cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
journaleducare@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Published by Actual Insight
ISSN : 27765199     EISSN : 2775667X     DOI : https://doi.org/10.56393/educare.v2i3.939
Core Subject : Education,
Educare: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran merupakan jurnal penelitian yang bertujuan untuk menerbitkan dan mempromosikan berbagai penelitian bidang pendidikan dan pembelajaran. Jurnal ini menerima berbagai hasil penelitian termasuk dari penelitian lapangan dan penelitian dari hasil studi literatur. Jurnal ini ditujukan untuk berbagai kalangan yaitu para peneliti, dosen, tenaga profesional, pegawai pemerintah, guru, dan mahasiswa yang tertarik dalam bidang pendidikan dan pembelajaran.
Articles 46 Documents
Pemanfaatan Media Belajar Berbasis Canva pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Ginting, Heryansyah
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v1i2.956

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan media belajar berbasis Canva dari segi pemanfaatannya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Metode deskriptif terarah pada upaya untuk mengungkapkan keadaan yang terjadi saat ini, untuk selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan dengan berangkat pada peristiwa yang nyata. Peneliti mengembangkan konsep dan menghimpun data, tetapi tidak melakukan pengujian hipotesis. Data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik model interaktif. Teknik keabsahan data pada penelitian ini melalui triangulasi. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bawha pemanfaatan aplikasi Canva dalam pembelajaraan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) menarik, oleh karena pertama, peserta didik diarahkan untuk memiliki penguasaan keterampilan baru, yang berkaitan dengan revolusi 4.0. Kedua, sarana media pembelajaran dalam arti memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran praktis, praktis dalam hal penggunaannya, waktu, serta hasil yang bisa di dapat. Ketiga, literasi visual peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
Penerapan Model Pembelajaran Think-Pair-Share untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Siagian, Yesi Yanti
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v1i2.957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PPKn siswa kelas X OTKP SMK Negeri 1 Siduaori sebelum dan sesudah diterapkan model pembelajaran think-pair-share. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X OTKP SMK Negeri 1 Siduaori tahun ajaran 2021/2022. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik cluster random class. Sampel diambil dari satu kelas yang diajarkan model pembelajaran think-pair-share. Dari hasil analisis data pretes sebagai hasil belajar awal siswa menunjukkan bahwa siswa yang memperoleh nilai ≥75 adalah sebanyak 10 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 52,63%. Pada pelaksanaan siklus I siswa yang memperoleh nilai ≥75 adalah sebanyak 14 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 73,68%. Pada pelaksanaan siklus II siswa yang memperoleh nilai ≥75 adalah sebanyak 17 orang dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 89,47%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar PPKN siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif think-pair-share di kelas X OTKP SMK Negeri 1 Siduaori.
Penerapan Metode Diskusi dalam Pembelajaran Kewarganegaraan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Elwin, Fransiska P. N.
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v3i1.1100

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar Pendidikan Kewarganegaraan pada siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Katolik Susila Koting tahun ajaran 2018/2019 dengan menggunakan Metode pembelajaran Diskusi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Katolik Susila Koting yang terdiri dari 32 Siswa. Penelitian dilaksanakan dalam 2 sisklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan Observasi keaktifan siswa, Tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan Metode Diskusi dapat meningkat prestasi belajar siswa kelas VII Sekolah Menengah Pertama Katolik Susila Koting. Prestasi siswa mengalami peningkatkan dari kondisi tes awal dengan rata-rata 64,84% dengan ketuntasan klasikal 34%, Hasil belajar siklus I adalah 66,40 dengan ketuntusan klasikal 40% dan pada siklus II rata-rata 85,15 dengan ketuntasan klasikal 96%.
Implementasi Praktis Nilai-Nilai Pancasila bagi Generasi Muda Indonesia Ristantomo, Rizal
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v2i1.1101

