cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
journaleducare@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
Published by Actual Insight
ISSN : 27765199     EISSN : 2775667X     DOI : https://doi.org/10.56393/educare.v2i3.939
Core Subject : Education,
Educare: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran merupakan jurnal penelitian yang bertujuan untuk menerbitkan dan mempromosikan berbagai penelitian bidang pendidikan dan pembelajaran. Jurnal ini menerima berbagai hasil penelitian termasuk dari penelitian lapangan dan penelitian dari hasil studi literatur. Jurnal ini ditujukan untuk berbagai kalangan yaitu para peneliti, dosen, tenaga profesional, pegawai pemerintah, guru, dan mahasiswa yang tertarik dalam bidang pendidikan dan pembelajaran.
Articles 46 Documents
Deskripsi Kualitatif Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan Model Role Playing Irawan, Stepanus Feri
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v2i2.1114

Abstract

Penelitian ini ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara kualitatif hasil belajar pada peserta didik yang mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia dengan model role playing. Penelitian ini menggungkan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini termasuk library research untuk memperoleh informasi dengan mendeskripsikan hasil belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan model role playing. Teknik pengumpulan data diupayakan dengan mencari dan mengumpulkan referensi dan sumber jurnal. Teknik analisis data dilakukan dengan memberi deskripsi kritis peran model role playing pada hasil belajar. Hasil penelitian menemukan bahwa pertama, hasil belajar peserta didik meningkat secara kualitatif dengan membantu peserta didik menemukan makna diri (jati diri) di dunia sosial dan memecahkan dilema dengan bantuan kelompok. Artinya, melalui bermain peran peserta didik belajar menggunakan konsep peran, menyadari adanya peran-peran yang berbeda dan memikirkan perilaku dirinya dan perilaku orang lain. Kedua, peserta didik dilibatkan dengan berperan dalam aktivitas musyawarah, diberi kesempatan untuk mengajukan dirinya sendiri, dan diminta menjadi pengamat (observer). Hal ini membuat peserta didik lebih percaya diri dan pengalaman tersebut menghasilkan hasil belajar performatif.
Analisis Deskriptif Hasil Belajar Peserta Didik pada PJOK dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Ardyanto, Rendi
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v2i2.1115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara deskriptif hasil belajar peserta didik pada PJOK dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis secara deskriptif hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Teknik pengumpulan data diupayakan dengan mencari dan mengumpulkan referensi dan sumber jurnal lainnya. Teknik analisis data dilakukan dengan memberi deskripsi kritis. Hasil penelitian menemukan bahwa pertama, analisis deskroptif pada interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan motivasi belajar peserta didik terhadap hasil belajar PJOK peserta didik menunjukkan bahwa interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar PJOK. Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan saling ketergantungan antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PJOK. Kedua, pembelajaran kooperatif tipe jigsaw proses interaksi antara peserta didik satu dengan peserta didik lainnya menjadi lebih optimal. Peserta didik saling bertukar informasi pengetahuan yang mereka miliki yang kemudian dikembangkan lagi melalui belajar kelompok yang dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta didik.
Pendidikan Nilai Kemandirian Peserta Didik dengan Blended Learning di Sekolah Menengah Kejuruan Budi Utomo Kertosono Janah, Difi Ratih Kusumaning
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v2i2.1116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwujudan nilai kemandirian pada peserta didik dengan pembelajaran campuran (blended learning). Metode penelitian menggunakan deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menemukan, pertama, perencanaan pendidikan karakter mandiri melalui blended learning di Sekolah Menengah Kejuruan Kertosono telah disiapkan dalam silabus dan RPP yang telah dimodifikasi. Kedua, proses pelaksanaan pendidikan karakter mandiri melalui blended learning di Sekolah Menengah Kejuruan Kertosono yaitu proses pelaksanaan pembelajaran telah menggunakan metode, media pembelajaran dan sumber belajar yang beragam, mengintegrasikan karakter mandiri dalam pembelajaran, evaluasi pendidikan karakter mandiri melalui raport evaluasi. Ketiga, hasil pendidikan karakter mandiri melalui blended learning di Sekolah Menengah Kejuruan Kertosono yaitu terjadi perubahan kemandirian belajar dan kemandirian dalam perilaku sehari-hari yaitu peserta didik sudah menunjukkan tidak bergantung terhadap orang lain, memiliki kepercayaan diri, berperilaku disiplin, memiliki rasa tanggung jawab, berperilaku berdasarkan inisiatif sendiri, dan dapat melakukan kontrol diri.
Peran Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa Kelas IX SMP Negeri Kewapante, Kabupaten Sikka Dalima, Rosa; Andale, Yohanes Arianto; Dune, Pelagia
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v3i1.1175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Siswa SMP Negeri Kewapante. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu mereduksi data (data reduction), Penyajian data (data display) dan pengambilan kesimpulan (Cloncusion drawing).Hasil penelitian menjelaskan tentang peran guru dalam pembentukan karakter siswa meliputi guru sebagai teladan, guru sebagai motivator, guru sebagai inspirator, guru sebagai dinamisator, guru sebagai motivator dan guru sebagai evaluator. Guru sangat berperan dalam membentuk perkembangan peserta didik. Keberhasilan ataupun kegagalan siswa dalam dunia pendidikan sangat bergantung kepada seorang guru. Begitu pula dalam hal pendidikan karakter, guru mempunyai peran penting dalam pelaksanaan pendidikan karakter. Adanya kesadaran dalam diri siswa dalam pembentukan karakternya, kerjasama yang baik antara pihak sekolah dengan orangtua murid, sarana dan prasarana yang mendukung serta adanya dukungan dan motivasi yang baik dari orangtua murid menjadi faktor pendukung dalam penelitian ini.
Mengembangkan Kepemimpinan Pendidikan Unggul Di Era Revolusi Industri 4.0 dan Era Society 5.0 Purba, Dreitsohn Franklyn; Nurdin, Diding; Diturun, Abubakar; Irawan, Bambang; Darmawan, Dani
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v3i1.1401

