cover
Contact Name
Sean Institute
Contact Email
editorjournal@seaninstitute.or.id
Phone
+6281264451404
Journal Mail Official
editorjournal@seaninstitute.or.id
Editorial Address
Komplek New Pratama ASri Blok C, No.2, Deliserdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM)
Published by SEAN INSTITUTE
ISSN : -     EISSN : 28293738     DOI : https://doi.org/10.54076
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM) Merupakan jurnal Pengabdian yang diterbitkan oleh Sean Institute.M-PKM merupakan jurnal peer review, open access, dan ilmiah yang ditujukan kepada pelaksana pengabdian dengan fokus adalah PKM pada bidang komputer dan Informatika, PKM pada bidang sains,PKM pada bidang ekonomi dan manajemen, PKM pada bidang pendidikan, PKM pada bidang kesehatan dan hukum, PKM diterbitkan 3 kali dalam setahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Pemanfaatan Chatgpt Untuk Analisis Data Berkelanjutan Paska Marto Hasugian; Sardo Pardingotan Sipayung; Tonni Limbong; Alex Rikki; Siska Simamora
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan large language model menjadikan ChatGPT tidak hanya digunakan untuk menghasilkan teks, tetapi juga sebagai asisten analisis data yang dapat membantu pengguna memahami struktur data, membersihkan data, membuat kode, menjalankan analisis statistik, membangun visualisasi, dan menjelaskan hasil melalui bahasa alami. Artikel ini bertujuan menganalisis bentuk pemanfaatan ChatGPT dalam siklus analisis data, mengidentifikasi manfaat dan risikonya, serta merumuskan kerangka kerja yang dapat digunakan secara aman dan dapat direproduksi. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur naratif terhadap 15 sumber ilmiah yang diterbitkan pada 2021-2025. Literatur dikelompokkan menurut kemampuan pembuatan kode, penalaran, analisis statistik, analisis kuantitatif, analisis kualitatif, serta mekanisme verifikasi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa ChatGPT efektif sebagai pendamping untuk data profiling, transformasi, eksplorasi, visualisasi, pemilihan prosedur statistik, dan penyusunan narasi hasil. Namun, kualitas keluaran sangat dipengaruhi oleh kelengkapan prompt, pemahaman pengguna, karakteristik data, dan proses validasi. Kesalahan pemilihan uji, kode yang tidak lengkap, asumsi statistik yang tidak diperiksa, serta interpretasi yang terlalu meyakinkan tetap menjadi risiko utama. Artikel ini mengusulkan kerangka PAVE yang terdiri atas Prompt, Analyze, Validate, dan Explain, serta tahap iterasi untuk memastikan bahwa keluaran ChatGPT tidak langsung diperlakukan sebagai hasil final. Kerangka tersebut menempatkan manusia sebagai pengambil keputusan, sedangkan ChatGPT berfungsi sebagai asisten yang mempercepat pekerjaan teknis dan memperluas akses terhadap analisis data.
Socialization of Savings and Loan Law to Increase Public Understanding at the Darussalam Sako Council in Palembang City Bagus Setiawan; Ria Astina; Cindi Pramita
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The lack of public understanding regarding savings and loans based on Sharia principles can lead to transaction practices that are not in accordance with Islamic law. Therefore, this community service activity aims to improve public understanding of savings and loans based on Sharia Economic Law. The activity was held on June 13, 2026, at the Darussalam Assembly, Jalan Nusantara 2, Lekipali Village, Sako District, Palembang City, and involved 25 participants. The methods used included lectures, discussions, and a question-and-answer session. The material covered the concept of savings and loans, the qardh contract, the prohibition of usury, and the legal basis for them in Islam. The activity went well and received a positive response from participants who actively participated in the discussion and asked questions related to savings and loans in their daily lives. Through this activity, participants gained a better understanding of the importance of implementing savings and loans transactions in accordance with Sharia principles. This activity is expected to increase literacy in Sharia Economic Law and encourage the public to adopt fair, transparent, and usury-free financial practices..
Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran bagi Pekerja Pusat Kesehatan Masyarakat Rizqi Ulla Amaliah; Agung Sundaru; Naily Nur Suliana; Rika Yulianti Fitri
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian kebakaran merupakan kondisi darurat yang dapat mengancam keselamatan pekerja, pasien, serta keberlangsungan pelayanan kesehatan. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama perlu memiliki tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan yang memadai dalam mencegah serta menangani kejadian kebakaran. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pekerja Puskesmas mengenai pencegahan kebakaran dan respons tanggap darurat kebakaran melalui kegiatan edukasi. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada tanggal 4 Agustus 2025 di salah satu Puskesmas di Kota Batam dengan melibatkan 32 tenaga kesehatan. Metode edukasi yang digunakan adalah ceramah yang didukung oleh media brosur. Evaluasi dilakukan menggunakan desain one-group pre-test–post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed-Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Sebagian besar peserta mengalami peningkatan skor pengetahuan setelah intervensi, yang menunjukkan bahwa metode ceramah yang didukung media brosur efektif dalam meningkatkan pemahaman pekerja mengenai penyebab kebakaran, upaya pencegahan, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), tindakan penanggulangan awal, serta prosedur evakuasi. Edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran terbukti efektif meningkatkan pengetahuan pekerja Puskesmas di Kota Batam. Program edukasi yang dilaksanakan secara berkala dan disertai pelatihan praktik serta simulasi keadaan darurat diperlukan untuk memperkuat kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi risiko kebakaran.
Penguatan Ketahanan Pangan Desa Wonoasri Melalui Program“Lelonik” (Lele Galon Hidroponik) Berbasis Akuaponik Shinta Mayasari; Tista Aulia Martha Dwi; Garnida Rian Wiratama; Muhammad Raihan Eka Adriyanto; Mawadatun Nabila; Canakya Niti Sastra; Canticha Mukti; Ayas Firmansyah; Tifa Nur Fadillah; Intan Yulia Dewi; Ifrohul Maulidia; Hilda Nihayatul Masruroh; Haikal Ali Khan; Mufidatur Ramadhani
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan di pedesaan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan lahan, rendahnya keterampilan budidaya modern, serta ketergantungan pada pasokan pangan eksternal. Masalah ketahanan pangan di Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember yaitu kurangnya ketersediaan lahan pertanian. Program pengabdian kepada masyarakat desa dilakukan dengan memanfaatkan sistem akuaponik berbasis lele dan kangkung. Akuaponik merupakan salah satu sistem hidroponik yang menggabungkan antara teknik pertanian hidroponik dan akuakultur. Tanaman akan dibudidayakan tanpa menggunakan tanah dan ikan dipelihara dalam sistem kolam tertutup. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan sistem akuaponik. Kegiatan pemberdayaan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan teknis, pembangunan instalasi akuaponik sederhana berupa LELONIK (Lele galon Hidroponik), dan pendampingan intensif kepada masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengelola akuaponik dari 0% menjadi 91%, terjaminnya ketersediaan protein dan sayuran segar bagi keluarga dari 0% menjadi 85%, serta munculnya peluang usaha mikro berbasis perikanan dan pertanian terpadu. Penerapan akuaponik berbasis lele dan kangkung dapat menjadi model pemberdayaan yang mendukung ketahanan pangan berkelanjutan di desa.
Peran Sistem Informasi Manajemen dalam Meningkatkan Kinerja UMKM di Kota Solok Novella Sari; Vicky Brama Kumbara
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Kota Solok. Di era digital, penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) menjadi salah satu strategi yang dapat meningkatkan efisiensi operasional, kualitas pelayanan, serta daya saing UMKM. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi kendala dalam penerapan SIM, seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya literasi digital, serta keterbatasan akses terhadap teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Sistem Informasi Manajemen dalam meningkatkan kinerja UMKM di Kota Solok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan pemilik UMKM, pegawai, dan pihak terkait seperti Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Solok. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa penerapan Sistem Informasi Manajemen mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha, mempercepat proses pengambilan keputusan, memperbaiki administrasi usaha, meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan, serta memperkuat daya saing UMKM. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan digitalisasi UMKM di Kota Solok.
