cover
Contact Name
Kuncoro Asih Nugroho
Contact Email
pend_fisika@uny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pend_fisika@uny.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 30259215     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Fisika merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Fisika, Departemen Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini menerbitkan karya ilmiah atau artikel dari hasil penelitian bidang pendidikan fisika. Prosedur penerbitan dalam jurnal ini melalui peer-review dan menerapkan etika penerbitan ilmiah sebagaimana ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Ruang lingkup artikel dalam jurnal ini adalah pendidikan.
Articles 211 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL PBL UNTUK MENGOPTIMALKAN PROBLEM SOLVING SKILL SISWA BERBASIS NoP DEVELOPING NoP-BASED PBL PHYSICS LEARNING INSTRUMENTS FOR STUDENT’S PROBLEM SOLVING SKILL Hayang Sugeng Santosa; Insih Wilujeng
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) menghasilkan perangkat pembelajaran fisika dengan model Problem BasedLearning (PBL) untuk mengoptimalkan penguasaan problem solving skill peserta didik berbasis Nature of Physicsyang layak, dan (2) mengetahui peningkatan problem solving skill peserta didik yang mengikuti proses pembelajarandengan perangkat pembelajaran fisika bermodel Problem Based Learning berbasis Nature of Physics. Penelitian inimerupakan penelitian pengembangan (RD) dengan model 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Tahapdefine merupakan tahap awal untuk mendefinisikan permasalahan yang ada di pembelajaran. Tahap design dilakukandengan mengembangkan rancangan awal perangkat pembelajaran. Tahap develop dilakukan untuk menghasilkanRencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan Instrumen Penilaian denganmodel PBL berbasis nature of physics yang sudah divalidasi oleh ahli perangkat pembelajaran dan praktisi sertadiujicobakan dalam proses pembelajaran. Tahap disseminate dilakukan untuk penyebaran agar perangkat pembelajarandapat digunakan dalam skala yang luas. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) telah dihasilkan perangkatpembelajaran fisika dengan model PBL berbasis nature of physics yang layak dengan kualitas yang sangat baik daninstrumen pengumpulan data memiliki reliabilitas yang istimewa, (2) Problem Solving Skill peserta didik yangmengikuti pembelajaran dengan menggunakan perangkat model PBL berbasis nature of physics meningkat dengankategori tinggi.This research aims to: (1) produce a proper physics learning device with model Problem BasedLearning to optimize problem solving skills of students based Nature of Physics, and (2) determine theincrease problem solving skills of learners who join the learning process with physics learning device withmodel Problem Based Learning based Nature of Physics.This research is a research and development (RD)with the 4D model (Define, Design, Develop and Disseminate). Define phase is the initial stage of definingthe problems of physics learning. Design phase is the phase of drafting learning device. Develop phase is thephase of the validation by the experts and practitioners validator and testing of lesson plans, studentsworksheets, and assessment instruments with PBL models based nature of physics. Disseminate phase is thedeployment phase learning device for wider scale usage. The results showed that: (1) have been generatedproper physics learning device with model Problem Based Learning based Nature of Physics and datacollection instruments with special reliability category, (2) Problem Solving Skill learners who join learningby used PBL models based nature of physics device increased with the high category
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI IMPULS DAN MOMENTUM Oktavia Dwi Lestari , Suyoso
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) menghasilkan LKPD berbasis problem based learning yang layak pada mata pelajaran momentum dan impuls untuk peserta didik kelas X MIA (2) mengetahui keefektifan produk dalam meningkatkan minat belajar dan hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan model 4-D menurut Thiagarajan. Subjek penelitian adalah MIA 1 dan MIA 2 MAN Godean. Instrumen penelitian meliputi LKPD, angket pretest dan posttest minat peserta didik, angket respon peserta didik, dan soal pretest dan posttest yang sudah dinyatakan valid dan reliabel. Teknik analisis dilakukan berdasarkan normalized gain. Hasil penelitian menunjukkan: (1) LKPD yang dikembangkan layak digunakan dengan kategori baik dan reliabel dengan kategori excellent, (2) peningkatan minat belajar peserta didik pada kelas X MIA 1 dan kelas X MIA 2 berturut-turut memiliki nilai normalized gain sebesar 0,3 dan 0,31 dengan kategori sedang, sedangkan