cover
Contact Name
Maxsel Koro
Contact Email
maxsel.koro@staf.ac.id
Phone
+6285339044426
Journal Mail Official
maxsel.koro@staf.undana.ac.id
Editorial Address
Jl. SK. Lerik No.III Kota Baru Kupang-NTT
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Journal of Character and Elementary Education
ISSN : -     EISSN : 29636256     DOI : https://doi.org/10.35508/jocee.v1i1
Core Subject : Education,
Ruang lingkup JOCEE adalah penelitian dan aplikasinya di bidang Pendidikan Karakter dan Pendidikan Dasar dengan jabaran sebagai berikut: Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Pedagogi Pendidikan IPS di Sekolah Dasar Pendidikan IPA di Sekolah Dasar Pendidikan PKn di Sekolah Dasar Pendidikan Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Pendidikan Matematika di Sekolah Dasar Pendidikan Seni dan Prakarya di Sekolah Dasar
Articles 93 Documents
Pengaruh Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Norhafizah, Norhafizah; Kusumaningrum, Amanda Zaiti; Kholillah, Siti; Hatimah, Khusnul; Rafianti, Wahdah Refia
Journal of Character and ELementary Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v5i1.26772

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif peserta didik sekolah dasar yang disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran tradisional yang berpusat pada guru serta keterlibatan aktif peserta didik yang masih terbatas dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut mengakibatkan kemampuan pemecahan masalah dan kerja sama peserta didik belum berkembang secara optimal. Padahal, kemampuan kreatif dan kolaboratif merupakan bagian penting dari keterampilan abad ke-21 yang perlu ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar sebagai fondasi pembelajaran di tingkat selanjutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan strategi Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan kreativitas dan kolaborasi peserta didik sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, baik dari jurnal nasional maupun internasional, buku referensi, serta artikel penelitian yang berkaitan dengan penerapan PjBL dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan deskriptif untuk mengidentifikasi pola temuan penelitian, indikator peningkatan kreativitas dan kolaborasi, serta kendala yang dihadapi dalam implementasi PjBL di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi Project-Based Learning efektif dalam meningkatkan fleksibilitas berpikir, orisinalitas ide, dan kemampuan elaborasi peserta didik. Selain itu, PjBL juga mampu menumbuhkan sikap tanggung jawab, keterampilan komunikasi, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Meskipun demikian, implementasi PjBL masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan waktu pembelajaran, kesiapan dan kompetensi guru yang bervariasi, serta kesulitan dalam melakukan penilaian proses dan hasil belajar secara komprehensif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Project-Based Learning mampu menciptakan pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan guru secara berkelanjutan serta pengembangan rubrik penilaian autentik untuk mendukung pelaksanaan PjBL secara optimal.
Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together Rihileo, Bobby Giridson
Journal of Character and ELementary Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v5i1.26860

Abstract

Abstract: This study was motivated by the low learning outcomes of fourth-grade students in Mathematics, particularly in the topic of multiplication of whole numbers at SD Negeri Naikoten 2. Students tended to be passive during lessons, had limited participation in discussions, and found it difficult to understand multiplication concepts. Therefore, this research aimed to improve students’ learning outcomes through the implementation of the Numbered Head Together (NHT) cooperative learning model assisted by a multiplication snake-and-ladder media. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design, which consisted of two cycles, each including four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were 20 students of grade IV at SD Negeri Naikoten 2, during the first semester of the 2025/2026 academic year. Data were collected through observation of teacher and student activities, as well as written tests conducted at the end of each cycle. The data were analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods by comparing results between cycles. The findings revealed a significant improvement in teacher performance, student engagement, and learning outcomes. Teacher activity increased from an average score of 50 (observer I) and 60 (observer II) in the first cycle to 95 and 90 in the second cycle, categorized as very good. Student activity also improved from an average of 65 (observer I) and 55 (observer II) in the first cycle to 90 and 85 in the second cycle, also categorized as very good. Furthermore, the average learning outcome score increased from 51.8 in the first cycle to 77.7 in the second cycle, and the percentage of students achieving mastery rose from 35% to 80%, indicating that 16 out of 20 students met the Minimum Mastery Criteria (MMC). In conclusion, the implementation of the Numbered Head Together learning model assisted by the snake-and-ladder media effectively enhanced students’ learning outcomes on the topic of multiplication of whole numbers. The model fostered an active, enjoyable, and collaborative learning environment that increased students’ motivation and understanding of mathematical concepts. Keywords: Numbered Head Together, learning outcomes, multiplication of whole numbers, Classroom Action Research.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS IV SDI OESAPA KECIL 1 MATERI UDARA BERSIH BAGI KESEHATAN KOTEN, GAUDENSIUS JATI LAMAURAN
Journal of Character and ELementary Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jocee.v5i1.27228

Abstract

Perlunya inovasi dalam bidang pendidikan terutama dalam pelaksanaan pembelajaran merupakan hal yang urgen untuk mengatasi permasalahan yang masih terus dialami. Penerapan model pembelajaran yang bervariasi merupakan salah satu alternatif yang dapat dilaksanakan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh dari model Problem Based Learning terhadap keterampilan pemecahan masalah. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan jenis eksperimen kuasi. Subyek dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas IV tahun ajaran 2024/2025 yang terdiri dari 2 kelas/rombongan belajar yang berjumlah 64 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kegiatan pretest dan posttest menggunakan istrumen soal sebanyak 20 butir soal. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) kedua perlakuan yang diberikan baik terhadap kelas eksperimen maupun kelas kontrol memiliki pengaruh terhadap peningkatan keterampilan pemecahan masalah; (2) antara kedua perlakuan yang diberikan yakni model Problem Based Learning pada kelas eksperimen dan model pembelajaran konvensional pada kelas kontrol, ternyata model Problem Based Learning memiliki pengaruh yang lebih tinggi terhadap peningkatan keterampilan pemecahan masalah. Berdasarkan temuan penelitian, disarankan kepada para guru dan semua tenaga pendidik agar dapat menerapkan berbagai jenis model pembelajaran inovatif yang berkembang saat ini, salah satunya model Problem Based Learning. Model-model pembelajaran inovatif ini dapat disesuaikan dengan materi pelajaran dan karakteristik siswa. Dengan demikian diharapkan semakin meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa dan kompetensi lainnya yang diharapkan.

Page 10 of 10 | Total Record : 93