

Katarak adalah proses degeneratif berupa kekeruhan di lensa bola mata menyebabkan menurunnya kemampuan penglihatan sampai kebutaan. Masalah katarak merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat pesisir pantai. Kabupaten Bintan merupakan wilayah industri perikanan yang 95 % luas wilayah perairan. Sebagian besar masyarakat tersebut bekerja sebagai nelayan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan merokok, konsumsi alcohol dan paparan sinar UV dengan kejadian katarak pada nelayan di Pesisir Kawal Pantai. Desain penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif. waktu pelaksanaan penelitian adalah bulan Maret s.d Agustus 2022 di daerah Pesisir Kawal Pantai Kabupaten Bintan. Populasi penelitian adalah nelayan sebanyak 827 orang. Jumlah sampel 20 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari 10 pertanyaan. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan analisis Chi-square dan Odds Ratio. Analisis univariat didapatkan usia responden terbanyak ≥ 40 tahun sebanyak 57,5%, responden merokok sebanyak 90,0%, responden yang terpapar sinar uv selama > 4 jam sebanyak 55,0%, responden yang tidak mengkonsumi alkohol sebanyak 62/5%, responden yang menderita katarak sebanyak 50,0%. Analisi bivariat menggunakan Chi square didapatkan variable kebiasaan merokok ( p value =0,10 ) dan konsumsi alkohol (p value =0,10 ) tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian katarak. Variabel paparan sinar UV (p value = 0,057) terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian katarak. Analisis dengan odds ratio dengan hasil nilai OR 1,000 artinya responden yang memiliki kebiasaan merokok lebih berisiko 1 kali mengalami katarak , nilai OR 3,500 artinya responden yang terpapar sinar uv > 4 jam lebih berisiko 3 kali mengalami katarak, nilai OR 3,000 artinya responden yang mengkonsumsi alkohol 3 kali lebih berisiko mengalami katarak.
The EFFECT OF THERAPEUTIC COMMUNICATION ON THE LEVEL OF SATISFACTION OF CLASS I AND III PATIENTS IN MUKOMUKO HOSPITAL: THE EFFECT OF THERAPEUTIC COMMUNICATION ON THE LEVEL OF SATISFACTION OF CLASS I AND III PATIENTS IN MUKOMUKO HOSPITAL Emi Pebriani; Sulastri; Murwati
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.350

Abstract

Kepuasan pasien adalah suatu tingkat perasaan yang timbul sebagai akibat dari kinerja pelayanan kesehatan yang diperoleh setelah pasien membandingkan dengan apa yang diharapkan. Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang direncanakan secara sadar, bertujuan dan kegiatannya dipusatkan untuk kesembuhan pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komunikasi teraupeutik terhadap tingkat kepuasan pasien kelas I dan III di RSUD Mukomuko. Desain penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group pre-post test design, Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 pasien, Dengan menggunakan teknik sampling accidental sampling dan alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Paired t test dengan derajat signifikansi α 0,05. Hasil analisis univariat tingkat kepuasan pasien kelas I dan III sebelum dilakukan pelaksanan komunikasi terapeutik didapatkan lebih dari setengah responden (54,2%) memiliki kepuasaan tinggi dan setelah dilakukan pelaksanan komunikasi terapeutik, hampir seluruh responden (91,7%) memiliki kepuasaan tinggi. Hasil analisis bivariat ada pengaruh komunikasi teraupeutik terhadap tingkat kepuasan pasien. Dengan demikian diharapkan penggunaan komunikasi terapeutik dapat terus diterapkan/dilanjutkan oleh tenaga kesehatan di RSUD Mukomuko dalam setiap memberikan pelayanan kepada pasien langsung.
The Effectiveness of Su-Jok Therapy on Reducing Pain Scale in the First Stage of Labor in Primigravida Mothers: The Effectiveness of Su-Jok Therapy on Reducing Pain Scale in the First Stage of Labor in Primigravida Mothers Siska iskandar; indaryani; Rika Asmara
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.351

