cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Address: Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Community Health Nursing
ISSN : -     EISSN : 29881269     DOI : 10.47134/cmhn
Core Subject : Economy,
Community Health Nursing is officially registered in the National Research and Innovation Agency, Directorate of Multimedia Repository and Scientific Publishing, ISSN INDONESIAN NATIONAL CENTER with ISSN Number 2988-1269 (online). This journal is published two times a year (June and December) by Indonesian Journal Publisher. CMHN a scientific journal, double-blind peer-reviewed and open-access journal. CMHN is an academic journal organized which focus and scope: Community Health Nursing; Family Health Nursing; Geriatric Nursing; Occupational Health Nursing; Health policy in community, family, and geriatric health nursing area; Information and technology in the community, family, and geriatric health nursing area
Articles 21 Documents
PENERAPAN TERAPI MASASE JAHE MERAH PADA ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA PENYAKIT GOUT ATRITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DIPUSKESMAS MOJOPANGGUNG TAHUN 2022 Muhammad Al Amin; Ali Syahbana; Kustanti Nurfitri
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i1.18

Abstract

Gout artritis merupakan salah satu penyakit inflamasi sendi yang paling sering ditemukan, ditandai dengan penumpukan kristal monosodium urat di dalam ataupun di sekitar persendian Gout arthritis adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas pada persendian. Terjadinya gout artitis apabila produksi asam urat di dalam tubuh seseorang itu meningkat dan ekskresi asam urat melalui ginjal dalam bentuk urin menurun dapat berakibat terjadinya hiperurisemia. Masalah yang sering muncul saat mengalami gout artiris adalah nyeri. Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan, baik aktual maupun potensial atau yang digambarkan dalam bentuk kerusakan tersebut. Upaya untuk menurunkan nyeri sendiri yaitu dengan terapi masase jahe merah. Penerapan terapi masase jahe merah memiliki banyak manfaat untuk melancarkan sirkulasi darah, merelaksasikan otot, dapat meredakan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan terapi masase jahe merah pada asuhan keperawatan gerontik dengan masalah keperawatan nyeri akut di Puskesmas Mojopnggung Tahun 2022. Rencana penelitian ini menggunakan Studi Kasus. Partisipan yang digunakan dalam studi kasus ini klien yang mengalami Gout Artritis dengan masalah keperawatan nyeri akut di Puskesmas Mojopanggung tahun 2022 dengan menggunakan formt asuhan keperawatan. Tehnik pengambilan data dengan wawancar, observasi, dan dokumentasi dengan uji keabsahan data dengan menggunakan tehnik triagulasi sumber hal ini adalah pasien, keluarga dan perawat. Hasil dari penelitian ini menunjukan masase jahe merah efektif terhadap penurunan rasa nyeri. Penelitian ini menunjukan perbedaan sebelum dan setelah dilakukan terapi masase jahe merah.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA Sri Handayani; Sudira; Sri Mintarsih
Community Health Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Dukungan keluarga yang baik akan mampu mengurangi kecemasan yang dihadapi oleh pasien pada saat akan menjalani tindakan operasi, hal ini perlu ditingkatkan sehingga mampu mengurangi beban psikologi yang dialami oleh pasien Dukungan keluarga mempunyai peranan penting sebagai upaya pencegahan dalam penurunan tingkat kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesaria di Rumah Sakit JIH Solo kota Surakarta. Metode penelitian digunakan observasional analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian merupakan pasien bedah sesar dengan teknik purposive sampling, digunakan sebanyak 28 pasien. Instrument penelitian berupa kuesioner dan riwayat pasien berdasarkan rekam medis bulan Januari 2023, dengan teknik analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi dengan chi square. Hasil penelitian menunjukkan antara lain yaitu: Pasien bedah sesar sebagian besar memiliki dukungan keluarga dari 28 pasien sebanyak 18 (64%) mendapat dukungan keluarga. Tingkat kecemasan pasien sebagian besar dalam kondisi kecemasan berat sebanyak 10 (36%), dan sangat berat sebanyak 14 (50%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi sectio caesaria diruang kamar operasi RS JIH Solo. Keywords Dukungan keluarga, kecemasan, section caesarea
Hubungan Penggunaan Smartphone Terhadap Pola Tidur Anak Pra Sekolah Di TK Satu Atap Ketompen-Pajarakan Alwin Widhiyanto; Yulia Rachmawati Hasanah; Ali Syahbana
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i1.25

