cover
Contact Name
Nana Sukarni
Contact Email
jurnalmufakat@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
jurnalmufakat@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/musytarineraca/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30259495     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, Ekonomi, adalah jurnal nasional peer-review yang diterbitkan oleh CV Anugrah Anggota IKAPI. Musytari: Neraca Manajemen, Akuntasi, Ekonomi membahas ekonomi dan bisnis dalam ruang lingkup berbagai disiplin ilmu ekonomi, manajemen, dan akuntansi. Tim editorial menyambut baik seluruh masyarakat, terutama akademisi dan peneliti, untuk menyumbangkan dedikasi intelektualnya dalam bentuk artikel asli yang diterbitkan dalam jurnal ini yang belum pernah dipublikasikan di media manapun. Artikel dapat berupa hasil penelitian maupun kajian ilmiah lainnya.
Articles 2,923 Documents
ANALISIS IMPLEMENTASI AKAD MURABAHAH PADA PRODUK PEMBIAYAAN KPR BSI GRIYA SIMUDA : (STUDI KASUS PADA BANK BSI KCP ARCAMANIK) Khoerunnisa, Agna; Muslih, Amar
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui skema pembiayaan dan implementasi akad murabahah pada produk Griya Simuda di bank syariah. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan juga observasi langsung serta wawancara yg dilakukan di Bank BSI KCP Arcamanik selagi melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Griya Simuda merupakan salah satu produk unggulan BSI pada sektor pembiayaan rumah yang banyak digunakan dalam praktik perbankan syariah. Banyak masyarakat yang masih menganggap bahwa kredit pemilikan rumah (KPR) pada bank syariah sama dengan kredit konvensional, padahal pada praktiknya sangat berbeda. Pada skema pembiayaan KPR Syariah transaksi yang dilakukan menggunakan akad jual beli murabahah yang sesuai dengan prinsip Syariah. Penelitian ini akan menganalisis kesesuaian akad murabahah dengan praktik yang terjadi di Bank Syariah Indonesia KCP Arcamanik. This study aims to determine the financing scheme and implementation of contract murabahah on Griya Simuda products in Islamic banks. This study uses a literature study method as well as direct observation and interviews conducted at Bank BSI KCP Arcamanik while conducting the Islamic Accounting Professional Practicum (PPAS). Griya Simuda is one of BSI's flagship products in the home financing sector that is widely used in Islamic banking practices. Many people still assume that home ownership loans (KPR) at Islamic banks are the same as conventional loans, when in fact they are very different in practice. In the Sharia KPR financing scheme, transactions are carried out using a murabahah sale and purchase agreement in accordance with Sharia principles. This study will analyze the compliance of contract murabahah with the practices at Bank Syariah Indonesia KCP Arcamanik.
EVALUASI PRAKTIK AKUNTANSI PENDANAAN MUDHARABAH SESUAI DENGAN PSAK 105 PADA BSI KC CIMAHI Mariam Syarah, Asri
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi praktik akuntansi pendanaan mudharabah di BSI KC Cimahi sesuai dengan ketentuan PSAK 105 tentang Akuntansi Mudharabah. Fokus penelitian diarahkan pada prosedur pencatatan, pengakuan, pengukuran, dan pelaporan transaksi pendanaan mudharabah, serta identifikasi faktor penghambat dan pendukung dalam penerapannya di tingkat cabang operasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap staf pembiayaan dan akuntansi di BSI KC Cimahi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan praktik akuntansi pendanaan mudharabah pada BSI KC Cimahi telah sesuai dengan PSAK 105, baik dalam hal pengakuan dana sebagai investasi mudharabah, pengukuran bagi hasil berdasarkan revenue sharing, maupun penyajian laporan keuangan yang transparan. Faktor pendukung implementasi meliputi regulasi OJK yang jelas, sistem teknologi informasi terintegrasi, sumber daya manusia bersertifikasi syariah, serta pengawasan internal yang efektif. Namun, masih terdapat kendala seperti kompleksitas interpretasi standar, keterbatasan SDM di cabang, serta dinamika ekonomi regional yang memengaruhi konsistensi penerapan standar. Secara keseluruhan, hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa BSI KC Cimahi telah melaksanakan prinsip akuntansi syariah secara akuntabel, transparan, dan sesuai syariat, namun perlu peningkatan pada aspek pengungkapan risiko dan pelatihan berkelanjutan bagi pegawai. This study aims to evaluate the accounting practices of mudharabah financing at BSI KC Cimahi in accordance with the provisions of PSAK 105 concerning Mudharabah Accounting. The focus of the study is directed at the procedures for recording, recognizing, measuring, and reporting mudharabah financing transactions, as well as identifying inhibiting and supporting factors in its implementation at the operational branch level. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observation, and documentation of financing and accounting staff at BSI KC Cimahi. The results of the study indicate that the implementation of mudharabah funding accounting practices at BSI KC Cimahi is in accordance with PSAK 105, both in terms of recognizing funds as mudharabah investments, measuring profit sharing based on revenue sharing, and presenting transparent financial reports. Supporting factors for implementation include clear OJK regulations, an integrated information technology system, sharia-certified human resources, and effective internal supervision. However, there are still obstacles such as the complexity of standard interpretation, limited human resources at the branch, and regional economic dynamics that affect the consistency of standard implementation. Overall, the results of this evaluation indicate that BSI KC Cimahi has implemented sharia accounting principles in an accountable, transparent, and sharia-compliant manner, but needs improvement in aspects of risk disclosure and ongoing training for employees.
