cover
Contact Name
Yuli Puspitasar
Contact Email
wiwipuspita05@gmail.com
Phone
+6283186813613
Journal Mail Official
tabayyun@stidkibogor.ac.id
Editorial Address
Jl. Abdul Fatah No.KM 4, Cinangka, Kec. Ciampea, Bogor, Jawa Barat 16620
Location
Kab. bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Tabayyun
ISSN : -     EISSN : 27761746     DOI : https://doi.org/10.61519/tby.v4i1.45
Core Subject : Religion, Education,
Tabayyun adalah jurnal Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Dan Komunikasi Islam Bogor. Jurnal ini akan diterbitkan sebagai media dalam pengembangan ilmu dakwah dan komunikasi yang belakangan ini sudah mulai semakin menggeliat dan juga sebagai media komunikasi dengan masyarakat secara keseluruhan. Jurnal ini juga memuat solusi preblematika ummat ditinjau dari perspektif Islam, lebih dari itu jurnal ini diharapkan akan menjadi sarana ilmiah bagi praktisi komunikasi islam dalam pengembangan potensi dirinya di tengah-tengah masyarakat. para ahli dan segenap sivitas akademika untuk menulis artikel ilmiah sesuai dengan fokus dan scope jurnal Tabayyun. Isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis masing-masing.
Articles 56 Documents
Identitas Kultural Dalam Pendidikan Anak: Peran Orang Tua Di Era Media Digital Dwi Putra, Yulian; Puspita, Lira Reza
Tabayyun Vol 5 No 1 (2024): Tabayyun: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v5i1.69

Abstract

Identitas mengacu pada pemahaman dan persepsi terhadap identitas pribadi seseorang yang memerlukan proses panjang dan teliti. Perkembangan identitas diri dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk eksplorasi diri, peran, dan komitmen. Globalisasi dan budaya populer juga dapat memengaruhi perkembangan identitas diri, terutama pada anak-anak. Jenis penelitian ini memanfaatkan kajian pustaka, yang merupakan kumpulan teori yang dipilih sebagai bahan referensi, literatur, dan dasar dalam penelitian atau karya tulis ilmiah. Penelitian ini mendahulukan data sekunder dengan menggunakan analisis dokumen atau telaah literatur. Penggunaan gadget pada anak dapat menyebabkan dampak positif dan dampak negatif. Untuk dampak positifnya sendiri adalah meningkatkan pemahaman anak serta mengembangkan serta mengasah kreativitas pada anak. Sedangkan dampak negatifnya adalah anak bisa menjadi ketergantungan pada gadget. Pengawasan oleh orang tua memiliki peran yang sangat penting serta mengontrol pemakaian gadget terhadap anak. Selain peran dari ayah dan ibu, peran guru di sekolah juga penting sebagai pendidik yang mampu memberi nasihat serta panduan terhadap anak dalam bentuk pengetahuan dan motivasi.
Konflik Komunikasi Interpesonal Mualaf Pasca Konversi Agama Di Kabupaten Tapanuli Tengah Hakim, Uky Firmansyah Rahman; Dewi, Nismala
Tabayyun Vol 5 No 1 (2024): Tabayyun: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v5i1.71

Abstract

Dikehidupan sehari-harinya mualaf juga akan selalu berinteraksi dengan sesama manusia dan lingkungannya. Baik dilingkungan yang mendungkung maupun tidak. Maka dibutuhkan komunikasi si sebagai cara untuk berhubungan dengan manusai lain Konflik komunikasi interpersonal sering terjadi pada mualaf pasca melakukan konversi agama. konflik sangat mudah bermunculan mulai dari keluarga, kerabat, teman, tentangga agama sebelumnya maupun konfilik dengan komunitas baru mereka. Metode penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif yang langsung terjuang kelapangan. Proses konversi agama atau pindah agama memang isu yang menarik karena menyangkut perubahan agama dan batin yang mendasar dari individu atau kelompok yang melakukan. Segala bentuk kehidupan batin yang mempunyai aturan sendiri bedasarkan agama sebelumnya. Maka pasca konversi agama pada dirinya secara spontan berupah seperti harapan, rasa bahagia sehingga timbul perasaan bimbang, cemas terhadap masa depan.
Analisis Wacana Pada Tayangan Program Acara Ceria Ramadhan Di PadangTV Hakim, Uky Firmansyah Rahman; Sapriadi, Rian
Tabayyun Vol 5 No 1 (2024): Tabayyun: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v5i1.72