Abstract

Introduction : Zaman modern saat ini smartphone tidak dapat dipisahkan dari kehidupan. Bukan hanya orang dewasa, tetapi anak-anak pun sulit untuk dipisahkan. Intensitas penggunaan smartphone yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif terhadap penggunanya, salah satunya yaitu pola tidur. Tidur merupakan kebutuhan primer bagi kelangsungan hidup manusia. Dampak fisiologis yang muncul akibat buruknya kualitas tidur meliputi penurunan aktivitas sehari-hari, mudah lelah, proses penyembuhan lambat, imun menurun, ketidakstabilan tanda vita. Objectives: Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan smartphone terhadap pola tidur pada anak pra sekolah di TK Satu Atap Ketompen Pajarakan Probolinggo Methods: Desain penelitian analisis korelasi dengan pendekatan Retrospektif. Populasi yaitu semua orang tua yang anaknya sekolah di TK Satu Atap Ketompen berjumlah 52, dengan menggunakan Accidental Sampling jumlah Sampel 39 Responden. Pengambilan data dengan menggunakan kuessioner dan dianalisis dengan uji statistic Spearman’s Rank. Results: Hasil penelitian di dapatkan bahwa H1 ditolak atau H0 diterima yang artinya tidak ada pengaruh smartphone dengan pola tidur pada anak pra sekolah di TK Satu Atap Desa Ketompen Pajarakan Probolinggo dengan nilai spearman correlation 0.299 > 0.05 Conclusions: Tidak adanya pengaruh penggunaan smartphone terhadap pola tidur anak Pra Sekolah di TK Satu Atap karena durasi penggunaan smartphone dalam sehari sebagian besar kategori ringan
Konsep Diri Dan Koping Warga Binaan Pemasyarakatan Perempuan Menjelang Bebas Di Lapas Semarang Laili, Nurul; Ro’isah
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i1.27

Abstract

Warga binaan pemasyarakatan perempuan menjelang bebas memiliki masalah psikososial seperti merasakan kekhawatiran yang lebih tentang statusnya sebagai mantan narapidana,untuk penanganan masalah psikososial warga binaan pemasyarakatan perempuan menjelang bebas masih belum optimal untuk pelaksanaan screening terkait masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep diri dan kopingwarga binaan pemasyarakatan perempuan menjelang bebas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20warga binaan pemasyarakatan perempuan menjelang bebas. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen Coping Scale for Adult (CSA) untuk koping yang terdiri dari 25 pernyataan dan instrumen Self Concept Scaleuntuk konsep diri yang terdiri dari 20 pernyataan. Penelitian ini dilakukan di salah satu Lembaga Pemasyarakatan di Indonesia. Analisis penelitian ini menggunakan univariat dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koping warga binaan pemasyarakatan perempuan menjelang bebas memiliki nilai rata-rata sebesar 78,70, sedangkan untuk nilai maksimal sebesar 100, dan untuk konsep diri warga binaan pemasyarakatan perempuan menjelang bebas memiliki nilai konsep diri sebesar 68,00 dan nilai maksimalnya sebesar 80. Semakin tinggi nilai koping dan konsep diri maka semakin baik koping dan konsep diri warga binaan pemasyarakatan perempuan menjelang bebas.
Penerapan Terapi Dzikir Asmaul Husna Pada Asuhan Keperawatan Gerontik Hipertensi Dengan Gangguan Pola Tidur Di Wilayah Kerja Puskesmas Klatak Giovani Agustina; Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas; Ali Syahbana
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i2.29