peningkatan hasil belajar peserta didik pada kelas X MIA 1 dan kelas X MIA 2 berturut-turut memiliki nilai normalized gain sebesar 0,7 dengan kategori tinggi dan 0,58 dengan kategori sedang. Kata kunci: LKPD, Problem Based Learning, Hasil Belajar, Motivasi Belajar Abstract This research aimed to : (1) produce a student’s worksheet based the problem based learning that is appropriate on the subjects of momentum and impulse for students of class X MIA (2) discover the effectiveness of product in increasing the interest and the achievement of students. This research was a research and development (RD) using the 4D model by Thiagarajan. The subjects of this research were students in X MIA 1 and X MIA in Godean Islamic Senior High School. Instruments of this research were LKPD, pretest and posttest questionnaire of students' interest, student's response questionnaire, and pretest and posttest questions that have been declared valid and reliable. The analysis technique was based on normalized gain. The result showed that: (1) the developed student’s worksheet is proper done with good category and reliable to use it with excellent category. (2) the improvement of the interest of students in class X MIA 1 and class X MIA 2 that has the normalized gain value of 0.30 and 0.31 with middle category for both, whereas the achievement of students in class X MIA 1 and class X MIA 2 has the normalized gain value of 0.70 with high category and 0.58 with middle category. Keywords: student’s worksheet, problem based learning, the interest of physics instruction, the achievemnt of physics instruction.
PENGEMBANGAN PERFORMANCE TASK ASSESSMENT SUB CONDUCTING AN EXPERIMENT UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN FISIKA DITINJAU DARI KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK THE DEVELOPMENT OF SUB CONDUCTING AN EXPERIMENT PERFROMANCE TASK ASSESSMENT TO IMPROVE THE EFFECTIVITY OF PHYSICS INSTRUCTION BASED ON SCIENTIFIC PROCESS SKILLS OF STUDENT Yustin Hasna Nur Izzah; Yusman Wiyatmo
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat performance task assessment sub conducting an experiment yang valid dan reliabel untuk melatih keterampilan proses sains peserta didik SMA; (2) mengetahui efektifitas performance task assessment sub conducting an experiment dalam pembelajaran fisika melalui kegiatan eksperimen ditinjau dari keterampilan proses sains peserta didik SMA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan 4D Model. Pada tahap Define, merencanakan perangkat pembelajaran gerak harmonik sederhana. Pada tahap Design, merancangan produk perangkat pembelajaran yang selanjutnya produk tersebut di konsultasikan dengan ahli untuk divalidasi. Pada tahap Develop, dilakukan pengembangan perangkat pembelajaran dengan uji terbatas dan uji lapangan. Pada tahap Desiminate, penyebarluasan perangkat pembelajaran hasil pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) produk performance task assessment sub conducting an experiment telah tervalidasi secara valid dan reliabel, dengan nilai CVR dan CVI sebesar 0.79 dengan kategori sangat baik dan nilai Percentage of Agreement (PA) sebesar 90,28% ; (2) tingkat efektifitas instrumen penilaian performance task assessment sub conducting an experiment adalah 3,32 dengan interpretasi baik di kelas XI MIA 3, 3,56 dengan interpretasi sangat baik pada kelas XI MIA 1, dan 3,21 dengan interpretasi baik pada kelas XI MIA 2. Kata kunci: performance task assessment, conducting an experiment, keterampilan proses sains AbstractThis research main goals are (1) to produce sub conducting an experiment performance task assessment to improve students scientific process skills in high school; (2) to determine the effectivity of sub conducting an experiment performance task assessment in physics instruction based on students’ scientific process skills in high school laboratory activities view. This research is conducted through 4D Model developmental research. At the define step, planning a learning material of simple harmonic motion. At the Design step, the product was reviewed by the experts to be validated. At the Develop step, the teaching material was developed by limited and wide test. At the disseminate step, the dissemination of the media resulted from the development process is conducted. The results show that (1) the sub presentation and discussion product of performance task assessments have validated descriptively and reliably, proven by the CVR and CVI value 0.79 giving the very good category and the value of Percentage of Agreement (PA) is  90.28 %; (2) effectivity rate of the assessment instrument of sub conducting an experiment performance task assessment in the scientific process skill view is 3.32 with resulted in good interpretation in XI MIA 3, 3.56 with resulted in very good interpretation in XI MIA 1, and 3.21 with resulted in good interpretation in XI MIA 2.  Keywords: performance task assessment, presentation and discussion, scientific process skill
