cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
National Nursing Conference
ISSN : -     EISSN : 27219763     DOI : https://doi.org/10.34305/nnc
Core Subject :
Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang ilmu kesehatan. National Nuring Conference terutama berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu bidang Kesehatan sebagai berikut: Risk Factor Family Support Quality of Life Drug Intervention Diet Nutrition Intervention Spirituality Health Education and Promotion Seeking Help Behaviour Management Nursing care Premarital and Preconception Preparation Midwifery Care in ANC Midwifery Care in Labor/delivery Midwifery Care in Postpartum Neonatal Care Immunization Breastfeeding Reproductive Health Family Planning Child Growth Development DESA SIAGA Posyandu Health Education and Counselling National Nuring Conference menerima pengiriman artikel dari seluruh indonesia. Semua artikel yang diterima akan dipublikasikan secara terbuka, dan tersedia secara gratis bagi semua pembaca.
Articles 76 Documents
UPAYA PENANGANAN TRAUMA PASCA BENCANA LONGSOR DI KUNINGAN Asmadi Asmadi
National Nursing Conference Vol. 1 No. 1 (2020): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data bencana Kabupaten Kuningan data informasi bencana Indonesia pada tahun 2017 mencapai 12 kejadian, diantaranya 8 tanah longsor, 2 banjir, 1 kebakaran hutan dan lahan, dan 1 putting beliung. Dampak dari bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa namun menyebabkan 48 orang luka luka dan 7.474 harus terdampak dan mengungsi. Kurangnya perhatian pada penanganan korban bencana alam, khususnya upaya pemulihan trauma di setiap bencana alam yang terjadi di Indonesia merupakan masalah yang belum ditangani secara serius dan efektif. Padahal trauma dapat menyebabkan masalah besar dalam kehidupan pasca bencana alamPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya penanganan trauma pasca bencana longsor di Kabupaten Kuningan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan dengan metode in-depth interview dan teknik observasi kemudian dianalisis berdasarkan tema-tema yang muncul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode penanganan berdasarkan kebutuhan korban dan pemulihan tiga aspek penting dalam korban, yaitu emosional, intelektual, dan spiritual diharapkan mampu memulihkan kondisi korban bencana secara menyeluruh. Upaya penanganan diterapkan secara bertahap: pertama, identifikasi masalah dengan mengumpulkan data-data di lapangan; kedua, spesifikasi masalah berdasarkan data-data yang telah diambil, sehingga terbentuk kelompok-kelompok yang digolongkan berdasarkan tingkat trauma, permasalahan, dan kepribadian korban, dan kategori lain yang dianggap penting; ketiga, pemecahan masalah dengan mencari solusi yang tepat terhadap penanganan masing-masing kelompok. Setelah terbentuk kelompokkelompok dengan metode penanganan masing-masing, maka kegiatan penanganan dapat dimulai. Lamanya waktu pelaksanaan program ini disesuaikan dengan tingkat perkembangan korban dan mengacu pada evaluasi yang dilakukan. Puskesmas dirancang untuk menjawab permasalahan penanganan trauma pada korban bencana alam terutama untuk anak-anak. Di harapkan Perawat di Puskesmas mampu menyembuhkan luka trauma secara permanen dan memulihkan kondisi, serta meningkatkan kualitas hidup korban bencana alam.
TERAPEUTIK COMUNITY DALAM PENCEGAHAN RELAPS PENYALAHGUNA NARKOBA Asmadi Asmadi
National Nursing Conference Vol. 1 No. 1 (2020): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyalahgunaan napza memiliki dampak buruk yaitu penularan penyakit dan ketidak berfungsian sosial akibat kecanduan napza. Rehabilitasi sosial dengan metode therapeutic community dianggap dapat membantu mengatasi kecanduan pada zat adiktif dan mengembalikan peran dan fungsi sosial para penyalahguna napza. Kendala yang sering terjadi adalah banyak penyalahguna napza mengalami relapse pasca rehabilitasi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan di Kabupaten Kuningan dengan pendekatan studi kasus dan disajikan dalam bentuk deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi dan studi data sekunder Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pencegahan relapse penyalahguna narkoba dengan metode therapeutic community yang dilakukan oleh Petugas Panti Rehabilitasi Narkoba di Kabupaten Kuningan. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan penyajian secara deskriptif analitis, dilakukan dengan wawancara mendalam kepada manajemen panti, Pekerja Sosial, dan klien, serta melakukan observasi dan analisis data sekunder. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat drop out rehabilitasi sosial penyalahguna narkoba mencapai 32,6%, sedangkan tingkat relapse penyalahguna narkoba diperkirakan mencapai 27% dari klien yang lulus rehabilitasi. Di sisi lain, berbagai penelitian menyebutkan bahwa metode therapeutic community merupakan metode yang relatif lebih efektif dibanding metode rehabilitasi sosial lain dalam mengurangi penyalahgunaan napza dan perilaku anti sosial akibat penyalahgunaan napza. Tantangan dalam metode therapeutic community adalah tingkat drop out yang cukup tinggi. Dibandingkan dengan metode rehabilitasi sosial lain, therapeutic community efektif meningkatkan keberfungsian sosial penyalahguna napza melalui penguatan individu dengan menumbuhkan kepercayaan diri, manajemen emosi dan spiritual. Rehabilitasi sosial melalui therapeutic community dalam panti merupakan upaya pemulihan intrapersonal penyalahguna napza untuk menumbuhkan dan mengembalikan rasa percaya diri, motivasi, keadaan emosi, dan harapan positif agar terbebas dari kecanduan napza
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA KLIEN ODGJ DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIRANCAN KABUPATEN KUNINGAN Hasan Sadeli
National Nursing Conference Vol. 1 No. 1 (2020): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis dengan meningkatnya kadar gula darah. Hasil studi pendahuluan menunjukkan dari 6 orang yang diwawancara terdapat 3 orang di ruang rawat inap dan 1 orang di ruang rawat jalan mengalami stress. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat stress pada pasien Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap dan Rawat Jalan RSUD 45 Kuningan Tahun 2019. Jenis penelitian menggunakan comparative study dengan rancangan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien diabetes mellitus baik Rawat Inap maupun Rawat Jalan selama 2 minggu di Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan Tahun 2019. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan analisis data melalui uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden mayoritas berjenis kelamin perempuan, berusia 51-60 tahun, berpendidikan SD, dan bekerja sebagai IRT dan tingkat stress pasien diabetes mellitus di ruang rawat inap dan rawat jalan mayoritas pada tingkatan normal masing-masing sebesar 40% dan 60%. Analisis bivariat berdasarkan uji t menunjukkan p-value = 0,005 <  = 0,05. Simpulan penelitian, terdapat perbedaan tingkat stress pasien diabetes mellitus di Ruang Rawat Inap dan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah 45 Kuningan Tahun 2019. Disarankan hasil penelitian dapat memberikan informasi mengenai tingkat stress pasien diabetes mellitus di ruang rawat inap dan rawat jalan
PERBEDAAN TINGKAT STRESS PASIEN DIABETES MELLITUS DI RUANG RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN RSUD 45 KUNINGAN Hasan Sadeli
National Nursing Conference Vol. 1 No. 1 (2020): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) seringkali mengalami ketidakpatuhan mengkonsumsi obat yang berakibat kepada kekambuhan. Jumlah gangguan jiwa di Kabupaten Kuningan tahun 2017 sekitar 1.856 orang, dengan rincian sebanyak 938 diobati, 918 orang tidak di obati, 18 dikurung dan 13 di pasung. Data di wilayah kerja Puskesmas Mandirancan terdapat 53 orang dengan gangguan jiwa. Dukungan keluarga, pengetahuan dan sikap keluarga akan berperan besar dalam kepatuhan klien ODGJ dalam menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan minum obat pada klien ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Mandirancan Kabupaten Kuningan Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 53 klien. Peneliti menggunakan teknik Total sampling. Data primer melalui pengisian kuesioner oleh responden. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat dengan metode Rank Spearman. Hasil analisis univariat menunjukan 26 responden (49,1%) mempunyai tingkat pengetahuan baik, 31 responden (58,5%) memberikan sikap positif, 35 responden (66%) memberikan dukungan baik, serta 29 responden (54,7%) memiliki tingkat kepatuhan minum obat sedang. Hasil analisis korelasi Rank Spearman, terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan (p value =0,007), sikap keluarga (p value = 0,000), dan dukungan keluarga (p value = 0,000) dengan tingkat kepatuhan minum obat. Disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan, sikap keluarga, dan dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan minum obat. Diharapkan klien rutin berobat atau kontrol ke puskesmas dan keluarga selalu mengawasi klien saat minum obat.
HUBUNGAN LIFE STYLE DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA DEWASA DI DESA JAGARA KECAMATAN DARMA KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2023 Moonti, Mutia Agustiani; Sutandi, Andi; Fitriani, Nindia Destiana
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.860

