cover
Contact Name
Kuncoro Asih Nugroho
Contact Email
pend_fisika@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pend_fisika@uny.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 30259215     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Fisika merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Fisika, Departemen Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini menerbitkan karya ilmiah atau artikel dari hasil penelitian bidang pendidikan fisika. Prosedur penerbitan dalam jurnal ini melalui peer-review dan menerapkan etika penerbitan ilmiah sebagaimana ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Ruang lingkup artikel dalam jurnal ini adalah pendidikan.
Articles 211 Documents
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS EKSPLORASI-ELABORASI-KONFIRMASI BERBANTUAN VIDEO UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DAN PENGUASAAN MATERI Intan Rana Hidayah; Juli Astono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan LKPD berbasis EEK berbantuan video yang layak untuk meningkatkan minat belajar dan penguasaan materi Gelombang Bunyi peserta didik SMA; (2) mengetahui besar peningkatan minat belajar Gelombang Bunyi pada peserta didik SMA menggunakan LKPD berbasis EEK berbantuan video pembelajaran; dan (3) mengetahui besar peningkatan penguasaan materi Gelombang Bunyi peserta didik SMA menggunakan LKPD berbasis EEK berbantuan video pembelajaran. LKPD ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research Development) model 4D. Pengambilan data penelitian ini dilakukan di SMA terhadap peserta didik kelas XI semester II. Terdapat 3 kelas untuk penelitian yaitu, kelas untuk uji terbatas dan uji luas yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Validasi dilakukan untuk menilai kelayakan produk LKPD yang dikembangkan. Kelayakan LKPD berbasis EEK berbantuan video pembelajaran dianalisis menggunakan skor SBi. Sedangkan, instrumen pengambilan data (minat belajar dan pretest-posttest) dianalisis dengan menggunakan CVR dan CVI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Telah dihasilkan LKPD berbasis eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi berbantuan video pembelajaran yang layak digunakan untuk pembelajaran fisika materi gelombang bunyi untuk peserta didik SMA; (2) Peserta didik mengalami peningkatan minat belajar dengan kategori rendah; (3) Peserta didik mengalami peningkatan penguasaan materi dengan kategori sedang.Kata kunci: LKPD, eksplorasi-elaborasi-konfirmasi, video pembelajaran, minat belajar, penguasaan materi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI SUMBER BELAJAR MANDIRI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI SMA THE DEVELOPMENT OF PHYSICS LEARNING MEDIA BASED ON SOCIAL MEDIA INSTAGRAM AS SELF LEARNING RESOURCES TO IMPROVE MOTIVATION AND ACHIEVEMENT ON PHYSICS LEARNING OF THE ELEVENTH GRADE STUDENT OF SENIOR HIGH SCHOOL ichwan restu nugroho; bambang ruwanto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan produk media pembelajaran fisika berbasis media sosial Instagram yang layak digunakan sebagai sumber belajar mandiri siswa; dan 2) meningkatkan prestasi dan motivasi belajar fisika materi pokok efek rumah kaca setelah diimplementasikan media pembelajaran fisika berbasis media sosial Instagram dengan mengunggah materi pembelajaran dalam bentuk gambar dan video pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi penilaian, lembar angket motivasi, lembar pretest dan posttest, dan lembar angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan produk yang diperoleh: 1) kelayakan produk yang dikembangkan berdasarkan hasil penilaian validator termasuk dalam kategori sedang; 2) peningkatan motivasi belajar siswa berada dalam kategori sedang dengan nilai standar gain g sebesar 0,43; dan peningkatan prestasi siswa berada dalam kategori sedang dengan nilai standar gain g sebesar 0,61.Kata kunci: Instagram, motivasi, prestasiABSTRACTThis research is aimed to: 1) produce a product of physics learning media based on social media Instagram as a suitable self learning resouces for students; 2) improve students’ ahievement and motivation to learn physics on the greenhouse effect subject after the physiscs learning media based on social media Instagram is implemented by uploading learning materials in the form of pictures and videos. This research is a Research and Development (RD) with a 4-D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The Instruments of data collection are assessment validation, motivation questionaire, pretest and posttest, and student response questionaire. Techniques of data analysis used are qualitative and quantitative analysis. The results of the product development research are: 1) Product feasibility developed by validator assessment is in medium category. 2) improvement on physics learning motivation is in medium category with a standard gain g value of 0,43; improvement on physics learning achievement is in medium category with a standar gain g value of 0,61.Keyword: Instagram, motivation, achievement
APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL OF TEAMS GAMES TOURNAMENT TYPE WITH TALKING STICK STRATEGY TO INCREASE INTEREST AND ACHIVEMENT OF PHYSICS LEARNING OF STUDENT IN SENIOR HIGH SCHOOL Seli Mulyeni , Rahayu Dwisiwi Sri R
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 5 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui langkah-langkah pembelajaran fisika dengan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dengan strategi talking stick yang efektif untuk meningkatkan minat dan hasil belajar fisika pada peserta didik SMA, (2) mengetahui besar peningkatan hasil belajar fisika ranah kognitif pada materi momentum dan impuls peserta didik SMA setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dengan strategi talking stick, (3) mengetahui besar peningkatan minat peserta didik SMA dalam belajar fisika ranah kognitif pada materi momentum dan impuls setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dengan strategi talking stick.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik tes, angket, dan observasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu soal tes, lembar angket, dan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif.Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan melalui dua siklus, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dengan strategi talking stick dapat meningkatkan minat dan hasil belajar fisika ranah kognitif pada peserta didik. Hal tersebutdibuktikan dengan adanya peningkatan kegiatan belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Peningkatan ketuntasan hasil belajar ranah kognitif peserta didik dari pretest ke posttest yaitu pada siklus I sebesar 67,65% dan siklus II sebesar 85,30%. Peningkatan minat belajar peserta didik dari minat awal ke minat akhir yaitu pada siklus I sebesar 7,23% dan siklus II sebesar 11,99%. Kata Kunci: Minat Belajar, Hasil Belajar, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament dengan Strategi Talking Stick. Abstract This study aims to: (1) know the steps of physics learning with cooperative learning model of teams games tournament type with effective talking stick strategy to increase the interest and the achivement of physics learning in high school students, (2) to know the increase of physics learning achievement in the cognitive domain on the momentum and impulse lesson of high school students after applying cooperative learning model of teams games tournament type with talking stick strategy, (3) to know the increase scale of high school student interest in physics learning of cognitive domain on the momentum and impulse lesson after applied cooperative learning model of teams games tournament type with a talking stick strategy.This research is a Classroom Action Research with Kemmis and Mc Taggart model. Data collection techniques used are test techniques, questionnaires, and observations. The research instruments used are test questions, questionnaires, and observation sheets. Data analysis techniques in this study using quantitative descriptive analysis.Based on the result of the research which is implemented through two cycles, it can be concluded that the application of cooperative learning model of teams games tournament type with the talking stick strategy can increase the interest and the learning achivement of the physics of the cognitive domain in the learner. This is evidenced by the increased learning activities of students from cycle I to cycle II. Improved mastery of cognitive learning achievement of students from pretest to posttest that is in cycle I of 67,65% and cycle II equal to 85,30%. The Increased of student’s interest from initial interest to the final interest is in the first cycle of 7.23% and cycle II of 11.99%. Keyword: learning interest, learning achivement, cooperative learning model of teams games tournament type.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GAMES ROULETTE FISIKA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK SMA N 1 PRAMBANAN KLATEN DEVELOPMENT OF PHYSICS LEARNING MEDIA ROULETTE GAMES TO INCREASE STUDENTS MOTIVATIONS AND STUDENTS LEARNING OUCOME OF SMA N 1 PRAMBANAN KLATEN winda raras sakti; subroto subroto; sumarna sumarna
