cover
Contact Name
Novita Kusumaning Tyas
Contact Email
garuda@apji.org
Phone
+6288215137076
Journal Mail Official
rafael@apji.org
Editorial Address
KAMPUS POLITEKNIK PRATAMA Jalan Pantura Semarang- Kendal No 25, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
ISSN : 29880491     EISSN : 29880440     DOI : 10.51903
uang lingkup karya yang diterbitkan jurnal ini termasuk sub rumpun Ilmu Pendidikan Ilmu Sosial, Bahasa dan Sastra, Olahraga dan Kesehatan, Matematika dan MIPA, Teknologi dan Kejuruaan, Ilmu Pendidikan dan Kesenian
Articles 344 Documents
Integrasi Ilmu dalam Program Studi Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebagai Upaya Mewujudkan Pendidikan Tinggi yang Adaptif Dinda Melanie Putri
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i4.1811

Abstract

Perguruan tinggi harus membentuk lulusan yang lebih sekedar unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan profesional yang kuat dan mampu menyesuaikan diri dengan situasi baru yang disebabkan oleh kemajuan teknologi, globalisasi, dan perubahan kebutuhan dunia kerja. Salah satu upaya yang dilakukan yang dapat di ambil adalah untuk memasukan integrasi ilmu ke dalam program Studi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Integrasi ilmu adalah pendekatan yang menerapkan pendekatan interdisipliner seperti teknologi, ekonomi, bisnis, dan ilmu sosial, untuk memberikan pembelajaran yang lebih komprehensif dan relevan dengan zaman sekarang. Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk melihat bagaimana integrasi ilmu diterapkan dalam program studi FEB sebagai Upaya untuk membuat Pendidikan tinggi lebih fleksibel. Studi Kepustakaan (library research) digunakan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Ini dilakukan dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah yang di terbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum berbasis proyek, kolaborasi lintas bidang ilmu, pemanfaatan teknologi digital, pembelajaran interdisipliner, dan penguatan nilai etika dan karakter dapat memungkinkan implementasi integrasi ilmu untuk meningkatkan kreativitas, pemikiran kritis, dan kesiapan siswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang dinamis, oleh karena itu, salah satu pendekatan penting untuk mendukung pembentukan pendidikan tinggi yang sesuai, berkualitas, dan relevan dengan perkembangan masyarakat modern adalah integrasi ilmu.
Penggunaan Istilah “Cina” dan “Tiongkok” dalam Pemberitaan Tribunnews.com juita
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i4.1831

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena penggunaan istilah “Cina” dan “Tiongkok” dalam pemberitaan media online Indonesia, khususnya pada kasus berita Tribunnews.com mengenai respons Tiongkok terhadap konflik Iran. Latar belakang penelitian berangkat dari dinamika kebijakan bahasa di Indonesia, mulai dari Surat Edaran Presidium Kabinet Ampera 1967 hingga Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2014 yang menetapkan istilah “Tiongkok” sebagai rujukan resmi. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, penelitian ini menganalisis teks berita melalui teknik dokumentasi dan analisis isi, serta mengintegrasikan teori variasi bahasa Chaer dan Agustina dengan teori kebijakan bahasa Bernard Spolsky. Hasil penelitian menunjukkan dominasi penggunaan istilah “Cina” sebanyak 12 kali, sementara istilah “Tiongkok” hanya muncul sekali. Temuan ini mengindikasikan bahwa media masih mempertahankan praktik kebahasaan lama, meskipun kebijakan resmi telah berubah. Analisis lebih lanjut memperlihatkan bahwa pilihan istilah tidak hanya bersifat linguistik, tetapi juga mencerminkan praktik bahasa, ideologi, dan manajemen bahasa dalam ruang publik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi kajian sosiolinguistik dan kebijakan bahasa, serta mendorong konsistensi media dalam penerapan istilah sesuai kebijakan resmi.
PENERAPAN EVALUASI MODEL KIRKPATRICK TRAINING OF FACILITATOR (TOF) KSR PMI UNIT 02 IAIN BONE Harlinda; Muh. Kaswang
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i4.1832

