cover
Contact Name
Novita Kusumaning Tyas
Contact Email
garuda@apji.org
Phone
+6288215137076
Journal Mail Official
rafael@apji.org
Editorial Address
KAMPUS POLITEKNIK PRATAMA Jalan Pantura Semarang- Kendal No 25, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
ISSN : 29880491     EISSN : 29880440     DOI : 10.51903
uang lingkup karya yang diterbitkan jurnal ini termasuk sub rumpun Ilmu Pendidikan Ilmu Sosial, Bahasa dan Sastra, Olahraga dan Kesehatan, Matematika dan MIPA, Teknologi dan Kejuruaan, Ilmu Pendidikan dan Kesenian
Articles 344 Documents
Analisis Strategi Literasi Digital dalam Melatih Kemampuan Siswa Mengenali Berita Hoaks dan Video Deepfake di Media Sosial Agus Khakim
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 2 (2026): Maret: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i2.1684

Abstract

Kemajuan pesat teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menggeser lanskap disinformasi dari hoaks tekstual menjadi konten audiovisual sintetis berupa deepfake. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi literasi digital dalam meningkatkan kemampuan siswa sekolah menengah (Generasi Alpha) mengidentifikasi berita hoaks dan video deepfake. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional terhadap 150 siswa SMP/SMK di Yogyakarta, penelitian ini menguji korelasi antara literasi digital operasional dan literasi visual kritis terhadap akurasi deteksi konten. Data dikumpulkan melalui Skala Literasi Digital, Digital Discernment Test, dan Skala Efikasi Diri yang telah divalidasi (Cronbach's Alpha > 0,7). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun siswa memiliki kemahiran teknis yang tinggi, akurasi mereka dalam mengenali deepfake berada pada tingkat yang sangat rendah (18%). Analisis regresi menunjukkan bahwa strategi literasi visual kritis berkorelasi positif kuat terhadap akurasi deteksi deepfake (r = 0,78; p < 0,01), sementara literasi digital operasional hanya menunjukkan korelasi lemah (r = 0,12). Temuan ini mengonfirmasi adanya "paradoks konektivitas", di mana kedekatan dengan teknologi tidak berbanding lurus dengan kemampuan verifikasi informasi. Penelitian ini merekomendasikan integrasi kurikulum literasi AI yang mencakup skeptisisme sehat dan pengenalan anomali visual AI untuk memitigasi risiko psikososial akibat paparan disinformasi yang masif di media sosial.
Implementasi Manajemen Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru di SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar desfanny salsabila; Alya Azzahra; Vionita Yafi Nur Fadhilah
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 3 (2026): Mei: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i3.1698

Abstract

Pelaksanaan pengembangan kompetensi pedagogik guru di lapangan sering kali tidak optimal disebabkan oleh hambatan structural, keterbatasan waktu mengajar, serta kurangnya pemanfaatan data dari hasil supervisi yang maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguraikan langkah – Langkah dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi manajemen pengembangan keterampilan pedagogic para pendidik para pendidik di SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar. Metode yang di terapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitiatif deskriptif yang dilakukan melalui teknik pengumpulan data seperti wawancara mendalam, observasi, dan pengumpulan dokumentasi. Temuan penelitian menunjuksn bahwa proses perencanaan dilakukan dengan strategi yang tepat melalui pemetaan kebutuhan serta penyusunan konsep guru ciri khas, pelaksanaan dilakukan dengan beragam cara melalui program In-House Training (IHT), workshop, hingga perbandingan internasional, sedangkan fase evaluasi dilakukan secara berlapis melalui pemantauan harian dan supervisi akademis mendadak. Kendati demikian, penerapan ini masih menghadapi kendala berupa ketidakpaduan dalam penerapan standar pengajaran dan beban administrasi yang dihadapi para guru. Penelitian ini menyajikan kontribusi ilmiah berupa model pengembangan kompetensi pedagogik yang relevan, berbasis data, dan berkarakter, terutama untuk lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
Integrasi Ilmu dalam Konsep Berpikir Siswa Sekolah Dasar: Membangun Pola Pikir Holistik, Kritis, dan Sistematis melalui Pembelajaran Eidel Fitria Suciati
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 3 (2026): Mei: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i3.1716