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan media ge-roul yang dapat digunakan untuk pembelajaran fisika pada peserta didik kelas X MIPA, (2) mengetahui peningkatan motivasi belajar fisika pada peserta didik kelas X MIPA setelah diberikan media ge-roul, dan (3)mengetahui peningkatan hasil belajar fisika pada peserta didik kelas X MIPA setelah diberikan media ge-roul.Metode pengembangan produk yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development (RD) model 4-D. Adapun tahapannya adalah pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebarluasan (disseminate). Subjek penelitian terdiri atas 8 siswa kelas X MIPA 1 dan 28 siswa X MIPA 5 di SMA N 1 Prambanan Klaten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) media ge-roul hasil pengembangan dapat digunakan dalam pembelajaran fisika materi momentum dan impuls bagi peserta didik kelas X MIPA yang berdasarkan analisis data hasil penelitian mempunyai nilai simpangan baku ideal sebesar 3,6 dengan kategori sangat baikserta berdasarkan analisis QUEST media ge-roul mempunyai kriteria valid dan cukup reliabel, (2) media ge-roul dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas X MIPA dengan kategori sedang dengan kedua nilai normalized gainberada pada rentang 0,3-0,7 dan(3) media ge-roul dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X MIPA dengan kategori sedang dengan kedua nilai normalized gainberada pada rentang 0,3-0,7.Kata kunci: Hasil belajar fisika, media ge-roul, motivasi belajar fisika.ABSTRACTThis research aimed to (1) produced ge-roul media that can be used for physics learning in students of class X MIPA, (2) to knew the improvement of physics learning motivation in students of class X MIPA after given ge-roul media, and (3) to knew the increase of physics learning outcome in the students of class X MIPA after given ge-roul media.Product development method that used in this research is research and development (R D) 4-D model. The stages are define, design, development, and disseminate. Research subjects consisted of 8 students of class X MIPA 1 and 28 students X MIPA 5 in SMA N 1 Prambanan Klaten. The results of this research indicate that (1) Development result of media ge-roul can be used in physics learning material momentum and impulse for class X student of MIPA which based on data analysis of research result has ideal standard deviation value 3,6 with very good category and based on the QUEST analysis of ge-roul media have valid and reliable criteria, (2) ge-roul media can be used to improve the learning motivation of MIPA class X students with medium category with both normalized gain values are in the range of 0.3-0.7 and (3) ge-roul media can be used to improve the learning outcomes of MIPA class X students with moderate categories with both normalized gain values in the range 0.3-0.7.Key words: Result of physics study, ge-roul media, physics learning motivation.PENDAHULUAN
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) DENGAN PENDEKATAN INQUIRYBERBASIS SIKLUS BELAJAR 5E UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS XI DEVELOPMENT OF STUDENT WORKSHEET INQUIRY APPROACH BASED LEARNING CYCLE 5E TO INCREASE STUDENT’S CONCEPT MASTERY AND SCIENCE PROCESS SKILL GRADE XI Nur Khoiri Hidayati; Juli Astono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui:Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan pendekatan inquiry berbasis siklus belajar 5E yang layak untuk  digunakan dalam  pembelajaran fisika  dengan materi pokok Fluida Statis peserta didik SMA, (2) mengetahui peningkatan penguasaan konsep peserta didik SMA yang menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan pendekatan inquiry berbasis siklus belajar 5E pada materi Fluida Statis, dan (3)mengetahui peningkatan keterampilan proses peserta didik SMA yang menggunakan  Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan pendekatan inquiry berbasis siklus belajar 5E materi Fluida Statis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Hasil menunjukkan bahwa: (1) produk Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan pendekatan inquiry berbasis siklus belajar 5E dinyatakan layak berdasarkan penilaian ahli dan praktisi serta