cover
Contact Name
Eko Fajar Cahyadi
Contact Email
ekofajarcahyadi@ittelkom-pwt.ac.id
Phone
+6285384848666
Journal Mail Official
infotel@ittelkom-pwt.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Telkom Purwokerto Jl. D. I. Panjaitan, No. 128, Purwokerto 53147, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal INFOTEL
Published by Universitas Telkom
ISSN : 20853688     EISSN : 24600997     DOI : https://doi.org/10.20895/infotel.v15i2
Jurnal INFOTEL is a scientific journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) of Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Indonesia. Jurnal INFOTEL covers the field of informatics, telecommunication, and electronics. First published in 2009 for a printed version and published online in 2012. The aims of Jurnal INFOTEL are to disseminate research results and to improve the productivity of scientific publications. Jurnal INFOTEL is published quarterly in February, May, August, and November. Starting in 2018, Jurnal INFOTEL uses English as the primary language.
Articles 473 Documents
Ekstraksi Pola Kesalahan Jawaban Siswa Menggunakan Algoritma Apriori Sandi Fajar Rodiyansyah; Ardi Mardiana
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 3 (2017): August 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i3.269

Abstract

Ujian Nasional (UN) adalah tahapan akhir seorang siswa dalam menyelesaikan studinya pada jenjang pendidikan formal yang sedang dijalani. Setiap tahunnya siswa berupaya mempersiapkan sebaik mungkin dalam menghadapi ujian tersebut. Untuk membantu persiapan siswa dalam menghadapi ujian nasional, umumnya sekolah membuat kegiatan program jam tambahan. Pada kegiatan ini, biasanya dilakukan pembahasan soal ujian tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, guru memerlukan teknik pemilihan pembahasan soal yang perlu diberikan untuk efisiensi waktu. Algoritma apriori digunakan untuk analisis ekstraksi pola kesalahan jawaban siswa. Hasil yang didapat adalah pola kesalahan jawaban siswa sehingga guru bisa fokus memberikan tambahan materi pada soal-soal yang masih dijawab salah oleh siswa
Analisis Pengaruh Penggunaan Physical Cell Identity (PCI) Pada Perancangan Jaringan 4G LTE Maria Ulfah
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 4 (2017): November 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i4.272

Abstract

Abstrak - Belum meratanya jaringan 4G/LTE di kota Balikpapan khususnya kecamatan Balikpapan Timur maka dibutuhkanlah suatu perancangan jaringan 4G LTE agar semua pengguna smartphone di Balikpapan Timur dapat menggunakan teknologi ini. Dalam perencanaan jaringan 4G LTE pada penelitian ini mengunakan Physical Cell Identity (PCI) supaya tidak terjadi interferensi antar satu dengan sel lain.Metode penelitian diawali dengan melakukan simulasi dengan menggunakan software Atoll meliputi: simulasi perencanaan jaringan tanpa PCI, simulasi perencanaan jaringan menggunakan PCI dilanjutkan dengan membandingkan hasil yang didapatkan. Untuk nilai parameter Best signal Level dan RSRP tidak mengalami perubahan setelah diterapkan PCI, sedangkan untuk nilai parameter C / (N+ I) setelah penggunaan PCI mengalami peningkatan sebesar 0,09 dB, untuk parameter throughput mengalami peningkatan sebesar 0,063 Kbps, sedangkan untuk nilai parameter BLER tidak mengalami peningkatan yaitu memiliki rata-rata sebesar 0,02 tetapi memiliki pertambahan luasan area level terbaik dari 4,6 km menjadi 4,7 km Kata kunci: LTE, 4G, PCI, BLER, RSRP
Analisis Jaringan VPN Menggunakan PPTP dan L2TP Syariful Ikhwan; Ahya Amalina
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 3 (2017): August 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i3.274

