cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Biologi
ISSN : 20868286     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Prosiding Seminar Nasional Biologi, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Biologi diterbitkan secara berkala 12 bulanan.
Articles 189 Documents
PEMERIKSAAN KESEHATAN HEWAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAGING KURBAN Christijanti, Wulan; Susanti, R.; Marianti, Aditya; Mubarok, Ibnul; Istiklaili, Fifti; Sriyadi, Sriyadi; Hammam, Bagus; Aulia, Maliqa; Nissa, Ma’isyatun
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daging hewan yang disembelih pada saat hari Raya Idul Kurban harus aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Terutama sekarang banyak penyakit hewan yang dapat menular ke manusia (zoonosis). Pemeriksaan kesehatan hewan baik sebelum (antemortem) dan sesudah (postmortem) perlu dilakukan untuk menjamin bahwa hewan sehat dan dagingnya layak dikonsumsi. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan pemahaman dan ketrampilan masyarakat dalam mengelola daging kurban. Kegiatan ini dilaksankan dalam 2 tahap yaitu pembekalan materi dan praktik pemeriksaan kesehatan hewan. Peserta kegiatan 20 orang yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dan perwakilan takmir masjid di RW 05 Desa Banaran Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta yang terlibat bervariasi dalam umur dan tingkat pendidikan, hampir 70% peserta bertambah pengetahuan tentang penyakit zoonosis, keterlibatan dalam praktek antemortem sebesar 40%, 35% saat postmortem dan 50% mengiris dan mengemas daging. Peserta antusias dalam diskusi materi dan aktif ikut berpartisipasi dalam praktik pemeriksaan awal dan akhir. Simpulan kegiatan adalah bahwa peningkatan pemahaman dan ketrampilan pemeriksaan hewan menjamin kesehatan hewan dan kualitas daging kurban.
REKAYASA SUBSTRAT POC PLUS BIOFERTILIZER DARI LIMBAH CAIR OLAHAN KEDELAI BERBASIS KOMUNITAS BSM Bintari, Siti Harnina; Habibah, Noor Aini; Isnaeni, Wiwi; Sutikno, Sutikno
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BSM merupakan unit usaha di kelurahan Patemon Gunung Pati, dijalankan lima belas orang ibu dengan berbagai kegiatan meliputi mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun, limbah kain perca, kertas menjadi bunga dan pernik bunga. Telah dilakukan pengolahan limbah organik menjadi ecoenzym, dan dilanjutkan pembuatan pupuk organik cair dari limbah olahan kedelai yang kaya protein. Tujuannya untuk menguatkan komunitas bank sampah melalui kegiatan pengolahn limbah cair dan meningkatkan ketrampilan melalui pembuatan biofertilizer berupa pupuk cair untuk dipergunakan sendiri guna merawat tanaman di sekitar rumah, lingkungan dan taman toga. Metode yang digunakan meliputi diskusi informasi, pelatihan, penerapan dan implementasi produk. Teknologi yang digunakan adalah fermentasi spontan melalui rekayasa substrat tinggi protein dengan komposisi terdiri atas telur ayam sebagai sumber protein hewani, whey tahu dan atau limbah rendaman kedelai sebagai sumber protein nabati, vitamin dan mineral dari bawang merah, molase dan starter EM4. Hasil kegiatan berupa pupuk organik cair dengan formula “plus” dari bahan utama dan pengaya menghasilkan kompleks suspensi cairan berwarna coklat tua, beraroma alkoholik dengan Rasio C/N, P dan K sebesar berturut-turut 1.86%, 0.076% dan 0,198%. Implementasi POC plus pada tanaman rumah tangga cabe, terong dan tomat memberikan trend pada kemunculan bunga lebih awal. Produk POCplus merupakan produk baru sebagai biofertilizer yang spesifik.
