Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat berisi hasil dari pengabdian dan pemberdayaan berupa penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya agama, pendidikan, ekonomi, hukum, teknik, pertanian, dan kesehatan.
Articles
48 Documents
Penyuluhan Upaya Penyadaran Hukum terhadap Perlindungan Harta Benda dalam Perkawinan di Desa Tlanakan Pamekasan
Febrina Heryanti
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 2 (2022): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61813/jlppm.v1i2.13
Tri dharma perguruan tinggi adalah poin penting yang merupakan bentuk tanggung jawab untuk mewujudkan visi dari perguruan tinggi. Salah satu bentuk perwujudan tri dharma perguruan tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat selain dari pengajaran dan penelitian. Pengabdian dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan hukum sebagai upaya penyadaran hukum terhadap harta benda dalam perkawinan di Desa Tlanakan. Pelaksanaan penyuluhan hukum dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat. Kegiatan ini tentunya membuka jalinan kerja sama antara Fakultas Hukum Universitas Madura dengan Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan metode ceramah dan sesi tanya jawab disertai konsultasi hukum. Hasil dari pelaksanaan penyuluhan tentunya dapat memberikan pemahaman dan menambah wawasan masyarakat Desa Tlanakan pentingnya harta benda dalam perkawinan yang berupa harta bawaan dan harta bersama (gono-gini).
Taman Cendikia sebagai pengembangan Alat Permaianan Edukatif berbasis Ecomedia
Havidz Cahya Pratama;
Irham Muhammad Azama;
Bayu Dwi Cahyono
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61813/jlppm.v2i2.40
Alat Permainan Edukatif sebagai sarana yang penting untuk memicu perkembangan saraf dan motorik anak. Ecomedia menjadi salah satu bentuk media pembelajaran yang dikembangkan secara ramah lingkungan dengan memanfaatkan pengelolaan barang bekas. “Taman Cendikia” merupakan alat peraga permainan edukasi tersebut dibuat dengan model ADDIE dengan beberapa tahap yaitu: analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Pengenalan alat permaian edukasi ini bagi kader baru memiliki respon positif. Pendekatan yang digunakan dalam pengembangan alat peraga ini dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan dengan metode ceramah dan praktik/ drill. Pelatihan ini bertujuan mengembangkan kreativitas alat peraga edukasi sebagai inovasi media pembelajaran berbasis ecomedia dan menciptakan produk alat peraga permainan edukatif secara ramah lingkungan dengan memanfaatkan pengelolaan barang bekas. Hasil kegiatan pelatihan ini dengan membuat alat permainan edukatif berbasis ecomedia dalam penanaman nilai agama dan moral anak. Praktik menciptakan model permainan edukasi Montessori, yakni permainan yang bertujuan untuk mengoptimalkan perkembangan anak dengan melatih perkembangan kognitif dan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan social. Adapun desain permainan edukasi berbasis ecomedia mempunyai nama “Taman Cendikia”diantaranya permaiannya mempunyai luaran berupa: 1) Miniatur masjid sebagai pusat pendidikan dan keagamaan, 2) Flashcard pengenalan tokoh, 3) Papan pintar doa harian dan suratan pendek Alquran, 3) Taman Huruf Hijaiyyah,Rumah pintar sebagai tempat berbagi ilmu pengetahuan keagamaan.
Pelatihan Muballigh Dakwah di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sokaraja
Firdaus Firdaus
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 1 (2023): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61813/jlppm.v2i1.22
Masa depan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, gerakan dakwah dan tajdid tidak lepas dari upaya mewariskan keyakinan dan cita-cita hidup kepada kader-kader muda. Akan tetapi era disrupsi saat ini justru terasa minimnya kader-kader mubaligh yang mumpuni dalam menjalankan dakwah amar makruf dan nahi munkar di beberapa daerah, tak terkecuali di PCM Sokaraja. Padahal kuantitas dan kualitas muballigh dakwah merupakan salah satu komponen penting dalam menyebarkan dakwah Islam yang bersumber kepada Al Qur’an dan As-sunnah. Pengabdian ini bertujuan untuk menyiapkan kader-kader dakwah melalui pelatihan muballigh dakwah di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sokaraja. Beberapa model pendekatan dalam pelatihan dan menyiapkan kader muballigh, diantaranya melalui model pendidikan dan pengetahuan, model pendampingan, dan model praktik dan presentasi dakwah guna mengetahui kemampuan peserta dalam berdakwah. Kegiatan pelatihan muballigh ini mempunyai peranan penting dalam menyiapkan kader-kader dakwah sampai terbentuk korps muballigh dakwah agar bisa saling bertukar informasi, melatih militansi, sosialisasi dan konsolidasi organisasi, serta meningkatkan kompetensi dakwah.
