cover
Contact Name
Petrus A. Andung
Contact Email
petrusanaandung@staf.undana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jikom@undana.ac.id
Editorial Address
Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Undana Jl. Adisucipto, Penfui, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi
ISSN : 22524592     EISSN : 27455769     DOI : https://doi.org/10.35508/jikom.v12i2
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Communio focuses on publishing research on contemporary topics in the field of Communication Science from various perspectives, including: 1. Mass Communication including Media and Journalism Studies 2. Public Relations and Marketing or Business Communication 3. Intercultural or Cross-Cultural Communication 4. Tourism Communication
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11 No 2 (2022): July" : 10 Documents clear
Fashion sebagai Identitas Masyarakat Urban pada Konten Youtube Yoshiolo Fransisca Benedicta; Avira Citra Paramita
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6117

Abstract

Fashion memiliki permainan identitas kelas bagi beragam gaya hidup dan gender. Fashion dapat diidentifikasi sebagai sebuah permainan kekuasaan bagi beragam industri dan lebih mendapatkan dukungan dalam media sosial. Pada artikel ini, penulis mengambil gambaran konsumsi dan identitas Fashion yang digambarkan oleh masyarakat urban melalui tayangan YouTube dengan judul “Berapa Harga Outfit Lo!” dimana gambaran tersebut memberikan permasalahan tidak hanya tentang identitas gaya hidup pada kelas tetapi juga terdapat perbedaan identitas kelas pada gender tertentu. Konsumerisme menjadi salah satu alasan adanya identitas kelas terbentuk dalam hal ini dituangkan dalam gaya hidup fashion. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami dan memahami bagaimana fashion dikonsumsi oleh beragam kelas dan terdapat peubahan perilaku dalam masyarakat. Metode dalam penelitian ini adalah menggunakan metode semiotika Roland Barthes dimana terdapat makna konotasi dan denotasi dalam tayangan video YouTube konten Yoshiolo melalui pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dengan menggunakan metode semiotika, memang banyak dilakukan namun melalui semiotika yang melihat representasi melalui media sosial atau online memberikan banyak interpretasi yang menimbulkan interpretasi ganda. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah media online memiliki peran besar dalam membentuk gaya hidup dalam masyarakat, selain itu juga industri fashion saat ini juga mengembangkan kapitalismenya dimana juga mengkaitkan laki-laki sebagai salah satu sasaran target pasar yang baru. Adanya konsumerisme pada gender laki-laki menjadi salah satu hal yang mencoba untuk mendobrak stereotipe gender yang selama ini dilekatkan bagi perempuan yaitu seringkali dikatakan “perempuan suka belanja”.
Pemanfaatan Website Kota Kupang Sebagai Online Public Relations Veki Edizon Tuhana; Lukas Lebi Daga; I G A Rina Pietriani
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6145

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan Website Pemerintah Kota Kupang sebagai Sarana Public Relations Online. Konsep yang digunakan adalah media baru (new media), Public Relations, online public relations, media sosial, dan website. Teori yang digunakan adalah media baru (new media). Paradigma penelitian ini adalah konstruktivisme. Jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subyek penelitian terdiri dari 4 informan yaitu 1 informan di Dinas Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokompim) dan 3 orang di Dinas Kominfo. Semuanya di Kota Kupang yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisa data Cresswell dalam penelitian fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan website Kota Kupang sudah mendukung sarana online public relations (PR). Hal ini dilihat dari fungsi komunikasi dan PR sebagai komunikator, menginformasikan dan menyampaikan data, berita dan atau kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan tata kelolah pemerintahan dan kegiatan pimpinan. Walaupun demikian partisipasi masyarakat, kebebasan menyampaikan informasi, kritik dan saran masih terbatas karena minimnya fitur dan tools yang ada di website. Satu-satunya cara hanya melalui komentar via email yang ada di website tersebut. Sedangkan dari sisi pemanfaatan website Kota Kupang sebagai sarana online PR, dinas kominfo dan juga Prokompim hanya menyediakan komunikasi satu arah dalam menanggapi komen atau tanggapan dari masyarakat.
Kajian Etnometodologi Struktur Sosial Mahasiswa dalam Komunikasi Ruang Kelas Ferly Tanggu Hana; Emanuel Sowe Leuape
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6293

