cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Biologi
ISSN : 20868286     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Prosiding Seminar Nasional Biologi, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Biologi diterbitkan secara berkala 12 bulanan.
Articles 189 Documents
UJI ORGANOLEPTIK DAN MIKROBIOLOGI BUMBU INSTAN TEMPE Umaira, Nurunnisa; Bintari, Siti Harnina
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe merupakan produk fermentasi dari bahan baku kedelai dengan bantuan kapang Rhizopus sp. Fermentasi kedelai menjadi tempe segar layak makan memerlukan waktu antara 36 sampai 48 jam, selebihnya tempe akan mengalami perubahah fisik menjadi lunak, perubahan warna dari putih menjadi semakin gelap kecoklatan dan munculnya aroma yang menyengat seperti gas amoniak. Perubahan tekstur ini diakibatkan tempe mengalami fase overfermented, yang di daerah Jawa Tengah produk tersebut dimanfaatkan untuk bumbu pada pembuatan sayur dan lauk pauk khas Jawa, misalnya sayur lodeh, sayur bobor, sambel tumpang, orek tempe, lento dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan waktu fermentasi yang tepat pada tempe lewat matang sebagai bahan baku bumbu instan tempe yang bisa diterima oleh panelis. Komponen bumbu terdiri atas tempe lewat matang, bawang putih, dan garam. Telah dilakukan penelitian terhadap tepung tempe lewat matang dengan variasi lewat waktu fermentasi hari ke 0, 1, 2, 3, 4, dan 5 untuk dibuat bumbu instan tempe dengan fortifikasi bawang putih dan garam masing-masing 7.5% b/b. Produk bumbu instan yang dihasilkan, digunakan sebagai salah satu komponen pembuatan sayur Jawa dengan pemberian bumbu dengan konsentrasi 2.5% dalam pembuatan sayur Jawa. Uji organoleptik menghasilkan bahwa bumbu instan tempe dengan waktu lewat fermentasi 72 jam merupakan bumbu instan yang dapat diterima oleh panelis. Pemeriksaan bakteri asam laktat bervariasi jumlahnya dengan dominansi pengurangan jumlah bakteri asam laktat berdasarkan lama fermentasi dan tidak terdeteksi adanya bakteri Escherichia coli sehingga produk bumbu instan tempe overfermented aman dan layak dikonsumsi.
KOMPOSISI AIR LIMBAH TAHU DAN AIR KELAPA DENGAN SUPLEMEN EKSTRAK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) TERHADAP PROFIL NATA DE BUTTERFLY PEA FLOWER Ningtyas, Mega Mawarni Eva; Bintari, Siti Harnina
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahu merupakan produk makanan berwarna putih, lembut dan kaya protein, dalam pembuatannya dihasilkan limbah cair hasil samping proses koagulasi yang disebut whey. Air limbah tahu memiliki pH rendah dan kaya senyawa organik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan nata dengan bantuan bakteri Acetobacter xylinum. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan air limbah tahu bersama air kelapa dengan suplementasi ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai substrat pada fermentasi nata de butterfly pea flower. Penelitian eksperimental dilakukan dengan lima kelompok menggunakan kombinasi air limbah tahu dan air kelapa dengan suplementasi ekstrak bunga telang 5% serta lama fermentasi 7 hari, (K0 = Kelompok kontrol, air limbah tahu 100% + ekstrak bunga telang 5%, K1 = Kelompok kontrol, air kelapa 100% + ekstrak bunga telang 5%, P1 = Kelompok dengan perlakuan 80% air limbah tahu + 20% air kelapa + ekstrak bunga telang 5%, P2 = Kelompok dengan perlakuan 70% air limbah tahu + 30% air kelapa + ekstrak bunga telang 5%, P3 = Kelompok dengan perlakuan 60% air limbah tahu + 40% air kelapa + ekstrak bunga telang 5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi air limbah tahu dan air kelapa dengan perbandingan 70:30 dengan suplementasi ekstrak bunga telang 5% menghasilkan warna dan tingkat kekenyalan nata yang baik. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi air limbah tahu dan air kelapa pada konsentrasi air limbah tahu sebesar 70% dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku nata dengan profil yang layak konsumsi dan berpotensi untuk usaha bisnis minuman sehat kaya serat.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM DIPADU STRATEGI BIOEDUTAINMENT PADA PEMBELAJARAN SISTEM EKSKRESI UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Rizki, Angela Dita; Sukaesih, Sri