REHABILITASI TANAH PASCA TAMBANG BATU BARA MENGGUNAKAN RUMPUT BEDE (Brachiaria decumbens) MELALUI PEMANFAATAN MIKORIZA DAN Azospirillum Rosita, Risa; Eris, Deden Dewantara; Faulina, Sarah Asih; Suryani, Dewi
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rehabilitasi lahan pasca tambang batu bara dapat dilakukan dengan memadukan pembenahan lahan, pemilihan jenis tanaman yang tepat dengan kriteria cepat tumbuh dan tahan terpapar matahari, cepat terdekomposisi, serta memiliki sistem perakaran baik dan dapat bersimbiosis dengan mikroorganisme tertentu. Penelitian ini bertujun untuk mempelajari pengaruh pemberian FMA dan Azospirillum secara tunggal maupun gabungan dalam meningkatkan pertumbuhan rumput Bede (Brachiaria decumbens) pada tanah pasca tambang batu bara. Mikoriza dan Azospirillum yang digunakan diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan rumput Bede yang ditanam pada tanah revegetasi dan overburden pasca tambang batubara. Perlakuan T1P11 (gabungan NPK 50% + dolomit 50% + Mikoriza 10 g + Azospirillum 5ml) pada tanah revegetasi T1P11=10.23 g) dan overburden (T2P11=4.41 g) mampu menaikan berat basah rumput dibandingkan kontrol dan perlakuan lainnya. Pada tanah revegetasi gabungan perlakuan tersebut (T1P11) menaikan pH masam tanah dari 4.8 menjadi mendekati normal 5.5 serta menaikan nilai KTK tanah dari 14 menjadi 19 dalam waktu 1 bulan setelah aplikasi. Sementara pada overburden (T2P11) pH masam tanah naik dari 4.3 menjadi 4.5 dan nilai KTK dari 12 menjadi 16 setelah 1 bulan aplikasi. Uji molekuler dari spora tunggal Glomus etunicatum membuktikan bahwa inokulum mikoriza yang digunakan dalam penelitian terjaga kemurniannya sedangkan Azospirillum yang digunakan diisolasi dari perakaran rumput Bede. Penggunaan mikoriza dan Azospirillum dapat mengurangi 50% penggunaan pupuk NPK dan dolomit dalam meningkatkan pertumbuhan rumput B.decumbens. Rehabilitasi lahan pasca tambang perlu dilakukan untuk memulihkan kembali lahan yang sudah terdegradasi.
Analisis Bahan Ajar Berbasis TPACK Terintegrasi Kearifan Lokal Terhadap Social Culture Awarenes (SCA) Siswa Marlina, Meli; Syafii, Wan; Apriyandi, Riki
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan mengembangkan bahan ajar secara mandiri adalah salah satu aspek dari kompetensi pedagogik yang harus dimiliki oleh seorang guru. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis bahan ajar berbasis TPACK terintegrasi kearifan lokal terhadap Social Culture Awareness (SCA) siswa. Penelitian ini menggunakan tinjauan pustaka sistematis atau SLR (Systematic Literature Review). Metode SLR bertujuan mengidentifikasi, meninjau, mengevaluasi dan menafsirkan semua penelitian yang tersedia tentang topik yang ingin dibahas dan relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan angket terbuka (Quesioner) yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis kurikulum, 46,9% sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka. Analisis kebutuhan peserta didik responden mengharapkan guru dapat merancang pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi dan budaya lokal secara kreatif dan menarik sebanyak 75,6%. Sedangkan analisis materi pembelajaran didapatkan bahwa materi Ekosistem lebih sulit dipahami siswa dibandingkan materi lainnya pada pembelajaran biologi kelas X semester genap, dengan persentase 66,2% memilih ekosistem dan 33,8% memilih pokok bahasan lainnya. Simpulan penelitian ini dapat dikembangkan bahan ajar berupa e-modul atau e-LTPD berbasis TPACK terintegrasi kearifan lokal karena banyak guru belum pernah menggunakan bahan ajar tersebut sebesar 77,9%.
KEANEKARAGAMAN JENIS GULMA BERDAUN LEBAR DI PERKEBUNAN KARET AFDELING BLABAK, KECAMATAN SINGOROJO, KABUPATEN KENDAL Widyastuti, Hilmania; Partaya, Partaya
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gulma berdaun lebar merupakan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang berpotensi menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman karet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman jenis gulma berdaun lebar dan pengaruh faktor lingkungan terhadap keanekaragaman jenisnya di perkebunan karet Afdeling Blabak. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Maret 2024 menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan dan survei literatur. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling menggunakan metode systematic line transect sampling dan plot (kuadran). Hasil penelitian ditemukan 19 jenis gulma berdaun lebar dari 12 famili. Gulma berdaun lebar yang mendominasi di perkebunan karet Afdeling Blabak adalah Clidemia hirta (L.) D. Don (INP=39,38%). Keanekaragaman jenis gulma berdaun lebar di lokasi penelitian ditunjukkan dengan indeks keanekaragaman jenis tinggi, indeks kemerataan tinggi, tidak ada jenis yang mendominasi, indeks kekayaan jenis rendah, dan pola penyebaran mengelompok. Kondisi fisik lingkungan, alelopati, dan perkembangbiakan jenis mempengaruhi komposisi gulma berdaun lebar di lokasi pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa komunitas gulma berdaun lebar di lokasi penelitian mampu berkompetisi serta memanfaatkan ruang dan sumber daya di sekitarnya secara efisien.