Abstract

Nyeri pada persalinan kala I merupakan proses fisiologis yang disebabkan oleh proses dilatasi servik, hipoksia otot uterus saat kontraksi, iskemia korpus uteri dan peregangan segmen bawah rahim dan kompresi saraf di serviks. Upaya untuk mengatasi nyeri persalinan dapat menggunakan metode non farmakologi karena mempunyai efek non invasif, sederhana, efektif, dan tanpa efek yang membahayakan, meningkatkan kepuasan selama persalinan karena ibu dapat mengontol perasaannya dan kekuatannya. Terapi Su-Jok adalah terapi alternatif komplementer yang mampu memberikan hasil yang cepat dan signifikan dimana Terapi Su-Jok dilakukan dengan cara merangsang tangan dan/atau kaki pada titik-titik tertentu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas terapi su-jok terhadap penurunan skala nyeri persalinan kala I pada ibu primigravida. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan tehnik accidental sampling kemudian dilakukan analisis data menggunakan Wilcoxon Test. Hasil penelitian menemukan bahwa terapi su-jok berpengaruh signifikan terhadap penurunan skala nyeri persalinan kala I pada ibu primigravida (p value = 0,0001). Dari hasil penelitian ini, peneliti merekomendasikan untuk penggunaan terapi su-jok pada persalinan kala I ibu primigravida.
Pengaruh Pemberian Terapi Hipnosis Lima Jari Pada Lansia yang Mengalami Ansietas : Pengaruh Pemberian Terapi Hipnosis Lima Jari Pada Lansia yang Mengalami Ansietas Sutri Yani Sutri; yayan kurniawan
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.352

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Salah satu masalah psikososial yang banyak dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari adalah ansietas. Ansietas adalah keadaan emosi dan pengalaman subyektif individu. Ansietas merupakan respons tubuh terhadap peristiwa yang terjadi, dimana respons tubuh tersebut lebih bersifat negatif sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi klien. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre Exprimental design dengan rancangan one group pre test and pos test design. Sampel penelitian berjumlah 28 orang lansia yang mengalami ansietas. Hasil : didapatkan penurunan dimana sebelum dilakukan terapi nilai mean 17,7857 dengan standar deviasi 3,33730 Setelah dilakukan terapi nilai mean 12,2143dengan standar deviasi ,78680. Hasil uji statistic didapatkan nilai p value =0,000 yang berarti ada pengaruh signifikan sebelum dan sesudah dilakukan terapi. Simpulan : Terdapat penurunan ansietas sebelum dilakukan terapi dan setelah dilakukan terapi Kata Kunci: Ansietas, Hipnosis Lima Jari, Lansia
Pengaruh Terapi Audio Murottal Al-Qur'an (Surah Al-Fatihah) Terhadap Skor Halusinasi Pada Pasien Skizofrenia Latifah billy; Dewi Rury Arindari; Riska Nawang Laras Wati
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.355