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Abad ke-21 menuntut siswa untuk lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi dan dinamika sosial melalui kemampuan berpikir kritis. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis adalah melalui penerapan model pembelajaran flipped classroom yang dipadu strategi bioedutainment untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang stimulatif bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran flipped classroom yang dipadu dengan strategi bioedutainment terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi. Penelitian ini dilakukan menggunakan nonequivalent pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari tiga kelas yang ditentukan melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi instrumen tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis, angket untuk mengetahui respon siswa dan guru terhadap model pembelajaran yang digunakan, serta instrumen lembar keterlaksanaan pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan uji beda rata-rata Mann whitney untuk melihat pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan siswa dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol setelah kegiatan pembelajaran. Siswa kelas eksperimen mengalami peningkatan kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi dibandingkan siswa kelas kontrol. Simpulan penelitian ini yaitu model flipped classroom yang dipadu strategi bioedutainment memiliki pengaruh terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Pembelajaran dengan model flipped classroom dipadu strategi bioedutainment dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada siswa.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SEKOLAH DAERAH RURAL Sandy, Doa Adhana; WH, Nugrahaningsih
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Merdeka masih baru diterapkan dan terdapat sekolah yang masih belum menerapkan kurikulum merdeka, untuk mengetahui tahapan implementasi kurikulum merdeka, serta kemungkinan adanya ketidakmerataan pendidikan di wilayah Indonesia sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kurikulum merdeka di sekolah daerah rural, hambatan dan solusi yang digunakan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian observatif dilaksanakan di 5 sekolah di Kabupaten Purbalingga. Narasumber penelitian yaitu 5 orang wakil kepala sekolah bidang kurikulum, 5 guru mata pelajaran biologi kelas X, dan 10 siswa. Implementasinya dapat dilihat dari perencanaan pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran. Pada hasil penelitian diketahui bahwa implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran biologi di sekolah daerah rural berdasarkan tahapan implementasi perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berada pada tahap berkembang hingga siap. Pada perencanaan pembelajaran terdapat hambatan seperti kurangnya fasilitas ruang kelas dan sarana prasarana lainnya serta ketersediaan guru. Pada pelaksanaan pembelajaran terdapat hambatan seperti kesulitan pada analisis capaian pembelajaran, pemahaman pembelajaran berdiferensiasi, dan hambatan penguasaan teknologi informasi. Sekolah berupaya mengatasi hambatan yang ada dengan melakukan training terkait kurikulum merdeka dan analisis capaian pembelajaran, sekolah juga mendorong guru untuk mengikuti pelatihan mandiri. Dari sisi guru pembelajaran dilakukan dengan menggunakan model, metode, dan strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan sumber daya serta fasilitas tersedia di sekolah.
KEANEKARAGAMAN JENIS REPTIL DI KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS PAMULANG PSDKU SERANG Muhammad, Gema Ikrar; Amalia, Husnul; Fatimah, Iik Nurul; Sanedi, Ahmad; Wahyudin, Ugo Fiqih
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendata keanekaragaman jenis reptil yang ada di kawasan kampus Uiversitas Pamulang PSDKU Serang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2023 hingga bulan Februari 2024, di kawasan kampus Universitas Pamulang PSDKU Serang, Kelurahan Kelodran, Kecamatan Walantaka. Beberapa tipe habitat yang ada di dalam kawasan kampus diantaranya adalah kawasan terbangun, semak-semak, kebun jati, dan kebun sorgum. menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) yang artinya setiap jenis yang dijumpai atau terlihat diamati dan dicatat. Metode VES dikombinasikan dengan metode transek jalur. Transek jalur ditentukan dengan menyesuaikan kondisi habitat yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai keanekaragaman jenis nya berkisar antara sedang hingga tinggi, dengan nilai indeks keanekaragman hayati antara lain 1.15, 1.89, dan 3.29. Secara umum kawasan kampus Universitas Pamulang PSDKU Serang masih sangat mendukung sebagai habitat reptil, terutama reptil yang mampu berkohabitasi dengan manusia. Penelitian ini menjadi salah satu basis data keanekaragaman yang ada di kawasan kota Serang terutama di kawasan kampus Universitas Pamulang PSDKU Serang, serta menjadi salah satu data yang dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan kawasan oleh pemangku kepentingan di Universitas Pamulang PSDKU Serang.