EMBUNG PATEMON KONSERVASI YANG BERSINERGI, BERMANFAAT DAN BERKELANJUTAN Saraswati, Ufi; Bintari, Siti Harnina; Rudyatmi, Ely; Sukaesih, Sri; Mustikaningtyas, Dewi
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Embung Patemon sekaligus merupakan upaya Konservasi Air dibawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Jawa Tengah. Embung Patemon memiliki bentuk berupa cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan, menjaga kualitas air tanah, mencegah banjir, hingga sumber pengairan. Keberadaan Embung Patemon diharapkan tidak hanya sebagai tempat konservasi air, melainkan dapat digunakan sebagai sumber ekonomi masyarakat Patemon dan sekitarnya, khususnya masyarakat yang berada di Kampung Sriging RT 01/RW 01. Mengingat lingkungan sekitar Embun Patemon memungkinkan untuk menjadi tempat berkumpul, bersantai bersama keluarga dengan menghirup udara segar di lingkungan sekitar Embung. Kelurahan Patemon tempat keberadaan Embung Patemon telah mempunyai komunitas bisnis yang tergabung dalam UMKM masyarakat Patemon. UMKM yang tergabung antara lain memproduksi aneka makanan ringan, selain adanya komunitas BSM yang menghasilkan produk komersilnya berupa sabun, ecoenzim dan turunannya serta kerajinan tangan dari perca dan kertas/kemasan produk pangan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memanfaatkan keberadaan Embung Patemon sebagai tempat kegiatan ekonomi masyarakat sekitar. Diperoleh hasil berupa inisiasi sinergitas antara masyarakat UMKM dengan pihak BBWS dengan tetap mengikuti rambu rambu fungsi embung untuk menyimpan air dan konservasi alam lingkungan setempat. Perhatian civitas akademika dengan demikian dalam meng aplikasikan ide, dan gagasan sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni “Embung Patemon sebagai bentuk konservasi yang bersinergi, bermanfaat dan berkelanjutan” secara mikro telah terlaksana.
Kajian Etnomedisin Tumbuhan Rendah Berkhasiat Obat Stroke di Kabupaten Kepuluan Yapen Provinsi Papua Rahanra, Roy Marthen
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan tanaman Etnomedisin di Papua sangat banyak namun bentuk pengolahan masih mengunakan teknik tradisonalan. Pemanfaatan tanaman berkhasit Etnomedisin berbahan dasar buah merah dan buah kuning Pandannus conoideus di kombinasi dengan mengunakan tanaman tanduk rusa dari golongan tumbuhan rendah Platycerium di Papua sangat banyak upaya mengembangkan tanaman berkhasiat belum dimanfaatkan secra baik sebagai salah satu pengembagan obat baru dalam mengatasi penyakit stroke. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tanaman yang digunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit stroke. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan analisis data menggunakan SPSS analisi data secara kuantitatif. Data penggunaan tanaman obat telah dikumpulkan dengan menggunakan wawancara langsung kepada Masyarakat asli Papua. Hasil penelitian menunjukan terdapat 3 spesies tanaman obat yang digunakan untuk mengobati penyakit stroke degan cara merepus menyuling dan membakar hasil analisis statistik menunjukan nilai signifikansi nyata (α = 0,05).