angket respon peserta didik dengan kategori baik. (2) LKPD yang dikembangkan dapat meningkatkan penguasaan konsep Fluida Statis dengan nilai gain 0,66 dalam kategori sedang serta meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. (3) Tingkat keterampilan proses peserta didik pada pertemuan pertama adalah 53,55% (tidak baik), pertemuan kedua adalah 58,94% (kurang baik), dan pertemuan ketiga 67,47% (cukup baik).Kata Kunci :LKPD, pendekatan inquiry, siklus belajar 5E, penguasaan konsep, keterampilan proses sains, Fluida Statis  AbstractThis study aimed to 1) produced student worksheet inquiry approach based learning cycle 5E to increase concept mastery and science process skill an Student 2) knowing the increase student’s concept mastery using LKPD inquiry approach 3) knowing the increase student’s science process skill by  using LKPD inquiry approach. This study is a research development (R D) with ADDIE models. The result showed that: (1)  LKPD inquiry approach based learning cycle 5E has been produced. It has suitable to increasing of concept mastery and science process skill an student (2) the increasing of concept mastery was indicated by standard value g  which is 0,66 (3) the increasing science process sains was viewed by average value of the first meeting of 53,55%, the second meeting of 58,94%, and the third meeting student’s science process skill have average value of 67,47%. Keywords:LKPD,inquiry approach, learning cycle 5E, concept mastery, science process skill, static fluid
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PRESENTASI BERBASIS SOFTWARE PREZI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA KELAS X Rizal Burhanudin , Suyoso
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk berupa Media Pembelajaran Berbasis Prezi yang layak untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar fisika siswa SMA kelas X; (2) mengetahui besar peningkatan motivasi belajar fisika siswa SMA kelas X setelah menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Prezi dan (3) mengetahui besar peningkatan hasil belajar fisika siswa SMA kelas X setelah menggunakan Media Pembelajaran Berbasis Prezi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development(RD). Kelayakan Media Pembelajaran Berbasis Prezi ditentukan secara deskriptif dari skor penilaian yang di kategorisasikan berdasarkan rerata ideal dan simpangan baku ideal. Peningkatan motivasi belajar siswa dilihat dari nilai Standard Gain pada angket motivasi belajar siswa, sedangkan peningkatan hasil belajar siswa dilihat dari nilai Standard Gain lembar pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Media Pembelajaran Berbasis Prezi yang telah dikembangkan layak digunakan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar fisika siswa SMA kelas X dengan kategori sangat baik; 2) peningkatan motivasi belajar fisika sebesar 0,076 berdasarkan Standard Gaindengan kategori rendah dan 3) peningkatan hasil belajar fisika sebesar 0,84berdasarkan Standard Gaindengan kategoritinggi. . Kata kunci: prezi, motivasi belajar, hasil belajar Abstract This study aimed: (1) to produce Prezi for learning media toincrease of increase learning motivation and physics cognitive achievement(2) to know the difference of an increase of learning motivation whose taught using Prezi as learning media, and (3) to know the difference of an increase of physics cognitive achievementwhose taught using Prezi as learning media.The type of this study was development research (R D) with 4-D model.The data obtained in this research are student interest based on learning interest questionnaire and study result of student’s physics cognitive aspect based on pretest and posttest. The Propernes of Prezi learning media seen from the SBi score analysis result. The effectiveness of Prezi learning media seen from the Standard Gain. The findings showed that: (1) Prezi learning media is worthy to use in learning physics, it gained a very good category that was seen from the analysis of study result using SBi with the average of total score is 4 (very good), (2) there is the increasing of learning motivation whose taught using Prezi as learning media is low with score 0,076 that was seen from the Standard Gain analysis, and (3) there is the increasing of physics cognitive achievement whose taught using Prezi as learning media is high with score 0,84 that was seen from the Standard Gain analysis, Keywords: prezi, learning motivation, physics cognitive achievment.