Abstract

Pancasila merupakan ideologi dasar bagi negara Indonesia. Semakin berkembangnya zaman dan berkembangnya teknologi informasi mengakibatkan modernitas yang tidak bisa dihindari. Dalam menghadapi ancaman ideologi Pancasila ini maka dibutuhkan usaha yang bersifat khusus. Tujuan dari penulisan ini ialah untuk mengetahui implementasi nilai-nilai Pancasila bagi generasi muda Indonesia. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif. Hasil dari penulisan ini ialah penerapan nilai Pancasila sebagai ideologi negara merupakan hal yang penting bagi generasi muda Indonesia yang dekat dengan teknologi agar tidak salah dalam penggunaan teknologi. Dengan pengamalan nilai Pancasila dalam kehidupan, maka diharapkan para generasi muda Indonesia mampu untuk memahami terkait dengan kewajiban dan haknya. Pengamalan Pancasila dapat dilakukan melalui penerapan setiap butirnya di dalam kehidupan sehari-hari. Rekomendasi penelitian bahwa generasi muda Indonesia perlu menggunakan teknologi, dalam hal penerapan nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa agar tidak salah dalam penggunaan teknologi. Pengamalan nilai Pancasila mampu memahami generasi muda Indonesia terkait dengan kewajiban dan haknya.
Pendidikan Pancasila Sebagai Upaya Preventif Munculnya Sifat Diskriminasi Akhadiyah, Nuril
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v2i1.1102

Abstract

Indonesia memliki perbedaaan yang bisa menimbulkan diskriminasi di lingkungan sosial bahkan lingkungan pendidikan atau sekolah. diskriminasi adalah sifat membeda-bedakan perlakuan sesorang atau kelompok ke individu atau kelompok yang disebabkan adanya perbedaaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi diskriminasi yang ada dalam kehidupan sosial pada masa sekarang kita harus menerapkan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Penelitian kualitatif berusaha menafsirkan dan memahami makna dari pendapat dan perilaku manusia dalam suatu situasi menurut perspektif penulis sendiri. Teknik menganalisis data digunakan dengan memaparkan data deskriptif melalui pembacaan teks yang bersumber dari literatur primer dan literatur sekunder. Hasil penelitian menemukan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indoneisa yang Bhineka Tunggal Ika mampu menjadi sebagai asas pemersatu bangsa yang beragam ini. Fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup adalah sebagai ajaran kegiatan dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara dalam segala bidang. Diskriminasi adalah salah satu masalah yang masih sering terjadi di lingkungan masyarakat maupun lingkungan sekolah.
Peran Pendidikan Pancasila dalam Meningkatkan Persatuan Rizaludin, M.Abdul Wahid
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v2i1.1103

Abstract

Artikel ini dibuat untuk mengidentifikasi peran Pendidikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia terutama dalam peningkatan rasa persatuan dan kesatuan. Indonesia sebagai negara besar yang memiliki ribuan keberagaman dalam berbagai aspek sering mengalami intoleransi antar daerah. Hal ini terbukti dengan banyaknya daerah yang menganggap budayanya lebih unggul dibanding budaya dari daerah lain dan merendahkan budaya yang menurut mereka tidak sebagus budaya dari daerah mereka atau yang lebih kita kenal dengan etnosintrisme. Masalah ini tidak boleh kita biarkan saja karena jika masalah ini terus beredar dan semakin memarak maka rasa persatuan terhadap negara akan meluntur dan lebih parahnya lagi akan terjadi perpecahan. Dalam artikel ini akan dibahas tiga rumusan masalah, yaitu pentingnya Pendidikan Pancasila dalam kehidupan masyarakat, nilai-nilai dalam sila-sila Pancasila, dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam meningkatkan rasa persatuan. Penelitian ini didasarkan pada metodologi kualitatif deskriptif yang berarti menjelaskan gambaran keadaan suatu objek dengan rinci dan jelas.
Peran Pendidikan Pancasila dalam Membangun Karakter Peserta Didik Fakurulloh, Yanuar Angga
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v2i1.1104