PENGUATAN KOMPETENSI GURU-GURU BIOLOGI INDONESIA DI THAILAND TENTANG PEMANFAATAN LINGKUNGAN BERORIENTASI KONSERVASI SEBAGAI SUMBER BELAJAR Saptono, Sigit; Irsadi, Andin; Mubarok, Ibnul; Mustikaningtyas, Dewi; Listiaji, Prasetyo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya memelihara, melakukan konservasi, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah untuk dijadikan sumber ajar merupakan strategi alternatif untuk meningkatkan kualitas proses belajar Biologi. Guru akan bertambah kemampuan inovasi dan kreativitasnya dalam mengembangkan proses pembelajaran dan siswa lebih tertarik jika proses belajar Biologi bersentuhan dengan objek belajarnya di lingkungan terdekat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan menambah wawasan serta penguatan bagi para guru Biologi Indonesia yang mengajar di Thailand dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar bagi siswanya. Pemanfaatan dan perawatan lingkungan sekolah yang dijadikan sumber belajar dapat memberikan kontribusi: (1) guru memahami manfaat lingkungan sekitar sekolah yang dapat dijadikan sebagai sumber ajar, (2) meningkatnya kualitas proses belajar siswa dengan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber ajar, (3) guru dapat menyiapkan rencana sumber belajar biologi di lingkungan sekitar sekolah. Metode kegiatan meliputi 4 (empat) tahapan, yaitu informasi dan penguatan kompetensi, pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber ajar, monitoring-evaluasi. Teknik kegiatan dilakukan melalui pendampingan.
ANALISIS BAHAN AJAR DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA Herninda, Fitrah
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merupakan salah satu acuan dalam penentuan kemana arah tujuan pendidikan akan dicapai. Pada abad 21 terdapat keterbaruan kurikulum disebut kurikulum merdeka belajar. Kurikulum merdeka belajar adalah sebuah tawaran merubah sistem pendidikan guna mendorong kemajuan dalam bidang pendidikan sesuai perkembangan zaman sekarang ini. Implementasi kurikulum merdeka bertujuan memberikan perubahan terhadap pandangan belajar, siswa lebih berperan aktif dan guru harus memiliki kompetensi dalam mengemas materi pembelajaran dalam bentuk bahan ajar. Pentingnya bahan ajar agar memudahkan guru dan siswa untuk mencapai tujuan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan siswa terhadap bahan ajar dalam pembelajaran Biologi. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan penyebaran angket analisis kebutuhan yang disajikan pada platform google form. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan analisis hasil angket kebutuhan bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata analisis angket 88,3% siswa membutuhkan E-LKPD sebagai bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran biologi dan 93,7% siswa setuju jika E-LKPD yang dikembangkan berbasis SSCS sebagai alternatif bahan ajar penunjang pembelajaran biologi.
PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYURAN MELALUI METODE AKUAPONIK SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Herlina, Lina; Christijanti, Wulan; Utami, Nur Rahayu; Peniati, Endah; Rudyatmi, Ely; Purwantoyo, Eling; Sriyadi , Sriyadi; Mu’afy, Faizal Daffa; Kusuma, Zeni Herawati
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuaponik, sebagai sistem budidaya terintegrasi antara perikanan dan pertanian, menawarkan solusi inovatif dalam pemanfaatan sumber daya yang efisien. Kegiatan ini untuk mengeksplorasi potensi budidaya akuaponik sebagai salah satu alternatif dalam pemberdayaan masyarakat. Tujuan pengabdian ini diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan akuaponik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam aspek ekonomi dan ketahanan pangan yang mencakup kajian mengenai aspek teknis budidaya akuaponik, analisis ekonomis, serta evaluasi dampak sosial dari penerapan sistem ini. Metode dalam dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu sosialisasi dan edukasi, pelatihan teknis,serta monitoring dan eavalasi. Peserta berjumlah 20 orang dari ibu-ibu PKK di RT 03/RW08 Kelurahan Patemon. Hasil menunjukkan bahwa peserta pengabdian antusias mengikuti kegiatan baik teori maupun praktik. Dua bulan setelah ppraktik budidaya ikan lele dipanen dan 10% dari keselurahan ikan lele sejumlah 50 ekor sekitar10 ekor mati. Pertumbuhan kangkung selama 2 bulan menunjukan adanya pertumbuhan dilihat dari tinggi , jumlah daun dan cabangnya. Dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat membuka wawasan peserta tentang budidaya ikan dan sayuran dengan akuaponik. yang dapat digunakan dalam budidaya sayuran bebas bahan kimia sehingga meningkatan gizi sayuran. Dengan adanya pengabdian ini diharapkan dapat digunakan sebagai inisiasi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan sehingga dapat menambah pendapatan karena sayuran kangkung dan ikan lele dapat dikonsumsi sendiri atau dijual sehingga akan menambah pendaparan keluarga.