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna memberikan gambaran tentang komunikasi pendidikan dari segi struktur sosial kelas yang berlangsung selama proses perkuliahan diruang kelas dari sudut pandang mahasiswa. Berdasarkan beberapa kajian awal yang dilakukan, diketahui bahwa dalam ruang kelas yang dibatasi aturan sekalipun, terdapat perilaku unik yang menjadi rutinitas pelaku pembelajaran, yang berbeda dengan aturan kelas tersebut. Praktik ini tumbuh dan eksis dalam ruang pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis struktur sosial dalam komunikasi pembelajaran menurut pandangan mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode etnometodologi terhadap perkuliahan pada Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas Nusa Cendana Kupang. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa sebagai peserta didik yang merupakan partisipan aktif dalam proses komunikasi pendidikan dalam ruang kelas. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam ruang kelas ada struktur sosial sendiri yang menjadi acuan mahasiswa dalam menjalankan peran dan interaksi sosial selama perkuliahan. Pembentukan struktur tersebut awalnya dilakukan berdasarkan regulasi kampus untuk keperluan efektifitas pembelajaran atau disebut sebagai struktur sosial formal. Namun dalam perkembangannya, terbentuk struktur informal melalui interaksi dan konsensus sosial dalam kelas. Dalam praktiknya, struktur informal ini justru lebih mempengaruhi perilaku anggota kelas dibandingkan struktur formal dari kampus.
Pembingkaian Citra Kepala Daerah Provinsi NTT Terpapar Covid-19 Pada Berita Kupang.Antaranews.Com Monika Wutun; Mas’Amah Mas’Amah; Fitria Titi Meilawati
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6361

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang Pembingkaian Citra Kepala Daerah Provinsi NTT Dalam Berita Covid-19 di kupang.antaranews.com dengan menggunakan metode analisis framing Robert N. Entman. Teori yang digunakan adalah Teori hirarki pengaruh isi media dari Shoemaker dan Reese, serta Teori Citra Frank Jefkins. Pemerintah Indonesia khususnya pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terus berupaya menghadapi pandemi Covid-19. Kepala Daerah NTT telah menerbitkan kebijakan untuk menghadapi pandemi ini pada mulanya maupun pasca Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpapar Covid-19 di bulan Januari dan sembuh di Februari 2021. Media massa di NTT termasuk media online berupaya menampilkan keduanya di halaman website berita mereka. Salah satu media online yakni Antara NTT (https://kupang.antaranews.com/) juga berupaya menampilkan citra keduanya dalam berita Kepala Daerah NTT terpapar Covid-19 periode Januari-Februari 2021. Hasil penelitian ditemukan Antara NTT menampilkan citra kedua Kepala Daerah yang terpapar Covid-19 pada berita sebagai: pemimpin panutan masyarakat NTT, tertib dan patuh menjalani karantina Covid-19, sosok yang melindungi orang-orang terdekat dari paparan Covid-19, pemimpin yang berdedikasi dalam menjalankan tugas, sosok pemimpin yang mau mendelegasikan kewenangan, sosok yang tahu bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat NTT, pemimpin yang terbuka dengan media massa, sosok pekerja keras, bertanggungjawab dan memiliki komitmen yang tinggi.
Pribadi Yang Terbuka: Komunikasi Interpersonal Pekerja Seks Komersil di Saritem Bandung Intan Nur Azis; Mira Kumala Sari; Rizky Tiara; Rian Hoerudin; Dedeh Fardiah
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6442

Abstract

Komunikasi interpersonal yang baik harus terjalin antara informan dan peneliti dalam rangka mendukung terpenuhinya informasi yang dibutuhkan. Melalui beberapa riset dinyatakan bahwa jika individu bersikap terbuka maka komunikasi interpersonal dikatakan baik dan berhasil. Sebaliknya jika individu bersifat dogmatis atau tertutup maka tidak akan terjadi pengungkapan diri dari orang tersebut kepada orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterbukaan diri antara Pekerja Seks Komersil di Saritem Bandung dengan peneliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Peneliti melakukan analisa dengan menggunakan teori Self Disclosure yang didasarkan pada konsep Johari Window gagasan Joseph Luft dan Harrington Ingham kepada dua orang informan yang merupakan PSK di Saritem. Hasil analisa keterbukaan diri kedua informan dalam teori Jendela Johari menunjukkan bahwa kedua informan merupakan pribadi dengan jendela bertipe “The Open Persona” atau “Pribadi Yang Terbuka”, dengan kata lain kedua informan memiliki komunikasi interpersonal yang ideal dengan peneliti dikarenakan jendela Open yang besar. Kepribadian extrovert dan adanya reward yang diberikan oleh peneliti merupakan faktor yang mendukung kedua informan bersikap terbuka terhadap peneliti.
Pesan Kesehatan Terkait Covid-19 dalam Film “Air untuk Marta” Silvania S.E. Mandaru; Juan Ardiles Nafie; Henny L.L. Lada
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6599

