cover
Contact Name
Didah Nurhamidah
Contact Email
didah.uinjkt@gmail.com
Phone
+6285710777541
Journal Mail Official
didah.uinjkt@gmail.com
Editorial Address
Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaGedung Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Lt. 5Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah JakartaJalan Ir. H. Juanda No. 95, Ciputat
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Dialektika
ISSN : 25025201     EISSN : 2407506X     DOI : 10.15408/dialektika
Dialektika : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia published two times a year (June and December ) as a medium of distributing scientific research in the field of language, literature , and the Indonesian language and literature education. Dialektika is published in collaboration between the Department of Indonesian Language and Literature Education,  Faculty of Educational Sciences, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatullah Jakarta and the Association of Indonesian Language and Literature Lecturer (ADOBSI). Dialektika has been a CrossRef member since 2015 and all of the published writings have a unique number in the DOI and been indexed in DOAJ, Google Scholar, Moraref,  Indonesia One Search- National Library of Indonesia, and Portal Garuda.
Articles 285 Documents
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NASKAH DRAMA OPERA KECOA KARYA N.RIANTIARNO Agung Prayitno Putro; Herman J Waluyo; Nugraheni Eko Wardhani
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v7i1.6188

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the values of character education for Drama course. It is a qualitative descriptive  study.  The  data  were obtained from the play entitled Opera Kecoa¸ written by N.Riantiarno. by looking at the settings, the characters, the plots and some relevant documents. The technique used to collect the data was by document analysis technique. As one form of literary work, Opera Kecoa drama script contains character education values. The values of character education in this drama script are shown through characterizations and events in each chapter. Based on the results of the analysis found ten character education values contained in the drama  Opera Kecoa, these values include: social care, tolerance, hard work, discipline, peace,patriotism, friendly, independent, creative, and responsibility. By reason of the values of these characters, the Opera Kecoa drama script can be used as a medium of learning in the college literature.  Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat pada sebuah naskah drama. Penelitian  ini menggunakan metode deskriptif  kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah naskah drama Opera Kecoa karya N.Riantiarno. Sumber data diperoleh dari tempat dan peristiwa, informan, naskah drama, dan dokumen. Pengumpulan data menggunakan teknik analisis dokumen. Sebagai salah satu bentuk karya sastra, naskah drama Opera Kecoa memuat nilai-nilai  pendidikan  karakter. Nilai-nilai pendidikan karakter dalam naskah drama  ini ditampilkan melalui penokohan dan alur peristiwa pada setiap babaknya. Berdasarkan hasil analisis maka ditemukan sepuluh nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam naskah drama Opera Kecoa, nilai-nilai tersebut antara lain: peduli sosial, toleransi, kerja keras, disiplin, cinta damai, cinta tanah air, bersahabat, mandiri, kreatif, dan tanggung jawab. Dengan alasan adanya nilai-nilai karakter tersebut maka naskah drama Opera Kecoa dapat digunakan sebagai salah satu media pembelajaran sastra di perguruan tinggi.  
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN DALAM MENULIS LAPORAN KEGIATAN MELALUI TEKNIK OBSERVASI PADA SISWA Iing Sunarti; Putri Elida Sari; Siti Samhati
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v5i2.8249

Abstract

Abstract: The research problem is how the teaching media is utilized in the learning of composing the observation text at the XI grade of SMK. The aim of this research is to describe the teaching product utilized in the learning of composing the expository text at the XI grade of SMK. This research uses qualitative descriptive as the methodology of the research, in collecting the data is using of reduction data, showing data, and verification. The result of the study indicate that textbooks prepare activity reports based on observation worthy of use in learning. The feasibility was stated by media experts 77%, material experts 81,5%, and practitioners 80%.Abstrak: Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengembangan buku pembelajaran menyusun laporan berdasarkan observasi siswa kelas XI SMK? Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan buku pembelajaran menyusun laporan berdasarkan observasi siswa kelas XI SMK. Penelitian ini menggunakan metod R & D, pengambilan data pada penelitian ini dilakukan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan perekaman. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar menyusun laporan kegiatan berdasarkan observasi layak digunakan dalam pembelajaran. Kelayakan tersebut dinyatakan oleh ahli media 77%, ahli materi 81,5%, dan praktisi 80%.   
PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN NILAI-NILAI KONSERVASI HUMANISME DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KREATIF CERITA FANTASI Nonika Farahdila; Subyantoro Subyantoro
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v5i1.7930