Abstract

VPN adalah teknologi yang membuat jaringan private (pribadi) dengan menggunakan jaringan publik agar proses pertukaran data menjadi aman. Teknologi VPN biasanya diterapkan untuk koneksi antara kantor pusat dan kantor cabang. Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas sebagai tempat penelitian memiliki beberapa kantor cabang (SKPD). Data yang dipertukarkan antar kantor cabang pada Dinhubkominfo terdiri dari beberapa jenis, namun pada penelitian ini hanya difokuskan pada pertukaran layanan FTP. Teknologi vpn yang saat ini digunakan pada jaringan Dinhubkominfo adalah PPTP. Akan tetapi, penggunaan teknologi tersebut belum tersebut masih belum diketahui tingkat performansi jaringan dibandingkan dengan penggunaan teknologi vpn yang lain. Pada penelitian ini akan dibandingkan penggunaan dua teknologi vpn yang berbeda yaitu antara PPTP dan L2TP, dimana parameter yang digunakan adalah throughput, delay, jitter, dan packet loss. Proses pengambilan data dilakukan dengan menambahkan beban trafik sebesar 512 kbps, 1024 kbps, dan 2048 kbps. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa, rata-rata nilai Delay pada L2TP lebih besar hingga 41% dibanding saat menggunakan PPTP, rata-rata Throughput PPTP naik hingga 34% dibandingkan L2TP, Rata-rata Jitter pada PPTP lebih besar hingga 44% dibandingkan L2TP, sedangkan packet loss yang terjadi pada masing-masing layanan vpn adalah 0
Rancang Bangun Robot Penghindar Halangan Berbasis Kamera Menggunakan Deteksi Kontur Koko Joni; Zainal Abidin; Achmad Fiqhi Ibadillah
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 3 (2017): August 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i3.279

Abstract

Selama ini kebanyakan robot penghindar halangan dibangun dengan menggunakan acuan dari beberapa sensor jarak yang diletakkan pada badan robot, kelemahan dari sistem ini adalah robot hanya dapat menghindari halangan tanpa mengetahui letak target berada. Pada penelitian ini dibangun sebuah robot penghindar halangan berbasis kamera dengan lensa 0,67x wide yang diletakkan 2 meter diatas arena, sehingga posisi robot, halangan dan target dapat diketahui secara real-time. Citra dari kamera akan diproses menggunakan laptop yang telah terinstall aplikasi CodeBlocks dengan pustaka OpenCV, outputnya berupa sebuah karakter perintah pergerakan motor DC yang dikirimkan pada robot melalui komunikasi bluetooth. Deteksi kontur digunakan untuk membedakan objek yang dipilih dengan gangguan disekitar. Dari hasil pengujian, sistem kalibrasi range warna HSV yang dikembangkan telah mampu menghasilkan range warna yang akurat untuk color filtering, menggunakan metode auto-click dan tunning-manual. Kalibrasi pengujian jarak sebenarnya berdasarkan jarak piksel menghasilkan trend grafik yang linier, sehingga persamaan liniernya dapat digunakan untuk konversi jarak piksel menjadi jarak sebenarnya dalam satuan centimeter. Hasil pengujian laju robot, sistem yang dibangun dapat membuat robot berjalan mendekati target dan menghindari halangan di depan robot, meskipun terkadang mengalami osilasi tapi robot mampu kembali stabil, ini dikarenakan sistem yang dibangun tidak menggunakan metode peredam osilasi seperti PID
Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Android Fariz Prabowo; Rika Perdana Sari; Tobi Arfan
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 3 (2017): August 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i3.280

