cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 30264081     DOI : https://doi.org/10.47134/paud
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ISSN 3026-4081 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. PAUD publishes four issues annually in the months of October, January, April, and July. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini include different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education.
Articles 119 Documents
Peran Guru Dalam Membangun Kultur Sekolah Bagi Anak Usia Dini di TK K Kasih Bangsa Watugase Dhiu, Konstantinus; Ngeo, Maria; Bupu, Maria; Wonga, Maria; Wea, Margareta
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.1927

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membangun kultur sekolah bagi anak usia dini di TK K Kasih Bangsa Watugase. Penelitian ini fokus pada identifikasi peran guru, strategi yang digunakan dalam pembentukan kultur sekolah, observasi terhadap interaksi sosial di lingkungan sekolah, serta pendokumentasian praktik baik yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang signifikan dalam membangun kultur sekolah yang positif melalui penciptaan lingkungan yang aman dan menyenangkan, penanaman nilai-nilai karakter, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat. Peran tersebut secara nyata berkontribusi terhadap perkembangan karakter, sosial, dan kebiasaan positif anak sejak usia dini.
Implementasi Nilai-Nilai Budaya Lokal Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Di Tk Negeri Tibakisa, Nagekeo Dhiu, Konstantinus; Meo, Emiliana; Ema, Martiani
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i1.1929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran anak usia dini di TK Negeri Tibakisa, Kabupaten Nagekeo. Latar belakang dari penelitian ini adalah tidak terintegrasinya nilai-nilai budaya daerah dalam sistem pembelajaran PAUD, padahal pendidikan usia dini merupakan fase krusial dalam pembentukan karakter anak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya lokal yang diserap dalam pembelajaran meliputi penggunaan bahasa daerah (bahasa Nagekeo), pengenalan pakaian adat, makanan tradisional, serta penanaman karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, dan gotong royong. Selain itu, pembiasaan seperti makan bersama dan menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi bagian dari strategi penanaman nilai budaya. Hambatan yang ditemukan antara lain perbedaan nilai antara lingkungan keluarga dan sekolah, dominasi budaya modern, serta keterbatasan sumber daya. Meskipun demikian, integrasi budaya lokal terbukti relevan dan efektif dalam membentuk karakter anak usia dini yang berbudaya.
Pengaruh Asupan Gizi Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini Maku, Karmelia; Wonga, Maria; Ngeo, Maria; Ninu, Marselina
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.1986

Abstract

Masa anak usia dini  merupakan masa emas yang menentukan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh, meliputi aspek fisik, kognitif, motorik, dan sosial-emosional. Asupan gizi seimbang memiliki peran vital dalam mendukung perkembangan optimal pada fase ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gizi terhadap tumbuh kembang anak usia dini serta mendorong peningkatan pemahaman siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) mengenai pentingnya gizi setelah mengikuti perkuliahan umum. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Juni 2025 di STKIP Citra Bakti Ngada, melibatkan mahasiswa semester IV dan dua narasumber ahli gizi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama kegiatan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa berpartisipasi aktif dalam diskusi dan mengalami peningkatan pemahaman terkait gizi seimbang, khususnya pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam memenuhi gizi anak. Kesimpulan ini menegaskan bahwa edukasi gizi yang tepat, khususnya melalui interaksi langsung dengan pakar, efektif meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa PAUD. Kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan gizi berbasis kuliah umum dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat calon kompetensi pendidik dalam memahami pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak usia dini, sehingga berpotensi memberikan dampak positif pada penerapan praktik pendidikan yang holistik di lapangan.
Kids Yoga Atlantis Untuk Menstimulasi Kelentukan Fisik Anak Usia 5-6 Tahun Ayu Rachmawati, Diva Pramesti; Pramono; Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.2017

