cover
Contact Name
M. Zaenal Arifin
Contact Email
jurnalfikrah@stai-binamadani.ac.id
Phone
+6282249559482
Journal Mail Official
jurnalfikrah@stai-binamadani.ac.id
Editorial Address
JL. KH. Hasyim Ashari, Gg. Ambon / Kavling DPR, No. 236, Nerogtog Pinang, RT.003/RW.004, Kenanga, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten 15148
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Al Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
ISSN : 28083571     EISSN : 28092252     DOI : https://doi.org/10.51476/alfikrah
Core Subject : Education,
Al Fikrah Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam adalah jurnal yang diterbitkan oleh program Magister Pendidikan Agama Islam STAI Binamadani Tangerang. Jurnal ini mencakup aspek-aspek pendidikan islam dan pemikiran islam yang difokuskan pada ; 1. Komponen-komponen pembelajaran ; kurikulum, model, psikologi, manajemen, 2. Konsep pemikiran Islam, 3. Problematika pendidikan Islam
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2023): alfikrah" : 7 Documents clear
METODOLOGI TAFSIR AL-QUR’AN DALAM PERSPEKTIF AL-ALUSI Sulastri, Sulastri; Saeful, Achmad
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2023): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v3i2.494

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang metodologi tafsir Alquran dalam perspektif al-Alusi. Pada tulisan ini ditemukan metode yang digunakan dalam penafsiran Alquran oleh al-Alusi adalah metode tahlili. Sementara itu, corak tafsir Alquran yang digunakannya tidak bersifat tunggal. Setidaknya terdapat beberapa corak tafsir yang digunakan oleh al-Alusi mulai dari corak filsafat, lughawi, teologi, fikih sampai pada corak sufi. Berbagai corak yang digunakan oleh al-Alusi dalam menafsirkan Alquran menunjukkan jika dirinya piawai dalam melakukan hal tersebut
MUHAMMAD ABDUH: REFORMASI DAN PURIFIKASI INTELEKTUALITAS DUNIA PENDIDIKAN ISLAM TAHUN 1866-1905M Darmawan, Budi; Wirman, Eka Putra; Zainal, Zainal; Efendi, Efendi
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2023): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v3i2.501

Abstract

Muhammad Abduh was a reformer and thinker who was very influential in the history of Islamic thought. His thoughts have had a significant impact on various stages of people's thinking life including aspects of Al-Qur'an interpretation, education, social, politics, civilization and so on. But the focus of the discussion in this article is about thinking and its contribution to education because education for Abduh is very important in determining the wheel of progress for future generations. Abduh's belief in the power of reason made Muhammad Abduh apply a lot of understanding which said that humans have freedom of thought and action according to the teachings he brought. Abduh reformed various sectors, but his biggest reform was through education. Abduh made education the main way to purify the Islamic world which was polluted by taklid. This education reform by Muhammad Abduh aimed to restore reason to a proper position in the Islamic world, because a reform and purification of education will have a long-lasting impact. and continuously on Muslims.
PRINSIP-PRINSIP DAN IMPLIKASI KOMUNIKASI VERBAL DAN NON-VERBAL DALAM PERSPEKTIF AL-QUR'AN Arifin, Mohamad Zaenal
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2023): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v3i2.508