Abstract

Latar Belakang : Prevelensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk umur ≥18 tahun di Indonesia sebesar 34,1% ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan prevelensi hipertensi pada tahun 2013 sebesar 25,8%. Diperkirakan 1,28 miliar orang dewasa berusia 30- 79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi. Life style merupakan faktor risiko timbulnya hipertensi pada usia dewasa.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan life style dengan kejadian hipertensi pada Dewasa di Desa Jagara Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi seluruh penduduk yang menderita hipertensi di Desa Jagara dengan jumlah 792 orang, dan tehnik sampling menggunakan tehnik purposive sampling berjumlah 266 orang diperoleh melalui perhitungan Slovin. Tehnik pengumpulan data menggunakaan kuesioner dan pemeriksaan tekanan darah. Hasil : Diketahui dari 266 responden yang memiliki Life Style kurang baik 165 orang (62,0%), lebih banyak dengan responden yang memiliki life style baik yaitu 101 orang (38,0%). Hasil uji Bivariat menggunakan uji Chi-Square didapatkan nilai P-Value = 0,000 (< dari α 0,05) artinya memiliki Hubungan Life Style Dengan Kejadian Hipertensi Pada Dewasa di Desa Jagara Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Tahun 2023. Simpulan : Ha diterima berarti ada hubungan antara life style dengan kejadian hipertensi pada dewasa di Desa Jagara. Diharapkan tetap menjaga life style yang baik dengan rutin mengontrol kesehatan seperti rutin cek tekanan darah di pelayanan kesehatan terdekat guna mencegah terjadinya hipertensi dan komplikasi.
GAMBARAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) SELAMA MASA COVID-19 DI DESA CILEULEUY KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN Firmansyah, Rony Suhada; Krisnawati, Euis
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.861

Abstract

Latar belakang : COVID-19 sudah dideklarasikan sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat secara Global (Global Public Health Emergency) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 30 Januari 2020. Data terbaru yang diumumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada tanggal 30 Juni menunjukkan total kasus positif corona di Indonesia kini mencapai 25.216 pasien dan angka ini terus bertambah setiap harinya. Salah satu cara yang mudah untuk mencegah tertularnya Covid-19 ini adalah dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran perilaku cuci tangan pakai sabun pada masyarakat di desa Cileuleuy. Metode : Jenis penelitian ini adalah desain deskriptif analitik sederhana dengan populasi masyarakat desa Cileuleuy dan sampel yang berjumlah 100 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling, teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis statistik dengan menggunakan univariat. Hasil : Analisis univariat menunjukkan dari 100 responden yang mencuci tangan setiap waktu hanya 43 orang (43%), 63 responden (63%) mencuci tangan menggunakan sabun dan 37 responden (37%) mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer, dan hanya 39 responden (39%) melakukan cuci tangan dengan sempurna. Simpulan : Perilaku cuci tangan pakai sabun pada masyarakat masih rendah, masyarakat masih belum terbiasa mencuci seperti sebelum menyentuh hidung, mulut dan mata, setelah menerima paket atau makanan online, setelah bersin atau batuk. Peneliti menyarankan agar masyarakat mematuhi dan melaksanakan anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan selama masa Covid-19 ini.
PENDIDIKAN KESEHATAN MELALUI MEDIA PERMAINAN KARTU KUARTET MODIFIKASI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SISWA SEKOLAH DASAR Syarifudin, Ayip; Nurharlinah, Nurharlinah; Suharjiman, Suharjiman
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.862

