cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
ISSN : 28305744     EISSN : 28305558     DOI : https://doi.org/10.55784/jkj
Core Subject : Health,
JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, merupakan jurnal open source, dengan fokus pada rumpun ilmu kesehatan termasuk ranah preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif yang menerbitkan artikel hasil penelitian asli maupun artikel hasil tinjauan pustaka, mencakup: Penelitian medis dan klinis, Penelitian kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Terbit dua kali setahun yaitu Juni dan Desember
Articles 292 Documents
Karakteristik Kesejahteraan Psikologis Dan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Putri Silvi; Darwin Karim; Musfardi Rustam
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus is a metabolic disorder disease characterized by increased blood sugar levels due to decreased insulin secretion by pancreatic beta cells and/or impaired insulin function (insulin resistance). This study aims to describe the psychological well-being and blood sugar levels in people with diabetes mellitus. This research is a quantitative research using descriptive method to make an objective picture of a situation. The sample of this study amounted to 74 respondents using the technique purposive sampling. This study used a standard psychological well-being questionnaire and used a glucometer to measure blood sugar levels. The data analysis used is a simple descriptive form of a frequency distribution table. The results of this study indicate that 31 respondents (41,9%) accept their own state, 8 respondents (10,8%) have positive relationships with other people, 6 respondents (8,1%) have independence, 25 respondents (33,8%) can manage the environment, 2 respondents (2,7%) have a purpose in life, and 2 respondents (2,7%) have personal growth. People with diabetes mellitus with high psychological well-being are able to accept their situation, like undergoing the process of diabetes mellitus treatment, and are able to master the environment.
Hubungan Intensitas Perilaku Merokok dan Lama Merokok Dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) Fauziah Wahyu; Darwin Karim; Nurhannifah Rizky Tampubolon
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Body Mass Index (BMI) is an important indicator of nutritional status in measuring health status. Smoking habits can have a negative impact because it can cause users to have poor nutritional status both in the form of underweight and overweight. This study aims to determine the relationship between the intensity of smoking behavior and duration of smoking with Body Mass Index (BMI). This study used a correlation descriptive design and a cross sectional approach. The research sample was 60 respondents who were taken based on inclusion criteria using total sampling technique. The analysis used was bivariate analysis using the chi-square and kolmogrov smirnov test. There were 38 respondents (63.3%) who were classified as light smokers, 47 respondents (78.3%) had habit of smoking <5 years, 28 respondents (46.7%) had normal BMI, 20 respondents had an overweight BMI, and 12 respondents had an underweight BMI. Statistical test results show that there is a significant relationship between the intensity of smoking behavior and Body Mass Index (BMI) with p value (0.043) < alpha (0.05) and there is no significant relationship between smoking duration and Body Mass Index (BMI) with p value (0.558) > alpha (0.05). The intensity of smoking behavior has a significant relationship with Body Mass Index (BMI) and duration of smoking does not have a significant relationship with Body Mass Index (BMI).
Gambaran Perubahan Status Gizi Anak Balita Di Kecamatan Lima Puluh Lidya Asriza; Agrina Agrina; Wice Purwani Suci
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi merupakan sebuah tolak ukur  terhadap keberhasilan dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh metabolisme tubuh. Jika asupan nutrisi seorang anak terpenuhi maka tubuh akan menggunakan zat gizi tersebut secara baik dan anak akan mengalami perkembangan secara optimal. Namun jika seorang anak tidak mendapatkan asupan nutrisi yang tidak adekuat maka pertumbuhan anak akan terganggu hingga dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana gambaran waktu perubahan status gizi yang terjadi pada balita. Metode Penelitianyang digunakan ialah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian deskriptif yang bersifat retrospektif dengan pendekatan analisa data sekunder. Sampel yang digunakan adalah anak usia 0-59 bulan yang memiliki catatan berat badan lengkap pada buku KMS atau pada catatan kader di wilayah Puskesmas Lima Puluh pada bulan Maret 2023 sebanyak 63 anak yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Analisa yang digunakan adalah analisis univariat dengan menggunakan uji deskriptif. Hasil uji statistik didapatkan hasil bahwa mayoritas anak mengalami penurunan berat badan pada usia 3 bulan. Saran bagi penelili selanjutnya dapat menggali penyebab terjadinya penurunan berat badan anak balita pada usia 3 bulan.