Abstract

Salah satu landasan pembangunan bangsa yang sangat vital adalah bidang pendidikan. Pendidikan nasional menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan menuntut persaingan yang tinggi. Pengembangan kepemimpinan pendidikan merupakan upaya yang harus dilakukan karena terjadi perubahan yang sangat pesat pada konteks lingkungan pendidikan. Pengembangan kepemimpinan pendidikan unggul dapat mengacu kepada karakterisitik personal dan kriteria-kriteria kepemimpinan dari berbagai kajian empirik yang sesuai dengan konteks era revolusi industry 4.0 dan era society 5.0. Sejalan dengan pengertian kepemimpinan, maka kepemimpinan yang unggul dihasilkan melalui suatu proses yang melibatkan pembelajaran melalui pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara sengaja. Pengembangan kepemimpinan unggul juga dilakukan melalui pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain dan mengaplikasikannya melalui learning by doing; melalui pendidikan formal dan pelatihan, dan mentorship. Pengembangan kepemimpinan unggul juga dapat dilakukan melalui penerapan filosofi pendidikan nasional Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani. Pengembangan dilakukan melalui pemberdayaan, memberi teladan, menginspirasi dan memotivasi, serta memberikan dukungan yang signifikan Menjadi pemimpin yang unggul juga dimulai dari menjadi pengikut yang baik.
Pelaksanaan Metode Diskusi pada Mata Pelajaran Fikih Marhamah, Marhamah
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v3i1.1484

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, faktor pendukung dan penghambat dalam metode diskusi pada mata pelajaran Fikih kelas XI di Madrasah Aliyah Swasta Simatorkis. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara yang diajukan kepada guru bidang studi Fikih, Kepala Madrasah dan beberapa orang peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan perencanaan metode diskusi pada mata pelajaran Fikih di kelas XI telah dibuat oleh guru mata pelajaran dan telah diterapkan dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan metode diskusi pada mata pelajaran Fikih sudah terlaksana cukup baik, peserta didik sudah berani bertanya, mengeluarkan pendapat dan peserta didik saat proses pembelajaran sudah mulai aktif. Evaluasi dalam pelaksanaan metode diskusi yaitu evaluasi dalam bentuk tes seperti memberi pertanyaan diakhir diskusi, penugasan dalam bentuk resume, presentasi kelompok dan evaluasi sikap serta aktivitas peserta didik dalam pembelajaran.
Perwujudan Revitalisasi Karakter Melalui Habituasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Peserta Didik di Sekolah Dasar Fitriani, Selly; Widijatmoko, Engelbertus Kukuh
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v3i2.1511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perwujudan revitalisasi karakter melalui habituasi nilai-nilai Pancasila pada peserta didik di sekolah dasar. Negara Indonesia mencentuskan bahwa warga Indonesia harus berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, karena pada hakikatnya Pancasila merupakan pandangan hidup berbangsa dan bernegara Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam setiap butir Pancasila sebagai ekspresi kepribadian bangsa Indonesia itu sendiri yang merupakan cerminan sebagai wujud warga Negara yang baik. Namun pada realitanya, bangsa Indonesia mengalami masalah-masalah sosial khususnya pada lembaga sekolah, masih terdapat peserta didik yang melakukan kebiasaan-kebiasaan kurang baik, seperti membuang sampah sembarangan, menyontek ketika ujian, kurang sopan ketika berbicara dengan guru, sering tidak masuk sekolah tanpa alasan yang jelas, dan masih banyak masalah-masalah lainnya. Oleh karena itu, upaya untuk memperbaiki karakter peserta didik , maka sudah seharusnya upaya lembaga sekolah untuk mewujudkan revitalisasi karakter melalui habituasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah. Harapannya  dengan mewujudkan revitalisasi karakter melalui habituasi nilai-nilai Pancasila ini mampu merubah serta menjadikan peserta didik memiliki perilaku, perkataan, perbuatan, ataupun pribadi yang baik.
Peran Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Ilmu Kewarganegaraan Dalam Menguatkan Sikap Toleransi Peserta Didik Prasetyo, Sigit Bagus; Adha, Muhammad Mona; Mentari, Ana; Rohman, Rohman
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v3i2.1697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan ilmu kewarganegaraan dalam menguatkan Sikap Toleransi Peserta Didik Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 01 Way Tenong. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama Negeri 01 Way Tenong. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 responden. Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan ilmu Kewarganegaraan berperan sebesar 53,6% terhadap sikap toleransi peserta didik. Peran pembelajaran Pendidikan Pancasila dan ilmu Kewarganegaraan memberikan dampak positif dan juga dampak yang baik kepada peserta didik yaitu salah satunya agar menjadi peserta didik yang memahami arti penting toleransi dalam kehidupan sehari hari yang bermanfaat untuk kerukunan, kebersamaan, dan kenyamanan antar masyarakat. Peran pembelajaran Pendidikan Pancasila dan ilmu kewarganegaraan dalam menguatkan sikap toleransi merupakan sebagai tempat untuk membentuk atau menguatkan karakter dan sikap yang mampu menghargai perbedaan, menghargai pendapat, dan mengedepankan kedamaian.
Ketimpangan Akses Beasiswa dan Pengaruhnya Terhadap Keberlangsungan Studi Mahasiswa Dalla, Difa Puspa; Kewuel, Hipolitus Kristoforus
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v3i2.1702

