cover
Contact Name
Novita Kusumaning Tyas
Contact Email
garuda@apji.org
Phone
+6288215137076
Journal Mail Official
rafael@apji.org
Editorial Address
KAMPUS POLITEKNIK PRATAMA Jalan Pantura Semarang- Kendal No 25, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
ISSN : 29880491     EISSN : 29880440     DOI : 10.51903
uang lingkup karya yang diterbitkan jurnal ini termasuk sub rumpun Ilmu Pendidikan Ilmu Sosial, Bahasa dan Sastra, Olahraga dan Kesehatan, Matematika dan MIPA, Teknologi dan Kejuruaan, Ilmu Pendidikan dan Kesenian
Articles 330 Documents
Model Implementasi Kurikulum Merdeka pada Sekolah Islam Terpadu : Integrasi Nilai Islam, Tantangan Pedagogik, dan Peran Orang Tua Najmiyyatul Mizaniyyah; Raden Bambang Sumarsono
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i1.1545

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka pada Sekolah Islam Terpadu (SIT) melalui kajian terhadap model dual curriculum, tantangan pedagogik guru, serta strategi integrasi nilai Islam dalam pembelajaran. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data diperoleh dari wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan tiga guru kelas, observasi proses pembelajaran, serta analisis dokumen perangkat ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SDIT Ibnu Hajar berlangsung melalui model hibridisasi kurikulum, yaitu penyelarasan struktur Kurikulum Merdeka (CP, ATP, modul ajar, dan P5) dengan kurikulum SIT. Integrasi dilakukan secara epistemologis, di mana nilai Islam menjadi kerangka filosofis dalam perencanaan tujuan, pemilihan materi, strategi instruksional, dan asesmen. Tantangan utama implementasi meliputi beban penyusunan modul ajar, keterbatasan kapasitas guru dalam pembelajaran berdiferensiasi, serta inkonsistensi guru muda dalam pemenuhan tuntutan pedagogik dan administrasi. Sementara itu, siswa menunjukkan respons positif terhadap pembelajaran berbasis projek, namun dukungan orang tua dipengaruhi oleh kondisi sosial-ekonomi dan keterbatasan pendampingan belajar di rumah.Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah berbasis nilai dengan menunjukkan bahwa integrasi kurikulum tidak hanya terjadi pada level tematik, tetapi juga pada tataran filosofis. Secara praktis, penelitian memberikan rekomendasi mengenai penyederhanaan standar perangkat ajar, peningkatan kapasitas guru, dan penguatan kolaborasi sekolah dengan orang tua.
Peran Media Audio Visual dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 4 SDN Dukuh Kupang V Surabaya Pratiwi, Desi Eka; Nabilah, Qonita Ayu; Oktavia, Rani
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i1.1546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan media audio visual pada mata pelajaran bahasa indonesia  di kelas IV SDN Dukuh Kupang V Surabaya. Latar Belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa serta kurangnya keaktifan dalam proses pembelajaran yang disebabkan oleh penggunaan media yang kurang menarik. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yangdilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini berjumlah 27 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pada hasil belajar siswa. Pada siklus I rata-rata hasil belajar mencapai 65,26% sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 80,20% dengan kenaikan sebesar 14,94%. Selain peningkatan nilai, siswa juga menunjukkan perubahan positif dalam hal keaktifan, fokus, dan keterlibatan selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia, karena mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan bermakna bagi siswa.
Pelestarian Cagar Budaya Songgoriti di Tengah Tantangan Perubahan Sosial dan Ekonomi Viyolla Putri Arnelita; Lybi Anyelir Eka Putriku; Febriyan Pratama Tolak Fazlida; Andhika Yudha Pratama; Dini, Dini Putri Ratna Meritasari
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i1.1550