Abstract

Tulisan ini bertujuan menelusuri prinsip-prinsip berkomunikasi yang baik dalam singgungan al-Qur'an beserta implikasi yang ditimbulkannya dalam proses komunikasi yang dilakukan oleh seorang individu. Dalam suatu interaksi antara seseorang dengan orang lain, kemampuan berkomunkasi yang baik menjadi hal penting, agar menimbulkan kesepahaman dan menghindari perselisihan. Tulisan ini menggunakan metode library research dimana data primer yang digunakan adalah ayat-ayat al-Qur'an. Data pendukung diambilkan dari kitab tafsir, buku, jurnal, dan sumber lainnya yang relevan. Tulisan ini menemukan bahwa prinsip-prinsip komunikasi yang baik dalam al-Qur'an adalah mengucapkan perkataan yang benar dan tepat sasaran, perkataannya membekas dalam jiwa, perkataan yang sopan dan lembut enak didengar, dan perkataan yang mengandung penghormatan dan penghargaan pada orang lain. Implikasinya adalah ketika berkomunikasi dengan orang lain, pesan komunikasi yang disampaikan setiap orang harus mengandung kebenaran, mengedukasi, menyenangkan bagi pendengar, menggunakan bahasa tubuh yang menarik, seperti bermuka manis, tersenyum, memandang lawan bicara, dan lainnya.
TAJDÎD, ISLAH DAN MODERNITAS: SUATU PERSPEKTIF PEMBAHARUAN DALAM DUNIA ISLAM Masykur, Fuad
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2023): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v3i2.509

Abstract

Tajdîd, islah dan modernitas adalah sebuah gerakan yang menganjurkan kembali kepada al-Qur’an dan Sunnah, menggelorakan kembali semangat untuk berijtihad, menganjurkan untuk kembali kepada tradisi atau periode salaf. Pendekatan yang digunakan dalam tulisan ini adalah pendekatan kualitatif, yang menitikberatkan pada studi kepustakaan dengan menggunakan model deskriptif-analitis. Penelitian ini menunjukan bahwa makna kembali kepada periode salaf bagi para mujaddîd adalah sebuah gerakan revolusioner atau revitalisasi di berbagai aspek kehidupan ummat Islam. Hal ini bukan berarti hanya kembali kemasa silam an sich, tetapi jika dilihat dari tema-tema yang ada, tajdîd juga bersifat menghimbau kepada semangat masa kini. Misalnya tema-tema gabungan tajdîd-islah dalam tradisi Islam yang menuntut hak untuk berijtihad seraya menegaskan kembali ke sumber-sumber asli. Tajdîd juga berarti pembaharuan dan modernitas dalam Islam. Hal ini dianggap penting untuk meresponi keagungan dunia modern (Barat) yang ditandai dengan canggihnya tekhnologi.
KONTEKSTUALISASI SIKAP USWATUN HASANAH DAN RAHMATAN LI AL-'ALAMIN DALAM DIRI RASULULLAH SAW DENGAN METODE DAMAI SEBAGAI STRATEGI PEMBELAJARAN ALTERNATIF DI SEKOLAH TINGKAT DASAR DAN MENENGAH Samsudin, Umar; Ghofur, Abdul; Oktavera, Siska
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2023): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v3i2.512

Abstract

Tulisan ini berupaya mendudukkan keterkaitan antara yang sentral dengan yang perifer. Sentralnya adalah strategi pembelajaran Rasulullah Saw, yaitu sebagai sosok yang dapat dijadikan sebagai uswatun hasanah dan sikapnya yang rahmatan lil’alamin. Sementara periferinya adalah pengembangan strategi pembelajaran Rasulullah tersebut dengan metode damai. Dengan metode damai ini, mampu menjalin hubungan yang baik antara guru dan siswa, dapat menumbuhkan jiwa semangat dan emosi positif. Dengan demikian dapat meminimalisir terjadinya kekerasan dalam pendidikan. Strategi pembelajaran dengan kontekstualisasi sikap Usawatun hasanah dan rahmatan lil 'alamin melalui metode damai memberikan solusi terhadap suatu masalah dalam pembelajaran, khususnya masalah kekerasan dalam pendidikan untuk anak usia sekolah tingkat dasar dan menengah. Dalam menerapkan strategi pembelajaran kontekstual dengan metode damai ini, yang diperlukan adalah mengolah kelas, melakukan interaksi belajar-mengajar, menyampaikan materi dan metode, yang semuanya menerapkan pendekatan humanistik (humanistic approach). Di antara mendidik dengan peserta didik didorong untuk melakukan komunikasi multi-arah sehingga tercipta suasana demokratis di dalam kelas, dan tidak didominasi oleh peran guru secara berlebihan. Dalam perspektif Islam, perdamaian adalah salah satu prinsip yang luhur yang dimilikinya.
KRITIK DAN PENOLAKAN ULAMA HANBALI ATAS PEMIKIRAN TEOLOGI IBNU TAIMIYYAH Fata, Badrus Samsul
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2023): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v3i2.514

