cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 30264081     DOI : https://doi.org/10.47134/paud
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ISSN 3026-4081 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. PAUD publishes four issues annually in the months of October, January, April, and July. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini include different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education.
Articles 96 Documents
Pengembangan Alat Permainan Edukasi Sensori Path dalam Meningkatkan Aspek Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Firdausy, Angelina; Handayani, Arri
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.1824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan menilai efektivitas Alat Permainan Edukatif (APE) Sensory Path dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di TK PGRI IV/89 Semarang dengan subjek penelitian anak usia 5–6 tahun (kelompok B) sebanyak 12 siswa dan 2 guru kelas. Proses pengembangan dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan desain alat, pembuatan prototipe, hingga uji coba lapangan secara bertahap untuk menilai kelayakan dan efektivitas produk. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan hasil uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa APE Sensory Path dinilai layak digunakan menurut para ahli dan praktisi pendidikan anak usia dini. Implementasi alat ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar anak, seperti keseimbangan, koordinasi, kekuatan otot, serta kemampuan mengikuti instruksi dan konsentrasi. Anak-anak menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam aktivitas fisik setelah menggunakan alat ini, dan aktivitas bermain menjadi lebih menyenangkan serta interaktif. Selain itu, guru juga merasa terbantu karena media ini dapat digunakan dalam berbagai variasi pembelajaran motorik. Dengan demikian, APE Sensory Path efektif dan layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk mendukung dan mengoptimalkan perkembangan motorik kasar anak usia dini di lingkungan pendidikan formal. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan media pembelajaran inovatif di Pendidikan Anak Usia Dini, serta menjadi referensi bagi guru dalam merancang aktivitas pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi anak.
Implementasi Pendidikan Anti Bullying Pada Anak Usia Dini di TK IT LA BA BA Firdausy, Angelina; Handayani, Arri; Rakhmawati, Dini
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.1855

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjabarkan implementasi pendidikan anti bullying di TK IT LA BA BA Mranggen Demak sebagai upaya pencegahan tindakan perundungan pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sehingga memberikan gambaran mendalam mengenai strategi dan metode yang diterapkan dalam pendidikan anti bullying di TK tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK IT LA BA BA menerapkan berbagai metode yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini. Metode bernyanyi digunakan untuk mengajarkan nilai-nilai anti bullying melalui lagu-lagu yang mudah dipahami anak, sedangkan metode bercerita dimanfaatkan oleh guru untuk menyampaikan pesan moral tentang pentingnya saling menghormati dan tidak melakukan perundungan. Selain itu, materi pembelajaran yang bermuatan nilai moral dan pendidikan agama diintegrasikan dalam kegiatan belajar mengajar untuk menanamkan nilai-nilai positif secara konsisten. Metode pembiasaan juga diterapkan dengan membiasakan anak berperilaku baik, saling membantu, dan menghargai teman dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Keterlibatan orang tua melalui kegiatan parenting menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman dan peran mereka dalam mencegah bullying, baik di lingkungan rumah maupun sekolah. Pendekatan holistik yang diterapkan terbukti efektif dalam menanamkan karakter positif dan mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekolah. Implementasi pendidikan anti bullying di TK IT LA BA BA telah berhasil disesuaikan dengan kebutuhan anak usia dini melalui penanaman karakter yang menyeluruh, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak, serta mendukung perkembangan sosial dan emosional mereka secara optimal. Selain itu, keberhasilan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara guru, anak, dan orang tua dalam membangun budaya sekolah yang bebas dari bullying dan penuh rasa empati.
Analisis Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Menggunakan Media Alat Permainan Edukatif Firdausy, Angelina; Dwijayanti, Ida; Sumarno
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.1862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 4-5 tahun di kelompok A TK PGRI IV/89 Semarang tahun ajaran 2024/2025 melalui penggunaan media Alat Permainan Edukatif (APE) “expression guess box”. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain pre-experiment one group pretest-posttest terhadap enam anak yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 22 Mei 2025 melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, peneliti melakukan observasi awal terhadap perkembangan bahasa ekspresif anak untuk mengetahui tingkat kemampuan dan hambatan dalam mengekspresikan perasaan. Berdasarkan hasil pengamatan, disusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang memuat tujuan, materi, metode, serta evaluasi pembelajaran. Selanjutnya, media APE “expression guess box” dirancang sebagai sarana interaktif yang membantu anak mengenali dan mengekspresikan berbagai jenis emosi melalui permainan edukatif. Pelaksanaan pembelajaran dimulai dengan kegiatan pembuka berupa doa, pemanasan, dan lagu-lagu bertema ekspresi, kemudian dilanjutkan penjelasan serta praktik bermain dengan media APE. Penilaian dilakukan dua siklus, sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan; siklus awal menunjukkan sebagian anak baru mulai berkembang atau belum berkembang, sementara setelah intervensi dua anak berkembang sangat baik, tiga anak sesuai harapan, dan tidak ada anak yang belum berkembang. Evaluasi akhir mengindikasikan bahwa media APE sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif secara verbal dan non-verbal, serta membantu perkembangan sosial-emosional anak. Meskipun demikian, beberapa anak membutuhkan stimulasi tambahan untuk mengembangkan ekspresi wajah yang lebih natural dan rasa percaya diri. Penelitian merekomendasikan pengembangan pembelajaran yang kreatif dan berkelanjutan agar kemampuan bahasa ekspresif anak semakin optimal.
Pengembangan Kemampuan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Bercerita di TK PGRI 1 Bumiharjo Wahyuningsih, Hana; Sari, Annisa
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.1873