PENGARUH MODEL PBL DENGAN PENDEKATAN JAS TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA Fonda, Sarah Shabrina; Marianti, Aditya; Christijanti, Wulan; Saptono, Sigit
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 menekankan kemampuan literasi sains, tetapi kemampuan literasi sains siswa umumnya tidak tercapai dengan baik. Studi ini bertujuan untuk menguji dampak dari model pembelajaran PBL dengan pendekatan JAS pada materi sistem gerak. Metode yang digunakan adalah metode quasi-experimental dengan non equivalent control group design. Penelitian ini berlokasikan di MAN 3 BANYUMAS, menggunakan dua kelas sebagai sampel yaitu XI MIPA 2 sebagai kelas eskperimen dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data termasuk tes n-gain, t - test, dan uji ketuntasan klasikal. Kelas eksperimental mendapatkan hasil n – gain sebesar 60% yang menunjukkan kategori cukup efektif, sementara kelas kontrol mendapatkan hasil n – gain sebesar 31% yang menunjukkan kategori tidak efektif. Kelas eksperimen mendapatkan hasil uji ketuntasan klasikal literasi sains yang lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 83% > 35% yang menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis masalah efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa model PBL dengan pendekatan JAS secara positif mempengaruhi kemampuan literasi sains siswa dalam materi sistem gerak.
EFEKTIFITAS MODEL PBL TERINTEGRASI STEM TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA PADA MATERI SISTEM IMUN Sundari, Wahyu Kunti; Marianti, Aditya; Lisdiana, Lisdiana; Ridlo, Saiful
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi sains merupakan keterampilan penting abad ke-21 yang perlu ditingkatkan untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global. Sistem imun adalah topik yang kompleks dan memerlukan pendekatan inovatif agar lebih mudah dipahami siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) terintegrasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam meningkatkan literasi sains siswa, karena metode konvensional kurang efektif untuk materi kompleks. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain pretest-posttest pada 96 siswa kelas XI SMAN 2 Kebumen. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest untuk mengukur literasi sains serta angket untuk mengevaluasi tanggapan siswa. Hasil menunjukkan bahwa model PBL-STEM efektif meningkatkan literasi sains siswa dengan rata-rata N-gain 0,47 (kategori sedang), dimana 85% siswa mencapai ketuntasan klasikal dan 83% memberikan tanggapan positif. Penerapan model ini dapat meningkatkan pemahaman terhadap konsep ilmiah yang kompleks dan berpotensi diterapkan secara luas di sekolah menengah, sehingga mempersiapkan siswa untuk tantangan masa depan.
KELANGSUNGAN HIDUP DAN KEMAMPUAN MAKAN LARVA KUMBANG Alphitobius diaperinus YANG TERPAPAR EKSTRAK TANAMAN ZODIA (Evodia Suaveolens) Siahaan, Evi Verawati; Widiyaningrum, Priyantini
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alphitobius diaperinus termasuk serangga hama gudang yang cepat berkembangbiak dilingkungan kandang ayam. Perilakunya merusak pakan dan merusak instalasi bangunan kandang yang berbahan kayu/bambu. Pengendalian serangga ini masih menggunakan insektisida sintetis yang diketahui menimbulkan dampak negatif pada kesehatan manusia dan lingkungan. Oleh karena itu bioinsektisida asal tanaman masih menarik untuk diungkap, salah satunya adalah tanaman Zodia (Evodia suaveolens). Penelitian ini bertujuan menganalisis fitokimia ekstrak daun Zodia dan menguji pengaruhnya terhadap kelangsungan hidup dan kemampuan makan larva A. diaperinus. Penelitian didesain eksperimen dengan menguji 6 level konsentrasi ekstrak (0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%). Masing-masing perlakuan diulang lima kali dan setiap ulangan digunakan 50 ekor larva. Kelangsungan hidup diukur berdasarkan persentase larva yang bertahan hidup sampai masa pupasi, sedangkan kemampuan makan diukur berdasarkan total konsumsi pakan selama fase larva. Data kelangsungan hidup dan kemampuan makan dianalisis statistik ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji beda Tukey. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan level konsentrasi berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup dan kemampuan makan larva A. diaperinus (sig <0,05). Hasil uji beda menunjukkan semua level konsentrasi ekstrak berbeda nyata dibanding kontrol. Semakin pekat ekstrak yang dipaparkan, makin rendah kelangsungan hidup dan kemampuan makan larva. Konsentrasi ekstrak yang optimum menurunkan kelangsungan hidup dan kemampuan makan ditemukan pada konsentrasi ekstrak 50%. Merujuk hasil penelitian ini, ekstrak daun Zodia potensial dikembangkan sebagai bioinsektisida khususnya dalam pengendalian hama kumbang A. diaperinus.