Abstract

Kelentukan fisik pada anak usia dini merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan motorik dan kesehatan jangka panjang bagi anak. Anak dengan kelentukan fisik yang baik dapat mendukung kemampuan motorik kasar dan motorik halusnya. Pada era saat ini banyak anak yang lebih memilih menghabiskan waktunya di depan gadget dan tanpa disadari hal ini dapat membatasi gerak fisik yang beresiko menyebabkan hilangnya kekuatan otot dan hilangnya kelentukan fisik. Salah satu cara kreatif untuk menstimulasi kelentukan fisik anak adalah dengan melakukan kids yoga. Kegiatan kids yoga merupakan serangkaian yoga yang dirancang khusus untuk anak dengan melibatkan gerakan fisik, teknik pernapasan, dan meditasi. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan produk Kids yoga bertema Atlantis guna menstimulasi kelentukan fisik anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan yang merujuk pada Pramono et al. (2019) yang terdiri dari 6 tahapan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian diuji cobakan pada 3 lembaga sekolah Taman Kanak-Kanak di Kota Malang. Hasil uji validasi dari ahli yoga, ahli pembelajaran anak usia dini, dan pengguna mendapatkan hasil yang layak untuk diterapkan. Hasil uji coba kelompok kecil dan besar memperlihatkan adanya peningkatan kelentukan fisik anak. Dari pernyataan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa produk Kids Yoga Atlantis terbukti layak, efektif, efisien dan mudah untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. Dengan demikian, Kids Yoga Atlantis terbukti bermanfaat untuk menstimulasi kelentukan fisik anak usia dini dengan konteks pembelajaran yang menyenangkan.
Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Dalam Mengenal Huruf Vokal Dan Konsonan Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning, Metode Demonstrasi, Dengan Media Papan Flanel Pada Kelompok B KB Karang Mekar Norhidayah; Sulistiyana
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v2i4.2045

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah belum berkembangnya kemampuan kognitif anak dalam mengenali berbagai macam lambang huruf vokal dan konsonan. Di sebabkan oleh belum optimalnya kegiatan pembelajaran dalam mengenal huruf di sekolah dan media pembelajaran yang kurang bervariasi. Jika dibiarkan maka akan berdampak anak menjadi kesulitan dalam mengenali lambang huruf vokal dan konsonan, dan kesulitan dalam membaca huruf. Di perbaiki dengan menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning, Metode Demonstrasi, dengan Media Papan Flanel. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aktivitas guru, partisipasi anak, serta hasil perkembangan kognitif anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif lewat penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Lokasi penelitian berada di KB Karang Mekar, Kabupaten Barito Kuala, dengan subjek penelitian yaitu Kelompok B yang terdiri dari 11 anak, terdiri atas 6 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Metode pengumpulan data yang diterapkan mencakup kegiatan wawancara, pengamatan langsung, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, aktivitas guru pada pertemuan pertama hingga ketiga berada pada kriteria Baik, sedangkan pada pertemuan keempat meningkat menjadi Sangat Baik. Sementara itu, aktivitas anak menunjukkan peningkatan bertahap, yaitu 36% pada pertemuan pertama, 55% pada pertemuan kedua, 73% pada pertemuan ketiga, dan mencapai 100% pada pertemuan keempat. Perkembangan kognitif anak juga mengalami peningkatan yang signifikan, dimulai dari 36% di pertemuan pertama, 45% di pertemuan kedua, 73% di pertemuan ketiga, hingga mencapai 100% pada pertemuan keempat
Eksplorasi Pengalaman Guru dalam Implementasi Program Gerakan Sekolah Sehat di Taman Kanak-Kanak Kabupaten Kapuas Muthia, Maudy; Setyawati, Novi; Ilise, Rizki
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i1.2155

Abstract

Program Gerakan Sekolah Sehat (GSS) merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kesehatan sejak usi dini melalui lima fokus utama, yaitu sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa, dan sehat lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalam guru dalam implementasi program GSS di tingkat pendidikan anak usia dini, khususnya dalam strategi pelaksanaan, tantangan yang dihadapi, serta respon orang tua dan siswa terhadap pembiasaan hidup sehat di sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuliatatif desain naratif. Partisipan terdiri dari tiga orang guru di TKIT Al Madina Kabupaten Kapuas yang di pilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, kemudian di analisis menggunakan tahapan reduksi, penyajian, dan verfikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi GSS berdampak positif terhadap pembudayaan hidup bersih dan sehat di sekolah. Guru berperan sebagai teladan dan fasilitator pembiasaan, sementara dukungan orang tua berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan praktik sehat di rumah. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingya kolaborasi sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter anak yang sehat secara fisik, mental, dan sosial.
Upaya Guru dalam Mengatasi Masalah Perilaku Anak Usia Dini di TK Aisyiyah Cabang Kartasura Ariani, Siti; Tejaningsih, Endah
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i2.2264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk permasalahan perilaku yang muncul pada anak usia dini dan strategi yang digunakan guru untuk mengatasinya di TK Aisyiyah Cabang Kartasura. Latar belakang penelitian ini bermula dari fenomena banyaknya perilaku yang menghambat proses pembelajaran, seperti anak sulit bersosialisasi, sulit fokus, dan berperilaku tidak jujur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku sulit sosial ditandai dengan anak yang pendiam, menarik diri, dan tidak mampu mengungkapkan kebutuhannya. Kesulitan fokus muncul berupa anak tidak mampu mempertahankan perhatian selama kegiatan pembelajaran. Perilaku tidak jujur muncul ketika anak memberikan informasi yang tidak sesuai dengan fakta atau mengarang cerita. Guru menerapkan berbagai strategi, mulai dari pendekatan personal, menumbuhkan rasa saling menghormati, berkolaborasi dengan mahasiswa psikologi, hingga memanfaatkan teman sebaya sebagai panutan yang positif. Kolaborasi antara guru dan orang tua juga berperan signifikan dalam mengatasi permasalahan perilaku melalui komunikasi yang intensif, baik secara langsung maupun melalui WhatsApp. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara guru, orang tua, dan lingkungan sekolah dalam mendukung perkembangan perilaku anak usia dini.
Metode Read Aloud dalam Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Hernawati, I; Putriyanti, Lina; Sulianto, Joko
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i2.2267