Abstract

Songgoriti adalah sebuah tempat wisata alam yang terletak di Kota Batu. Tempat ini terkenal dengan sumber air panas alaminya, Namun Songgoriti tidak hanya sebagai tempat wisata tetapi Songgoriti juga memiliki nilai sejarah yang penting. Aset kebudayaan yang masih ada sampai sekarang adalah candi Songgoriti atau yang lebih dikenal dengan candi Mpu Supo. Namun seiring berjalan nya waktu dan perubahan tempat pariwisata membuat penurunan minat terhadap kebudayaan asli Kawasan Songgoriti, hal ini juga berdampak terhadap penurunan nilai norma dan moralitas masyarakat setempat yang di dukung oleh tantangan dalam sektor perekonomian yang dimana fungsi ruang dialihkan menjadi komoditas ekonomi sesaat yang menguji hubungan sosial masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana warga menanggapi perubahan yang terjadi, baik secara individu atau bersama-sama, apakah mereka akan tetap bertahan, menyesuaikan diri, atau memilih untuk pasrah. Studi ini juga berfokus pada cara masyarakat untuk tetap melestarikan budaya dan menjaga aset kebudayaan agar dapat terus di jaga dan di kembangkan.
Komunitas Laskar Belajar Sebagai Penguatan Literasi dan Pembelajaran di Kawasan Rusunawa Malang Privi Julivhasari; Mario, Mario Tri Febriansyah; Andhika, Andhika Yudha Pratama; Dini, Dini Putri Ratna Meritasari
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i1.1551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan literasi dan implementasi pembelajaran berbasis komunitas yang dilakukan oleh Laskar Belajar di kawasan Rusunawa Malang sebagai lingkungan pemukiman urban. Melalui telaah terhadap berbagai program pendampingan, temuan penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis komunitas berperan penting dalam meningkatkan kemampuan literasi dasar anak, terutama melalui kegiatan membaca bersama, bimbingan belajar, dan penggunaan media belajar yang kontekstual dengan kehidupan rusunawa. Keterlibatan relawan sebagai fasilitator belajar terbukti mendorong terciptanya interaksi edukatif yang hangat, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan sosial emosional anak-anak di lingkungan padat perkotaan. Integrasi nilai gotong royong, solidaritas sosial, dan budaya komunitas lokal dalam setiap aktivitas pembelajaran memperkuat motivasi dan partisipasi anak. Selain itu, pendekatan komunitas memungkinkan proses refleksi, pendampingan personal, serta pembiasaan belajar yang berkelanjutan meskipun dalam kondisi keterbatasan ruang dan sumber daya. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kolaborasi antara orang tua, relawan, dan pengelola rusunawa memberikan kontribusi signifikan terhadap keberhasilan program literasi dan ketahanan belajar anak-anak. Secara keseluruhan, kegiatan Laskar Belajar di Rusunawa Malang memiliki potensi besar dalam memperkuat literasi, menumbuhkan kemandirian belajar, serta menciptakan ruang pendidikan alternatif yang adaptif terhadap dinamika kehidupan urban. Namun, tantangan mengenai keberlanjutan program, keterbatasan fasilitas, dan konsistensi keterlibatan orang tua masih memerlukan perhatian untuk optimalisasi implementasi ke depan.
Supervisi Pembelajaran Jarak Jauh melalui Video Conference Alina Halda Nur; Mutiara Nur; Fatimah Azzahra
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i1.1557

Abstract

Perubahan sistem pembelajaran menuju model pembelajaran jarak jauh (PJJ) menuntut penyesuaian dalam pelaksanaan supervisi agar kualitas pengajaran tetap terjamin. Artikel ini bertujuan menguraikan bagaimana supervisi akademik dilakukan melalui video conference, apa saja hambatan yang muncul, serta strategi yang dapat diterapkan dalam supervisi berbasis teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai referensi terkait supervisi, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, dan praktik supervisi secara daring. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan video conference membuat supervisi dapat berlangsung lebih fleksibel, efisien, dan tetap mendukung kegiatan observasi, pemberian umpan balik, serta pembinaan profesional secara langsung. Supervisi online juga berkontribusi pada peningkatan kompetensi guru, terutama dalam aspek pedagogis dan kemampuan mengelola pembelajaran digital. Meski demikian, sejumlah tantangan seperti keterbatasan kemampuan teknologi, akses perangkat dan jaringan, serta penyesuaian kurikulum masih sering ditemui. Temuan ini menegaskan perlunya pelatihan menyeluruh, penyediaan sarana digital yang memadai, dan penyusunan SOP supervisi daring guna memastikan mutu pembelajaran tetap terjaga selama PJJ berlangsung.
Implementasi Aplikasi Absensi Online: Kajian Literatur dalam Manajemen Kehadiran Siswa Alya Zahirah; Nurzaniah; Aulia Khumairoh; Kusumaningrum, Hesti
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i1.1561