Abstract

Film Pendek “Air untuk Marta” dipenuhi pesan kesehatan yang sarat makna. Penelitian ini melihat secara mendalam dan detail apa saja pesan kesehatan terkait Covid-19 yang ditampilkan dalam Film Air untuk Marta dan bagaimana pesan kesehatan terkait Covid-19 ditampilkan dalam Film “Air untuk Marta”. Penelitian ini dianggap penting untuk diteliti karena diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam upaya penanggulangan Covid-19, dengan melihat bagaimana pesan- pesan Kesehatan disampaikan melalui film pendek terkait Covid-19. Penelitian ini menggunakan analisis semotika Charles Pierce dan metode pengumpulan data yang akan digunakan adalah observasi dan studi dokumen. Kajian Teoritik yang digunakan untuk menganalisis adalah Semiotika Charles Pierce dan beberapa kajian konseptual yang digunakan untuk menganalisis permasalahan yang adalah konsep film sebagai media promosi kesehatan, Semiotika dalam Film dan konsep lainnya yang dianggap relevan. Adapun hasil temuan dalam penelitian ini didapati beberapa pesan Kesehatan dalam film pendek “Air untuk Marta”, yakni (1) Pentingnya mencuci tangan, (2) Pentingnya menjaga kebersihan diri, dan juga (3) Pentingnya memakai masker dan menjaga jarak selama masa Pandemi Covid-19.
Membangun Brand Trust di Era Konvergensi Media Imaddudin Sy; Asima Oktavia Sitanggang
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6630

Abstract

Membangun kepercayaan ternyata bukanlah perkara mudah, berbagai tahapan membentuk karakteristik dari suatu brand (merek), perusahaan hingga segmen sasarannya itu yang akan menjadi fokus penelitian ini sehingga membangun brand trust kepada konsumen oleh Wedding organizer (WO) ini akan membuahkan hasil atau justru mendapatkan kehilangan kepercayaan. Tujuan Penelitian ini menganalisa Characteristic Brand, Company Charateristic dan Customer Characteristic Brand Wedding organizer di Era Konvergensi Media. Pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan informan WO minimal 5 tahun lebih menggarap ratusan pernikahan bahkan lebih. Hasil penelitian memperlihatkan penggunaan media yang digunakan sesuai tren dan familiar oleh klien WO. Komponen membangun Brand Trust disatukan dalam informasi dan komunikasi yang mengeloborasi konsep 3C (Computing, Communication, Content). Kemudahan dengan aksesbilitas dan kurasi oleh pemegang konten akan lebih cepat penyebarannya ke target pasar. Informasi klarifikasi, persuasi sampai monitoring lebih mudah ditangani secara mandiri. Konten publikasi haruslah orisinil dari pembuatnya, dan disertai pendukung dari internal WO. Informasi di media menggunakan bahasa dan konteks yang sesuai dengan pasar. Berkomunikasi secara kontinu melihat aspek pendekatan secara persuasif melalui leader team yang berhubungan langsung dengan klien, disertai jaminan secara legal. Pemahaman mengenai WO pun ditanam dan dikomunikasikan secara baik, sehingga terjadinya peningkatan pengetahuan, interest, dan berujung pada keputusan serta rekomendasi.
Gegar Budaya di Era New Normal Alo Liliweri; Maria Yulita Nara; Maria V.D.P. Swan
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.6647