Abstract

Perkembangan bahasa pada anak usia 4-5 tahun pada dasarnya sudah dapat percakapan dengan benar dan mampu mengutarakan apa yang mereka inginkan. Demgan menggunakan metode bercerita ini dapat dijadikan sebagai suatu pembelajaran untuk mengembangkan anak usia dini. Untuk itu salah satunya dengan metode bercerita dengan harapan kegiatan pembelajaran nya dapat bermakna menyenangkan serta tidak membosankan bagi anak dan kemampuan bahasa anak bisa tercapai dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun melalui metode bercerita di TK PGRI 1 Bumiharjo. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumen dan wawancara. Dari hasil penelitian yang dilakukan selanjutnya dapat dihitung dengan presentase. Pada siklus I dengan nilai rata-rata 61,22% sedanglam pada siklus II nilai rata-rata mencapai 87,29% sehingga mengalami peningkatan sebesar 26,07. Dengan demikian peneliti simpulkan bahwa dengan menggunakan metode bercerita ini dapat mengembangkan kemampuan bahasa anak usia 4-5 Tahun di TK PGRI 1 Bumiharjo.
Profil dan Implementasi Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di TKK Satu Atap SDK Olabolo De Pazi Tawa, Maria Magdalena; Ngasi, Maria Oktaviana; Zae, Marsela Gaudensia; Ninu, Marselina; Dhiu, Konstantinus Dua
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.1890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil TKK Satu Atap SDK Olabolo yang mencakup sejarah pendirian, visi dan misi, struktur organisasi, serta tata tertib sekolah. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti implementasi lima dari tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat yang diterapkan di sekolah tersebut, yaitu kebiasaan beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, serta bermasyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan, wawancara dengan pihak sekolah, dan dokumentasi kegiatan. Hasil observasi menunjukkan bahwa anak-anak di TKK Satu Atap SDK Olabolo telah menunjukkan perilaku yang mencerminkan kebiasaan positif tersebut dalam aktivitas sehari-hari di sekolah. Hal ini mencerminkan keberhasilan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai karakter sejak usia dini. Temuan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan anak usia dini lainnya dalam membangun karakter peserta didik melalui pembiasaan yang konsisten.
An Analysis of the Implementation of Spiritual Well-Being Values in Early Childhood Based on Surah Luqman Verses 12–19: A Fisher's Theory Approach Sukandar, Warlan
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.1900

Abstract

The aim of this study is to analyze the forms of instilling spiritual well-being values contained in Surah Luqman, verses 12–19, using John W. Fisher’s Spiritual Well-Being Theory. This theory highlights four main dimensions of spiritual well-being: the relationship with oneself (personal domain), with others (communal domain), with the environment (environmental domain), and with God (transcendental domain). This study focuses on how these four dimensions are reflected in the advice Luqman gave to his son, as recorded in the mentioned verses. The method used in this research is a qualitative approach with thematic content analysis techniques. The primary data source is the text of Surah Luqman verses 12–19, which is analyzed in depth and supported by relevant literature in Islamic exegesis and spiritual psychology. The results of the study reveal that these verses contain rich and applicable spiritual values for character development in children. The personal dimension is illustrated through the call to be grateful and to use wisdom; the communal dimension is reflected in the emphasis on doing good to parents and maintaining social relationships; the environmental dimension appears in the advice to walk humbly upon the earth; and the transcendental dimension is strongly conveyed in the call to worship Allah, establish prayer, and practice piety. These findings indicate that Surah Luqman is a strong source of spiritual education and can be integrated into early childhood education as a foundation for building holistic and sustainable spiritual well-being.
Peningkatan Kemampuan Literasi Membaca Permulaan Anak Melalui Permainan Wordwall Berbasis Deep Learning Usia 5 – 6 Tahun di TK Pembina Liunggunung: INDONESIA Hidayat, Zhafira; Anugrah, Yuwan
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i1.1905