Abstract

Pendahuluan : lanjut usia merupakan proses menua pada manusia yang tidak dapat dihindaridan ditandai dengan adanya penurunan fungsi tubuh untuk beradaptasi dengan stresslingkungan. Hipertensi pada lansia dikaitkan dengan proses penuaan yang terjadi pada tubuh.Semakin bertambah usia seseorang, tekanan darah juga semakin meningkat. Proses inilahyang terjadi pada usia lanjut, yang mana dinding arterinya telah menebal dan kaku sehinggamenyebabkan nyeri pada bagian kepala yang akan mengganggu pola tidur. Lansia yangmenerita hipertensi dengan gangguan pola tidur butuh penanganan yang serius, intervensikeperawatan yang ditawarkan adalah penerapan dzikir asamul husna, penerapan distraksiyang digunakan untuk mengatasi gangguan pola tidur yaitu berhubungan dengan tanda dangejala seperti mengeluh sulit tidur, mengeluh sering terjaga, mengeluh tidak puas tidur,mengeluh pola tidur berubah, mengeluh istirahat tidak cukup. Tujuan dari karya tulis ilmiah iniyaitu untuk melakukan asuhan keperawatan gerontik hipertensi dengan gangguan polatidur di wilayah kerja puskesmas klatak. Metode : metode penelitian yang digunakan adalahstudi kasus. Partisipan adalah lansia dengan hipertensi dan kriteria rentang usia >60 tahunyang mengalami gangguan pola tidur. Teknik pengambilan data dilakukan dengan teknikwawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dengan menggunakan formataskep gerontik. Hasil : Terjadinya penurunan sulit tidur setelah dilakukan implementasikeperawatan gerontik pada klien kooperatif sehingga dzikir asmaul husna dapat menurunkangangguan pola tidur pada klien 1 dan 2, dan skala nyeri pada klien 2. Diskusi : penerapandzikir asmaul husna yang dilakukan selama 3 hari dengan waktu 45 menit dapat menurunkangejala gangguan pola tidur pada klien hipertensi.
PENERAPAN KOMPRES HANGAT KAYU MANIS PADA ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK KLIEN GOUT ARTRITIS DENGAN NYERI AKUT DI PUSKESMAS GITIK ROGOJAMPI BANYUWANGI 2024: Kompres Hangat Kayu Manis Pada Asuhan Keperawatan Gerontik Klien Gout Artritis Wulan Agustin, Sindi Candra; Muhammad Al Amin; Sholihin, Sholihin
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i1.32

Abstract

Pendahuluan : Gout Artritis salah satu penyakit yang sering ditemukan diseluruh dunia, salah satunya yaitu di Indonesia, yang disebabkan oleh tingginya asam urat didalam darah. Penumpukan asam urat didalam persendian dan ditandai dengan keluhan nyeri yang sering menjadi permasalahan bagi kebanyakan orang yang mengalaminya, sebab gejala yang timbul dapat mengganggu aktivitas sehari- hari. Tujuan dari Karya Tulis Ilmiah ini untuk melakukan penerapan kompres hangat kayu manis pada Asuhan Keperawatan klien gerontik Gout Artritis dengan nyeri akut di Puskesmas Gitik Rogojampi. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Partisipan adalah lansia dengan Gout Artritis dan kriteria usia 60-74 tahun yang mengalami nyeri ringan-sedang. Penelitian dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, Studi dokumentasi dan angket dengan menggunakan format askep gerontik. Hasil : Dalam pemberian kompres hangat kayu manis efektif dapat menurunkan nyeri dalam waktu 4 hari setiap harinya skala nyeri menurun dalam 1 digit. Pada Klien 1 skala nyeri menurun setiap harinya 1 digit dari skala nyeri 6 (nyeri sedang) menjadi 3 (nyeri ringan). Pada klien 2 skala nyeri menurun setiap harinya 1 digit dari skala nyeri 5 (nyeri sedang) menjadi 2 (nyeri ringan). Diskusi : Kompres hangat kayu manis dilakukan selama 4 kali berturut-turut dengan waktu 10-20 menit pada daerah sendi yang terasa nyeri dapat menghasilkan penurunan nyeri 1digit skala nyeri perharinya.
Penerapan Terapi Murottal Surat Ar-Rahman Pada Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Pasien Hipertensi Dengan Masalah Keperawatan Ansietas Di Wilayah Kerja Puskesmas Klatak Firdausy, Dinda Salsabila; Ali Syahbana; Anang Satrianto
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Hipertensi merupakan penyakit asimptomatik yaitu tidak menujukkan tanda dan gejala yang dapat dilihat dari luar. Penyakit hipertensi juga disebut sebagai “the silent killer” yang dapat menyebabkan kematian tanpa menunjukkan tanda dan gejala apapun. Gejala Hipertensi dapat ditandai dengan pusing, lemas, kelelahan, sesak nafas, gelisah, nyeri kepala disertai mual,muntah, mata berkunang-kunang, kesadaran menurun, nyeri akut hingga kecemasan. Tujuan dari Karya Tulis Ilmiah ini untuk melakukan penerapa Terapi Murottal Surat Ar-Rahman pada Asuhan Keperawatan Gerontik Pada Pasien Hipertensi Dengan Masalah Keperawatan Ansietas Di Puskesmas Klatak.Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Partisipan adalah lansia dengan hipertensi dan kriteria usia ≥60 tahun. Penelitian dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dengan menggunakan format askep gerontik. Hasil penerapan murottal surat Ar-Rahman efektif dapat menurunkan kecemasan pada pasien hipertensi dalam waktu 3 hari setiap harinya skala kecemasan menurun dalam 1-2 digit. Pada klien 1 skala kecemasan menurun setiap harinya 1-2 digit dari skala kecemasan 26 (kecemasan sedang) menjadi 20 (kecemasan ringan). Pada klien 2 skala kecemasan setiap harinya turun 1-2 digit dari skala kecemasan 25 (kecemasan seadang) menjadi 19 (kecemasan ringan). Terapi murottal surat Ar-Rahman yang dilakukan 3 hari selama 15 menit dapat menurunkan ansietas pada klien dengan hipertensi. Terapi murottal surat Ar-Rahman dapat digunakan untuk penatalaksanaan pasien dengan Hipertensi baik di klinik maupun di rumah.
PENERAPAN TERAPI GENGGAM JARI PADA ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK HIPERTENSI DENGAN RESIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF DI PUSKESMAS KLATAK 2023: PENERAPAN TERAPI GENGGAM JARI PADA ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK HIPERTENSI DENGAN RESIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF DI PUSKESMAS KLATAK 2023 Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i2.37