Abstract

Ibnu Taimiyyah (d. 728 H) has been the source of tension between his supporters and opponents for centuries. These supporters believed that Ibn Taimiyyah was ma'shum, more superior to Imam Ahmad bin Hanbal, and they even believed he was the ultimate mujtahid (khatim al-mujtahidin). However, such claims ignore the sharp rejection of Sunnis schools and generations (Hanafiyyah, Malikiyyah, Syafi'iyyah) and even the internal assessments of the Hanbali scholars such as Imam Ibn Rajab al-Hanbali (w. 795H), Imam Ibnu al-Mardawi al-Hanbali (w. 885H), Imam Ibnu Najjar al-Hanbali (w. 972H), Imam al-Buhuti al-Hanbali (w. 1051H), dan Imam al-Safarayni al-Hanbali (w. 1188H). This paper uses an interdisciplinary approach to analyze primary sources to demonstrate the referential hierarchy as the internal consensus of the Hanbali school (ijma' fi al-madhabihi), as the dispute over the results of tarjih formulation in ushul and furu' comes up. The first rank is the founding father of Hanbali school, Imam Ahmad bin Hanbal himself. The second place is Imam Ibnu Qudamah al-Maqdisi al-Hanbali, the writer of Kitab al-Kafi fi Fiqh al-Imam Ahmad bin Hanbal and Kitab al-Mughni. The third contributor is Imam Majduddin Abu al-Barakah al-Taimy, the writer of Kitab al-Muharrar fi al-Fiqh. The fourth rank belongs to Imam Ibn Muflih al-Hanbali, Kitab al-Furu's writer. The fifth place is Imam Ibnu Rajab al-Hanbali, the writer of Kitab al-Qawa'id al-Fiqhiyah. The sixth rank is Imam Ibnu Hamdan al-Hanbali, the writer of Kitab al-Ri'ayah al-Kubra. The seventh contributor is Imam Taqiyyuddin Ibn Taimiyyah, who wrote Kitab Majmu' al-Fatawa. The eighth rank is Imam Ibn 'Abdus al-Hanbali, the writer of Kitab al-Tadhkirah fi al-Fiqh. Furthermore, this article also proves that Ibn Taymiyyah is not the only scholar of the Hanbali school to hold the title of Syaikhul Islam among Hanbali scholars; there are still many others. Instead, Syaikhul Imam Abdul Qadir al-Jilani al-Hanbali received a more prestigious title as the Sultan-al-Masyayikh among the leading scholars of the Hanbali school.
KOMPETENSI TIK BAGI GURU MODEL ICT-CFT UNESCO VERSI 3.0 TAHUN 2018 DAN PROPOSAL BARU PAI DI INDONESIA Rosyadi, Imron; Novrizal, Novrizal
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2023): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v3i2.515

Abstract

Artikel ini tentang apa dan bagaimana implementasi ICT-CFT atau Kerangka Kompetensi TIK untuk Guru Versi 3.0 UNESCO tahun 2018 dan juga kendala dan tantangannya sehingga dengan temuan dari penelitian ini dapat dijadikan dasar konsep pengembangan Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Adapun hasil temuan dari kajian pustaka yaitu proposal PAI di Indoneia; 1) Pendidikan dibangun atas prinsip; kerjasama, koloborasi, dan solidaritas sosial sesama umat manusia. 2.Pembelajaran dengan media berbasis TIK atas kompetensi ICT-CFT UNESCO versi. 3.0. bagi guru.

Page 1 of 1 | Total Record : 7