cover
Contact Name
Sean Institute
Contact Email
editorjournal@seaninstitute.or.id
Phone
+6281264451404
Journal Mail Official
editorjournal@seaninstitute.or.id
Editorial Address
Komplek New Pratama ASri Blok C, No.2, Deliserdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM)
Published by SEAN INSTITUTE
ISSN : -     EISSN : 28293738     DOI : https://doi.org/10.54076
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM) Merupakan jurnal Pengabdian yang diterbitkan oleh Sean Institute.M-PKM merupakan jurnal peer review, open access, dan ilmiah yang ditujukan kepada pelaksana pengabdian dengan fokus adalah PKM pada bidang komputer dan Informatika, PKM pada bidang sains,PKM pada bidang ekonomi dan manajemen, PKM pada bidang pendidikan, PKM pada bidang kesehatan dan hukum, PKM diterbitkan 3 kali dalam setahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 151 Documents
PENGUATAN PEMAHAMAN HUKUM GEREJA DAN SPIRITUALITAS HIDUP BAKTI MELALUI PEMBINAAN IMPLIKASI YURIDIS KAUL KEKAL BAGI SUSTER FCJM Asrot Purba
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 02 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, July-Oktober 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan menuju kaul kekal memerlukan integrasi antara pemahaman yuridis, kematangan spiritual, kebebasan batin, dan tanggung jawab komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman para calon pengkaul kekal FCJM mengenai implikasi yuridis kaul kekal menurut Kitab Hukum Kanonik, sekaligus memperdalam spiritualitas hidup bakti. Kegiatan dilaksanakan pada 5-7 Mei 2025 di Susteran Greccio, Sinaksak, dengan tujuh peserta. Metode yang digunakan adalah edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, pendalaman dokumen Gereja, studi kasus yuridis-pastoral, diskusi, refleksi, dan pendampingan. Data pelaksanaan diverifikasi melalui Surat Tugas, daftar hadir tiga hari, dan Berita Acara. Hasil evaluasi dalam laporan menunjukkan peningkatan pemahaman Hukum Gereja dari 56% menjadi 90%, spiritualitas hidup bakti dari 60% menjadi 91%, kesadaran hak dan kewajiban dari 58% menjadi 88%, motivasi pelayanan dari 62% menjadi 89%, dan partisipasi pastoral dari 59% menjadi 87%. Secara kualitatif, peserta semakin memahami kaul kekal sebagai tindakan gerejawi yang bebas, sadar, publik, dan mengikat, serta sebagai penyerahan diri yang harus diwujudkan dalam hidup komunitas, pelayanan, dan kesetiaan pada karisma. Program ini menunjukkan bahwa pembinaan yuridis menjadi lebih efektif ketika dikaitkan dengan pengalaman, refleksi spiritual, dan studi kasus konkret.