Abstract

Abstract: A good quality learning sources can support in the learning activity process to develop students' potential. Moreover, a good quality learning sources can attract and stimulate students' interest in learning. In accomplishing those objectives, books hold a strategic role. In that case, it is reasonable to make a development on an enrichment book which not only enriching knowledge, but also skills and shaping a positive personality in students. The purpose of this study is 1) to describe the needs of learners and educators of enrichment books; 2) drafting the enrichment book; and 3) outlining the expert's judgment of the enrichment draft. The content of conservation values of humanism is given in order to instill moral values. This research designs Research and Development (R & D) Thiagarajan model modified in 3 stages, such as define, design, and development. The results of this study are based on the results of questionnaire analysis needs of learners and educators who compiled into principles of book development. These principles include aspects of the material, aspects of presentation, aspects of graphics, aspects of language, aspects of learning materials needs creative writing fantasy story text, and aspects of the needs of the values of conservation of humanism.  Abstrak: Sumber belajar yang berkualitas mendukung proses pembelajaran guna mengembangkan potensi peserta didik. Selain itu juga dapat menarik minat dan merangsang peserta didik untuk belajar. Untuk mencapai tujuan tersebut, buku memiliki peran strategis di dalamnya. Oleh karena itu, perlunya pengembangan buku pengayaan yang tidak hanya memperkaya pengetahuan tetapi juga mengembangkan keterampilan dan membentuk kepribadian positif peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah  mendeskripsi kebutuhan peserta didik dan pendidik terhadap buku pengayaan dan  menyusun draf buku pengayaan serta menguraikan penilaian ahli terhadap draf buku pengayaan. Muatan nilai-nilai konservasi humanisme diberikan dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral. Dengan desain Research and Development (R&D) model Thiagarajan yang dimodifikasi dalam 3 tahap, yaitu define, design, dan development dihasilkan  prinsip-prinsip pengembangan buku. Prinsip-prinsip tersebut meliputi aspek materi, aspek penyajian, aspek grafika, aspek bahasa, aspek kebutuhan materi pembelajaran menulis kreatif teks cerita fantasi, dan aspek kebutuhan nilai-nilai konservasi humanisme.   
Argumentasi Saksi Ahli dalam Sidang Penistaan Agama oleh Basuki Tjahaja Purnama di Kepulauan Seribu Subuki, Makyun; Erowati, Rosida; Sulaiman, Agus
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v10i2.31595

Abstract

Ahok's controversial statements on the Thousand Islands seem not only led to massive and repeated demonstrations, but also linguistic debates in the courtroom. This study aims to examine the arguments of linguists who give statements in the courtroom in response to Ahok's statement. As a qualitative study using discourse analysis as a method of analysis, this study uses a critical argumentation approach developed by Walton (2002 and 2006) to examine how the argument was constructed and evaluate the quality of the argument. The analysis in this study indicates that the opinion of linguists presented by public prosecutors is often inconsistent and not based on adequate linguistic evidence, not only inconsistent with other expert statements, but also with his own statement as a scientist. Conversely, the linguist presented by Ahok's counsel is more consistent and more able to present linguistic evidence more adequately.
Membedah Relevansi dalam Iklan “WRP” Neneng Nurjanah
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v3i1.4180

Abstract

Abstract: According to Sperber and Wilson, communication in advertisement is ostensive-inferential communication. This communication needs contextual effect and ostensive stimulus which was known to listener's (market segmentation). In WRP 6 day diet pack ad, advertising agency employs some contextual effect and ostensive stimulus to make listener interested and wanted to buy the product. To explore about the communication in WRP 6 day diet pack ad, this paper employs pragmatics method, especially relevance theory. Tanaka says that relevance theory serve comprehensive account to investigate speeches in order to get speaker meaning. The result of this research is advertising agency (speaker) addressed this ad to middle high class women as market segmentation (listener). Advertising agency also employed some contextual effect such as body discourse, health discourse, and others diet program and also employed ostensive stimulus such as color and font size to make high relevance speech. Keywords: ostensive-inferencial communication; ostensive stimulus; constectual effect; theory of relevance Abstrak: Komunikasi dalam iklan menurut Sperber dan Wilson merupakan komunikasi ostensif-inferensial yang melibatkan efek kontekstual dan stimulus ostensive diketahui oleh kawan tuturnya (pangsa pasar). Begitu pula dengan iklan WRP 6 day diet pack, agensi iklan memanfaatkan efek kontekstual yang berada dalam benak pangsa pasarnya agar mereka tertarik dan membeli produk tersebut. Untuk mengeksplorasi bentuk komunikasi dalam iklan WRP 6 day diet pack, artikel ini memanfaatkan pendekatan pragmatik, khususnya teori relevansi. Teori relevansi menurut Tanaka menyediakan catatan yang paling komprehensif dalam menyelidiki tuturan berdasarkan makna penutur. Tujuan penelitian ini untuk menyelisik relevansi iklan WRP 6 day diet pack. Adapun temuan yang diperoleh dari artikel ini adalah agensi iklan WRP 6 day diet pack menujukkan iklan tersebut kepada perempuan dewasa dari golongan menengah atas sebagai kawan tutur atau pangsa pasar. Selain itu, agensi iklan memanfaatkan beberapa efek kontekstual, seperti wacana tubuh, kesehatan dan program diet lain serta memanfaatkan stimulus ostensif berupa pemilihan warna dan ukuran huruf untuk menghasilkan tuturan dengan derajat relevansi yang tinggi. Kata Kunci: komunikasi ostensif-inferensial; stimulus ostensif; efek kontekstual; teori relevansi 
BENTUK BAHASA DAN SIKAP BAHASA DI MEDIA SOSIAL UNTUK MENANGGULANGI COVID-19: PENELITIAN PRAGMATIK Pranowo Pranowo; Agnes Dwi Yustika Sari
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i2.20658