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Dalam Menghadapi Menarche Satu Tahun Pertama Nada Intaniza; Nurhannifah Rizky Tampubolon; Bayhakki Bayhakki
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristiwa   menarche   yang   tidak   disertai dengan  pemberian  informasi  atau  pendidikan kesehatan   tentang   menstruasi   atau   menarche dengan  benar  dan  tepat  akan  mengakibatkan munculnya gejala -gejala seperti ketidaksiapan, ketakutan, kecemasan, gangguan berupa pusing disminorhea, haid   tidak   teratur   dan berbagai macam gangguan lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelatif dan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 60 orang yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data diambil dengan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan telah memiliki validitas dan reliabilitas yang kuat yaitu 0,834 dan 0.861 dan kuesioner kecemasan memiliki validitas dan reabilitas cukup tinggi yaitu 0,93 dan 0,97. Analisis data yang digunakan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas tingkat pengetahuan menarche anak kategori baik sebanyak 34 responden (56,7%), mayoritas kecemasan dalam menghadapi menarche anak kategori sedang sebanyak 30 responden (50.0%). Berdasarkan uji statistik dibuktikan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara variabel tingkat pengetahuan dan kecemasan dalam menghadapi menarche didapatkan p value .001 < 0,05 yang artinya Hο ditolak. Kesimpulannya ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kecemasan dalam menghadapi menarche 1 tahun pertama.
Analisis Pengetahuan Ibu Primigravida Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Siti Rahmi Indri Wulandari; Widya Lestari; Hellena Delli
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanda bahaya kehamilan merupakan keadaan bahaya yang terjadi pada ibu dan janin yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan komplikasi kehamilan. Komplikasi kehamilan berkaitan erat dengan kematian ibu dan janin. Upaya pencegahan deteksi dini tanda bahaya kehamilan yang dapat dilakukan dengan mengetahui tanda bahaya kehamilan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan tanda bahaya kehamilan berdasarkan karakteristik ibu primigravida di wilayah kerja Puskesmas Simpang Tiga dan Puskesmas Harapan Raya pada tahun 2023. Metode Peneltian kuantitatif, desain penelitian deskriptif survey. Instrumen penelitian kuesioner google form dan fisik, jumlah sampel penelitian 44 ibu primigravida dengan teknik sampel total sampling. Analisis penelitian analis univariat. Hasil penelitian menujukkan karakteristik responden sebagian besar berusia 20-35 tahun (92,2%), usia kehamilan rata-rata trimester 2 dan 3 masing-masing (38,6%), sebagian besar responden tidak bekerja/IRT (75%), pendidikan terakhir responden yaitu pendidikan SMA/MA/Sederajat (47,7%), sebagian besar responden berasal dari suku Minang (43,2%), sumber infromasi mayoritas dari tenaga kesehatan (59,1%) tingkat pengetahuan terkait tanda bahaya kehamilan responden adalah cukup (54,5%). Hasil statistik didapatkan bahwa tingkat pengetahuan responden di wilayah kerja puskesmas simpang tiga dan puskesmas harapan raya berada dikategori berpengetahuan cukup. Saran bagi peneliti selanjutnya dapat menggali perbedaan pengetahuan primigravida terkait tanda bahaya kehamilan di puskesmas dan PMB atau klinik bidan.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kontrol Diri Wanita Usia Subur (WUS) Untuk Melakukan Pemeriksaan IVA Zahra Putri Defina; Sri Utami; Wice Purwani Suci
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker serviks adalah penyakit keganasan pada mulut rahim yang merupakan bagian terendah dari rahim. Salah satu cara untuk mencegah kanker serviks adalah dengan pemeriksaan IVA. Rendahnya cakupan pemeriksaan IVA di Indonesia terjadi karena setiap individu memiliki kontrol diri yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kontrol diri WUS untuk melakukan pemeriksaan IVA. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 100 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat didapatkan mayoritas WUS berusia 20-35 tahun (66%), sebagian besar WUS dengan tingkat pendidikan menengah (59%), dan mayoritas WUS tidak bekerja (80%). Hasil uji bivariat didapatkan tidak ada hubungan antara usia dengan kontrol diri WUS untuk melakukan pemeriksaan IVA (p value = 0,29) dan ada hubungan antara pengetahuan, akses informasi, dukungan lingkungan keluarga dengan kontrol diri WUS untuk melakukan pemeriksaan IVA dengan keseluruhan p value = 0,00 (α ≤ 0,05). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada WUS untuk melakukan pemeriksaan IVA, sehingga dapat meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA dan dapat mencegah terjadinya kanker serviks.
Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Diet Hipertensi Dengan Peran Keluarga Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru Suci Rahmatul Yasirro; Agrina Agrina; Bayhakki Bayhakki
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi juga menjadi penyebab nomor satu kematian di dunia setiap tahun tinggi, dalam jangka panjang jika hipertensi rendah dikendalikan akan berdampak pada timbulnya komplikasi penyakit lain. Komplikasi hipertensi pada organ lain dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal, perdarahan selaput bening pada retina mata, pecahnya pembuluh darah di otak dan kelumpuhan dan lainnya, karena itu pengetahuan dan peran keluarga keluarga sangat penting dalam pencegahan komplikasi hipertensi. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah wanita usia subur. Sampel berjumlah 98 responden dengan teknik pengambilan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa dari 98 responden mayoritas dalam kelompok usia 20-35 tahun 64,3%, responden berpendidikan menengah sebanyak 77,6%, responden yang rendah bekerja sebanyak 82,7%, responden statusnya keluarga kandung sebanyak 85%. Hasil uji statistik untuk variabel pengetahuan diperoleh nilai p value 0,004 yang berarti p value <  0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan keluarga tentang diet hipertensi dengan peran keluarga yang diberikan pada penderita hipertensi.  Hasil penelitian ini diharapkan bagi petugas kesehatan dapat memberikan informasi kepada responden dan keluarga yaitu dengan cara melakukan pendidikan kesehatan dan mensosialisasikan program pencegahan komplikasi hipertensi.
