cover
Contact Name
Sanusi
Contact Email
jurnal@staip.ac.id
Phone
+62266-6446226
Journal Mail Official
jurnal@staip.ac.id
Editorial Address
Kampus STAI Pelabuhan Ratu - Sukabumi Jl. Siliwangi No. 59 Pelabuhanratu Sukabumi
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Published by STAI Pelabuhan Ratu
ISSN : -     EISSN : 29882397     DOI : https://doi.org/10.51729/murid
Core Subject : Religion, Education,
Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam merupakan jurnal online dengan fokus mempublikasikan artikel berbasis penelitian yang berkaitan dengan Pemikiran Islam yang memuat kajian-kajian keislaman dalam ruang lingkup ilmu Ushuluddin, Syari’ah, Tarbiyah, Psikologi Islam, Adab, Dakwah, dan Ekonomi dan Bisnis Islam yang diterbitkan oleh STAI Pelabuhan Ratu. Jurnal ini diterbitkan dua edisi setiap tahun pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 46 Documents
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Sikap Toleransi Siswa di Sekolah Dasar Dafit Maulana
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/murid.32709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hakekat ilmu pendidikan, peran guru pendidik agama Islam, pentingnya toleransi, dan metode penanaman nilai agama pada peserta didik. Penelitian dilakukan di SDN 1 Tegalsambi dengan pendekatan analitis-kualitatif, menggunakan data primer dan sekunder yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Temuan menunjukkan bahwa ilmu sebagai akumulasi pengetahuan dari berbagai sumber, sedangkan pendidikan bertujuan untuk membentuk karakter dan peradaban bangsa. Pendidikan agama Islam memberikan landasan moralitas berdasarkan ajaran Al-Quran dan Hadits. Toleransi penting dalam menciptakan masyarakat harmonis, sementara penanaman nilai agama dilakukan melalui berbagai metode pembelajaran. Kesimpulannya, ilmu, pendidikan, agama, dan toleransi saling terkait dalam membentuk individu yang berkualitas dan masyarakat yang harmonis.
Pengaruh Media Sosial terhadap Ahlak Remaja di Era Brain Rot A'yuni, Muhammad; Rijal, Muhamad; Nabila , Rava Nabila; Susilawati, Erni Susilawati
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian hidup dan tidak bisa terpisahkan dari kehidupan remaja diera digital, termasuk dalam era yang sering yang disebut sebagai istilah brain rot, Dimana paparan imformasi instan mempengaruhi pola pikir dan prilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh media sosial terhadap ahlak remaja dan pola fikir yang timbul dari aktualisasi kehidupan sehari-hari secara fositif maupun negatif. Dengan pendekatan penelitian perpustakaan (library research) fokus pada pengumpulan data dan imformasi dari sumber-sumber tertulis yang relevan.hasil penelitian menunjukan bahwa media sosial memiliki dampak signifikan terhadap pembentukan ahlak remaja.di satu sisi, media sosial dapat menajdi dapat menajdi sarana positif untuk meningkatkan kesadaran moeal dan spiritual melalui akses religius dan inspiratif.temuan ini menegaskan pentingnya peran bimbingan orang tua ,pendidik,dan Masyarakat dalam membangun kesadaran kritis remaja dalam menggunakan media sosial secara bijak.
Penerapan Metode Cerita pada Pembelajaran Akidah Akhlak dalam Menanamkan Akhlak Mulia pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Khoerunnisa, Mariam; U Abdullah Mu'min
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/murid.321740

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh perhatian peneliti terhadap berbagai kendala yang dihadapi dalam penerapan metode cerita dalam pembelajaran Akidah Akhlak, khususnya dalam upaya menanamkan akhlak mulia kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Pembelajaran akidah akhlak merupakan aspek penting dalam pendidikan Islam, dan metode cerita dipilih karena diyakini mampu membentuk karakter siswa secara efektif melalui keteladanan tokoh-tokoh Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode cerita dalam pembelajaran akidah akhlak guna menanamkan akhlak mulia pada siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada pemahaman proses penerapan metode cerita dalam pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar di MI Wangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode cerita diterapkan dengan menyampaikan kisah-kisah Nabi Muhammad SAW, khususnya tentang akhlak sabar dan memaafkan. Nilai-nilai tersebut kemudian diinternalisasikan oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung keberhasilan penerapan metode ini antara lain adalah lingkungan belajar yang kondusif, pemanfaatan grup WhatsApp sebagai media komunikasi, dan kreativitas guru. Adapun faktor penghambatnya meliputi kurangnya fokus siswa akibat intensitas penggunaan handphone, cepatnya perubahan konsentrasi anak, serta pengaruh lingkungan sekitar. Secara keseluruhan, metode cerita terbukti efektif namun perlu pengelolaan yang tepat agar hasilnya optimal.
Strategi Guru PAI dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik di SDIT Al Insan Islamic School Saumu Nur Hanifa, Tria; Nur Fadhili, Nandang; irfan, ahmad; Mutiara, Diah; Karimah, Ummah
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/murid.321785

