cover
Contact Name
Alvan Maulana Azzayni
Contact Email
alvanmaulanaazzayni@gmail.com
Phone
+6282140898548
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Gg. Broto Manunggal V, Brajan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Callus: Journal of Agrotechnology Science
ISSN : 3025910X     EISSN : 3025910X     DOI : https://doi.org/10.47134/callus.v1i1
Core Subject : Agriculture,
Focus Callus: Journal of Agrotechnology Science the official journal of the Indonesian Society for Agronomy, publishes primary research paper, review article, policy analysis and research notes and preliminary results in all areas of agronomy. Manuscripts could be written either in English or in Indonesia. Scope Callus: Journal of Agrotechnology Science covers agronomy in broad sense including plant production, genetic and plant breeding, plant physiology, plant ecology, plant biotechnology, seed science and technology, horticulture, and soil science.
Articles 56 Documents
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L) Terhadap Frekuensi Penyiangan Gulma Dan Pemberian Pupuk Organik Cair Batang Pisang (Musa sp) Malika, Nizar Firman; Tripama, Bagus; Suroso, Bejo
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon frekuensi penyiangan gulma dan pemberian POC batang pisang terhadap tanaman bawang merah varietas Biru Lancor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) yang terdiri dari 2 faktor Frekuensi Penyiangan Gulma (S) dan POC Batang Pisang (P) dengan S0 (Tanpa penyiangan), S1 (Penyiangan 1 kali), S2 (Penyiangan 2 kali), S3 (Penyiangan 3 kali) dan P0 (Kontrol), P1 konsentrasi (300 ml/L), P2 konsentrasi (450 ml/L), P3 konsentrasi (600ml/L), P4 konsentrasi (750 ml/L). Hasil penelitian menunjukkan beberapa frekuensi penyiangan gulma dan pemberian POC batang pisang pada parameter tinggi tanaman (cm), jumlah daun, panjang akar (cm), berat umbi basah (g) dan berat umbi kering (g) berbeda nyata dan sangat nyata. Kombinasi antara frekuensi penyiangan gulma dan POC batang pisang berbeda nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 42 hst, sedangkan untuk parameter lainnya tidak berbeda nyata. 
Pengaruh Konsentrasi Jakaba Dan Pemangkasan Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Laksono, Rene Triaji; Tripama, Bagus; wijaya, Insan
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) adalah tanaman sayuran keluarga Cucurbitaceae yang dapat ditanam dengan ketinggian tempat 400 mdpl. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh pemberian konsentrasi POC jakaba (jamur keberuntungan abadi)terhadap pertumbuhan dan hasil  tanaman mentimun. (2) Mengetahui pengaruh pemangkasan pucuk terhadap pertumbuhan dan hasil  tanaman mentimun. (3) Mengetahui interaksi konsentrasi pupuk Jakaba dan pemangkasan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini dilaksanakan di lahan persawahan desa pancoran, kecamatan bondowoso, kabupaten Bondowoso dimulai pada bulan juni hingga Agustus 2024. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) terdapat dua faktor, Faktor pertama adalah POC Jakaba (jamur keberuntungan abadi) yang terdiri dari 5 taraf: (J0 = 0 ml/L, J1 = 20 ml/L, J2 = 40 ml/L, J3 = 60 ml/L, J4 = 80 ml/L), Faktor kedua yaitu pemangkasan pucuk P0 (tanpa pemangkasan) P1(Pemangkasan).
Pengaruh Pemotongan Umbi Bibit Dan Perendaman Zpt Ekstrak Tauge Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonium L) Varietas Biru Lancor Wijaya, Moh. Roni; Umarie, Iskandar; Widiarti, Wiwit
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya peningkatan bawang merah (Allium ascalonicum L.) dengan melakukan pemotongan. fungsi dari pemotongan adalah mempercepat pertumbuhan tunas dan tergantung kondisi lingkungan disekitar dan fungsi dari perendaman ZPT ekstrak tauge adalah mempercepat pembelahan sel karena mengandung auksin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemotongan umbi bibit dan perendaman ZPT ekstrak tauge terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah varietas biru lancor. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dua pelakuan yang disusun secara faktorial dengan tiga ulangan. Perlakuan pertama adalah pemotongan umbi bibit pelakuan kedua perendaman ZPT ekstrak tauge. Dilaksanakan di dusun berrek, deasa mojolegi, kec. gading, kab. Probolinggo. Hasil penelitian ini menunjukkan pemotongan umbi bibit berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 28 dan 49 hst, berat kering pertanaman dan berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 14, 21, 35 dan 42 hst. Perlakuan perendaman ZPT ekstrak tauge berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman umur 35 dan 42 hst, jumlah daun umur 49 hst dan berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 21 hst, panjang akar, berat basah pertanaman, berat basah perplot, berat kering pertanaman. Perlakuan interaksi berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun umur 49 hst, berat kering pertanaman dan berpengaruh sangat nyata pada parameter tinggi tanaman umur 21, 35, 42 dan 49 hst, panjang akar. Temuan ini menunjukan bahwa perendaman ZPT ektrak tauge dapat menjadi alternatif ramah lingkungan untuk meningkatkan hasil tanaman bawang merah.  