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong lembaga pendidikan untuk mengadopsi sistem administrasi yang lebih modern, termasuk penggunaan aplikasi absensi online. Sistem ini tidak hanya berfungsi mencatat kehadiran secara otomatis, tetapi juga menyediakan data real-time yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan kompetensi guru. Artikel ini membahas peran aplikasi absensi online dalam manajemen kompetensi guru di sekolah melalui kajian konsep, keterkaitan fungsi, serta tantangan implementasinya. Aplikasi absensi online umumnya dilengkapi fitur verifikasi lokasi, bukti foto, dan integrasi dengan sistem kepegawaian, sehingga mampu meningkatkan akurasi pencatatan kehadiran dan transparansi administrasi. Data kehadiran yang dihasilkan menjadi indikator penting untuk menilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta konsistensi kerja guru sebagai bagian dari kompetensi profesional dan kepribadian. Selain itu, pengolahan data absensi dapat dikombinasikan dengan penilaian kinerja lainnya untuk menghasilkan gambaran menyeluruh mengenai kompetensi guru. Meskipun demikian, implementasi di sekolah sering menghadapi hambatan seperti keterbatasan infrastruktur, resistensi pengguna, serta isu keamanan data. Artikel ini menekankan pentingnya dukungan manajemen sekolah, peningkatan literasi digital, dan kebijakan perlindungan data sebagai prasyarat keberhasilan integrasi aplikasi absensi online dalam penguatan kompetensi guru. Dengan pendekatan yang tepat, aplikasi absensi online dapat menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan profesionalisme pendidik.
Analisis Pembelajaran Auditory Intellegency Repetition dan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Belajar Matematika di Sekolah Dasar Ambar Arum; Mohamad Erik Prayoga
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 2 (2026): Maret: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i2.1510

Abstract

Model pembelajaran dalam belajar mengajar di sekolah dasar akan mempengaruhi hasil belajar siswa. Pembelajaran Auditory Intellegency Repetition dan Problem Based Learning digunakan untuk meningkatkan hasil belajar dalam mata pelajaran Matematika. Tujuan dari penelitian analisis ini adalah mengamati metode dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Matematika, kemudian menentukan model pembelajaran yang paling efektif dan efisien. 
Analisis Permasalahan Pendidikan Ditinjau dari Aspek Sarana dan Prasarana di SMA Negeri 1 Malang sasongko, tasya; Altyan Perwira; Aqmal Febianza Irfananda; Anggun Arta Wijaya; Rafaelishsan Ahmadinejad
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 2 (2026): Maret: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i2.1549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan sarana dan prasarana SMA Negeri 1 Malang dengan meninjau kondisi kerusakan, penyebab, mekanisme pemeliharaan, koordinasi penanganan, serta kendala anggaran dalam pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam dengan ketua unit pengembangan mutu sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah fasilitas seperti jaringan Wi-Fi, LCD proyektor, dan komputer sering mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas penggunaan, kurangnya kesadaran pengguna, serta tidak adanya jadwal pemeliharaan preventif yang terstruktur. Pemeliharaan yang dilakukan masih bersifat reaktif, sehingga memperpanjang waktu perbaikan dan menurunkan efisiensi layanan. Koordinasi sudah dilakukan melalui rapat rutin dan pelaporan digital, namun penanganan kerusakan besar tetap memerlukan proses verifikasi yang panjang. Selain itu, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam pengadaan dan perbaikan sarpras karena sekolah negeri tidak diperkenankan melakukan pungutan wajib kepada wali murid. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan Preventive Maintenance dan Predictive Maintenance, digitalisasi inventaris serta pengadaan jangka panjang sebagai upaya meningkatkan efektivias pengelolaan sarpras dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang optimal.
Analisis Pengembangan Profesionalisme Guru untuk Kedisiplinan dan Pemerataan Pelatihan Sasongko, Tasya; Zaskia Alya Rosita; Ahmad Hafidz Ilmi; Tarista Augta Santoso; Raden Bambang Sumarsono; Wildan Darma Setiawan
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 2 (2026): Maret: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i2.1567