Abstract

Rasa percaya diri (self confident) sangat penting karena sebagai bekal dalam kehidupannya. Ketika seseorang percaya terhadap kemampuan yang dimilikinya maka dirinya akan merasa mampu melakukan suatu hal pada kehidupannya yang akan memotivasi untuk berusaha mencapai tujuannya. Kesuksesan dalam segala bidang akan sulit dicapai jika seseorang tidak memiliki rasa percaya diri yang cukup. Percaya diri juga merupakan salah satu faktor keberhasilan seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi dan kendala yang dihadapi guru PAI dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta didik di SDIT Al Insan Islamic School. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dengan cara mengumpulkan data-data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian itu diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan tiga guru PAI. Hasil penelitian: 1) Strategi yang dilakukan oleh guru PAI dalam meningkatkan rasa percaya peserta didik di SDIT Al Insan Islamic School adalah dengan cara memberikan bimbingan dan motivasi kepada peserta didik, tidak pernah membandingkan peserta didik dengan peserta didik lain, memuji dan mengapresiasi peserta didik, serta selalu mempraktekkannya. 2) Kendala yang dihadapi oleh guru PAI dalam meningkatkan rasa percaya diri peserta didik di SDIT Al Insan Islamic School adalah keterbatasan waktu dalam mengajar, kondisi psikis peserta didik, dan lingkungan yang tidak wajar dalam mendukung perkembangan peserta didik jasmani maupun rohani peserta didik.
Internalisasi Nilai Disiplin melalui Pembiasaan Shalat Dhuha sebagai Strategi Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Rahmawati, Ayi
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/murid.321786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses internalisasi nilai disiplin melalui pembiasaan shalat Dhuha sebagai salah satu strategi pembentukan karakter anak usia dini di PAUD Cempaka Mekar, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Nilai disiplin merupakan aspek esensial dalam pendidikan karakter yang perlu ditanamkan sejak usia dini untuk membentuk tanggung jawab, regulasi diri, serta kepatuhan terhadap aturan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas 17 anak usia 5-6 tahun kelompok B, guru kelas, serta orang tua yang berperan dalam mendukung kegiatan pembiasaan shalat Dhuha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai disiplin berlangsung melalui tahapan pembiasaan, keteladanan, dan penguatan nilai secara berkelanjutan. Anak-anak menunjukkan peningkatan kedisiplinan yang terlihat dari ketepatan waktu hadir, keteraturan dalam berwudu, kesungguhan mengikuti ibadah, serta kemampuan menjaga ketenangan dan fokus saat salat. Implementasi pembiasaan shalat Dhuha yang dilakukan secara terstruktur, konsisten, dan dalam suasana religius terbukti efektif dalam menumbuhkan perilaku disiplin. Selain itu, peran guru sebagai model teladan dan dukungan orang tua di rumah memperkuat proses internalisasi nilai tersebut. Dengan demikian, pembiasaan shalat Dhuha dapat dijadikan strategi pedagogis berbasis spiritualitas yang tidak hanya memperkuat aspek religius anak, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter disiplin secara holistik dalam konteks pendidikan anak usia dini
Pengaruh Metode Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) terhadap Pemahaman Bacaan Peserta Didik pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SD Muhammadiyah 3 Garut Kota Karmila, Wati; Hanifah; Hadin; Elfin Mardiansyah
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 3 No 2 (2025): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya pemanfaatan metode membaca pada mata pelajaran bahasa indonesia yang banyak memuat kegiatan membaca untuk dipahami oleh peserta didik sehingga minimnya tingkat memahami bacaannya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat memahami bacaan peserta didik pada mata pelajaran bahasa indonesia sebelum dan sesudah perlakuan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain one group pretest-posttes. Populasinya sebanyak 35 peserta didik dan sampel sebanyak 35 peserta didik. Yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes. Serta metode analisis data menggunakan analisis N-Gain dan Paired sampel t-Test. hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran SQ3R memberikan kontribusi pada tingkat memahami bacaan peserta didik. Hal ini diketahui dari peningkatan nilai rata-rata dari 6,49 menjadi 7,57 dan skor N-Gain 0,34 (kategori cukup) serta hasil uji Paired Samples t-Test memperlihatkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 maka H1 diterima dan H0 ditolak
Penerapan Active Deep Learner Experience dalam meningkatkan Pemahaman Shalat pada Sekolah Dasar Azzuhrup, Arsyi; Fadillah, M Renaldy; Rahma
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 4 No 1 (2026): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/murid.411951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Active Deep Learner Experience (ADLX) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta menganalisis peningkatan pemahaman shalat pada siswa kelas II sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam memahami dan mempraktikkan shalat secara benar, yang disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran konvensional yang kurang melibatkan pengalaman langsung siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 15 siswa kelas II SDN Pasirsuren tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas belajar, tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep, rubrik penilaian praktik untuk menilai ketepatan gerakan dan bacaan shalat, serta angket untuk mengetahui respon siswa. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif melalui triangulasi metode untuk memastikan validitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada berbagai indikator, yaitu partisipasi aktif, keberanian bertanya, ketepatan gerakan dan bacaan shalat, serta disiplin dan motivasi siswa. Penerapan ADLX terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta memperkuat pemahaman konseptual dan keterampilan praktik secara simultan. Dengan demikian, pendekatan ini efektif digunakan sebagai alternatif model pembelajaran PAI yang inovatif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pemahaman ibadah pada siswa sekolah dasar.
Transformasi Hifdzul Lisan di Ruang Digital: Analisis Hadis dalam Etika Berkomentar Netizen Rahayu Putri, Nurul Hawani; Samrotul Aropah, Mutiara; Qurrota A’yuni, Muhammad Rijaal
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 4 No 1 (2026): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/murid.411979