Study Efektivitas Aplikasi Pupuk Organik Blotong Dan EM 4 Pada Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Anas, Brilliant; Hazmi, Muhammad; Suroso, Bejo
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat adalah tanaman hortikultura yang memiliki banyak manfaat. Namun tanaman tomat masih banyak dibudidayakan menggunakan pupuk kimia sehingga berpotensi merusak tanah. Penelitian ini bertujuan meningkatkan produksi tomat secara organik dengan memanfaatkan limbah blotong dalam bentuk Soil block dan EM 4. Penggunaan blotong dan EM 4 dapat menambah hara phospat dan mikroba di dalam tanah. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan dua ulangan yang terdiri dari faktor aplikasi blotong (B) dan EM 4 (E). Data dianalisis menggunakan uji F dan uji DMRT pada taraf 5%.  Pemberian blotong dan EM 4 berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Perlakuan tunggal B1 dan E1  merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan tananam tomat, sedangkan perlakuan B2 dan E4 memiliki hasil terbaik pada produksi tomat. Kombinasi perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan B1E3 terhadap pertumbuhan tanaman tomat. Dari hasil penelitian, penggunaan EM 4 dan Blotong dapat menambah pertumbuhan dan produksi tanaman tomat, dimana B2 merupakan perlakuan terbaik dari semua parameter.
Optimasi Pematahan Dormansi Benih Bawang Daun (Allium Fistulosum L.) Dengan Menggunakan Zat Pengatur Tumbuh (Zpt) Alami Romadoni, Della Amalia; Wijaya, Insan; Suroso , Bejo
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang daun (Allium fistulosum L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Tanaman ini memiliki nilai gizi yang baik, seperti kandungan vitamin C, vitamin A, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui optimasi pematahan dormansi benih bawang daun dengan menggunakan zat pengatur tumbuh (ZPT) alami serta konsentrasi ZPT alami dapat meningkatkan vigor benih bawang bawang daun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dan Rancangan Acak Kelompok non faktorial yang tersusun atas 10 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan yakni sebagai berikut: CU= Tanpa perlakuan, Bawang merah dalam 3 taraf : (C1=15 ml/L), (C2 = 30 ml/L), (C3 = 45 ml/L), Air kelapa, dalam 3 taraf : (C4 = 150 ml/L), (C5 = 200 ml/L), (C6 = 250 ml/L), Keong mas, dalam 3 taraf : (C7 = 15 ml/L), (C8 = 30 ml/L), (C9 = 45 ml/L). Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan C2 (ekstrak bawang merah 30 ml/L) merupakan perlakuan terbaik pada panjang akar bibit bawang daun
Dampak Planter Terhadap Efisiensi Sumber Daya Dan Tenaga Kerja Pertanian Jalil, Abdul; Damayanti, Agustina; Putra Laksono, M Alief Ramadhan; Azzayni, Alvan Maulana; Hariyanto, Dwika Nano
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan mesin penanam (planter) di sektor pertanian telah menjadi salah satu inovasi teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya dan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan mesin penanam terhadap produktivitas lahan, efisiensi tenaga kerja, dan biaya operasional pada sistem pertanian. Metode yang digunakan adalah literature review dengan sumber data dari database Google Scholar, DOAJ, dan GARUDA. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan mesin penanam meningkatkan produktivitas lahan dari 5,2 ton/ha menjadi 6,8 ton/ha (p<0,01), menurunkan kebutuhan tenaga kerja dari 32 menjadi 14 orang/ha (p<0,01), serta menekan biaya operasional dari Rp6,2 juta/ha menjadi Rp4,8 juta/ha (p<0,05). Efisiensi ini terjadi karena proses tanam lebih presisi, penggunaan input lebih hemat, dan pengurangan beban kerja manual. Temuan ini menegaskan bahwa mesin penanam dapat menjadi strategi mekanisasi untuk modernisasi pertanian, yang perlu didukung oleh kebijakan alsintan, pelatihan operator, dan pendampingan teknis berkelanjutan.