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan dasar penting dalam perkembangan literasi anak usia dini. Namun, banyak anak usia 5–6 tahun yang masih mengalami kesulitan dalam mengenali huruf, menyebutkan suku kata, dan menghubungkan kata dengan makna gambar secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca permulaan melalui permainan edukatif Wordwall yang dikembangkan berbasis Deep Learning. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan pendekatan tindakan kelas (PTK). Pada siklus pertama, hasil menunjukkan rata-rata nilai anak sebesar 70,8, di mana sebagian besar masih berada pada kategori "mulai berkembang". Setelah dilakukan perbaikan strategi pada siklus kedua, seperti pendampingan lebih intensif, pemanasan fonetik, dan penyesuaian materi permainan, nilai rata-rata meningkat menjadi 80,53 dengan mayoritas anak berada dalam kategori "berkembang sesuai harapan" dan "berkembang sangat baik". Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media digital interaktif yang dirancang sesuai dengan karakteristik anak usia dini dapat membantu meningkatkan motivasi dan kemampuan dasar membaca anak secara menyenangkan. Permainan Wordwall terbukti tidak hanya membuat anak lebih fokus, tetapi juga mempermudah mereka dalam mengenali dan memahami kata sederhana secara kontekstual.
Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kerajinan Tangan di Kelompok B RA Al- Munawaroh Pebriyani, Ira; Anugrah, Yuwan
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.1908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan kerajinan tangan di Kelompok B RA Al-Munawaroh. Keterampilan motorik halus merupakan aspek penting dalam mendukung aktivitas belajar anak, terutama yang berkaitan dengan koordinasi tangan dan jari seperti menulis, menggambar, dan meronce. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui lembar observasi keterampilan motorik halus yang dilakukan sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 anak berusia 5 hingga 6 tahun. Kegiatan kerajinan tangan yang diterapkan meliputi melipat kertas, menggunting, menempel, dan meronce manik-manik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus anak mengalami peningkatan setelah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Anak-anak menunjukkan perkembangan yang terlihat dari meningkatnya kemampuan dalam mengontrol gerakan jari, ketepatan dalam menggunakan alat, serta kerapian dalam menyelesaikan tugas kerajinan. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan kerajinan tangan dapat menjadi metode yang efektif untuk menstimulasi perkembangan keterampilan motorik halus pada anak usia dini.
Strategi Pembelajaran Guru dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia Dini (Studi Pustaka) Isromi, Zhahro
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.1770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai strategi yang diterapkan oleh guru dalam membentuk kemandirian anak usia dini melalui pendekatan studi pustaka analisis literatur yang mendalam, penelitian ini mengumpulkan informasi mengenai pendekatan pembelajaran yang efektif, seperti penggunaan permainan edukatif, pengembangan rutinitas harian, dan penguatan positif dalam proses belajar. Dalam penelitian ini,peneliti menggunakan studi pustaka,dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif, teknik yang digunakan dalam analisis data adalah membaca dengan kriteria literature yang berhubungan dengan strategi pembelajaran guru dalam membentuk kemandirian anak usia dini, dan penarikan kesimpulan teknik penelitian ini mengumpulkan data dari buku,jurnal,makalah dan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran guru dalam membentuk kemandirian anak usia dini berjalan dengan baik,Temuan ini diharapkan dapat memberikan insight bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam merancang kegiatan yang mendukung perkembangan kemandirian anak usia dini.
Ketika Setiap Anak Berbeda: Tantangan dan Strategi Guru dalam Mengelola Kelas Anak Usia Dini Barusi, Atika; Rahimah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i1.1922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan yang dihadapi guru serta strategi yang diterapkan dalam pengelolaan kelas anak usia dini yang memiliki perbedaan karakteristik dan kemampuan. Studi ini dilakukan di BKB PAUD Al-Muharram dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di dalam kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan kepala satuan PAUD, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman karakteristik anak, seperti perbedaan kemampuan kognitif, sosial-emosional, serta perilaku, menjadi tantangan utama dalam pengelolaan kelas. Guru menghadapi keterbatasan jumlah tenaga pengajar, kurangnya keterlibatan orang tua, dan kebutuhan untuk mendampingi anak secara individual. Untuk mengatasi tantangan tersebut, guru menerapkan strategi seperti pembelajaran berbasis bermain, pengelompokan berdasarkan kemampuan anak, pendekatan individual, serta memperkuat komunikasi dengan orang tua. Temuan ini menegaskan pentingnya kompetensi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan mendukung perkembangan optimal anak usia dini.

Page 9 of 10 | Total Record : 96