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X SMA N 1 SOKARAJA DEVELOPMENT OF STUDENT WORKSHEET BASED ON SCIENTIFIC APPROACH TO INCREASE LEARNING OUTCOMES OF THE STUDENT CLASS X SMA N 1 SOKARAJA endah rofiana; sukardiyono sukardiyono
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk LKPD dengan pendekatan saintifik yang layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X SMA N 1 Sokaraja pada materi usaha dan energi, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik (ranah kognitif, afektif, dan psikomotor) pada materi usaha dan energi menggunakan LKPD dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4-D yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X IPA 5 SMA N 1 Sokaraja. Hasil penelitian menunjukkan: (1) diperoleh LKPD dengan pendekatan saintifik yang layak digunakan untuk pembelajaran di kelas X SMA N 1 Sokaraja pada materi usaha dan energi, berdasarkan hasil penilaian validator 85,71% (reliabel) dan berdasarkan respon peserta didik mencapai 81% (sangat layak), (2) peningkatan hasil belajar aspek kognitif, afektif, dan psikomotor ditunjukkan dengan nilai standar gain g berturut-turut sebesar 0,73 (tinggi), 0,54 (sedang), dan 0,43 (sedang).Kata Kunci: LKPD, Pendekatan Saintifik, Hasil Belajar Peserta Didik, Usaha dan EnergiAbstract This research aims to: (1) produce students worksheet product based scientific approach which is proper to be used to improve learning outcomes of the student class X SMA 1 Sokaraja on work and energy, (2) to know improve learning outcomes of the student (cognitive, affective, and psychomotor) on work and energy using students worksheet based scientific approach. This research is a development research with 4-D model that is define, design, develop, and disseminate. The subjects of this research were students of class X IPA 5 SMA N 1 Sokaraja. The result of this research are: (1) students worksheet based scientific approach which is proper to be used to improve learning outcomes of the student class X SMA 1 Sokaraja on work and energy, based on result of students worksheet validator assessment 85.71% (reliable) and based on the response of student reaching 81% (very proper), (2) improvement of cognitive, affective, and psychomotor aspect learning outcomes is shown by the standard gain value g 0.73 (high), 0, 54 (medium), and 0.43 (medium)Keywords: Student Worksheet, Scientific Approach, Learning Outcomes, Work and Energy.PENDAHULUANPendidikan sangat berperan penting dalam pengembangan Sumber
PENGEMBANGAN SISTEM ASSESSMENT DALAM PEMBELAJARAN MATERI USAHA DAN ENERGI BERBASIS MEDIA AUDIO VISUAL DI SMA NEGERI 1 PRAMBANAN DEVELOPING THE SYSTEM OF ASSESSMENT IN LEARNING MATERIALS BUSINESS AND ENERGY BASED AUDIO VISUAL MEDIA IN SMA NEGERI 1 PRAMBANAN RATNA VERY VIANA RATNA VERY VIANA; SUBROTO SUBROTO
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) Menghasilkan produk sistem assessment berbasis media audio visual yang layak digunakan untuk penilaian hasil belajar pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor (2) Mengetahui respon peserta didik dan respon observer terhadap penggunaan sistem assessment berbasis media audio visual. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model 4D, yakni Defining, Designing, Developing and Disseminating. Teknik analisis data dalam penelitian meliputi uji validitas instrumen, uji reliabilitas instrumen, uji validitas dan reliabilitas butir soal, tingkat hasil belajar peserta didik dan tingkat kegunaan produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Telah dihasilkan produk sistem assessment berbasis media audio visual yang layak digunakan untuk penilaian hasil belajar pada aspek kognitif, afektif dan psikomotor, (2) Respon peserta didik dan respon observer terhadap penggunaan sistem assessment berbasis media audio visual pada uji coba terbatas diperoleh nilai 4,31 dan 3,92 dan masuk kategori sangat baik dan baik. Untuk respon peserta didik dan observer pada uji lapangan diperoleh nilai 4,22 dan 3,92 serta masuk dalam kategori sangat baik dan baik.Kata Kunci: Assessment, Usaha dan Energi, Media Audio Visual, SMA Negeri 1 PrambananAbstract The purposes of this research were: (1) to produce the system of assessment based audio-visual media used for the assessment of learning outcomes in the cognitive, affective and psychomotor (2) to know the student's response and the observer's response to use the system of assessment based audio-visual media. This research is adapted from the development of the 4D model: Defining, Designing, Developing and Disseminating. Data