Abstract

Pendidikan abad ke-21 pembelajaran dituntut tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan pola pikir siswa yang holistik, kritis, dan sistematis. Pada jenjang sekolah dasar, kemampuan tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk cara berpikir siswa secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji konsep integrasi ilmu dalam pembelajaran serta perannya dalam membangun pola pikir siswa dengan mengaitkan perspektif pendidikan modern dan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ilmu dalam pembelajaran mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, membantu siswa memahami keterkaitan antar konsep, serta membangun pola pikir yang lebih sistematis dan bermakna. Selain itu, integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran berkontribusi dalam memperkuat dimensi spiritual dan moral siswa sehingga terbentuk keseimbangan antara aspek intelektual dan afektif. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan pembelajaran integratif yang tidak hanya menghubungkan berbagai disiplin ilmu, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai keislaman secara kontekstual untuk membentuk siswa yang utuh dan reflektif.
Tinjauan Kritis Supervisi Pendidikan dan Otonomi Profesional Guru Ekonomi dalam Transformasi Pembelajaran di Era Pasca-Digital Taufik; Muhammad Fadil; Arlinda Arlinda; Nengsih Nengsih
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 3 (2026): Mei: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i3.1724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis hubungan antara supervisi pendidikan dan otonomi profesional guru ekonomi dalam mendukung transformasi pembelajaran di era pasca-digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi literatur yang dianalisis secara sistematis menggunakan kerangka PRISMA. Data diperoleh dari artikel ilmiah yang relevan dalam rentang tahun 2020–2025 melalui database Google Scholar, Garuda, dan jurnal terindeks SINTA. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik supervisi pendidikan di Indonesia masih didominasi oleh pendekatan administratif dan belum sepenuhnya berfungsi sebagai instrumen pengembangan profesional guru. Di sisi lain, otonomi profesional guru mengalami penguatan melalui kebijakan Kurikulum Merdeka, namun belum diimbangi dengan kesiapan kompetensi dan sistem pendampingan yang memadai. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara tuntutan transformasi pembelajaran dengan praktik di lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan konsep supervisi transformatif berbasis otonomi profesional sebagai pendekatan yang mampu mengintegrasikan fungsi pembinaan dan pemberdayaan guru secara lebih adaptif. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kerangka konseptual supervisi pendidikan yang relevan dengan dinamika pembelajaran di era pasca-digital.
Tantangan dan Strategi Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Nilai Islam di Masyarakat Modern Yuhelni Hafizi; Syamzaimar
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 3 (2026): Mei: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i3.1736

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan dan strategi pelaksanaan pendidikan kewarganegaraan berbasis nilai Islam di tengah masyarakat modern. Globalisasi, digitalisasi, dan pluralisme telah menggeser norma sosial secara signifikan sehingga menimbulkan tantangan dalam pembentukan karakter dan kewarganegaraan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan utama dalam mengintegrasikan prinsip etika Islam ke dalam pembelajaran kewarganegaraan kontemporer serta merumuskan strategi adaptif bagi pendidik dan pemangku kebijakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur. Data diperoleh melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen pendidikan yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi dikotomi antara pendidikan agama dan kewarganegaraan, rendahnya inovasi pedagogis, serta pengaruh disinformasi digital terhadap pemahaman nilai kebangsaan dan keislaman. Adapun strategi yang dapat diterapkan meliputi pengembangan kurikulum integratif, peningkatan literasi digital guru dan peserta didik, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa harmonisasi nilai Islam dan pendidikan kewarganegaraan memerlukan pendekatan yang kontekstual, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Revitalisasi Ideologi Kebangsaan Berbasis Filsafat Pancasila dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi dan Modernisasi Maysaroh; Syamzaimar
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 3 (2026): Mei: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i3.1750