Abstract

Skizofrenia menjadi salah satu gangguan jiwa yang paling dominan dibandingkan gangguan jiwa lainnya. Jumlah penderita Skizofrenia diseluruh dunia menurut World Health Organization (WHO) yaitu sekitar 29 juta orang. Penderita Skizofrenia mengalami gangguan kognitif, emosional, persepsi dan gangguan tingkah laku. Penatalaksanaan yang dapat diberikan pada pasien halusinasi ada 2 yaitu farmakologi dan non farmakologi. Terapi mendengarkan Al-Qur’an dapat meningkatkan kesehatan mental seseorang. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Pengaruh Terapi Audio Murottal Al-Qur'an (Surah Al-Fatihah) Terhadap Skor Halusinasi Pada Pasien Skizofrenia di Yayasan Mitra Mulia Husada Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022. Metode penelitian menggunakan One-group pre and post test. Populasi penelitian ini adalah semua pasien Skizofrenia dengan halusinasi pendengaran yang dirawat di Yayasan Mitra Husada Provinsi Sumatera Selatan berjumlah 10 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan rerata sebelum diberikan terapi audio murottal Al-Qur’an (Surah Al-Fatihah) sebesar 23,00 dan sesudah diberikan terapi rerata sebesar 19,80. Hasil uji statistik paired sample t test didapatkan nilai p value = 0,003 < α 0,05. Kesimpulan ada pengaruh terapi audio murottal Al-Qur'an (Surah Al-Fatihah) terhadap skor halusinasi pada pasien skizofrenia di Yayasan Mitra Mulia Husada Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022. Diharapkan pihak Yayasan Mitra Mulia Husada Provinsi Sumatera Selatan agar dapat memasukkan terapi psikoreligius sebagai salah satu penatalaksanaan secara non psikofarmakologis dalam memberikan pelayanan keperawatan kepada pasien skizofrenia yang mengalami halusinasi.
Buerger Allen Exercise dan Otot Progresif Pada Perfusi Perifer Tidak Efektif Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Nengke Puspita Sari; Novi Lasmadasari; Maritta sari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.357

Abstract

Peripheral Arterial Disease (PAD) merupakan penyempitan pembuluh darah arteri perifer yang disebabkan karena aterosklerosis akibat komplikasi dari Diabetes Mellitus (DM). Akibatnya terjadi penurunan aliran darah ke ekstremitas yang bila tidak ditangani akan menyebabkan klaudisio intermiten, luka gangrene hingga berisiko amputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Buerger Allen exercise (BAE) dibandingkan dengan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan Gula Darah Sewaktu(GDS) pada pasien DM tipe 2. Jenis penelitian ini adalah Quassy Eksperimen prepost test and between two groups. Total sampel 14 penderita diabetes melitus di Rumah Sakit yang diperoleh secara random dengan blok permutasi. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan yaitu BAE dan Otot Progresif. Perlakuan diberikan selama 5 hari berturut-turut dengan pelaksanaan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore selama 15-20 menit. Alat yang digunakan untuk mengukur nilai ABIadalah Vascular Dopler.
Implementation of Brisk Walking Exercise on Lowering Blood Pressure and Chronic Pain in Hypertension Patients: Implementasi Brisk Walking Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah dan Nyeri Kronis Pasien Hipertensi Maritta Sari; Nengke Puspita Sari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.364

Abstract

Hypertension is a condition of blood pressure above normal values. Hypertension can be caused by narrowing of the arteries (vasoconstriction) or stiffness of the arteries. Such conditions will increase systemic resistance followed by an increase in blood pressure. This study shows that the positive effect of brisk walking exercise on several cardiovascular diseases is quite a lot. However, there have not been many investigations or reviews that have concluded that it is related to the effectiveness of the model, intensity, duration and frequency of brisk walking in reducing blood pressure in patients with hypertension. The purpose of this study was to review available published data, so that it can be used as scientific evidence to identify the effect of brisk walking exercise on reducing blood pressure in hypertensive patients in terms of model, intensity, duration and frequency. The research methodology used is descriptive research using a design to explore the problem of nursing care at risk of ineffective cerebral perfusion with complementary brisk walking exercise in hypertensive patients using a nursing care approach which includes assessment, nursing diagnosis, nursing intervention, nursing implementation and nursing evaluation. Researchers conducted on 20 patients and compared the response to the results of each action given to 20 respondents then carried out an analysis based on theory and previous research. The results showed that there was a decrease in blood pressure and pain scale in hypertensive patients after the brisk walking exercise was carried out, in respondents the blood pressure decreased from 150/100 mmHg to 130/80 mmHg and the pain scale decreased from a scale of 5 to a scale of 3. Conclusion of Implementation brisk walking which is done with certain procedures can help lower blood pressure in a significant range. Patients with normal conditions and hypertension have different abilities in physical activity, this is a consideration to determine the speed, distance, duration and intensity of brisk walking. Keywords : Hypertension, Brisk Walking Exercise

Page 1 of 1 | Total Record : 10