analysis techniques in the research include instrument validity test, reliability test instruments, test the validity and reliability of items, levels of learning outcomes of students and the level of product usability.The results showed that: (1) Has been produced product system of assessment based on audio-visual media are fit for use for the assessment of learning outcomes in the cognitive, affective and psychomotor (2) student's response and the observer's response to use the system of assessment based on audio-visual media on limited trial obtained values of 4.31 and 3.92, which is in the good and excellent category. For the student's response and the observer's response to the wide trial obtained values of 4.22 and 3.92 as well as in the category very good and excellent. Keywords: Assessment, Business and Energy, Media Audio Visual, SMA Negeri 1 Prambanan
THE DEVELOPMENT OF CONTEXTUAL LEARNING HANDOUT MATERIAL PHYSICS CIRCULAR MOTION TO INCREASE THE MOTIVATION OF LEARNING AND COGNITIVE LEARNINGOUTCOMES STUDENTS CLASS X HIGH SCHOOL Shinta Hanifati , Suyoso
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 5 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1)menghasilkan handout kontekstual yang layak digunakan pada pembelajaran fisika materi gerak melingkar untukmeningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas X SMA; (2) mengetahui besar peningkatan motivasi belajar peserta didik setelah menggunakan handout kontekstual pada pembelajaran fisika materi gerak melingkar, dan (3) mengetahui besar peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik setelah menggunakan handout kontekstual pada pembelajaran fisika materi gerak melingkar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (RD) dengan model 4D yang terdiri dari define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), dan disseminate (penyebarluasan). Tahap definemerupakan tahap awal untuk mendefinisikan permasalahan. Tahap design merupakan tahap untuk mengembangkan rancangan awal (draft) handout kontekstual dan instrumen penelitian. Tahap developmentmenghasilkan handout kontekstual yang layak digunakan. Tahap disseminatemerupakan tahap penyebarluasan media dengan memberikan handout kepada guru fisika di SMA N 3 Bantul dan publikasi melalui website. Kelayakan handout kontekstual didasarkan pada penilaian validasi menggunakan Sbi dan hasil analisis angket respon peserta didik. Peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik dianalisis berdasarkan nilai Standard Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) telah dihasilkan handout kontekstual pada pembelajaran fisika materi gerak melingkar yang layak digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas X SMA; (2) peningkatan motivasi belajar sebesar 0,009 dengan kategori rendah; dan (3) peningkatan hasil belajar kognitif sebesar 0,14 dengan kategori rendah. Kata-kata kunci:handout, kontekstual, motivasi belajar, hasil belajar kognitif Abstract This research aims to: (1) generate a proper contextual use handouts, (2) know the great increase of the motivation of the learners learn after using contextual, and handouts (3) knowing the great increase in cognitive learning results the students after using contextual handouts. This type of research is research development (RD) with the model 4D that consists of a define (definition), design (design), development (development), and disseminate (dissemination). The stage of the initial phase is to define to define the problem. The stage of design phase is to develop an initial draft (draft) handouts and contextual research instrument. Stage of development produces used contextual handouts. Disseminate stage is the stage of dissemination media by providing handouts to the teacher of physics in senior high school 3 of Bantul and the publication through the website. Eligibility is based on contextual assessment handout validation using the Sbi and the results of the analysis of question form response learners. Increased motivation to learn and the results of the study analyzed value-based learners Gain Standard. The results showed that: (1) has been generated contextual learning handout material physics circular motion a decent used to increase motivation of learning and cognitive learning outcomes students class X SMA; (2) increasing the motivation of learning of 0.009 with low category; and (3) enhancement of cognitive learning results of 0.14 with a low category. Keywords: handouts, contextual learning, motivation, cognitive learning results
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) THINKING ACTIVITY BERBASIS PENILAIAN KERJA AMALI (PEKA) UNTUK KETERCAPAIAN HASIL BELAJAR MATERI POKOK GERAK LURUS PESERTA DIDIK SMA DEVOLEPMENT OF STUDENT WORKSHEET OF THINKING ACTIVITY BASED ON PENILAIAN KERJA AMALI (PEKA) TO KNOW LEARNING RESULT ON SUBJECT MATTER OF LINEAR MOTION OF SENIOR HIGH SCHOOL STUDENT arum mawardani arum mawardani