Abstract

Penelitian ini membahas kedudukan Pancasila sebagai ideologi kebangsaan sekaligus filsafat bangsa yang berperan fundamental dalam membentuk identitas nasional dan menjaga persatuan ditengah keberagaman masyarakat Indonesia. Latar belakang penelitian berangkat dari urgensi Pancasila sebagai sistem nilai yang dinamis, relevan, dan mampu menjawab tantangan globalisasi, modernisasi, serta perkembangan teknologi informasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis dimensi filosofis Pancasila yang meliputi aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis, serta menelaah penerapannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, melalui penelusuran literatur akademik, dokumen normatif, dan karya filosofis yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pancasila berfungsi sebagai landasan filosofis, perekat kebangsaan, sumber etika politik dan hukum, serta instrumen pembentukan karakter bangsa. Selain itu, Pancasila memiliki kekuatan normatif untuk menjadi filter terhadap pengaruh negatif globalisasi. Implikasi penelitian menegaskan perlunya revitalisasi nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan karakter, penguatan kebijakan publik, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan budaya lokal agar Pancasila tetap hidup sebagai ideologi kebangsaan yang dinamis, relevan, dan mampu menjaga persatuan bangsa sepanjang masa.
Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengelola Pembelajaran Siswa Berkebutuhan Khusus di SLB Karya Ibu Palembang Sukma Karisma Putri; Ade Akhmad Saputra
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 3 (2026): Mei: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i3.1761

Abstract

Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan lembaga pendidikan yang menyelenggarakan pembelajaran berbasis kebutuhan individu peserta didik melalui pengelolaan yang adaptif dan diferensiatif, yang didukung oleh kebijakan kepala sekolah sebagai pemimpin dalam mengarahkan sistem pembelajaran agar responsif terhadap keberagaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelola pembelajaran siswa berkebutuhan khusus di SLB Karya Ibu Palembang dengan fokus pada peran kepemimpinan kepala sekolah dalam penguatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum adaptif, penerapan strategi pembelajaran, serta peningkatan efektivitas pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap kepala sekolah, waka kesiswaan, dan guru pendamping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran penting sebagai pemimpin pembelajaran, fasilitator, supervisor, dan pengambil kebijakan dalam menciptakan pembelajaran yang adaptif bagi siswa berkebutuhan khusus. Strategi yang diterapkan meliputi pelatihan guru, pendampingan penyusunan Program Pembelajaran Individual (PPI), pengembangan kurikulum berdasarkan asesmen kebutuhan siswa, serta penerapan metode pembelajaran yang fleksibel sesuai karakteristik peserta didik.
Inovasi Model Supervisi Pendidikan Di Era Transformasi Digital: Kajian Literatur Sistematis Viola Fitri Jihaddilah; Ziyadatus Syarifah; Wely Astutik; Vina Amelia Puspita Sari; Vania Benita Wahyudi; Aan Fardani Ubaidillah
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i4.1773

Abstract

Transformasi digital telah memaksa rekayasa ulang sistem pengawasan pendidikan dari model konvensional menuju pendekatan yang lebih adaptif. Penelitian ini bertujuan untu menyintesis perkembangan inovasi model supervisi pendidikan di era digital, mencakup karakteristik model, mekanise pelaksanaanm serta dampaknya terhadap mutu pendidikan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2022 terhdap 61 artikel bereputasi dalam rentang tahun 2016-2026. Hasil penelitian mengidentifikasi adanya pergeseran tipologi supervisi menuju model hybrid, virtual supervision, dan data-driven supervision berbasis kecerdasan buatan (AI) serta platform e-performance. Tahapan pelaksanaan supervisi mengalami restrukturisasi melalui siklus observasi multimedia dan umpan balik instan yang lebih objektif. Sintesis temuan menunjukkan bahwa inovasi digital dalam supervisi memberikan dampak sistemik berupa peningkatan kompetensi pedagogik reflektif guru, efisiensi manajerial bagi pimpinan sekolah, serta peningkatan kualitas hasil belajar siswa secara berkelanjutan. Kajian ini menyimpulkan bahwa inegrasi teknologi dalam supervisi bukan sekadar digitalisasi administratif, melainkan pembentukan budaya mutu berbasis data yang transparan dan kolaboratif.
Integrasi Ilmu dalam Pembelajaran Interdisipliner di Era Digital Marshanda Dwie Djafar
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i4.1797