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis ketimpangan akses beasiswa dan dampaknya pada keberlangsungan pendidikan mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif terhadap data mahasiswa yang menerima beasiswa, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketimpangan akses beasiswa telah menyebabkan; (1) akses beasiswa hanya mungkin bagi mahasiswa dengan kemampuan akademik tinggi IPK 3.00 ke atas, padahal justru beasiswa itu harus bisa diakses oleh mahasiswa yang kapasitas akademiknya rendah sebagai motivasi belajar baginya. (2) Mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik rendah dan karenanya tidak bisa mengakses beasiswa cenderung memanfaatkan kesempatan magang kuliah sebagai tempat kerja dan karenanya menjadi alasan untuk tidak menyelesaikan kuliah dan demi menopang ekonomi orangtuanya. (3) Proses seleksi beasiswa cenderung digeneralisir dari tingkat pekerjaan orangtua. Orangtua PNS tidak mendapat kesempatan untuk menakses beasiswa karena dianggap secara pendapatan memadai untuk biaya kuliah dan biaya hidup keluarga. Padahal, dalam kenyataannya, banyak mahasiswa dari keluarga PNS, pendapatan orangtuanya tidak cukup memadai untuk membiayai kuliah dan sekolah beberapa anak serta biaya hidup rumah tangga. Atas alasan ini, banyak mahasiswa memiliki putus kuliah karena beban tanggungan orangtua yang tidak memadai.
Pengaruh Kegiatan Ekstrakulikuler Tapak Suci Dalam Meningkatkan Karakter Disiplin Peserta Didik Aprilia, Lia; Mulyana, Dadang; Cahyono, Cahyono
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v3i2.1709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Ekstrakulikuler Tapak Suci dalam meningkatkan karakter disiplin peserta didik. Akibat rendahnya kedisiplinan siswa maka diperlukannya pembiasaan penguatan karakter melalui pendidikan yaitu kegiatan ekstrakulikuler tapak suci. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi survey dengan pendekatan Kuantitatif. Variabel independennya yaitu kegiatan ekstrakurikuler tapak suci dan variabel dependennya karakter disiplin peserta didik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada yaitu Teknik purposive sampling metode penentuan dari sampling jenuh atau sering disebut juga sensus dimana seluruh anggota ekstrakulikuler tapak suci dijadikan sampel sebanyak 40 peserta didik. Pengumpulan data ini menggunakan Teknik kuisioner dengan skala likert dan wawancara bebas terpimpin. Untuk pengolahan data kuisioner peneliti memproses menggunakan SPSS 25 for windows. Hasil penelitian hipotesis menunjukan nilai t hitung = 7.896 > 2,920 dan taraf signifikan 0,000 < 0,005. Maka variabel kegiatan ekstrakulikuler tapak suci berpengaruh dalam meningkatkan karakter disiplin peserta didik. Dapat disimpulkan bahwasannya 61,1% setuju ekstrakulikuler tapak suci meningkatkan karakter disiplin peserta didik.