Abstract

Pendahuluan Penyakit hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” karena bisa muncul tanpa gejala atau tanda-tanda peringatan. Kondisi tekanan darahnya sistolik diatas 130 mmHg dan tekanan darah diastolik diatas 90 mmHg. Gejala yang sering dikeluhkan pusing, lemas, kelelahan, sesak nafas, gelisah, mual, muntah, epitaksis, kesadaran menurun, dan sakit kepala. Terapi yang dapat dilakukan adalah terapi genggam jari. Terapi genggam jari adalah relaksasi nafas dalam mampu mereduksi ketegangan fisik dan psikologis. Tujuan dari karya tulis ilmiah ini untuk melakukan penerapan terapi genggam jari pada asuhan keperawatan gerontik hipertensi dengan resiko perfusi serebral tidak efektif di Puskesmas Klatak 2023. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Partisipan adalah lansia dengan hipertensi dan kriteria usia di atas 60 tahun. Penelitian dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan angket dengan menggunakan askep gerontik. Hasil : Dalam pemberian terapi genggam jari efektif untuk menurunkan tekanan darah dalam waktu 3 hari. Pada klien 1 hari pertama tekanan darah 160/90 menjadi 140/90 mmHg, hari kedua tekanan darah 140/90 mmHg mejadi 120/80 mmHg, hari ketiga tekanan darah 130/80 mmHg menjadi 110/70 mmHg. Klien 2 pada hari pertama tekanan darah 140/90 mmHg menjadi 130/90 mmHg, hari kedua tekanan darah 160/90 mmHg menjadi 140/90 mmHg, kari ketiga tekanan darah 130/90 mmHg menjadi 120/90 mmHg. Diskusi : Terapi genggam jari dilakukan selama 3 hari berturut-turut dengan waktu kurang lebih 30 menit pada setiap jari untuk mendapatkan hasil penurunan tekanan darah pada kedua klien. Tekanan darah pada klien 1 mengalami penurunan tekanan darah sistolik 20 mmHg dan diastolik 6,5 mmHg sedangkan klien 2 mengalami penurunan tekanan darah sistolik 13 mmHg dan diastolik 3 mmHg.
PENERAPAN TERAPI BACK MASSAGE PADA ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN POLA TIDUR DI PUSKESMAS KLATAK Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i2.38