Meningkatkan Kesadaran Bercocok Tanam pada Anak-anak di Desa Teluk dengan Berpartisipasi dalam Lomba PTP (Pemanfaatan Tanah Pekarangan)
Ida Nurlaeli;
Nurani Bunga Lestari
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2022): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61813/jlppm.v1i1.9
Tujuan dalam artikel ini menjelaskan upaya dalam meningkatkan kesadaran bercocok tanam kepada anak-anak dengan menggunakan lomba pemanfaatan tanah pekarangan Desa Teluk Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan lomba dan bimbingan belajar konvensional kepada peserta didik Sekolah Dasar dan diselingi dengan kegiatan bimbingan lomba dan baca, tulis, dan hitung. Kegiatan pelaksanaan pengabdian ini terbagai atas tiga bagian yaitu, pertama, perencanaan dengan melakukan koordinasi dengan pihak mitra untuk mengetahui masalah yang dihadapi dan kebutuhan yang dibutuhkan. Kedua, tindakan berisi mengenai hal yang dilakanakan oleh tim pelaksana dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh mitra yang mengkombinasikan antara teori dan praktik. Ketiga, evaluasi dilakukan untuk melakukan evaluasi terhadap proses kegiatan yang telah dilaksanakan. Faktor yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan program kerja bercocok tanam yakni kurangnya waktu, sehingga pengerjaan dari persiapan bercocok tanam membutuhkan beberapa kali pertemuan.
Pengembangan Diri melalui Literasi Digital dalam Meningkatkan Kompetensi Penerima Beasiswa Organisasi Filantropi Islam
Makhrus, M;
Utami, Restu Frida;
Hardyanthi, Try
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61813/jlppm.v3i2.130
Pengembangan diri sebagai proses keberlangsungan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas diri. Salah satu upaya dalam pengembangan diri tersebut dilakukan dengan literasi digital, sehingga mampu memberikan orientasi dan adaptasi terhadap perkembangan zaman. Artikel ini menggambar mengenai upaya peningkatan diri melalui literasi digital terhadap penerima beasiswa yang selenggarakan oleh organisasi filantropi yang dilakukan dalam bentuk pelatihan dengan pendekatan partisipatis dialogis. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pengembangan diri dilakukan dengan meningkatkan orientasi dan kapasitas para peserta pelatihan dengan mengoptimalkan literasi digital. Kemampuan peserta dalam mengeksplorasi kemampuan yang dimiliki ditandai dengan berbagi pengetahuan, pengalaman, dan kualitas diri dengan mengoptimalkan literasi digital, sehingga mendapat umpan balik dari pemateri dan peserta yang lain. Tindak lanjut yang dilaksanakan oleh peserta dalam pengabdian masyarakat ini yakni membentuk komunitas filantropi Islam yang memiliki afiliasi dengan mitra.
Manajemen Fundraising dalam Meningkatkan Kesadaran Berzakat Masyarakat Melalui Lembaga Amil Zakat
Makhrus, M;
Hasan, Ibnu;
Mukarromah, Safitri
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61813/jlppm.v3i1.102
Fundraising zakat sebagai aspek fundamental dalam pengumpulan zakat, kekuatan fundraising dapat meningkatkan jumlah donasi, kepercayaan, dan citra lembaga. Tujuan dalam kegiatan ini mengoptimalisasi manajemen fundraising dalam bentuk pelatihan dengan membagi materi dalam tiga sesi yaitu hukum zakat dan urgensi fundraising zakat, strategi fundraising, dan sistem pelayanan donatur. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa program fundraising organisasi pengelola zakat dilakukan secara luring dan daring, sehingga dibutuhkan berbagai inovasi dan kolaborasi dengan berbagai stakeholders dalam meningkatkan penghimpunan zakat, oleh sebab itu optimalisasi manajemen fundraising mampu memberikan ruang korektif kepada lembaga zakat secara kelembagaan dalam menyediakan program yang lebih kreatif dan inovatif dan kepercayaan kepada muzaki untuk menunakan zakat secara terlembaga.
Pelatihan Kepemimpinan Spiritual pada Pimpinan Daerah Aisyiyah Kebupaten Banyumas
Zakiyah, Zakiyah;
Hasan, Ibnu
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61813/jlppm.v3i1.104
Pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan pembekalan kepada para mitra pelatihan yaitu mengenai pemahaman, wawasan, keterampilan, dan praktik mengenai kepemimpinan spiritual. Para peserta dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Banyumas yang berjumlah 40 orang. Metode pelaksanaan dengan metode komprehensif dengan melibatkan mitra mulai dari awal pelaksanaan sampai akhir pengabdian dengan langkah-langkah melalui orientasi materi kepemimpinan spiritual, contoh kongkrit kepemimpinan spiritual, dan praktik kepemimpinan spiritual. Hasil pengabdian menunjukkan sebuah organisasi akan terus mengalami eksistensi ketika sebuah organisasi dipimpin oleh seorang pemimpin yang handal, mumpuni, amanah, dan mampu menjadi teladan bagi anggotanya. Kepemimpinan yang melandasi seluruh aktifitas dengan kepemimpinan spiritual (spiritual leadership). Para peserta kegiatan pengabdian masyarakat mengalamai peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta pelatihan terbukti dari hasil wawancara 90 % peserta mengatakan bertambah pengetahuan dan wawasannya setelah mengikuti pelatihan. Kemampuan dan keterampilan peserta juga meningkat terbukti dari hasil wawancara 90 % peserta mengatakan meningkat kemampuan dan keterampilannya setelah mengikuti pelatihan, sementara praktik kepemimpinan spiritual juga memadai terbukti yang didasarkan kepada hasil observasi 85 % peserta mampu praktik dengan baik dan sangat antusias.