Abstract

Toko Maestro Accessories Duri membutuhkan sebuah perangkat lunak yang dapat mencatat kegiatan toko serta menyajikan informasi keuangan yang dapat diakses hanya dengan menggunakan smartphone. Maka dari itu, penelitian ini dibuat untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan membangun sebuah sistem informasi akuntansi (SIA) berbasis Android. SIA ini dibangun menggunakan Android Studio sebagai integrated development environment (IDE), dan MySQL sebagai database. Pengujian menggunakan teknik user acceptance testing (UAT) yang dilakukan oleh pemilik toko, dimana pada UAT tahap pertama menghasilkan persentase kepuasan sebesar 76,9% dengan indikator sebanyak 52 butir uji. Lalu, pada UAT tahap kedua diperoleh persentase kepuasan sebesar 98,1% dengan 15 butir uji, serta UAT tahap ketiga diperoleh persentase kepuasan sebesar 100% yang diperoleh dari 3 butir uji. Penelitian ini dianalisa menggunakan teknik wawancara yang dilakukan sebanyak dua kali. Wawancara pertama dilakukan dengan narasumber seorang staf pengajar program studi Akuntansi di Politeknik Caltex Riau guna memperoleh informasi mengenai kelayakan SIA Android bernama Maestro yang dibangun dari sudut pandang independen dan berkompetensi di bidang akuntansi. Selanjutnya, wawancara kedua dengan narasumber yaitu pemilik toko Maestro Accessories dengan tujuan untuk memperoleh informasi mengenai kinerja aplikasi Maestro dari sudut pandang klien.
Harvesting RF Ambient Energy dari End Device LoRa (Long Range Access) Mery Diana; Refdinal Nazir; Arief Rufiyanto
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 4 (2017): November 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i4.282

Abstract

RF Energy harvesting adalah sebuah teknologi memanen ambient energi dari peralatan yang wearable. Salah satu peralatan wearable yang dapat bertindak sebagai sumber adalah end device LoRa. LoRa (Long Range Accesss) adalah bagian dari Low Power Area Network (LPWAN) yang beroperasi pada unlicensed frequency (ISM). Sebagai sebuah teknologi nirkabel, end device LoRa akan ditempatkan pada area remote yang sulit untuk diakses. End device LoRa bertindak sebagai transceiver yang mengirimkan data dan juga menerima data dari gateway. Sebagai sebuah transceiver, end device LoRa membutuhkan ketersediaan energi. Pada remote area, RF ambient energy dari end device LoRa dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi RF yang dapat dipanen dan disimpan. Paper ini mendiskusikan tentang bagaimana memanen energi ambient RF yang dipancarkan oleh end device LoRa menggunakan antena mikrostrip sebagai penangkap energi dan menambahkan sebuah rangkaian voltage multiplier sebagai penyearah sekaligus pengali tegangan. Berdasarkan hasil uji yang telah dilakukan, energi yang dipanen dari satu end device dan tersimpan sementara di kapasitor adalah sebesar163 pJ dengan jarak 11 cm dari sumber. Energi yang dipanen ini dapat disimpan pada baterai atau capasitor bank untuk digunakan dimasa mendatang
Perbaikan Missing value Menggunakan Pendekatan Korelasi Pada Metode K-Nearest Neighbor Novta Dany'el Irawan; Wijono Wijono; Onny Setyawati
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 3 (2017): August 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i3.286

Abstract

Missing value sering terjadi dalam metode klasifikasi dikarenakan informasi tentang obyek tidak diberikan, sulit dicari atau memang informasi tersebut tidak ada. Hal ini menyebabkan menurunnya keakuratan dan kualitas data pada saat data diolah. Pendekatan korelasi dilakukan karena peneliti harus mengetahui tentang ada tidaknya dan kuat lemahnya hubungan variable yang terkait dalam suatu objek atau subjek yang diteliti. Metode klasifikasi yang digunakan yaitu metode K-NN, karena metode ini termasuk metode klasifikasi yang memiliki konsistensi yang kuat. Metode ini mencari kasus dengan menghitung kedekatan antara kasus baru dengan kasus lama berdasarkan nilai K atau tertangga terdekat. Pendekatan korelasi dapat dilakukan untuk mengatasi missing value, terbukti dengan meningkatnya hasil klasifikasi dan hilangnya data yang belum terklasifikasi. Kuisioner berfungsi sebagai alat ukur, kuisioner berisi beberapa pertanyaan yang diberikan kepada responden, dari hasil kuisioner dilakukan analisa data untuk mengetahui tingkat korelasi data cadangan. Setelah mendapatkan tingkat korelasi data cadangan, maka data cadangan tersebut digunakan sebagai pengganti data yang terdapat missing value. Sebelum dilakukan penggantian data yang terdapat missing value, hasil klasifikasi dari 500 data adalah jurusan IPA sejumlah 88 siswa, jurusan IPS 126 siswa, jurusan bahasa 271 siswa, dan belum terklasifikasi/false 15 siswa. Setelah dilakukan penggantian data yang terdapat missing value, hasil klasifikasi dari 500 data adalah jurusan IPA berjumlah 102 siswa, jurusan IPS berjumlah 316 siswa, bahasa berjumlah 82 siswa, dan tidak ada data yang belum terklasifikasi. Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan nilai k = 3, 5, 7, 9, dan 11. Dapat diketahui nilai k = 5 memiliki tingkat akurasi yang tinggi dibandingkan dengan nilai k yang lain yaitu 97%, jadi dalam penelitian ini nilai k yang dipakai pada metode K-NN adalah 5
Rancang Bangun Layer Fisik Visible Light Communication Pada Sistem Transmisi Audio Syifaul Fuada; Trio Adiono
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 3 (2017): August 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i3.288