Gambaran Persepsi, Sikap Serta Kelengkapan Pemberian Imunisasi Pada Anak Dimasa Covid-19 Firdiana Suryani Siahaan; Riri Novayelinda; Herlina Herlina
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit pada anak. Orang tua memiliki peran penting dalam pemberian imunisasi, dimana peran orang tua berkaitan erat dengan kelengkapan imunisasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi, sikap serta kelengkapan pemberian imunisasi pada anak dimasa COVID-19. Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Sampel penelitian adalah 96 orang responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner persepsi dan sikap yang dimodifikasi dari kuesioner penelitian sebelumnya, serta kuesioner pemberian imunisasi pada anak dan analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi positif sebanyak 51%. Responden dengan persepsi positif terdapat 26% memberikan imunisasi tidak lengkap, dan responden dengan persepsi negatif sebanyak 26% juga memberikan imunisasi tidak lengkap. Responden memiliki sikap positif sebanyak 52,1%. Responden dengan sikap positif sebanyak 27,1% memberikan imunisasi tidak lengkap dan responden dengan sikap negatif sebanyak 25% juga memberikan imunisasi tidak lengkap. Kesimpulanya bahwa Persepsi serta sikap orang tua berada pada kategori positif dan pemberian imunisasi pada anak masih cenderung tidak lengkap. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi sumber informasi bagi masyarakat agar dapat memberikan imunisasi yang lengkap pada anak-anak.
Perbandingan Efektivitas Senam Hipertensi dan Senam Thai Chi Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Yang Mengalami Hipertensi Fitri Amalia Andrini; Darwin Karim; Sofiana Nurchayati
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dan menjadi salah satu kontributor paling penting pada penyakit jantung dan stroke yang bersama-sama menjadi penyebab nomor satu kematian dini dan kecacatan di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas senam  hipertensi dan senam tai chi dalam menurunkan tekanan darah pada lansia yang  mengalami hipertensi. Penelitian ini adalah penelitian dengan desain Quasy Eksperimen dengan rancangan Two Group Pretest-Postest. Sampel dalam  penelitian ini adalah lansia di UPT Tresna werdha Khusnul Khotimah yang berjumlah 30 orang yang terbagi atas 2 kelompok yaitu kelompok hipertensi dan  kelompok thai chi. Hasil uji statistic menggunakan Uji Paired Sample T-Test pada kelompok senam hipertensi dan thai chi pre-test dan post-test didapatkan hasil p value 0,000 < α (0,005), Ho ditolak sehingga ada perbedaan MAP sebelum dan sesudah diberikan senam sedangkan Uji independent sample  test didapatkan hasil p value sebesar 0,674 > α (0,05) sehingga Ha ditolak maka  dapat disimpulkan tidak ada perbedaan efektivitas antara senam hipertensi dan  thai chi. Kesimpulanya adalah Senam hipertensi dan senam thai chi sama sama efektif  dalam menurunkan tekanan darah pada lansia.
Gambaran Kejadian Konstipasi Pada Pasien Pasca Bedah Ortopedi Di RSUD Arifin Achmad Novia Yuliana Anita; Hellena Delli; Misrawati Misrawati
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 2 No 2 (2023): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian konstipasi pada pasien pasca bedah ortopedi di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah pasien pasca bedah ortopedi sebanyak 64 responden diambil menggunakan teknik Purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Patient Assessment of Constipation Symptoms Questionnaire (PAC-SYM) yang dikeluarkan oleh Frank pada tahun 1999, yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisa univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 103 responden yang ada menunjukkan bahwa responden yang mengalami konstipasi pasca bedah ortopedi berjumlah 61 orang (59,2%) dengan mayoritas responden berada pada kategori dewasa akhir (46-55 tahun), berjenis kelamin laki-laki, kebiasaan BAB sebelum sakit 1-2 hari sekali dan sesudah sakit ≥ 3 hari sekali, diagnosa penyakit fraktur, menggunakan anastesi general dan lamanya tindakan pembedahan berlangsung 1-2 jam. Dari total keseluruhan responden yang ada, menunjukkan bahwa lebih banyak responden yang mengalami gejala konstipasi dibandingkan dengan responden yang tidak mengalami gejala konstipasi.

Page 9 of 30 | Total Record : 292