DEVELOPMENT OF AUTHENTIC ASSESSMENT INSTRUMENT OF PHYSICS LEARNING TO MEASURE THE SCIENCE PROCESS AND CRITICAL THINKING SKILLS Amalia Khasanah , Zuhdan Kun Prasetyo
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 5 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

bstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan instrumen penilaian otentik yang layak digunakan untuk mengukur keterampilan proses sains dan keterampilan berpikir kritis peserta didik, (2) mengetahui seberapa besar ketercapaian keterampilan proses sains dan berpikir kritis peserta didik ditinjau dari hasil belajar aspek kognitif. Desain Penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan modifikasi model Wilson dan Oriondo dan Antonio. Analisis validitas isi instrumen menggunakan CVR/CVI, validitas empiris dan data politomus hasil uji coba dianalisis menggunakan model Rasch dengan bantuan program Winsteps 3.37. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) telah dihasilkan instrumen penilaian otentik yang layak untuk mengukur keterampilan proses sains dan berpikir kritis peserta didik. Validitas isi instrumen oleh ahli dan praktisi termasuk dalam kategori sangat baik. Validitas empiris berdasarkan tiga kriteria yaitu OUTFIT MNSQ, ZSTD, Pt Mean Corr untuk 8 butir instrumen keterampilan proses sains dan 5 butir instrumen keterampilan berpikir kritis, 1 butir instrumen keterampilan proses sains tidak memenuhi kriteria. Reliabilitas instrumen berdasarkan index sparation item sangat bagus dengan nilai 0,90, (2) ketercapaian keterampilan proses sains peserta didik sebagian besar berada pada kategori sangat tinggi 31,25% dan rendah 21,88%. Ketercapaian peserta didik untuk keterampilan berpikir kritis sebagian besar berada pada kategori tinggi 28,12%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa instrumen penilaian otentik yang dikembangkan dapat digunakan sebagai salah satu instrumen alternatif untuk mengukur keterampilan proses sains dan berpikir kritis peserta didik. Kata kunci: penilaian otentik, keterampilan proses sains, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar. Abstract The research aims to 1) generate feasible authentic assessment instrument to measure learners’ science process and critical thinking skills, 2) know how far the learners’ science process and critical thinking skills achievement in terms of cognitive aspect. The used research design was the modification of Wilson and Oriondo and Antonio model. Instrument validity was analyzed by using CVR/CVI, empirical validity and the polytomy data was analyzed using Winsteps 3.37. Results of the research indicate that (1) a feasible authentic assessment instrument to measure learners' science process and critical thinking skills is already generated. The authentic assessment instrument in terms of content validity is categorized as very, meanwhile for the empirical validation is based on the three criteria that are OUTFIT MNSQ, ZSTD, Pt Mean Corr for 8 points of science process skill and 5 points of critical thinking skill instrument, yet 1 point of instrument of science process skill does not meet the criteria. The instrument reliability of science process and critical thinking based on index sparation item is very good with 0.90, and (2) the learner’s achievement of the science process skill is mostly on the categorize of very high with 31.25% and low with 21.88%. The learner’s achievement regarding the critical thinking skill is mostly on the categorize of 28.12%. Based on the result, authentic assesment instrument that has been developed can be use as one of the alternative assesment instrument to measure learners’ science process and critical thinking skills. Keywords: authentic ssessment, science process skill, critical thinking skill, and learning outcome.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA ASPEK KOGNITIF DAN AFEKTIF PESERTA DIDIK KELAS X SMA N 2 BANTUL THE INFLUENCE OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TO COGNITIVE AND AFFECTIVE ASPECT RESULT OF FIRST GRADE STUDENTS IN SMA N 2 BANTUL nur fauzah eryanti; supahar supahar