Abstract

Kini, fungsi LED tidak hanya sebagai penerangan saja, melainkan dapat dimanfaatkan sebagai media komunikasi. Teknologi ini lazim disebut sebagai komunikasi cahaya tampak atau VLC, yang mana telah mulai diaplikasikan pada area-area yang rentan gelombang elektromagnetik seperti rumah sakit, kabin pesawat, bandara, markas militer dan lain sebagainya. Media yang umumnya dijadikan objek transmisi data adalah berupa gambar, video, audio (musik), teks, bahkan paket data untuk keperluan browsing internet. Penelitian ini mengimplementasikan sistem VLC yang berfokus pada layer fisik, yakni pada bagian Analog Front-End (AFE). Sistem yang dirancang terdiri atas modul AFE transmitter sebagai modulator dan AFE receiver sebagai demodulator. Rancangan AFE transmitter mengadopsi prinsip dari modul Bias-T, dengan fungsi yang sama namun memiliki keunggulan pada sisi low-cost. Sedangkan pada bagian AFE receiver, terdapat modul DC-offset remover yang berfungsi untuk mereduksi sinyal DC dari ambient light. Hasil demonstrasi menunjukkan bahwa sistem secara fungsional dapat digunakan untuk transmisi sinyal audio via cahaya tampak dan secara langsung ditampilkan ke loudspeaker yang mana pengamatan dilakukan secara langsung dengan membandingkan amplitude sinyal input ke LED driver dengan sinyal output dari stage terakhir dari AFE receiver. Berdasarkan pengujian dapat ditunjukkan bahwa bandwidth optimum dari AFE transceiver adalah dalam rentang 50 kHz sampai 450 kHz (referensi redaman pada frekuensi cut-off = -3 dB) dan jarak maksimum transmisi data adalah 40 cm dengan sudut elevasi penerimaan sebesar 0 derajat
Analisis Koeksistensi Jaringan LTE Non Lisensi dan Wi-Fi Pada Frekuensi 5GHz Arum Rachmapramita; Nachwan Mufti Adriansyah; Budi Syihabuddin
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 3 (2017): August 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i3.289

Abstract

Untuk memenuhi permintaan kebutuhan trafik layanan internet yang akan terjadi pada 2020, penggunaan spektrum harus dilakukan secara maksimal. Pemanfaatan spektrum frekuensi non-lisensi oleh teknologi LTE-Unlicensed atau LTE Non-Lisensi dapat memenuhi permintaan kebutuhan trafik. Tetapi spektrum frekuensi non-lisensi sudah terlebih dahulu digunakan oleh teknologi Wi-Fi, maka teknologi LTE Non-Lisensi harus dapat beradapatasi dan berkoeksistensi dengan Wi-Fi. Penelitian ini akan membahas jarak minimum yang dibutuhkan oleh eNodeB LTE Non-Lisensi dan Access Point Wi-Fi agar kedua teknologi ini dapat berkoeksistensi dengan kondisi indoor LOS dan NLOS serta outdoor LOS dan NLOS. Koeksistensi ditinjau dari nilai ACIR antara kedua teknologi tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, jarak minimum untuk indoor adalah 16m-35m dengan kondisi LOS dan outdoor adalah 51m-199m dengan kondisi LOS. Nilai SINR threshold adalah 22dB untuk LTE Non-Lisensi dan 19,7dB untuk Wi-Fi. Dari hasil simulasi didapatkan nilai rata-rata CINR untuk outdoor adalah 15dB sedangkan untuk indoor nilai SIR rata-rata adalah 0,62dB.
Model Infrastruktur dan Manajemen Platform Server Berbasis Cloud Computing Mulki Indana Zulfa; Ari Fadli; Yogi Ramadhani
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 4 (2017): November 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i4.291