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari- Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk LKPD Thinking Activity berbasis PEKA pada materi pokok gerak lurus yang layak untuk pembelajaran fisika, dan (2) mengetahui ketercapaian keterampilan proses dan pemahaman konsep peserta didik menggunakan LKPD Thinking Activity berbasis PEKA pada materi pokok gerak lurus.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD) dengan model 4-D menurut Thiagarajan dan Semmel (1974:5). Tahap define merupakan tahap awal untuk mendefinisikan permasalahan. Tahap design dilakukan dengan mengembangkan rancangan awal LKPD Thinking Activity dan instrumen penelitian. Tahap develop dilakukan untuk menghasilkan RPP, silabus, dan LKPD Thinking Activity yang sudah divalidasi dan direvisi berdasarkan komentar dan saran oleh validator ahli dan praktisi, pelaksanaan uji terbatas, dan uji coba operasional. Produk LKPD yang dikembangkan di uji coba di SMA N 3 Purworejo dengan 1 kelas uji coba terbatas dan 2 kelas uji coba operasional. Tahap disseminate dilakukan untuk penyebaran LKPD Thinking Activity dalam skala yang luas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) LKPD Thinking Activity layak digunakan dalam pembelajaran fisika pada materi pokok gerak lurus dan memperoleh kategori sangat baik dilihat dari hasil analisis validitas CVI memperoleh nilai sebesar 0,85 dan hasil respon peserta didik memperoleh CVI 0,39 (sangat baik), serta reliabel menurut ICC LKPD dengan rata-rata nilai ICC 0,91 (istimewa) dan reliabel menurut PA dengan rata-rata nilai PA 98,80 %, (2) Tingkat keterampilan proses peserta didik SMA N 3 Purworejo memiliki rata-rata 4,03 (baik) dengan rincian rata-rata nilai keterampilan proses menglasifikasi 3,8 (baik), mengukur dan menggunakan angka 4,6 (sangat baik), menafsirkan data 3,8 (baik), mendefinisikan secara operasional 4,7 (sangat baik), mengendalikan variabel 3,5 (baik), dan mengadakan eksperimen 3,8 (baik). Tingkat penguasaan konsep peserta didik SMA N 3 Purworejo memiliki rata-rata 4,00 (baik).Kata-kata kunci: LKPD, PEKA, Thinking Activity, Gerak LurusAbstract-This research aimed to: (1) to create an student’s worksheet based PEKA of subject matter of linear motion that is suitable for physics teaching process, and (2) to find out the achievement of student’s skill and comperhension process using student’s worksheet based PEKA in teaching subject matter of linear motion.This research is a Research and Development (RD) using 4-D model according toThiagarajan and Semmel (1974: 5). Defining stage is early step to define problem. Designing stage is done to make lesson plan, syllabus, and student’s worksheet of Thinking Activity which is already validate and revised based o the comments and suggestions from the expert validator and practitioner validator, limited test, and operational test. Student’s worksheet product that is being developed was tested in SMA N 3 Purworejo in which 1 class for limited test and 2 classes for operational test. Disseminate stage is done to spread the student’s worksheet of Thinking Activity in wider scale.The result of this research show that: (1) student’s worksheet of Thinking Activity is worth to be used in physics teaching and learning process on subject matter of linear motion and gets a good category based on its result of CVI validity analysis which shows the score of 0.85 and students’ respond score for 0.39 (excellent) while the reliability of student’s worksheet based on ICC has the average score of ICC 0.91 (excellent) and based on PA has the average of PA 98.80%; (2) the level of SMA N 3 Purworejo students’ skill process has the average of 4.03 (good) with the details of 3.8 for classifying skill process, 4.6 (good) for measuring and applying numbers, 3.8 (good) for interpreting data, 4.7 (excellent) for operationally defining, 3.5 (good) for controlling variable, and 3.8 (good) for experimenting. The level of SMA N 3 Purworejo students’ comprehension’s average is 4.00 (good).Keywords: Student worksheet, PEKA, Thinking Activity, Linear Motion