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT), Example Non Example (ENE), dan Snowball Throwing (ST) terhadap capaian hasil belajar fisika aspek kognitif dan aspek afektif, dan 2) mengetahui tipe model pembelajaran yang paling berpengaruh terhadap capaian hasil belajar fisika aspek kognitif dan afektif. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental semu dengan bentuk pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA N 2 Bantul. Sampel penelitian ini yaitu kelas X MIPA 2, X MIPA 3, dan X MIPA 6. Metode pengujian hipotesis dilakukan dengan uji Manova dan uji perbandingan terpisah yang terdiri dari Post Hoc dan General Linear Model Mixed Design. Hasil penelitian ini yaitu: 1) terdapat pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together, Example Non Example, dan Snowball Throwing terhadap capaian hasil belajar aspek kognitif dan aspek afektif peserta didik. Setiap kelas dengan masing-masing model pembelajaran mengalami peningkatan pada aspek kognitif dan afektif, dan 2) model pembelajaran yang paling berpengaruh dalam capaian hasil belajar aspek kognitif dan afektif adalah model pembelajaran Numbered Head Together. Hasil capaian aspek kognitif meningkat sebesar 88,5% dan aspek afektif meningkat sebesar 45,7%.Kata Kunci : Pembelajaran kooperatif, NHT, ENE, ST, kognitif, afektif.ABSTRACTThis research is aimed to: 1) knew the influence of cooperative learning Numbered Head Together (NHT), Example Non Example (ENE), and Snowball Throwing (ST) to cognitive and affective aspect result, and 2) knew which type is the most influential to cogntive and affective aspect result. This research design was quasi experiment with type was pretest-posttest control group design. Population of this reserach were first grade students in SMA N 2 Bantul. The sample of this research were X MIPA 2, X MIPA 3, and X MIPA 6. The hypothesis mayor was analize with Manova test and the hypothesis minor was analize with Post Hoc and General Linear Model Mixed Design. The result of this research showed that 1) there was influence of cooperative learning type Numbered Head Together, Example Non Example, and Snowball Throwing in cognitive and affective aspect result. The cognitive and affective aspect result were increase in each class, and 2) the most influential type in cognitive and affective aspect result was Numbered Head Together. The cognitive aspect result was increase 88,5% and the affective aspect result was increase 45,7%.Key word : cooperative learning, NHT, ENE, ST, cognitive, affective
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA 5 SMA NEGERI 4 YOGYAKARTA APPLICATION OF QUANTUM LEARNING MODEL TO INCREASE THE MOTIVATION AND LEARNING OUTCOMES OF SECOND GRADE STUDENT CLASS SCIENCE 5 OF YOGYAKARTA 4STATE SENIOR HIGH SCHOOL Arman Sijabat; Yusman Wiyatmo
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui cara meningkatkan motivasi belajar siswa, 2) mengetahui cara meningkatkan penguasaan materi fisika siswa, 3) mengetahui besar peningkatan motivasi belajar dan penguasaan materi fisika siswa, dan 4) mengetahui kendala-kendala yang menghambat penerapan model pembelajaran kuantum.Instrumen pengumpulan data menggunakan soal pilihan ganda dan angket. Validitas rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berbasis model pembelajaran kuantum dan lembar soal pilihan ganda dihitung menggunakan Content Validity Ratio (CVR) dan Content Validity Index (CVI), untuk angket motivasi belajar diadaptasi dari penelitian  Tri Hayati tahun 2015. Teknik analisis data peningkatan motivasi belajar dan peningkatan penguasaan materi fisika yang digunakan pada penelitian ini adalah standar gain.Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) penerapan model pembelajaran kuantum dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, 2) penerapan model pembelajaran kuantum dapat meningkatkan penguasaan materi fisika siswa, 3) besar peningkatan motivasi belajar pada akhir siklus II mencapai nilai gain 0,37 dengan kategori sedang dan besar peningkatan penguasaan materi fisika siswa di akhir siklus II mencapai 0,87 dengan kategori tinggi, dan 4) kendala dalam penerapan model pembelajaran kuantum adalah tingkat kedisiplinan siswa terhadap waktu masih rendahdan kondisi LCD Proyektor yang tidak stabil.  