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena cyberbullying dan ujaran kebencian di media sosial yang menunjukkan degradasi moral dalam berkomunikasi digital. Isu utama penelitian ini adalah bagaimana transformasi konsep hifdzul lisan (menjaga lisan) dalam tradisi Islam dapat diimplementasikan sebagai etika berkomentar bagi netizen di ruang digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis relevansi hadis-hadis tentang menjaga lisan terhadap perilaku bermedia sosial saat ini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) serta analisis konten terhadap hadis-hadis tematik mengenai etika berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep hifdzul lisan mengalami pergeseran bentuk dari lisan (ucapan) menjadi tulisan (komentar digital), namun esensi nilai moralnya tetap sama. Hadis Nabi SAW yang memerintahkan untuk berkata baik atau diam menjadi pondasi utama dalam etika digital. Implementasi hifdzul lisan di ruang digital mencakup aspek tabayyun (verifikasi informasi), penggunaan kalimat yang santun (qaulan layyinan), dan menghindari perdebatan yang tidak produktif. Penelitian menyimpulkan bahwa transformasi etika digital berbasis hadis merupakan solusi preventif dalam menekan konflik sosial di dunia maya. Kesadaran akan pengawasan ilahiah terhadap setiap ketikan jari (jari sebagai pengganti lisan) menjadi kunci utama transformasi ini agar tercipta ekosistem digital yang harmonis dan edukatif bagi seluruh pengguna internet, khususnya netizen di Indonesia.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa di SD Negeri Sukaraja Bandar Lampung Hamidah, Alfi Zahrotul; Sujarwo, Agus
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 4 No 1 (2026): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam proses pendidikan, khususnya dalam membentuk peserta didik yang berkepribadian baik dan disiplin. Di tengah tantangan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi sangat vital dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru PAI dalam pembentukan karakter disiplin peserta didik di SD Negeri Sukaraja Bandar Lampung. Fokus penelitian meliputi kebijakan guru dalam menerapkan nilai disiplin, strategi yang digunakan dalam mendapatkan dukungan dari lingkungan sekolah dan orang tua, pemanfaatan komunikasi yang efektif dengan peserta didik dan pihak terkait, serta peran guru dalam penyelesaian konflik atau pelanggaran disiplin di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru PAI, observasi kegiatan pembelajaran di kelas, serta analisis dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran penting dalam membentuk karakter disiplin peserta didik dengan menerapkan aturan yang jelas, menjalin kolaborasi aktif dengan orang tua, serta membangun komunikasi yang positif. Selain itu, guru PAI mampu menyelesaikan konflik secara bijak melalui pendekatan pembinaan, bukan hukuman semata. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dan acuan bagi para pendidik dalam meningkatkan efektivitas pendidikan karakter, terutama dalam aspek kedisiplinan siswa di sekolah dasar.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Akhlak Siswa di SDN Cisetu 1 Kabupaten Majalengka Subhan
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 4 No 1 (2026): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/murid.412026

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perhatian peneliti terhadap pentingnya peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk akhlak siswa di tingkat sekolah dasar. SDN Cisetu 1 dipilih sebagai lokasi penelitian karena karakteristik lingkungannya yang relevan untuk menggambarkan implementasi peran guru PAI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana peran guru PAI sebagai edukator, pembimbing, pelatih, penasihat, dan teladan dalam membentuk akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik serta dukungan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SDN Cisetu 1 berperan secara aktif dan menyeluruh: sebagai edukator, guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan; sebagai pembimbing, guru memberikan bimbingan secara dialogis dan konstruktif; sebagai pelatih, guru membiasakan siswa dengan perilaku akhlak mulia melalui kebiasaan positif; sebagai penasihat, guru menyampaikan nasihat dengan cara yang persuasif dan tidak otoriter; serta sebagai teladan, guru menjadi contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini sejalan dengan teori Gade (2019) yang menekankan pentingnya peran menyeluruh guru dalam membentuk karakter siswa secara berkelanjutan.