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIRS SHARE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR FISIKA THE EFFECTIVENESS OF COOPERATIVE LEARNING MODELS TYPETHINK PAIRS SHARE TOWARDS MOTIVATION AND PHYSICS LEARNING RESULT imam arifin; bambang ruwanto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap motivasi belajar fisika, (2) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap hasil belajar fisika, (3) mengetahui penerapan penggunaan model pembelajaran konvensional terhadap motivasi belajar fisika, (4) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar fisika, (5) mengetahui perbedaan keefektifan antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan model pembelajaran konvensional ditinjau dari motivasi belajar fisika, dan (6) mengetahui perbedaan keefektifan antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan model pembelajaran konvensional ditinjau dari hasil belajar fisika.Penelitian ini merupakan penelitian quasy experiment dengan menggunakan desain nonequivalent control group design.Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 1 Ngemplak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap motivasi belajar fisika, (2) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap hasil belajar fisika, (3) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran konvensional terhadap motivasi belajar fisika, (4) terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar fisika, (5) terdapat perbedaan keefektifan antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan model pembelajaran konvensional ditinjau dari motivasi belajar fisika, dan (6) terdapat perbedaan keefektifan antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS dan model pembelajaran konvensional ditinjau dari hasil belajar fisika.Kata Kunci :think pairs share, pembelajaran konvensional, motivasi belajar, hasil belajarAbstractThis research aims to: (1)know the influence of application of cooperative learning model of TPS type to physicslearning motivation, (2) know the influence of application of cooperative learning model of TPS type to physics learning result, (3) know the influence of application of conventional learning model to physicslearningmotivation,(4) know the influence of application of conventional learning model to physics learning result, (5) know the difference of effectiveness between cooperative learning model of TPS type and conventional learning model in terms of physics learning motivation, and (6) know the difference of effectiveness between TPS type cooperative learning model and conventional learning model in terms of physics learning result. This research is a quasy experiment research using nonequivalent control group design. The subjects were students of class X MIA SMA Negeri 1 Ngemplak. The result of this research indicate that: (1) there is influence of application of cooperative learning model of TPS type to physics learning motivation, (2) there is influence of application of cooperative learning model of TPS type to physics learning result, (3) there is influence of application of conventional learning model to physics learning motivation, (4) there is influence of application of conventional learning model to physics learning result, (5) there is a difference of effectiveness between cooperative learning model of TPS type and conventional learning model in terms ofphysics learning motivation, and (6) there is a difference of effectiveness between cooperative learning model of TPS type and conventional learning model in terms of physics learning result.Keywords: thik pairs share,conventional learning model, learning motivation, learning result
PERBEDAAN PENDEKATAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DAN MODEL DIRECT INSTRUCTIONTERHADAP HIGH ORDER THINGKING SISWA MAN YOGYAKARTA 3PADA MATA PELAJARAN FISIKA THE DIFFERENCE OF COOPERATIVE LEARNING WITH JIGSAW TYPE AND DIRECT INSTRUCTION MODEL TO INCREASE HIGH ORDER THINKING OF STUDENT AT MAN YOGYAKARTA 3 IN SUBJECT MATTER PHYSISC atika maysaroh atika maysaroh; Suyoso Suyoso
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari-Penelitian ini bertujuan untuk (1)mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw dan direct instruction, (2) mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan menggunakan model cooperative learning tipe jigsaw dan direct instruction. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, yang menggunakan model cooperative learning dan direct instruction. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN Yogyakarta III pada tahun ajaran 2014/2015, teknik pengambilan sampel adalah perposive sampling. Terdapat dua kelas yang digunakan untuk sampel yaitu kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen untuk model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan XI IPA 4 sebagai kelas kontrol dengan model direct instruction. Instrumen pretest digunakan untuk mengetahui kemmpuan awal siswa sedangkan instrumen posttest untuk mengetahui kemampuan akhir. Data yang sudah diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji t pada progam SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan model direct instruction. Siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mempunyai kemampuan berpikir tingkat tinggi lebihbesar dibanding siswa yang menggunakan