Pemeriksaan Golongan Darah dan Glukosa Darah Pada Siswa dan Guru Sekolah Kami
Septiani, Septiani;
Achmadi, Achmadi;
Yoelianto, Yassmin Athaya
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61813/jlppm.v3i2.135
Beberapa pemeriksaan dasar diperlukan sebagai upaya pencegahan dalam penanganan komplikasi dari penyakit, salah satu yang diprasyaratkan adalah pemeriksaan golongan darah dan pemeriksaan glukosa darah. Banyak diantara siswa-siswi yang belum mengetahui jenis golongan darah yang mereka miliki. Kasus ini menjadi sangat krusial ketika seorang individu mengalami musibah. Anak-anak hingga remaja sering terserang penyakit Diabetes Melitus (DM) tipe 1. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining awal guna mendeteksi potensi penderita DM dan sekaligus membantu setiap warga di Sekolah Kami, baik siswa maupun guru, untuk mengetahui golongan darah mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran. Hasil pemeriksaan golongan darah diperoleh golongan darah A sebanyak 20 orang, golongan darah B sebanyak 23 orang, golongan darah AB sebanyak 17, dan golongan darah O sebanyak 31 orang. Hasil pemeriksaan glukosa darah diperoleh sebanyak 23 orang dengan hasil glukosa masih dalam batas normal dan 2 orang dengan hasil glukosa yang melebihi batas normal.
Pembinaan Ibadah Praktis di Panti Asuhan Muhammadiyah Putra Berdasarkan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah
Muntohar, Muntohar
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 1 (2024): Maret
Publisher : CV Litera Inti Aksara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61813/jlppm.v3i1.87
Pembinaan bagi suatu organisasi merupakan suatu keniscayaan yang harus dilaksanakan secara terukur dan konsisten. Demikian halnya dengan Muhammadiyah, proses pembinaan dilaksanakan disetiap amal usaha Muhammadiyah seperti Panti Asuhan. Muhammadiyah yang memiliki slogan gerakan pemurnian dan pembaharuan , selalu mengarahkan gerak langkahnya mengikuti Al-Qur’an dan Hadis sekaligus mengikuti perkembangan zaman. Salah satu problem di Panti Asuhan adalah, tidak sesuainya anak asuh dalam pengamalan ibadah dengan tuntunan Rasulullah berdasarkan Keputusan Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah. Oleh karena itu perlu adanya pembinaan terhadap praktik ibadah praktis yang sesuai dengan HPT (Himpunan Putusan Tarjih). Hal ini disebabkan oleh beberapa factor, diantaranya: karena baru masuk di lingkungan Muhammadiyah, sekedar mengikuti tata cara ibadah orang tuanya, terpengaruh dari kajian di luar Muhammadiyah, dan meragukan tuntunan dari Muhammadiyah. Berdasarkan problem tersebut, penulis mengadakan pembinaan ibadah praktis diantaranya tuntunan wudhu dan shalat di Panti Asuhan Putra Purwokerto. Metode dalam pengabdian ini adalah dengan cara ceramah, audio visual dan pelatihan/praktik langsung. Dari kegiatan ini diharapkan siswa akan mengamalkan ibadah praktis sesuai Rasulullah berdasarkan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Adapun hasil pelaksanaan pembinaan ibadah praktis ini adalah materi taharah dan shalat, bukti pelaksaan kegiatan, dan pengamalan hasil pembinaan.
Pelatihan Kepemimpinan Spiritual dan Sosial bagi Imam dan Khatib di PCM Sokaraja
Firdaus, Firdaus;
Azama, Irham Muhammad;
Cahyono, Bayu Dwi
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61813/jlppm.v3i2.128
Kepemimpinan imam dan khatib memiliki peran krusial dalam membimbing komunitas menuju kesejahteraan spiritual dan sosial. Namun, dinamika masyarakat modern menuntut peningkatan kompetensi mereka dalam menghadapi tantangan sosial yang kompleks. Pelatihan kepemimpinan spiritual dan sosial bagi imam dan khatib di PCM Sokaraja dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan ini. Program ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pemahaman keislaman yang mendalam serta keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen yang relevan. Mitra dalam kegiatan ini adalah PCM Sokaraja, yang memiliki peran strategis dalam mengembangkan kualitas kepemimpinan agama di komunitasnya. Metode pelatihan yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi, yang dirancang untuk memberikan pengalaman praktis dan teoritis yang seimbang. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas kepemimpinan spiritual dan sosial peserta, termasuk dalam hal pemahaman ajaran Islam, kemampuan menyampaikan khutbah yang relevan, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial. Pelatihan ini berhasil memperkuat peran imam dan khatib sebagai pemimpin yang tidak hanya berfungsi dalam konteks keagamaan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial di masyarakat.