Abstract

. Penelitian ini menggunakan evaluasi model Kirkpatrick pada Training of Facilitator (ToF) di KSR PMI Unit 02 IAIN Bone. Dari empat level Kirkpatrick, penelitian ini hanya memakai dua, yaitu level reaksi dan pembelajaran. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method untuk memperoleh data mendalam dan komprehensif melalui triangulasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, tes, kuesioner, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian pada level reaction menunjukkan bahwa aspek yang diukur meliputi relevansi materi pelatihan dengan kebutuhan, kompetensi fasilitator, fasilitas pendukung kegiatan, serta efektivitas penggunaan waktu. Berdasarkan analisis deskriptif, skor terendah berada pada kelas interval 41–43 sebesar 11,1% (1 responden), sedangkan skor tertinggi berada pada kelas interval 47–49 sebesar 33,3% (3 responden). Jumlah data valid sebanyak 9 responden tanpa data hilang, dengan nilai mean 44,22, standar deviasi 3,86, dan varians 14,94. Pada level learning, hasil wawancara menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengalaman berkesan karena materi yang disampaikan fasilitator mampu meningkatkan motivasi melalui metode yang memadukan materi dan permainan. Peserta juga menilai bahwa fasilitator harus memiliki kompetensi penguasaan materi dan kemampuan komunikasi yang baik. Selain itu, terdapat perubahan kemampuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan, terutama dalam keberanian berbicara di depan umum serta keaktifan dalam kegiatan. Setelah dinyatakan lulus ToF, peserta diberi kesempatan menjadi fasilitator di tingkat sekolah sebagai syarat memperoleh nomor keanggotaan.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Peserta Didik pada Materi Relasi dan Fungsi Ditinjau dari Self-Efficacy Zidna Nurus Sakinah; Emi Pujiastuti
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i4.1833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi karakteristik kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik berdasarkan kategori self-efficacy pada materi relasi dan fungsi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan enam peserta didik kelas VIII SMP yang dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri atas dua peserta didik dengan self-efficacy tinggi, dua sedang, dan dua rendah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket self-efficacy, tes uraian kemampuan berpikir kritis matematis, dan wawancara semi terstruktur. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menerapkan triangulasi antara hasil tes dan wawancara untuk meningkatkan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik kemampuan berpikir kritis matematis pada setiap kategori self-efficacy. Peserta didik dengan self-efficacy tinggi mampu menunjukkan kemampuan interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi secara lebih konsisten dibandingkan kategori lainnya. Peserta didik dengan self-efficacy sedang telah memenuhi sebagian besar indikator, meskipun masih mengalami keraguan pada beberapa tahapan penyelesaian masalah. Sementara itu, peserta didik dengan self-efficacy rendah masih mengalami kesulitan dalam menyusun strategi penyelesaian, mengevaluasi hasil, serta menarik kesimpulan yang sesuai. Temuan penelitian ini memberikan gambaran mengenai variasi karakteristik kemampuan berpikir kritis matematis berdasarkan tingkat self-efficacy yang dapat menjadi pertimbangan dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 3 (2026): Mei: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 2 (2026): Maret: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 6 (2025): November: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 5 (2025): September: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 4 (2025): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 3 (2025): Mei: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 2 (2025): Maret: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 6 (2024): November : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 5 (2024): September : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 4 (2024): Juli : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 3 (2024): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 2 No 3 (2024): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 2 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 2 No 2 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 2 No 1 (2024): Januari : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 6 (2023): November : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 5 (2023): September : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 1 No. 4 (2023): Juli : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 4 (2023): Juli : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 3 (2023): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 1 No. 3 (2023): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 2 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika More Issue