Abstract

Telivisi swasta dalam mengemban nilai budaya Minangkabau “adat basandi syarak, syarak basandi kittabullah’’ ialah padangtv yang mengemas acara Ceria Ramadhan untuk menegakan filosofi Minangkabau. Penelitan ini menggunakan teori Van Dijk, teori Van Dijk menggambarkan wacana dalam tiga dimensi yaitu teks, kognisi sosial dan konteks sosial. (1) teks yaitu Struktur Makro Tema pada program acara ini ialah Berkah ramadhan. Kita untuk menginggat Allah SWT. Superstruktur dibuka melalui tahapan berpantun, isinya ada klimaks sedih karena ditinggal kedua orang tua, lalu ditutup dengan kata-kata penuh makna. Super mikro menjelaskan tentang nominal penilaian, kata ganti kakak atau beliau. (2) kognisi ideology adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Dan menampilkan untuk mendapatkan rating serta latar belakang pendidikan tim produksi menpengaruhi acara. (3) Konteks Sosial melihatkan para adik-adik berceramah dan ada yang hafidz sekian Juz Al-Qur’an itu inspirasi agara Penonton dapat mengaji dan menghafal Qur’an seperti mereka.
Analisis Pesan Dakwah Pada Konten Instagram @Okisetianadewiofficial Putri, Trani Septirahayu; Puspitasari, Yuli
Tabayyun Vol 5 No 1 (2024): Tabayyun: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v5i1.73

Abstract

Instagram merupakan salah satu sosial media yang populer pada generasi saat ini. Sebagai media yang populer, instagram dapat digunakan untuk penyebaran dakwah. Sehingga pesan dakwah dapat dilakukan sesuai dengan perkembangan zaman saat ini. Penyebaran pesan dakwah di Instagram dapat dianalisi melalui teori Teun Van Djik. Penggunaan instagram sangat tinggi dan menjadi media yang banyak digunkana dalam penyebaran sebuah video, teks maupun foto. Salah satu akun yang menggunakan penyebaran dakwah melalui instagram adalah akun @okisetianadewiofficial. Oki memberikan pesan dakwah melalui akun instagram dakwahnya dengan gamblang, milenial dan mengikuti zaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis wacana pesan dakwah pada konten instagram @okisetianadewiofficial. Sedangkan teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan analisis isi yang bertujuan untuk menemukan, mengidentifikasi, mengolah, dan menganalisis keseluruhan teks audio yang terdapat pada konten dakwah yang diteliti untuk mendapatkan data tentang pesan-pesan dakwah sesuai dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konten instagram @okisetianadewiofficial dengan menggunakan teori yang dikemukakan oleh Teun Van Djik ditemukan bahwa struktur makro menunjukkan pembahasann mengenai tema yaitu pesan-pesan dakwah; Akidah, Akhlak, Syariah. Superstruktur pada konten instagram tersebut hanya berupa isi atau pembahasannya saja. Struktur Mikro yang menggali mengenai latar, maksud detil dan sebagainya dapat ditemui pada pembahasan pesan dakwah tersebut walaupun hanya berupa isi saja.
Model Komunikasi Perangkat Desa Dalam Pembangunan Infrastruktur Desa Ankesa, Helnafri; Hidayat, Rusli
Tabayyun Vol 5 No 1 (2024): Tabayyun: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v5i1.74

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Cinangka, masih kurang maksimal. Hal ini menjadi focus kajian peneliti untuk melihat model komunikasi perangkat desa terhadap kesuksesan pembangunan desa khusunya pembangunan infrastruktur jalan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif peneliti berhasil mengumpulkan data dilapangan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa model komunikasi yang berlaku sejauh ini adalah penerapan komunikasi top-down. Meskipun ada agenda atau program musrembang dan musdeskus desa sebagai media komunikasi antara masyarakat dan perangkat desa/pemerintahan desa namun dilapngan Pihak desa dengan tokoh masyarakat tidak terjalin dengan baik, sehingga aspirasi masyarakat tidak tersalurkan. Sebaiknya model komunikasi yang efektif antara masyarakat dengan kelurahan adalah model komunikasi bottom-up dimana segala perencanaan pemberdayaan disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat Cinangka.
Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Pada Konten Dakwah Ustaz Abdullah Gymnastiar di Media Sosial Instagram ramdani, fauziah; Tasruddin, Ramsiah; Zelfia
Tabayyun Vol 5 No 2 (2025): Tabayyun
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v5i2.80