Abstract

Penelitian dengan judul “Gegar Budaya Di Era New Normal” dilatar belakangi oleh kemunculan istilah new normal di masa pandemi ini yang menyebabkan masyarakat mengalami gegar budaya dan “dipaksa” untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru di era new normal tersebut. Penelitian ini berfokus pada bagaimanakah pengalaman adaptasi masyarakat Kota Kupang dalam menghadapi gegar budaya di era new normal dengan tujuan untuk menganalisis pengalaman dan pemaknaan masyarakat kota Kupang dalam menghadapi gegar budaya di era new normal. Metode penelitian adalah fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya pengalaman adaptasi masyarakat di era new normal ini adalah mereka mengalami stress dan perasaan tersiksa karena kebiasaan-kebiasaan baru di era new normal yang terjadi karena masyarakat dihadapkan dengan kebiasaan-kebiasaan baru yang berbeda dengan kebiasaan-kebiasaan sebelumnya dan interaksi yang harusnya bisa berlangsung tatap muka harus dilakukan melaui media sehingga pada era new normal muncul ketergantungan terhadap teknologi. Namun pada akhirnya mereka harus menerima dan mulai terbiasa dan menyeseuaikan diri dengan hal kondisi tersebut. Selain itu juga berkaitan dengan pemaknaan masyarakat tentang gegar budaya di era new normal terdapat dua makna yang diberikan masyarakat yaitu new normal meningkatkan pola hidup sehat masyarakat, new normal sebagai sebuah keniscayaan, dan new normal semakin menyadarkan manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan.
Konstruksi Makna Literasi Informasi Kesehatan Menurut Penyintas Covid-19 di Kota Kupang Petrus Ana Andung; Muhammad Aslam; Christian J. Balalembang
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.7021

Abstract

Wabah virus Covid-19 di awal tahun 2020 mengguncang dunia ketika menginfeksi hampir setiap negara di dunia. WHO telah menyatakan per Januari 2020, dunia telah memasuki keadaan darurat global terkait virus corona. Indonesia sendiri mengonfirmasi kasus pertama Covid-19 pada 2 Maret 2020. Dari data yang diperoleh, terlihat jumlah suspect di Kota Kupang pada awal tahun 2021 terus meningkat. Dari data yang dirilis Pemprov NTT, terlihat jumlah suspect per 21 Februari 2021 sebanyak 350 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi pemaknaan informasi kesehatan bagi penyintas Covid-19. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini sebanyak 8 orang sebagai penyintas Covid-19 yang terpapar sejak tahun 2020 hingga 2021. Analisis data dilakukan memakai teknik enam langkah versi Creswell. Hasil penelitian menemukan bahwa informasi kesehatan menurut perspektif penyintas Covid-19 berguna sebagai referensi dalam mengedukasi diri terkait Covid-19, membantu mengubah pola pikir yang salah tentang Covid-19, dan sebagai referensi dalam turut menyebarkan informasi yang positif kepada orang lain.
Optimalisasi Komunikasi Terapeutik Paramedis dan Pasien dengan Sistem Protokol Kesehatan Covid-19 Merri Indriana; Dasrun Hidayat; Iris Fatia Maharani; Gartika Rahmasari
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 11 No 2 (2022): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v11i2.7252

Abstract

Memasuki tahun 2021 wabah virus COVID-19 hingga saat ini terus meningkat. Pemerintah mengeluarkan kebijakan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Kebijakan tersebut dinyatakan untuk meminimalisir laju penyebaran COVID-19. Seluruh masyarakat hingga pelayanan kesehatan menerapkan kebijakan protokol kesehatan yang sering didengar dengan sebutan 3M yaitu menggunakan masker, membersihkan tangan, dan menjaga jarak. Dengan sistem kebijakan tersebut menimbulkan adanya perubahan dalam penyampaian pesan komunikasi salah satunya komunikasi terapeutik pada layanan kesehatan. Fenomena ini menarik dan unik untuk diteliti karena adanya perubahan yang muncul setelah komunikasi terapeutik dilakukan dengan sistem protokol kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi komunikasi terapeutik paramedis dan pasien dengan sistem protokol kesehatan COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan 12 informan meliputi 4 paramedis dan 8 pasien dilakukan dengan teknik purposive sampling, yang berdasarkan memenuhi kriteria peneliti. Teknik pengumpulan data didapat dari hasil observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan, terdapat komunikasi tertutup yang berlangsung secara singkat dengan tujuan menghindari adanya kontak fisik selama proses pelayanan dengan tatap muka, selain itu bahasa verbal dan bahasa non verbal diangap penting oleh paramedis dan pasien dalam berkomunikasi disaat menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Page 1 of 1 | Total Record : 10