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan ketika seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal. Seseorang dikatakan mengalami hipertensi, berarti tekanan darahnya melebihi batas normal, yakni lebih dari 140/90 mmHg. Hipertensi juga sering digolongkan sebagai ringan, sedang, berat, berdasarkan tekanan diastole. Hipertensi dengan gangguan pola tidur, disebabkan karena terjadinya aktivitas simpatik pada pembuluh darah sehingga seseorang akan mengalami perubahan curah jantung yang tidak signifikan pada malam hari. Lansia yang menerita hipertensi dengan gangguan pola tidur butuh penanganan yang serius, intervensi keperawatan yang ditawarkan adalah terapi back massage, penerapan terapi yang digunakan untuk mengatasi gangguan pola tidur yaitu berhubungan dengan tanda dan gejala seperti mengeluh sulit tidur, mengeluh sering terjaga, mengeluh tidak puas tidur, mengeluh pola tidur berubah, mengeluh istirahat tidak cukup. Tujuan dari karya tulis ilmiah ini yaitu untuk melakukan asuhan keperawatan gerontik hipertensi dengan gangguan pola tidur di wilayah kerja puskesmas klatak.Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah klien penderita yang mengalami peningkatan tekanan darah, dengan rentang lansia dikatakan usia 60 tahun. Penelitian dilakukan dengan Teknik wawancara, observasi, pemeriksaa fisik. Studi dokumentasi dan angket menggunakan format askep Keperawatan gerontik.Hasil : Terjadinya penurunan sulit tidur setelah dilakukan implementasi keperawatan gerontik pada klien kooperatif sehingga terapi back massage dapat menurunkan gangguan pola tidur pada klien 1 dan 2.Diskusi : Pemberian terapi back massage yang di terapkan selama 2 kali tindakan durasi 30 menit selama 1 minggu 3 kali, dilaksanakan waktu malam hari pada jam 18.00-20.00 wib (1-2 jam sebelum tidur) berturut-turut terbukti dapat membantu menurunkan gangguan pola tidur pada pasien dengan hipertensi. Pemberian terapi back massage yang digunakan untuk membantu menurunkan gangguan pola tidur dapat dilakukan di rumah pasien.
PENERAPAN MIRROR THERAPY PADA ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK KLIEN STROKE NON HEMORAGIK DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KLATAK BANYUWANGI 2024 Ansori, Refi Shieptiana Putri; Sholihin; Anang Satrianto
Community Health Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/cmhn.v2i2.39

Abstract

Pendahuluan : Stroke merupakan penyebab kematian ketiga di dunia setelah penyakit jantung koroner dan kanker baik di negara maju maupun negara berkembang. Stroke non hemoragik disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke jaringan otak akibat adanya penyumbatan seluruh atau sebagian pembuluh darah di otak. Tujuan dari Karya Tulis Ilmiah ini untuk melakukan pemberian Mirorr therapy Pada Klien Stroke Non Hemoragik dengan Masalah Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Di Wilayah Kerja Puskesmas Klatak. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Partisipan adalah lansia dengan stroke non hemoragik dan kriteria usia ≥60 tahun. Penelitian dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dengan menggunakan format askep gerontik. Hasil : Penerapan Mirror therapy efektif dapat meningkatkan kekuatan otot dalam waktu 3 hari. Klien 1 pada hari ke 1 kekuatan otot ekstermitas kiri atas dan bawah yaitu nilai 3, hari ke 3 meningkat sama menjadi nilai 4. Klien 2 pada hari ke 1 kekuatan otot ekstermitas kiri atas yaitu nilai 2 dan ekstermitas kiri bawah 3, pada hari ke 3 meningkat ekstermitas atas nilai 3 dan ekstermitas bawah nilai 4. Kesimpulan : Penerapan Mirror therapy yang dilakukan selama 3 hari dengan waktu 1 kali dalam sehari selama 2 sesi masing-masing 15 menit da nada jeda 5 menit antar sesi dapat menambah kekuatan otot pada klien stroke non hemoragik.

Page 2 of 3 | Total Record : 21