Penerapan Seleksi Proses dan Tata Letak Fasilitas untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM Karangan Bunga di Kota Solok Indri Oktaviani; Fahri Ilhami Adola Arche; Lusiana Lusiana
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM karangan bunga merupakan salah satu sektor usaha kreatif yang berkembang di Kota Solok dan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap produk dekorasi pada berbagai acara. Namun demikian, sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala berupa proses produksi yang belum terstandarisasi serta tata letak fasilitas kerja yang kurang efisien. Kondisi tersebut menyebabkan meningkatnya waktu produksi, perpindahan material yang tidak perlu, kelelahan pekerja, serta rendahnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan seleksi proses dan perancangan tata letak fasilitas dalam meningkatkan produktivitas UMKM karangan bunga di Kota Solok. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara kepada pemilik usaha, serta dokumentasi proses produksi. Analisis dilakukan terhadap alur proses produksi, pola perpindahan material, dan efektivitas penggunaan ruang kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan seleksi proses yang sesuai dengan karakteristik produk serta perancangan ulang tata letak fasilitas berdasarkan urutan proses produksi mampu mengurangi waktu perpindahan material, meningkatkan efisiensi kerja, memperlancar aliran proses produksi, serta meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelaku UMKM untuk menerapkan tata letak berbasis aliran proses (product layout sederhana) sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha.
Analisis Struktur Pasar dan Daya Saing UMKM Karangan Bunga di Kota Solok: Pendekatan Teori Struktur Pasar Fahri Ilhami Adola Arche; Zefriyenni Zefriyenni
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur pasar serta daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) karangan bunga di Kota Solok dengan menggunakan pendekatan teori struktur pasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah pelaku usaha karangan bunga yang memunculkan persaingan semakin kompetitif, sehingga diperlukan pemahaman mengenai karakteristik struktur pasar dan faktor-faktor yang memengaruhi daya saing usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pelaku usaha, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner kepada pemilik UMKM karangan bunga di Kota Solok. Analisis dilakukan berdasarkan indikator struktur pasar yang meliputi jumlah penjual, tingkat diferensiasi produk, hambatan masuk pasar, penguasaan pangsa pasar, dan intensitas persaingan antar pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM karangan bunga di Kota Solok memiliki karakteristik struktur pasar persaingan monopolistik. Kondisi ini ditandai oleh banyaknya pelaku usaha yang menawarkan produk sejenis dengan diferensiasi pada aspek desain, kualitas bahan, kreativitas, harga, serta pelayanan kepada pelanggan. Hambatan masuk pasar relatif rendah sehingga memungkinkan munculnya pelaku usaha baru, namun kemampuan berinovasi menjadi faktor pembeda utama dalam memenangkan persaingan. Daya saing UMKM dipengaruhi oleh kreativitas produk, inovasi desain, kualitas pelayanan, pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi, serta kemampuan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan inovasi produk, penguatan kompetensi sumber daya manusia, adopsi teknologi digital, dan dukungan pemerintah melalui pelatihan serta akses pemasaran merupakan strategi yang penting untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM karangan bunga di Kota Solok.
Pendekatan Teori Konsumen dalam Menganalisis Keputusan Pembelian Produk Umkm Karangan Bunga di Kota Solok Indri Oktaviani; Zefriyenni Zefriyenni
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keputusan pembelian produk UMKM karangan bunga di Kota Solok dengan menggunakan pendekatan teori konsumen sebagai landasan dalam memahami perilaku pembelian masyarakat. Teori konsumen menjelaskan bahwa setiap individu akan berupaya memaksimalkan kepuasan (utilitas) melalui pemilihan produk yang dianggap mampu memberikan manfaat terbesar sesuai dengan preferensi, tingkat pendapatan, harga, kualitas, serta nilai yang dirasakan. Dalam konteks UMKM karangan bunga, keputusan pembelian tidak hanya dipengaruhi oleh harga yang kompetitif, tetapi juga oleh kualitas produk, kreativitas desain, pelayanan yang diberikan, dan kemudahan akses terhadap lokasi usaha. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah konsumen yang pernah melakukan pembelian produk karangan bunga pada UMKM di Kota Solok, sedangkan pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert kepada responden yang memenuhi kriteria penelitian. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui besarnya pengaruh masing-masing variabel independen terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa kualitas produk, harga, desain, pelayanan, dan lokasi usaha memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk UMKM karangan bunga. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademis dalam pengembangan kajian teori konsumen pada sektor UMKM serta memberikan manfaat praktis bagi pelaku usaha dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif, meningkatkan kepuasan pelanggan, memperkuat daya saing usaha, dan mendorong peningkatan penjualan secara berkelanjutan. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam menyusun kebijakan pengembangan UMKM berbasis kebutuhan dan preferensi konsumen di Kota Solok.