Abstract

Bagaimana integrasi digunakan dalam pembelajaran adalah subjek penelitian interdisipliner dalam era digital sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metodologi kualitatif dan menggunakan studi pustaka sebagai pendekatan, melalui pengkajian banyak sumber literatur yang relevan, termasuk dokumen, jurnal, dan artikel ilmiah.pendukung lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ilmu tidak hanya menggabungkan berbagai disiplin ilmu, tetapi juga membangun keterkaitan yang saling melengkapi sehingga menghasilkan pemahaman yang holistik. Pendekatan interdisipliner terbukti dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah. Selain itu, pembelajaran yang diterapkan lebih fleksibel, mudah dikomunikasikan, dan memanfaatkan data sebagai dasar proses belajar juga dibantu oleh teknologi digital.. Implementasi integrasi ilmu dapat dilakukan melalui pengembangan kurikulum interdisipliner, penggunaan metode pembelajaran kolaboratif, serta peningkatan kompetensi pendidik. Namun, terdapat berbagai tantangan seperti keterbatasan kompetensi guru, kurangnya dukungan kurikulum, dan minimnya pemanfaatan teknologi. Oleh karena itu, untuk membuat pembelajaran lebih inovatif dan relevan dengan tuntutan abad ke-21, diperlukan solusi strategis yang mencakup pelatihan guru, pengembangan kurikulum terpadu, dan optimalisasi teknologi digital.
Misi Profetik Ilmu sebagai Landasan Tanggung Jawab Ilmuwan di Era Modern Alitha Balqis Purbolinggo
Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/bersatu.v4i4.1798

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki misi profetik ilmu sebagai landasan dalam menentukan tanggung jawab ilmuwan di era kontemporer. Ada perbedaan antara penerapan prinsip moral dalam praktik keilmuan dan kemajuan ilmu pengetahuan, yang merupakan latar belakang penelitian ini. Metode studi kepustakaan (library research) digunakan dalam penelitian ini, yang melibatkan pengumpulan dan analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan selama lima tahun terakhir. Penelitian menunjukkan bahwa misi profetik ilmu, yang mencakup nilai humanisasi, liberasi, dan transendensi, memainkan peran penting dalam mengarahkan pengetahuan ke arah kemanusiaan dan ketuhanan. Selain itu, tanggung jawab yang dihadapi para ilmuwan di zaman sekarang mencakup hal-hal seperti moral, sosial, dan lingkungan. Misi profetik ilmuwan dapat menjadi landasan normatif untuk menentukan tugas mereka secara keseluruhan. Penelitian ini lebih baru karena konsep misi profetik, ilmu, dan tanggung jawab ilmuwan dimasukkan ke dalam satu kerangka. Oleh karena itu, diharapkan bahwa ilmuwan tidak hanya bekerja sebagai peneliti, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang mempertahankan prinsip moral dan kemanusiaan.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 4 (2026): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 3 (2026): Mei: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 2 (2026): Maret: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 6 (2025): November: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 5 (2025): September: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 4 (2025): Juli: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 3 (2025): Mei: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 2 (2025): Maret: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 6 (2024): November : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 5 (2024): September : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 4 (2024): Juli : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 3 (2024): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 2 No 3 (2024): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 2 No 2 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 2 No. 2 (2024): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 2 No 1 (2024): Januari : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 6 (2023): November : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 5 (2023): September : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 1 No. 4 (2023): Juli : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 4 (2023): Juli : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 3 (2023): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol. 1 No. 3 (2023): Mei : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika Vol 1 No 2 (2023): Maret : Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika More Issue