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus mengenai bentuk bahasa dan sikap masyarakat dalam menanggulangi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik, jenis penelitiannya deskriptif kualitatif dengan tujuan (a) mendeskripsikan  bentuk bahasa dan (b) sikap masyarakat terhadap penanggulangan covid-19.  Metode penelitiannya mencakup (a) sumber data berupa penggunaan  bahasa dalam twitter dan Instagram, (b) data penelitiannya berupa tuturan pengguna twitter dan instagram selama bulan Januari - Maret 2021, (c) pengumpulan data dilakukan melalui simak, baca dan catat, (d)  prosedur penelitiannya mengunduh, kemudian disimak, dibaca, dan dicatat, diinventarisasi dan dikodifikasi, (e) teknik analisis data dengan cara mengidentifikasi data, mengklasifikasi, dan menginterpretasi. Hasil penelitian adalah (1) bentuk penyingkatan tidak jelas kriterianya, dan kesalahan penulisan kata yang berulang-ulang, (2) sikap penutur ada yang pro dan kontra. Sikap yang pro ditunjukkan melalui sikap setuju dengan penuh harapan, kesadaran, ajakan, dan rasa prihatin. Sikap kontra diungkapkan dalam bentuk kritikan, sindiran, sikap sinis, sikap menghasut/ memprovokasi, dan sikap menghujat.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL BERTOKOH DAHLAN ISKAN DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR TEKS NOVEL Khidmatul Mamluah
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v4i1.7003

Abstract

Abstract: This paper shows the intrinsic elements that construct the novels Dahlan Iskan as main character; the educational value of the character in the novels Dahlan Iskan as main character; and utilization as a teaching materials of novel in High School. Methods used in this research is qualitative of content analysis with structural literary approach. The main data source is novel “Sepatu Dahlan” and “Surat Dahlan” by Khrisna Pabichara. Based on analysis the intrinsic elements of the novel form a coherent unity; the educational value of the character in the novel consisted of 16 values; and the results of the analysis used to compile teaching materials of novel in High School in the form of enrichment book of knowledge.   Abstrak: Tulisan ini memperlihatkan tiga hal, yakni unsur yang membangun novel bertokoh Dahlan Iskan; nilai pendidikan karakter dalam novel bertokoh Dahlan Iskan; dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar teks novel di SMA/MA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif analisis isi dengan pendekatan sastra struktural. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah novel Sepatu Dahlan dan Surat Dahlan karya Khrisna Pabichara. Hasil analisis menunjukkan unsur pembangun novel membentuk kesatuan yang padu; nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel terdiri atas 16 nilai; dan hasil analisis dimanfaatkan untuk menyusun bahan ajar novel di SMA/MA dalam bentuk buku pengayaan pengetahuan. Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/dialektika.v4i1.7003
PERBANDINGAN GAYA BAHASA PADA PUISI “IBU” KARYA MUSTOFA BISRI DENGAN LIRIK LAGU “KERAMAT” KARYA RHOMA IRAMA Fahrudin Mualim
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v2i2.3627

