cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi
ISSN : -     EISSN : 30267447     DOI : https://doi.org/10.47134/pjp
Jurnal Psikologi is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. Jurnal Psikologi publishes four issues annually in the months of November, February, May and August. The focus and scope of Jurnal Psikologi include articles concerned with Clinical Psychology, Cognitive Psychology, Social Psychology, Educational Psychology, Industrial and Organizational Psychology, Developmental Psychology, Abnormal Psychology, Health Psychology, Sports Psychology dan Experimental Psychology.
Articles 163 Documents
Perilaku Prososial Anggota UKM KSR-PMI di Kabupaten nur isnaini, yuniar arifah; Handayani, Panca Kursistin; Widyarini, Nurlaela
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i2.2110

Abstract

Perilaku Prososial (prosocial behavior) yaitu tindakan menolong yang menguntungkan orang lain tanpa harus menyediakan suatu keuntungan langsung serta dapat menimbulkan resiko bagi penolong. Sebagai anggota KSR-PMI dan sebagai relawan diharuskan untuk memiliki perilaku prososial yang baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui perilaku prososial anggota UKM KSR-PMI di Kabupaten Jember. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan Skala Perilaku Prososial. Populasi yang digunakan sebanyak 388 mahasiswa dan sampel 186 anggota UKM KSR-PMI di lima Universitas Kabupaten Jember. Teknik penelitian menggunakan simple random sampling. Hasil uji validitas (19 item valid dengan hasil α = 0,927). Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan perilaku prososial anggota UKM KSR-PMI berada pada kategori tinggi. Ditinjau dari kategori perilaku prososial berdasarkan aspek, mahasiswa UKM KSR-PMI berada di kategori tinggi. Ditinjau dari lama bergabung, sudah terjun lapang dan jenis kelamin termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan usia 18-20 anggota KSR-PMI termasuk dalam kategori tinggi sedangkan untuk usia 21-25 termasuk dalam kategori rendah.
The Effect Of Self-Efficacy On Self Actualization In Early Adulthood Ayunanda, Sasha Nabila
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i2.2140

Abstract

Self-actualization is the highest level of human achievement; with it, people can fully explore themselves. To reach self-actualization, self-efficacy is required; having confidence in one's own talents is especially important in early adulthood. The most significant success in early adulthood is the ability to anticipate future needs for themselves. The goal of this research was to examine how self-efficacy affects self-actualization in early adulthood. Quantitative techniques are used in this research. A total of 172 people between the ages of 21 and 45 participated in this research. The sampling technique used is accidental sampling. A simple regression analysis technique was used for hypothesis testing. The results revealed a very significant effect with a value of 0.000 (p≤0.01) and an r-square value of 0.532, implying that self-efficacy affects self-actualization by 53.2%, with the remaining 46.8% influenced by another variable outside this research.
Hubungan Religiusitas terhadap Kesepian pada Lansia di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) X Afdhaluddin, Muhammad; Fikrie, Fikrie
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i2.2219

Abstract

Fase lansia adalah suatu fase suatu fase kehidupan yang dikarakteristikan terjadinya penurunan fisik yang mencakup rambut beruban, kulit keriput dan penurunan berat badan, aspek psikologis yang mencakup emosional yang tidak satabil dan perasaan kesepian. Perasaan kesepian yang dialami oleh lansia menjadi polemik dimasyarakat, untuk mengurangi rasa kesepian pada lansia maka religiusitas hadir untuk mengurangi rasa kesepian pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Religiusitas terhadap Kesepian pada Lansia di Panti Pelindungan & Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Alat pengumpul data yang digunakan adalah skala religiusitas dan skala kesepian. Teknik pengambilan subjek yang digunakan adalah purposive sampling. Adapun jumlah subjek sebanyak 35 lansia. Hasil penelitian menunjukan tidak ada hubungan antara religiusitas dan kesepian.
Hubungan Kontrol Diri dan Perilaku Agresif Verbal pada Remaja Saat Bermain Games Online Putra, Sabprudin Mandala; Hartono, Dyta Setiawati
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i2.2257