Kata-kata Kunci: model pembelajaran kuantum, motivasi belajar, penguasaan materi fisika  ABSTRACTThis research aims to: 1) know how to improve student learning motivation, 2) know how to improve student physics material mastery, 3) know the increased value of learning motivation and student physics material mastery, and 4)know the obstacles that hinder the application of quantum learning model. The data collection instruments uses are multiple choice questions and questionnaires. The validity of lesson plan based on quantum learning model and multiple choice questionare calculated using Content Validity Ratio (CVR) and Content Validity Index (CVI), for questionnaire of learning motivation adapted from Tri Hayati’s research on 2015. Data analysis technique of increasing learning motivation and the improvement of mastery of the physics material used in this researchis  standard gain. The results of this research indicate: 1) the application of quantum learning model can improve student's learning motivation, 2) the application of quantum learning model can increase student physics material mastery, 3) the increased value of learning motivation at the end of cycle II reach value of gain 0.37 with medium category and the increased value of student physics material mastery at the end of cycle II reaches 0.87 with high category, and 4) obstacle in applying of quantum learning model is student discipline level to time still low and condition of LCD projector is unstable. Keywords: quantum learning model, learning motivation, physics material mastery
PENGEMBANGAN INSTRUMEN NON TES BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH UNTUK PEMETAAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA PADA KOMPETENSI KOGNITIF DEVELOPMENT OF NON TEST INSTRUMENT BASED ON THE SCIENTIFIC APPROACH FOR MAPPING LEARNING OUTCOME OF PHYSICS FOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT COGNITIVE COMPETENCE maria goreti nahak berek; suparwoto suparwoto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini mendeskripsikan produk penembangan instrumen non tes berbasis scientific approach untuk pemetaan hasil belajar fisika siswa SMA kelas XI IPA pada kompetensi kognitif. Desain penelitianini memanfaatkan 4-D model yang dirintis oleh Thiagarajan-Semmel (1974) terdiri dari 4 tahapan utama, pendefenisian (define), perancangan (design), pengembangan (develops), dan penyebarluasan (dessemination). Pada tahap define, melakukan analisis ujung depan, analisis peserta didik, analisis tugas dan analisis konsep, analisis kurikulum dan tujuan pembelajaran. Pada tahap design melakukan perencanaan pembuatan perangkat pembelajaran, pemilihan format dan rancangan awal. Pada tahap develops melalui riset payung dikembangkan instrumen penelitian berupa instrumen non tes, salah satunya produknya adalah lembar penilaian diri dan instrumen tes yaitu soal tes. Produk tersebut dilakukan validasi oleh expert dan uji coba terbatas diberikan kepada 10 orang peserta didik dan melakukan uji coba lapangan kepada 63 orang peserta didik.Hasil penelitian menunjukkan instrumen non tes yang dikembangkan layak untuk memetakan kompetensi kognitif peserta didik. Hasil pemetaan kompetensi kognitif peserta didik lembar penilaian diri yang telah di kembangkan pada kelas XI IPA 72,08 dan soal tes 71,08 dan memilliki predikat baik(B). Dengan demikian, dapat diprediksi instrumen non tes dapat memetakan kompetensi kognitif peserta didik kelas XI materi momentum dan Impuls.Kata kunci: instrumen non tes, scientific approach, kompetensi kognitifAbstractThis research describes the development of non science-based test instruments for the mapping of physics learning outcomes of high school students of class XI IPA on cognitive competence. This research design utilizes 4-D model pioneered by Thiagarajan-Semmel (1974) consisting of 4 main stages, define, design, develops and dessemination. At the define stage, perform front-end analysis, learner analysis, task analysis and concept analysis, curriculum analysis and learning objectives. In the design stage do planning the making of learning devices, selection of initial formats and design. At the stage of development through research umbrella developed research instruments in the form of non-test instruments, one of which the product is a self-assessment sheet and test instrument is a matter of test. The product is validated by the expert and the limited trial is given to 10 students and conducting field trials to 63 students.The results show non-test instruments developed eligible to map the cognitive competencies of learners. Results of mapping cognitive competence of students self assessment sheets that have been developed in class XI IPA 72.08 and test questions 71.08 and have good predicate (B). Thus, predictable non-test instruments can map the cognitive competencies of class XI students of momentum and Impulse material.Keywords: non test instrument, scientific approach, cognitive competence

Filter by Year

2016 2025