Abstract

Abstract: This study was aimed to describe the comparison of the figurative language of the poetry “Ibu” (Mother) by Mustafa Bisri and the lyric of the song "Keramat” (Sacred) by Rhoma Irama. The method used in this study was qualitative, namely researchers involved in the situation and the phenomenon being studied. The results showed the similarities and differences of the figurative language in the poetry "Ibu” (Mother) and the song "Keramat” (Sacred). It could be seen from the figurative language on each selection word – both of the poet and song composer used the natural expression. The difference lies in the function of the using of the natural expression. If Mustafa Bisri used the natural expression to describe the sacrifice of a mother or a picture of a mother admiration, while Rhoma Irama used its natural expression on refusing  r criticizing to the wrong social behavior This research also explained the structure that built the poem (ibu)and the lyric (Keramat). Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan gaya bahasa dari puisi “Ibu” karya Mustofa Bisri (MB) dan lirik lagu “Keramat” karya Rhoma Irama (RI). Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah kualitatif, yaitu peneliti dilibatkan dalam situasi dan fenomena yang sedang dipelajari. Selain menjelaskan struktur yang membangun kedua puisi itu, hasil penelitian menunjukkan adanya persamaan dan perbedaan gaya bahasa pada puisi “Ibu” dan lirik lagu “Keramat”. Kesamaannya terlihat dari gaya bahasa pada tiap pilihan katanya, keduanya sama-sama banyak menggunakan istilah alam sedangkan perbedaannya terletak pada fungsi dari istilah alam yang digunakan.  Jika MB menggunakan istilah alam untuk menggambarkan pengorbanan seorang ibu atau sebagai gambaran kekaguman akan keagungan seorang ibu, sedangkan RI  memposisikan istilah alam yang digunakannya sebagai bentuk penolakan atau kritikannya kepada perilaku masyarakat yang keliru.   Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/dialektika.v2i2.3627
SUMBER TASAWUF, SYAHADAT, DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMAKNAAN TERHADAP REALITAS abdul wachid bambang suharto
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v8i1.17545

Abstract

Abstract: This research is motivated by the vital words of shahada and the cleanliness of the human heart or in Islamic mysticism that is called Sufism. Apart from Sufism, there are also terms “esotericism” and “spirituality” whose alignment of philosophies and concepts are often vague. Therefore, the purpose of this study is to identify the source of Sufism, the concept of the shahada, and the implications for the reality of life. The data source used is documentation through the process of reading, analyzing, observing, and describing information related to the object of research. The results of this study indicate that there are many meanings of the term Sufism, those are purified people, goat hair that Sufis commonly used as clothing, the name of a room near Medina, rows of saf when praying, and wisdom. The source of Sufism comes from Islamic values. Sufism is associated with awareness and feeling. Sufism is also related to Islamic morals. Therefore, the principal reference sources are al-Qur'an and as-Sunnah (Hadith). The reality in the perspective of Sufism is "Everything perishes except His Face" (QS al-Qashas / 28: 8), as the substance of all faiths, "There is no essence except Allah".  Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingya ucapan syahadat dan kebersihan hati manusia atau pada wilayah mistisisme Islam yang disebut sebagai tasawuf.  Selain tasawuf, terdapat juga istilah “esoterisme” dan “spiritualitas” yang kerap kabur penyejajaran filosofi dan konsepnya. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sumber tasawuf, konsep syahadat dan implikasinya terhadap realitas kehidupan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka (library research). Objek penelitian digali lewat beragam informasi kepustakaan. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kualitatif yang mengarah pada penjelasan deskriptif. Sumber data yang digunakan berupa dokumentasi melalui proses membaca, menganalisis, mencermati, dan menguraikan informasi-informasi yang berhubungan dengan objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan banyak makna dari istilah tasawuf, antara lain: orang yang disucikan, bulu kambing yang biasa digunakan sebagai bahan pakaian kaum sufi, nama suatu ruang dekat Madinah, baris-baris saf ketika shalat, serta hikmah. Sumber tasawuf berasal dari nilai-nilai keislaman. Tasawuf dikaitkan dengan kesadaran dan perasaan. Tasawuf juga berhubungan dengan moralitas Islam. Maka dari itu, sumber rujukan utamanya adalah al-Qur’an dan as-Sunnah (Hadis). Realitas dalam perspektif tasawuf ialah “Segala sesuatu binasa kecuali wajah-Nya” (Q.S. al-Qashas/ 28: 8), sebagaimana substansi dari keseluruhan syahadat, “Tidak ada hakikat kecuali Allah”.
EKSISTENSI BAHASA INDONESIA DALAM PENDIDIKAN BERBASIS KERAGAMAN BUDAYA Zamzani Zamzani
Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Department of Indonesia Language and Literature Teaching, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/dialektika.v1i2.6288

Abstract

Language as a means and a cultural product. Language activities cannot be separated from the activities of thinking with a specific cultural framework. The view point that human beings cannot think without language, strenghten the existence of language as a means of culture when thinking is seen as part of the spiritual culture. Humans as homo symbolicum 'the creature who use the symbol' whose scope is broader than homo sapiens 'thinking beings.' In the context of Indonesia—who shows diversity, the diversity in many aspects—the existence of Indonesian language in the diversity of language and local culture in Indonesia has become an important topic to be questioned. When associated with education in Indonesia, Indonesian language has a central role in the development of intellectual, social, and emotional of learners and the supporting success in all of fields of study, in addition to the role of regional languages which cannot be ignored.