TOTAL BAKTERI ASAM LAKTAT, PH, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KESUKAAN SOYGURT NANGKA DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK REMPAH Cahyanti, Antonia Nani; Nofiyanto, Erwin; Sampurno, Adi; Sudjatinah, Sudjatinah; Iswoyo, Iswoyo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soygurt sinbiotik dengan komponen fungsionalnya dapat memenuhi kebutuhan berbagai macam pangan nabati bagi konsumen yang menerapkan pola makan nabati untuk meningkatkan imunitas, kesehatan dan pengendalian penyakit. Nilai akseptabilitas dapat ditingkatkan dengan menggunakan ekstrak rempah-rempah. Telah dilakukan penelitian tentang penggunaan ekstrak rempah-rempah pada soygurt nangka melalui fermentasi laktat mikrobal menggunakan kultur backslope yang mengandung probiotik, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak rempah-rempah (campuran jahe-kayu manis-cengkeh) terhadap total bakteri asam laktat, pH, aktivitas antioksidan dan sifat sensoris (rasa dan aroma). Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor digunakan, dengan perlakuan konsentrasi ekstrak rempah-rempah (jahe-kayu manis-cengkeh) 0%, 5%, 10%, 15%, 20% dan diulang sebanyak 4 kali. Data dianalisis secara statistik dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Peningkatan konsentrasi campuran ekstrak rempah tidak berpengaruh nyata terhadap total bakteri asam laktat dan skor preferensi aroma pada soygurt nangka. Namun, hal tersebut menurunkan pH secara signifikan, serta meningkatkan aktivitas antioksidan dan skor preferensi rasa secara signifikan. Data variabel pengamatan yang diperoleh adalah total bakteri asam laktat (log CFU/ml) 8,24-8,45; pH 3,71-3,80; aktivitas antioksidan (%DPPH) 15,75-31,63; skor preferensi aroma 2,56-3,30 dan skor preferensi rasa 2,36-3,33.
EKSPLORASI KETERSEDIAAN, KUALITAS, DAN PROYEKSI KEBUTUHAN AIR BERSIH DI WILAYAH KELURAHAN GAJAHMUNGKUR KOTA SEMARANG Rahmalidya, Alfia; Irsadi, Andin
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Gajahmungkur merupakan salah satu wilayah cakupan IPA Kaligarang yang belum diketahui jumlah kebutuhan air bersih penduduk dan pelanggan pada tahun ini maupun tahun mendatang. IPA Kaligarang yang mendistribusikan air bersih ke berbagai wilayah di Kota Semarang juga belum memiliki data terkait ketersediaan sumber airnya pada rentang waktu yang sama. Peneliti akan mengkaji ketersediaan sumber air di Sungai Kaligarang yang akan diolah melalui IPA Kaligarang dan mengkaji kebutuhan air bersih penduduk maupun pelanggan yang terdapat di Kelurahan Gajahmungkur. Data pandangan masyarakat juga dilibatkan dalam penelitian ini sebagai aspek yang dapat mempengaruhi keberlanjutan sumber air bersih di Sungai Kaligarang. Ketersediaan Sungai Kaligarang sebagai sumber air baku hanya mencukupi kebutuhan air bersih pelanggan pada tahun 2020 hingga 2023, sedangkan tidak mencukupi pada tahun 2024 hingga 2028. Sungai Kaligarang juga tidak mampu mencukupi kebutuhan air bersih penduduk pada tahun 2020 hingga 2023 serta pada tahun proyeksi. Kebutuhan air bersih penduduk dan pelanggan pada tahun proyeksi memiliki rata – rata secara berturut – turut sebesar 4.65 liter/detik dan 0.89 liter/detik. Air olahan yang diperoleh dari sampel yang sudah ditentukan tidak menunjukkan adanya pencemaran yang dibuktikan dari nilai uji setiap parameter di bawah ambang batas.