Abstract

Cloud computing adalah teknologi baru yang masih sangat berkembang pesat. Teknologi ini menjadikan internet sebagai media utama untuk mengelola data dan aplikasi secara remote. Teknologi memungkinkan para pengguna untuk menjalankan suatu aplikasi tanpa harus memikirkan aspek infrastruktur dan platform-nya. Aspek teknis lain seperti memory, storage, backup and restore, dapat dilakukan dengan sangat mudah karena semuanya sudah disediakan oleh penyedia jasa cloud. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memodelkan infrastruktur serta manajemen kebutuhan platform server di jaringan komputer Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman. Tahap pertama dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan mencari tahu model implementasi pada penelitian sebelumnya. Kemudian hasilnya digabungkan dengan pendekatan baru yang disesuaikan dengan resource yang ada dan mencoba mengimplementasikannya langsung di jaringan server yang ada. Hasil percobaan menunjukkan, implementasi teknologi cloud computing mampu menggantikan infrastruktur jaringan yang lama tanpa mengubah kondisi server yang sudah ada sebelumnya.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2025): February 2025 Vol 17 No 3 (2025): August Vol 17 No 2 (2025): May Vol 16 No 4 (2024): November 2024 Vol 16 No 3 (2024): August 2024 Vol 16 No 2 (2024): May 2024 Vol 16 No 1 (2024): February 2024 Vol 15 No 4 (2023): November 2023 Vol 15 No 3 (2023): August 2023 Vol 15 No 2 (2023): May 2023 Vol 15 No 1 (2023): February 2023 Vol 14 No 4 (2022): November 2022 Vol 14 No 3 (2022): August 2022 Vol 14 No 2 (2022): May 2022 Vol 14 No 1 (2022): February 2022 Vol 13 No 4 (2021): November 2021 Vol 13 No 3 (2021): August 2021 Vol 13 No 2 (2021): May 2021 Vol 13 No 1 (2021): February 2021 Vol 12 No 4 (2020): November 2020 Vol 12 No 3 (2020): August 2020 Vol 12 No 2 (2020): May 2020 Vol 12 No 1 (2020): February 2020 Vol 11 No 4 (2019): November 2019 Vol 11 No 3 (2019): August 2019 Vol 11 No 2 (2019): May 2019 Vol 11 No 1 (2019): February 2019 Vol 10 No 4 (2018): November 2018 Vol 10 No 3 (2018): August 2018 Vol 10 No 2 (2018): May 2018 Vol 10 No 1 (2018): February 2018 Vol 9 No 4 (2017): November 2017 Vol 9 No 3 (2017): August 2017 Vol 9 No 2 (2017): May 2017 Vol 9 No 1 (2017): February 2017 Vol 8 No 2 (2016): November 2016 Vol 8 No 1 (2016): May 2016 Vol 7 No 2 (2015): November 2015 Vol 7 No 1 (2015): May 2015 Vol 6 No 2 (2014): November 2014 Vol 6 No 1 (2014): May 2014 Vol 5 No 2 (2013): November 2013 Vol 5 No 1 (2013): May 2013 Vol 4 No 2 (2012): November 2012 Vol 4 No 1 (2012): May 2012 Vol 3 No 2 (2011): November 2011 Vol 3 No 1 (2011): May 2011 Vol 2 No 2 (2010): November 2010 Vol 2 No 1 (2010): May 2010 Vol 1 No 2 (2009): November 2009 Vol 1 No 1 (2009): May 2009 More Issue