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan di era digital. Media sosial dengan berbagai jenisnya menyajikan berbagai akses informasi berisi pesan atau teks-teks dengan maknanya yang plural.  Akses kemudahan dalam berkomunikasi  tanpa adanya sekat ruang dan waktu bagi para penggunanya juga menjadi bagian yang menarik bagi pengguna media sosial Instagram.  Penelitian ini membahas tentang konten dakwah ustaz Abdullah Gymanastiar  dengan analisis pada teks-teks dakwah menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand De Saussure. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan studi pengumpulan data studi pustaka (library research). Observasi secara online juga dilakukan dengan  mengidentifikasi isi konten dakwah yang dishare di platform media instagram ustadz Abdullah Gymnastiar. Hasil penelitian menunjukkan meliputi: (1) media sosial instagram yang digunakan Abdullah Gymnastiar yang  berisi  7.910 konten dakwah diantaranya memuat pesan-pesan dakwah yang sarat dengan realitas kehidupan sehari-hari. Seperti tentang hakekat kehidupan dunia dan hal-hal yang berkaitannya dikemas dalam bentuk konten dakwah baik berupa ayat, hadis maupun quote. (2) Analisis konten dakwah mengggunakan teori tentang tanda De Saussure menunjukkan bahwa disebut penanda atau signifier dalam konten dakwah Abdullah Gymnastiar merujuk pada diksi yang ditulis, warna dan gambar yang digunakan. Adapun Petanda atau Signified merupakan konsep/makna yang terkandung dalam penanda tersebut yang bebas makna atau multi tafsir. (3) Konten dakwah tersebut menunjukkan bahwa penanda dan petanda  memiliki hubungan makna yang logis dan kesepakatan sebuah tanda  pada konten dakwah Abdullah Gymnstiar menunjukkan adanya prinsip sinkronik, dimana ada penyesuian unsur ruang dan waktu untuk mendapatkan makna yang kuat dan konten dakwah tersebut.
Komunikasi Multikultural Vlogger Desi Yuliana di China Melalui Media Youtube Yunus, Fitri Chusnia
Tabayyun Vol 5 No 2 (2025): Tabayyun
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v5i2.82

Abstract

Komunikasi multikultural semakin penting untuk membangun interaksi lintas budaya di era digital dan globalisasi saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis metode komunikasi multikultural yang digunakan oleh vlogger Desi Yuliana untuk berkomunikasi dengan audiensnya di China melalui platform YouTube. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan teknik analisis konten untuk menganalisis video yang diposting oleh vlogger tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vlogger tersebut membangun hubungan yang baik dengan komunitas global dengan memanfaatkan elemen budaya lokal seperti makanan khas Indonesia. Metode komunikasi yang dipilih adalah contoh dari pendekatan inklusif, yang meningkatkan pemahaman dan penghargaan terhadap perbedaan budaya. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa masalah komunikasi multikultural seperti perbedaan bahasa, interpretasi makna, dan stereotip budaya dapat memengaruhi seberapa efektif interaksi lintas budaya. Studi ini menyatakan bahwa penggunaan platform digital dapat menjadi alat penting untuk memperkuat hubungan budaya dan memungkinkan komunikasi yang lebih inklusif.
Efektivitas Penggunaan Media Baliho Terhadap Komunikasi Politik Bagi Generasi Z Pada Pemilu 2024 di Cinangka Ciampea Bogor Rizky, Syahril; Dita Puspito, Indra
Tabayyun Vol 5 No 2 (2025): Tabayyun
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v5i2.83