Abstract

Di zaman digital yang serba canggih ini, kegiatan bermain game online telah menjadi rutinitas bagi banyak remaja, seringkali diikuti dengan kecenderungan untuk bersikap agresif secara verbal yang menimbulkan kekhawatiran. Studi terkini ini menelusuri keterkaitan antara kemampuan mengendalikan diri dengan perilaku agresif verbal di kalangan remaja penggemar game online. Melalui metode kuantitatif dan survei yang dilakukan terhadap 201 remaja yang gemar bermain game, penelitian ini menilai sejauh mana pengendalian diri dengan menggunakan instrumen psikometrik yang teruji keabsahannya serta mengidentifikasi perilaku agresif verbal melalui kuesioner yang dikembangkan khusus untuk tujuan ini. Hasil analisis statistik menyoroti adanya hubungan negatif yang berarti antara kemampuan pengendalian diri dan tingkah laku agresif verbal, mengindikasikan bahwa remaja dengan tingkat pengendalian diri yang lebih rendah lebih cenderung berperilaku agresif secara verbal ketika mereka bermain game online. Hasil ini menyoroti perlunya mengembangkan kemampuan pengendalian diri sebagai bagian dari upaya intervensi untuk meminimalisir perilaku agresif verbal di antara remaja yang bermain game online. Studi ini mengusulkan pentingnya meningkatkan pemahaman tentang efek negatif dari rendahnya pengendalian diri dan memasukkan program pengembangan pengendalian diri ke dalam aktivitas komunitas game sebagai cara efektif untuk menciptakan suasana bermain yang lebih positif dan mendukung.
Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial pada Quarter Life Crisis pada Dewasa Awal Alkatiri, Hanin; Aprianty, Rizqi Amalia
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i2.2269

Abstract

Masa peralihan remaja ke dewasa awal dianggap krusial yang menandai pengembangan nilai, identitas, dan menghadapi tekanan sosial. Quarter life crisis, fenomena emosional pada dewasa awal, mencuat sebagai dampak perbandingan sosial intens melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap quarter life crisis pada dewasa awal di era digital. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan subjek penelitian dewasa awal di Banjarmasin Utara (n=344). Data dikumpulkan melalui skala Quarter Life Crisis dan skala Intensitas Penggunaan Media Sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan intensitas penggunaan media sosial terhadap quarter life crisis (p < 0,05), dengan R square sebesar 4,1%. Terdapat pula hubungan positif signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan peningkatan quarter life crisis (r = 0,203). Sebanyak 70% subjek berada pada kategori quarter life crisis sedang, 17% tinggi, dan 14% rendah. Temuan ini sejalan dengan tren penggunaan media sosial yang dominan, khususnya Instagram dan Whatsapp
Gambaran Konformitas pada Remaja yang Merokok Naida, Mutiara Sri; Fikrie, Fikrie
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i2.2272

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu periode dari perkembangan manusia yang dimulai sekitar usia 12 tahun dan berakhir pada usia 18 sampai 21 tahun. Aspek fisik psikis dan psikososial adalah perubahan yang terjadi dalam masa perkembangan remaja menuju masa dewasa. Masa remaja memasuki sebuah fase yang penuh dengan tekanan. Dan disitu memepengaruhi pencarian jati diri pada remaja. Menurut data KPAI ditemukan kenakalan remaja 4683 kasus remaja merokok tahun 2022 dan di Kalimantan Selatan terdapat 21,89% pada tahun 2022 menurut BPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran konformitas pada remaja yang merokok. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif. Skala yang di gunakan skala konformutas, Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling. Dengan jumlah subjel sebanyak 208 remaja. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat gambaran korformitas pada remaja yang merokok.
Exploring Ideas Through Coffee for Cultivating Creativity Maspul, Kurniawan Arif
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i3.2299