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pancasila sebagai dasar negara dalam membentuk karakter peserta didik. Adanya krisis akhlak dan moral di Indonesia karena masyarakat sering menghadapi kejadian dan faktanya banyak pelaku kejadian tersebut masih di bawah umur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan metode penelitian kepustakaan untuk memperoleh informasi dan mengetahui pendidikan Pancasila berperan dalam pembangunan karakter. Upaya mencari dan mengumpulkan referensi dan sumber jurnal lainnya kemudian membacanya satu per satu terhadap judul dan memahami serta menelitinya serta mencatat poin-poin penting digunakan. Bahan yang diterima diperiksa sehingga ditulis dalam bahasa penulis sesuai dengan hasil penelitian yang diterima sebelumnya. Hal ini tentunya tidak bisa dianggap enteng, karena jika dibiarkan terus menerus akan merusak akhlak baik seluruh generasi bangsa. Pasal ini membahas rumusan tiga masalah yaitu: pentingnya pendidikan Pancasila, nilai-nilai Pancasila, dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam bentuk. Rekomendasi, bahwa Pendidikan Pancasila menjadi titik tolak pembangunan karakter pribadi, yaitu budi pekerti yang cerdas, kreatif dan berakhlak mulia.
Strategi Pengembangan Pembelajaran dengan Media Flash bagi Hasil Belajar Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Pathurochmah, Pathurochmah
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v2i1.1110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pembelajaran dengan media flash agar terjadi peningkatan belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D). Tahapan rancangan pengembangan menggunakan langkah prosedural oleh Borg and Gall. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, tes, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Produk pengembangan dinyatakan valid apabila telah memenuhi kriteria baik atau sangat baik dari validator. Produk pengembangan teruji untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik yaitu diuji berdasarkan penggunaan media flash pada proses pembelajaran. Hasil pengembangan media pembelajaran dengan media flash dinyatakan valid dengan kategori baik dan layak diterapkan berdasarkan uji kelayakan oleh ahli media dan ahli materi dengan skor rata-rata ahli media 73.5 dan ahli materi 37. Media flash dinyatakan efektif karena 32 peserta didik mencapai nilai KKM pada hasil tes, dengan nilai n-gain 0,71 dan pada aspek afektif dan psikomotorik termasuk dalam kategori baik, maka media flash efektif menjadi strategi untuk meningkatkan hasil belajar.
Pembelajaran Kimia dengan Contextual Teaching and Learning Approach untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik Rismawati, Yeni
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v1i4.1111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar peserta didik di Sekolah Menengah Pertama melalui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklusnya terdapat empat tahapan yang terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kajian dokumen, angket, dan tes. Teknik analisis menggunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa pembelajaran kimia dengan pendekatan CTL bisa meningkatkan prestasi belajar peserta didik dengan adanya kualitas soal pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hal ini dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan. Pada siklus I, ketercapaian aktivitas belajar peserta didik sebesar 52% dan pada siklus II meningkat menjadi 80%. Peningkatan prestasi belajar untuk aspek pengetahuan pada siklus I diperoleh ketuntasan belajar sebesar 56% dan pada siklus II meningkat menjadi 84%, untuk aspek sikap dengan kategori sangat baik sebesar 72% pada siklus I meningkat menjadi 92% pada siklus II.
Analisis Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Model Konstruktivisme di Sekolah Menengah Pertama Rahmi, Nindya Aghata
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v2i2.1112

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi dan efektivitas konsepsi pada peserta didik tentang struktur kalimat dasar yaitu subjek dan predikat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan melibatkan dua sekolah dengan dua kelas sebagai dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Masing-masing kelas diambil lima belas peserta didik kelas VII Sekolah Menengah Pertama secara acak untuk dijadikan sampel. Data yang terkait dengan permasalahan di atas dikumpulkan dengan tes dan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan uji t. dianalisis secara deskriptif dan penyimpulannya dinyatakan dengan persentase. Hasil penelitian menemukan pertama, terdapat miskonsepsi-miskonsepsi peserta didik tentang unsursubjek dan predikat. Namun, setelah dilakukan treatment, miskonsepsi peserta didik tentang unsur subjek dan predikat mengalami penurunan. Kedua, strategi pengubahan konsepsi dengan konflik kognitif cukup efektif menurunkan miskonsepsi peserta didik tentang unsur subjek dan predikat. Ketiga, tingkat penguasaan peserta didik tentang subjek dan predikat yang diajarkan dengan model konstruktivisme dengan pendekatan inkuiri lebih baik daripada peserta didik yang diajarkan dengan model konvensional.