Abstract

Komunikasi politik memegang peran krusial dalam konteks demokrasi dan pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan merumuskan hipotesis tentang efektivitas media baliho dalam kampanye Pemilu 2024 bagi Generasi Z yang sudah terbiasa dengan teknologi. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk Mengetahui Dampak dan Untuk Menilai Efektivitas Penggunaan Media Baliho terhadap komunikasi politik pada pemilu 2024 bagi Generasi Z di Cinangka Ciampea, Bogor. Penelitian ini menggunakan paradigma post-positivisme dan merupakan penelitian lapangan dengan metode deskriptif statistik dan pendekatan kuantitatif. Populasi Generasi Z di Desa Cinangka, Ciampea, Bogor berjumlah 4.016 orang, dan sampel diambil menggunakan metode purposive sampling. Dengan rumus slovin diidaptkan Sampel 98 orang. Penelitian dilaksanakan selama masa kampanye dan setelah pemilihan umum 2024. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Data diolah melalui editing, coding, dan tabulasi. Analisis data mencakup uji instrumen (validitas dan reliabilitas), uji normalitas, uji linearitas, uji regresi linier sederhana, dan uji hipotesis. Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan baliho berpengaruh signifikan terhadap komunikasi politik Generasi Z, dengan kontribusi sebesar 36,5% berdasarkan uji regresi linear. Meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh desain, lokasi, dan kejelasan pesan, baliho tetap menjadi sumber informasi politik yang penting dalam meningkatkan kesadaran dan membentuk sikap politik pemilih muda.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Interaksi Sosial di Desa Tapos I Tenjolaya Bogor Saputra, Ikbal
Tabayyun Vol 5 No 2 (2025): Tabayyun
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v5i2.84

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat modern, termasuk di lingkungan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial di Desa Tapos I, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan wawancara terhadap masyarakat desa. Temuan penelitian ini mengungkap bahwa intensitas penggunaan media sosial serta karakteristik individu memberikan dampak signifikan terhadap interaksi sosial. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 untuk interaksi dalam keluarga, 0,005 untuk interaksi dengan teman sebaya, dan 0,003 untuk interaksi di lingkungan sosial, yang semuanya berada di bawah ambang batas signifikansi (? 0,05). Meskipun tingkat pengaruhnya bervariasi, interaksi dengan teman sebaya tampak paling dipengaruhi oleh intensitas penggunaan media sosial. Selain itu, faktor karakteristik individu juga memiliki kontribusi yang berarti terhadap berbagai bentuk interaksi sosial, baik dalam lingkup keluarga, pergaulan dengan teman sebaya, maupun keterlibatan dalam lingkungan sosial yang lebih luas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial memiliki dampak yang beragam terhadap interaksi sosial. Di satu sisi, media sosial memperkuat komunikasi antarwarga dengan memfasilitasi berbagi informasi dan koordinasi secara lebih cepat. Namun, di sisi lain, penggunaan yang berlebihan berkontribusi terhadap penurunan intensitas interaksi langsung, yang berimplikasi pada  berkurangnya keterlibatan sosial dalam kegiatan kemasyarakatan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan kesadaran bagi masyarakat dalam menggunakan media sosial secara bijak agar tetap menjaga kualitas hubungan sosial serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Media Komunikasi Dakwah Majelis Taklim Salafi Desa Talang Tinggi Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu Daryanto; Manggola, Alen; Puspitasari, Yuli
Tabayyun Vol 5 No 2 (2025): Tabayyun
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v5i2.85

Abstract

Majelis taklim merupakan lembaga pendidikan nonformal Islam yang berperan dalam pembinaan keagamaan dan sosial masyarakat. Penelitian ini membahas pola komunikasi dakwah yang diterapkan oleh Majelis Taklim Salafi di Desa Talang Tinggi, Kabupaten Seluma, Bengkulu, dalam meningkatkan pemahaman dan praktik ibadah jamaahnya. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana komunikasi antarpribadi yang dilakukan antara ustadz dan jamaah berkontribusi dalam membentuk pemahaman keagamaan. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa pola komunikasi yang dominan adalah komunikasi antarpribadi, di mana interaksi langsung antara ustadz dan jamaah memungkinkan pendalaman materi keagamaan yang lebih intensif. Meskipun demikian, keberadaan majelis taklim ini menghadapi tantangan berupa persepsi eksklusivitas dari masyarakat sekitar. Studi ini menegaskan bahwa efektivitas komunikasi dalam majelis taklim sangat menentukan keberhasilan dalam membentuk kesadaran keagamaan jamaah serta penerimaan masyarakat terhadap ajaran yang disampaikan.