direct instruction. (2) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan model direct instruction. Siswa yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mempunyai peningkatan HOT pada kategori sedang. Siswa yang menggunakan direct instruction dengan kelompok biasa mempunyai peningkatan HOT pada kategori rendah. Kata kunci : berpikir tingkat tinggi, cooperative learning, jigsaw Abstract-This research purposes to know (1) the difference of high order thinking skill through cooperative learning model with type Jigsaw with direct instruction, (2) the difference of increses of high order thinking skill through cooperative learning model with type Jigsaw and direct instruction. This research is quasi exepriment, were used cooperative learning and direct instructional model. The population of this research are student of MAN Yogyakarta III in XI grade in 2014/2015 school year, this research use purposive sampling. The sample of this reserach are XI IPA 3 as experiment class with cooperative learning type jigsaw and XI IPA 4 as control class with direct instructional. Data of pretest used as initial ability and postest data used as final ability. Data was analyzed by SPSS 16.0 program. The result of research shown that (1) there a difference of high order thinking skill of student between cooperative learning type Jigsaw with direct instructional model. (2) There are the difference of increase of High order thinking of students with cooperative learning with type Jigsaw and direct instructional. Students with cooperative learning with Jigsaw type have a high order thinking skills at middle category. Students with direct instructional model have a high order thinkng skill at low category.Key words: high order thinking, cooperative learning, jigsaw
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO INTERAKTIF BERBASIS PROBLEM SOLVING GUNA MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI GERAK PARABOLA Zulaikha Ummul Arafah , Supahar
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7, No 6 (2018): Jurusan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk media pembelajaran video interaktif berbasis problem solving pada materi gerak parabola yang layak untuk pembelajaran fisika guna meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik SMA/MA (2) mengetahui ada tidaknya perbedaan peningkatan minat dan hasil belajar antara peserta didik yang menggunakan media video interaktif berbasis problem solving dengan PPT dan ceramah dalam pembelajaran fisika pada materi gerak parabola untuk jenjang SMA/MA dan (3) mengetahui keefektivitasan pembelajaran menggunakan media video interaktif berbasis problem solving guna meningkatkan minat dan hasil belajar pada materi gerak parabola untuk jenjang SMA/MA. Jenis penelitian ini adalah pengembangan (RD) dengan desain ADDIE. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPA di MAN 3 Sleman tahun pelajaran 2017/2018. Instrumen pengambilan data yang digunakan berupa angket minat sebelum-sesudah dan soal pretest-posttest untuk mengetahui peningkatan minat dan hasil belajar peserta didik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji gain dan uji GLM-MANOVA. Telah dihasilkan produk media pembelajaran video interaktif berbasis problem solving yang layak digunakan. Media pembelajaran video interaktif berbasis problem solving lebih efektif dalam meningkatkan minat belajar dan hasil belajar dibandingkan PPT dan ceramah berdasarkan nilai signifikansi dan Mean Difference pada uji MANOVA. Kata kunci: Video interaktif, problem solving, minat belajar, hasil belajar, gerak parabola Abstract The research is aimed to (1) develop a problem-solving based interactive video learning media on parabolic motion topic appropriate for Physics subject in order to increase the interest and learning outcomes of senior high students (2) find out whether there are differences in the interest and learning outcomes between students who use problem-solving based interactive video media with learners who use PPT and lectures in physics learning, and (3) find out the effectiveness of learning using problem-solving based interactive video media to increase the senior high students’ interest and learning outcomes. This study belongs to the Research and Development with ADDIE design. The population of this study are students of class X IPA in MAN 3 Sleman in the academic year of 2017/2018. The instruments used to collect the data are before and after questionnaires of interest as well as pretest and posttest to find out the improvement of students’ interests and learning outcomes. The Gain test and GLM-MANOVA test is used to analyze the data. Keywords: interactive video, problem solving, learning interest, learning outcome, parabolic motion

Filter by Year

2016 2025