Abstract

The quest for fresh ideas is a continual process in our dynamic environment, which is driven by innovation. This study conducts a thorough investigation into the complex relationship between coffee culture and the creative process, recognizing the tremendous influence of human cognition and the fundamental human desire for novelty and expression. This qualitative study aims to uncover strategies that enable individuals to tap into their creative reservoirs and cultivate environments conducive to innovation by conducting a nuanced examination of coffee settings and their multifaceted influence on cognitive processes, social dynamics, and environmental cues. This study provides a deeper understanding of how coffee-fueled environments can serve as catalysts for creativity, fostering transformative advancements across various domains and enriching the human experience by combining insights from diverse disciplines and leveraging real-world examples from the coffee industry.
Decoding "University War (대학전쟁)": STEM Education and Cultural Influence Maspul, Kurniawan Arif; Melinda, Yona; Chemistry, Valerie Indiana; Wisudayanti, Karila; Fedora, Fedora; Rochmah, Dwi Febriana
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i3.2317

Abstract

University War (대학전쟁)" presents a captivating intersection of psychological, educational, and cultural dimensions within the context of STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) education. The Korean television show phenomenon engages viewers worldwide, transcending cultural boundaries with its gripping narrative of intellectual competition among South Korea's elite universities. Through psychological theories such as Bandura's social learning theory and Deci and Ryan's self-determination theory, the show underscores the significance of academic excellence and the intrinsic motivation driving contestants. Moreover, "University War" promotes critical thinking and problem-solving skills essential for STEM fields, reflecting broader societal attitudes toward education and career aspirations. As educators explore ways to sustain interest in STEM among K-Pop wave culture enthusiasts through initiatives inspired by the series, University War stands as a compelling case study highlighting the transformative potential of popular media in shaping educational outcomes and societal perceptions in the digital age.
Optimasi Pembelajaran: Strategi Meningkatkan Pemahaman Statistik melalui Pemahaman Kecerdasan Emosi, Spiritual, dan Intelektual Mahasiswa Nofriadi, Nofriadi; Pawirosumanto, Suharno
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i3.2423

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, kecerdasan intelektual, dan pemahaman statistik di kalangan mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan korelasional, data diperoleh dari survei yang melibatkan 128 mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Ekonomi Bisnis dan Ilmu Sosial di beberapa universitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan intelektual secara signifikan berpengaruh terhadap pemahaman statistik mahasiswa. Lebih lanjut, kombinasi ketiga jenis kecerdasan ini memberikan manfaat yang lebih besar, dengan mahasiswa yang memiliki kecerdasan emosional, spiritual, dan intelektual yang baik cenderung memiliki keunggulan dalam pemahaman, adaptabilitas, dan prestasi akademik
Keputusan Pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) untuk Menangani Kasus Kekerasan Seksual (Studi Kasus Universitas Negeri Surabaya) Wulandari, Habiba Dwi; Handayani, Avita; Jamal, Adam
Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v1i3.2462

Abstract

Topik kekerasan seksual yang terjadi di ranah kampus kampus menjadi masalah yang serius di Indonesia, dengan peningkatan kasus di beberapa perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanganan kasus kekerasan seksual di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dengan metode deskriptif kualitatif. Cara pengumpulan data secara Studi Literatur, penelitian ini menjadikan alasan Pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) untuk menyikapi masalah kekerasan seksual menjadi fokus utama di dalam penelitian ini. Alhasil, beberapa perguruan tinggi, salah satunya UNESA, meresponsnya dengan membentuk Satgas PPKS sesuai Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 30 Tahun 2021. Kasus kekerasan seksual mencerminkan komitmen kami untuk melindungi korban dan memberikan keadilan. Meskipun demikian, permasalahan seperti kurangnya kesadaran dan stigma masih tetap ada. Kami berharap melalui upaya preventif yang kuat, seluruh civitas akademika dapat menikmati suasana di kampus yang aman dari tindakan kekerasan seksual. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan Kekerasan seksual di perguruan tinggi, termasuk di Indonesia, memerlukan tindakan sistematis seperti pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS), edukasi komprehensif, dan advokasi kebijakan untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.

Page 3 of 17 | Total Record : 163