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kemajuan profesionalisme guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Negeri 4 Malang) dengan fokus pada dua aspek utama, yaitu tingkat kedisiplinan guru dan kesetaraan dalam akses pelatihan antara guru umum dan guru produktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam serta pengumpulan dokumentasi yang melibatkan guru, staf sumber daya manusia, dan siswa sebagai sumber informasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa beberapa guru masih menghadapi tantangan dalam disiplin, terutama terkait dengan keterlambatan masuk kelas, ketidakhadiran tanpa pemberitahuan, serta kurangnya persiapan untuk mengajar. Selain itu, teridentifikasi adanya ketidaksetaraan dalam pelatihan, di mana guru produktif mendapatkan lebih banyak peluang dibandingkan guru umum. Situasi ini mempengaruhi perbedaan dalam kompetensi pedagogis serta kualitas pembelajaran. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan manajemen sumber daya manusia melalui supervisi yang terstruktur, rotasi prioritas pelatihan, dan penyusunan rencana pengembangan pengajar yang disesuaikan dengan kebutuhan. Temuan ini menyiratkan bahwa profesionalisme guru dapat ditingkatkan secara lebih adil jika sekolah menerapkan kebijakan pelatihan yang merata dan pembinaan disiplin yang berkelanjutan, sehingga kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan bisa berkembang dengan lebih baik.
Implementasi Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun di Kabupaten Kulon Progo: Komposisi Anggaran APBD dan Peran PAD Handayani; Muhammad Ivan
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 2 (2026): Maret: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i2.1630

Abstract

Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun (PAUD–SMA) mulai diterapkan secara nasional pada 2025. Kabupaten Kulon Progo telah mempersiapkan beberapa program pendukung, seperti visi “Wajib Belajar 12 Tahun” (2011–2016), wajib PAUD sejak 2020, beasiswa SD/SMP, BOS Daerah, dan rehabilitasi sekolah. Studi deskriptif-kualitatif ini mengevaluasi implementasi kebijakan tersebut di Kulon Progo melalui wawancara pejabat daerah dan analisis dokumen publik. Temuan utama menunjukkan bahwa meski alokasi belanja pendidikan di APBD relatif tinggi (>25%), mayoritas anggaran tersebut (sekitar 80–85%) terserap untuk gaji/tunjangan guru sehingga alokasi program layanan hanya 15–20%. Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pendidikan sangat terbatas (sekitar 19,8% dari total pendapatan daerah). Mekanisme pendanaan alternatif (CSR perusahaan, beasiswa Baznas, BOS Daerah) telah diupayakan. Akses pendidikan menengah di Kulon Progo relatif baik (APM SMP 89%, SMA 82% pada 2020), namun berisiko jika pembiayaan tidak memadai. Rekomendasi meliputi penguatan regulasi lokal, transparansi anggaran, dan strategi fiskal kreatif untuk mendukung keberlanjutan Wajib Belajar 13 Tahun.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 2 (2026): Maret: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 6 (2025): November: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 5 (2025): September: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 4 (2025): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 3 (2025): Mei: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 2 (2025): Maret: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 6 (2024): November : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 5 (2024): September : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 4 (2024): Juli : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 2 No 3 (2024): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 3 (2024): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 2 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 2 No 2 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 2 No 1 (2024): Januari : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 6 (2023): November : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 5 (2023): September : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 4 (2023): Juli : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 1 No. 4 (2023): Juli : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 1 No. 3 (2023): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 3 (2023): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 2 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika More Issue