Abstract

Anak usia sekolah dasar menjadi aset utama pembangunan dimasa depan. Upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah dasar adalah dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat yang baik. Penyampaian informasi melalui promosi kesehatan pada anak usia sekolah dasar membutuhkan media edukasi yang efektif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media permainan kartu kuartet modifikasi terhadap tingkat pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada siswa sekolah dasar di SDN 1 Sukaraja Kabupaten Kuningan. Desain penelitian adalah quasy eksperimen dengan rancangan pre-test dan post-test design. Populasi sebanyak 76 siswa kelas IV dan V dengan teknik sampel total sampling. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian sebelum intervensi diperoleh nilai rata-rata mengingat (56,68), memahami (53,97), mengaplikasikan (52,25), menganalisis (63,82), mengevaluasi (71,93), mencipta (65,46), setelah intervensi pada kategori mengingat (86,51), memahami sebesar (84,21), mengaplikasikan (85,64), menganalisis (87,17), mengevaluasi (91,67) dan mencipta (85,53). Analisis bivariat diperoleh p-value= 0,000 (<0,05) artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media permainan kartu kuartet modifikasi terhadap tingkat pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa di SDN 1 Sukaraja Kabupaten Kuningan. Pendidikan kesehatan melalui media permainan kartu kuartet modifikasi efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Guru disekolah dapat memanfaatkan penggunaan kartu kuartet modifikasi dalam pembelajaran di kelas.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA TINGKAT 1 PRODI S1 KEPERAWATAN DI STIKES KUNINGAN Wulan, Nur; Mawaddah, Anggi Ulfah; Mulyati, Shilvany Aulya
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.863

Abstract

Tingkat stres merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh mahasiswa tingkat 1. Prevalensi stres yang dialami mahasiswa tingkat 1 sebesar 45,8% sampai 71,6%, dapat terjadi akibat transisi dari Sekolah Menengah Atas ke Perguruan Tinggi yang membutuhkan penyesuian diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik; jenis kelamin, tempat tinggal dan asal jurusan pendidikan dengan kejadian tingkat stres pada mahasiswa tingkat 1 Prodi S1 Keperawatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan metode cross sectional. Jumlah sampel 60 responden dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisis Bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan gambaran jenis kelamin perempuan 62%, tempat tinggal di kosan 43,3%, asal jurusan pendidikan IPA 48,3%, dan tingkat stress sedang 53,4%. Berdasarkan analisis bivariat antara hubungan jenis kelamin, tempat tinggal, dan asal jurusan pendidikan dengan tingkat stres pada mahasiswa tingkat 1 prodi S1 Keperawatan didapatkan p value (p=0,001, p=0,000, p=0,506). Terdapat hubungan antara jenis kelamin dan tempat tinggal dengan tingkat stres pada mahasiswa tingkat 1 prodi S1 Keperawatan dan tidak terdapat hubungan antara asal jurusan pendidikan dengan tingkat stres pada mahasiswa tingkat 1 prodi S1 Keperawatan. Diharapkan adanya mekanisme koping dalam menangani setiap permasalahan yang ada dan diharapkan mampu menerapkan adaptasi lingkungan sekitar dengan baik agar dapat mengurangi stres.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL PERAWAT PELAKSANA DENGAN PELAYANAN ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT JUANDA KUNINGAN TAHUN 2023 Puspanegara, Aditiya; Nabila, Nadiatul Syifa; Rusmianingsih, Nining
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.864