Abstract

This study analyzes the effectiveness of the read-aloud method in enhancing receptive and expressive language skills in early childhood through a qualitative Systematic Literature Review (SLR). Using literature from reputable databases (2010–2025), the study filtered 167 identified articles down to 12 core papers for thematic analysis. Findings indicate that the read-aloud method significantly improves story comprehension, vocabulary expansion, and children's ability to communicate and retell stories. Key success factors include active teacher-child interactions, such as expressive intonation, predictive questioning, and two-way dialogue. Beyond linguistic gains, the method strengthens foundational literacy, increases engagement, and fosters a positive attitude toward books. The study concludes that the read-aloud method is a valid, relevant, and essential strategy for early childhood education (ECE) institutions. Implementing this method routinely and structurally is recommended to optimize language and literacy development in young learners. As a proven pedagogical tool, it bridges the gap between basic communication and advanced literacy readiness.
Komunikasi Guru dengan Orang Tua dalam Menyampaikan Perkembangan Anak di Pendidikan Anak Usia Dini Shubuha Nisrina Aushofia; Endah Tejaningsih
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i1.2268

Abstract

Penelitian ini membahas tentang komunikasi dan kolaborasi antara guru dan orang tua dalam menyampaikan perkembangan anak pada pendidikan anak usia dini. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam bentuk komunikasi yang dilakukan, hambatan yang dihadapi, serta upaya guru dalam menjaga efektivitas kerja sama agar perkembangan anak dapat terpantau dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap guru serta beberapa orang tua murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara guru dan orang tua dilakukan dalam dua bentuk, yaitu secara langsung melalui pertemuan tatap muka di sekolah seperti saat penjemputan anak atau kegiatan parenting, dan secara tidak langsung melalui media digital, terutama aplikasi WhatsApp, untuk menyampaikan informasi harian, foto kegiatan anak, maupun laporan perkembangan belajar. Hambatan yang muncul antara lain kesibukan orang tua yang bekerja, sehingga tidak selalu memiliki waktu untuk hadir dalam pertemuan, kurangnya perhatian terhadap pesan digital, serta perbedaan persepsi dalam memahami informasi yang diberikan oleh guru. Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan berbagai upaya strategis, seperti menggunakan pendekatan empatik, membangun komunikasi yang fleksibel dan dua arah, serta menyampaikan informasi dengan bahasa yang mudah dipahami dan menarik. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi yang efektif dan kolaborasi positif antara guru dan orang tua berperan penting dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif serta mendukung perkembangan optimal anak usia dini.
Permasalahan Fokus dan Konflik Sosial Anak dalam Kegiatan Storytelling Menggunakan Media Wayang di TK Pelangi Dwi Ramzani, Ovy; Hilda Zahra Lubis
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i2.2288

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan fokus dan konflik sosial dalam kegiatan storytelling menggunakan media wayang di TK Pelangi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif melalui observasi partisipan. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola penurunan fokus dan bentuk konflik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media wayang meningkatkan antusiasme awal anak, namun fokus menurun pada pertengahan kegiatan akibat durasi yang panjang dan kurangnya variasi penyampaian. Penurunan fokus ditandai dengan perilaku tidak memperhatikan storyteller, berbicara dengan teman, dan berpindah tempat duduk. Selain itu, muncul konflik sosial ringan seperti berebut giliran memegang wayang yang dipicu oleh daya tarik media dan kemampuan regulasi diri anak yang belum berkembang optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan durasi, variasi penyampaian cerita, serta scaffolding sosial agar storytelling berbasis media wayang berlangsung efektif dan kondusif.

Page 10 of 12 | Total Record : 119