PEMBINAAN MORAL KRISTIANI MELALUI PENDALAMAN TINDAKAN MANUSIAWI (ACTUS HUMANUS) BAGI KAUM MUDA KATOLIK UNTUK MEMBANGUN KARAKTER IMAN YANG DEWASA, BEBAS, DAN BERTANGGUNG JAWAB Gonti Simanullang
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 03 (2022): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober- Desember 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaum muda Katolik menghadapi tantangan moral yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi digital, relativisme, budaya instan, dan melemahnya kesadaran terhadap tanggung jawab pribadi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman kaum muda mengenai tindakan manusiawi (actus humanus) sebagai tindakan yang dilakukan secara sadar, bebas, dan bertanggung jawab dalam terang ajaran moral Katolik. Program dirancang melalui pendekatan edukatif, pastoral, partisipatif, dan reflektif dengan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, refleksi Kitab Suci, studi kasus moral, serta penyusunan komitmen pribadi. Evaluasi dilaksanakan menggunakan pre-test dan post-test, lembar observasi, pedoman refleksi, dan kuesioner kepuasan. Draf hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 54,3 menjadi 84,0 pada aspek konsep actus humanus, kebebasan dan tanggung jawab, analisis kasus moral, dan etika digital Kristiani. Peserta juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mengidentifikasi unsur pengetahuan, kehendak, objek, maksud, dan situasi dalam penilaian moral. Kegiatan menghasilkan modul pembinaan, lembar analisis kasus, refleksi moral, dan komitmen aksi kaum muda. Temuan ini menunjukkan bahwa pembinaan yang mengintegrasikan teologi moral, pengalaman konkret, dialog, dan refleksi iman dapat memperkuat karakter kaum muda yang dewasa, bebas, dan bertanggung jawab. Keberlanjutan program diarahkan melalui pertemuan pendampingan berkala, forum diskusi etika digital, dan keterlibatan pengurus OMK serta katekis.
PENGUATAN MORAL KRISTIANI DAN KESADARAN EKOLOGIS BERBASIS IMAN KATOLIK DALAM MEWUJUDKAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL UMAT DI ERA MODERN Largus Nadeak
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2023): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari-Maret 2023
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis moral dan ekologis pada masyarakat modern menunjukkan bahwa pembinaan iman perlu diarahkan tidak hanya pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan hati nurani, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat moral Kristiani dan kesadaran ekologis berbasis iman Katolik agar umat mampu mengintegrasikan nilai kasih, keadilan, kejujuran, solidaritas, dan tanggung jawab merawat ciptaan dalam kehidupan sehari-hari. Program menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, reflektif, dan aplikatif melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, refleksi iman, edukasi ekologis, demonstrasi pengelolaan sampah, penghijauan, dan aksi sosial. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipasi, kuesioner, refleksi kelompok, serta dokumentasi aksi nyata. Draf hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 53,6 menjadi 85,2 pada lima indikator, yaitu pemahaman moral Kristiani, pembentukan hati nurani, kesadaran ekologis, tanggung jawab sosial, dan partisipasi dalam aksi lingkungan. Selain peningkatan pengetahuan, peserta menghasilkan komitmen moral-ekologis, rencana tindak lanjut, dan kelompok penggerak yang melibatkan OMK, keluarga muda, katekis, serta pengurus lingkungan. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi pembinaan moral dengan spiritualitas ekologis dapat membantu umat menerjemahkan iman ke dalam tindakan sosial dan ekologis yang konkret. Keberlanjutan program diarahkan melalui penyediaan modul, integrasi kegiatan ke dalam program pastoral, monitoring, dan aksi lingkungan berkala.