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan suatu kepiawaian dalam hal menstimulasi diri, bersikukuh terhadap frustasi, membenahi kondisi hati, berfikir jernih dan berempati sehingga bisa memberikan pelayanan asuhan keperawatan yang berkualitas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan kecerdasan emosional perawat pelaksana dengan pelayanan asuhan keperawatan pasien di instalasi rawat inap Rumah Sakit Juanda Kuningan tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 64 responden dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden dengan menggunakan total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan penatalaksanaannya menggunakan uji statistik Rank Spearman.  Hasil univariat diperoleh kecerdasan emosional perawat pelaksana dengan kategori tinggi (27,8%) dan kategori rendah (13%), sedangkan pelayanan asuhan keperawatan pasien dengan kategori baik (31,5%) dan kategori kurang (20,4%). Analisis bivariat menunjukan ada hubungan kecerdasan emosional perawat pelaksana dengan pelayanan asuhan keperawatan pasien dengan didapatkan nilai p 0,007 < 0,05 dan kekuatan korelasi (r) 0,361. Terdapat hubungan antara kecerdasan emosional perawat pelaksana dengan pelayanan asuhan keperawatan. Disarankan pihak Rumah Sakit meningkatkan mutu pelayanan khususnya pelayanan asuhan keperawatan yang sesuai dengan harapan masyarakat.
PENGARUH TERAPI AIR PUTIH HANGAT DAN AIR PUTIH BIASA TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU (GDS) PADA LANSIA DIABETES MELITUS DI DESA LURAGUNG LANDEUH KECAMATAN LURAGUNG KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2023 Rastipiati, Rastipiati; Nugraha, Moch. Didik; Purnama, Rian
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.865

Abstract

Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta dan jumlah penduduk sebesar 179,72 juta, ini berarti prevalansi diabetes di Indonesia sebesar 10,6%. Prevalensi DM di Jawa Barat mencapai 1,74% diperkirakan sekitar 570.611 penderita diabetes. Angka kejadian diabetes melitus menurut dinas kesehatan Kabupaten Kuningan pada tahun 2022 sekitar 14.772 orang. Kasus diabetes melitus terbanyak di Kecamatan Luragung mencapai 9,2% diperkirakan sekitar 1.363 orang. Tujuan penelitian yaitu untuk mengurangi terjadinya diabetes melitus pada lansia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Quasy Eksperimen. Populasi lansia yang mengidap diabetes melitus di Desa Luragung Landeuh sebanyak 77 orang. Responden dalam penelitian ini sejumlah 30 orang terdiri dari 15 orang air putih hangat dan 15 orang air putih biasa, teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis uji statistik menggunakan uji wilcoxon. Instrumen penelitian menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan lembar observasi. Hasil analisis uji paired samples test terapi air putih hangat diperoleh p- value 0,000 (<0,05) artinya terdapat Pengaruh Air Putih Hangat terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia diabetes melitus. Hasil analisis uji wilcoxon terapi air putih biasa diperoleh p-value 0,000 (<0,05) artinya terdapat Pengaruh Air Putih Biasa terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia diabetes melitus. keduanya sama-sama terdapat pengaruh dalam menurunkan kadar gula dalam darah pada lansia diabetes melitus. Terdapat Pengaruh Terapi Air Putih Hangat dan Air Putih Biasa terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) pada Lansia Diabetes Melitus di Desa Luragung Landeuh Tahun 2023. Perlunya mengaplikasikan Terapi Air Putih Hangat Dan Air Putih Biasa pada penderita Diabetes Melitus.