ANALISIS PENERAPAN PSAK 405 TENTANG AKUNTANSI MUDHARABAH PADA PRODUK TABUNGAN HAJI IB MASLAHAH DI BANK BJB SYARIAH Trisnawati, Cahyani Laras; Wardiyah, Mia Lasmi
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PSAK 405 tentang akuntansi mudharabah pada produk Tabungan Haji iB Maslahah di Bank BJB Syariah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis laporan tahunan Bank BJB Syariah tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip mudharabah pada produk Tabungan Haji iB Maslahah telah sesuai dengan PSAK 405 dan Fatwa DSN-MUI No. 02/DSN-MUI/IV/2000. Pengakuan investasi dilakukan pada saat dana diserahkan oleh nasabah, pengukuran dilakukan berdasarkan nilai kas yang disetorkan, penyajian dilakukan secara terpisah sebagai dana syirkah temporer, dan pengungkapan dilakukan secara transparan dalam catatan atas laporan keuangan. Dengan demikian, penerapan PSAK 405 pada produk Tabungan Haji iB Maslahah mencerminkan kepatuhan terhadap prinsip akuntansi syariah, transparansi, dan keadilan dalam pengelolaan dana nasabah. Kata kunci: PSAK 405, Mudharabah, Tabungan Haji, Akuntansi Syariah, Bank BJB Syariah.
ANALISIS PENERAPAN PSAK NO. 402 DALAM PENYELESAIAN UTANG PIUTANG MURABAHAH (STUDI KASUS PADA BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG CIMAHI) Utami, Ariani Putri; Setiawan, Iwan
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menyelidiki penggunaan PSAK No. 402 dalam penyelesaian utang piutang murabahah di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Cimahi. Observasi langsung selama Praktik Kerja Lapangan (PKL), wawancara informal dengan staf, dan peninjauan dokumen pembiayaan yang relevan digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI KC Cimahi secara konsisten menerapkan ketentuan PSAK No. 402, terutama dalam hal pengakuan margin secara proporsional, percepatan potongan pelunasan sesuai dengan fatwa DSN-MUI, dan pelaksanaan restrukturisasi tanpa penambahan margin baru. Pelaporan kolektibilitas dan penilaian penurunan nilai yang dilakukan kantor pusat sesuai dengan PSAK 71 menangani pembiayaan bermasalah. Secara keseluruhan, akuntansi murabahah di BSI KC Cimahi telah memenuhi persyaratan akuntansi syariah, memastikan transparansi dan kepatuhan syariah dalam penyajian laporan keuangan, dan memenuhi standar akuntansi syariah. Kata kunci: PSAK 402, Murabahah, Piutang Murabahah, Bank Syariah Indonesia, Akuntansi Syariah. Abstract This study investigates the application of PSAK No. 402 in the settlement of murabahah receivables at Bank Syariah Indonesia (BSI) Cimahi Branch Office. Direct observation during the internship program, informal interviews with staff, and a review of relevant financing documents were utilized. The results indicate that BSI Cimahi Branch consistently implements the provisions of PSAK No. 402, particularly in the proportional recognition of margins, the application of early settlement rebates in accordance with DSN-MUI fatwas, and the execution of restructuring without the addition of new margins. Collectability reporting and impairment assessments conducted by the head office in accordance with PSAK 71 effectively address non-performing financing. Overall, murabahah accounting practices at BSI Cimahi meet Islamic accounting requirements, ensuring transparency and Sharia compliance in financial reporting, and align with established Islamic accounting standards. Keywords: PSAK 402, Murabahah, Murabahah Receivables, Bank Syariah Indonesia, Islamic Accounting.
ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA SIPLAH DAN KENAIKAN PAJAK TERHADAP PENGELOLAAN DANA BOS Rahayu, Halimah Auliya; Dzikrayah, Fithri
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peralihan sistem pengadaan barang dan jasa di lingkungan sekolah dari metode manual berbasis bon menuju sistem digital melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap tata kelola keuangan sekolah. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) melalui platform SIPLah diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas dalam pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun demikian, kebijakan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% yang mulai diberlakukan pada tahun 2025 menimbulkan tambahan beban fiskal bagi sekolah dan berdampak pada proses perencanaan anggaran Dana BOS. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan SIA melalui SIPLah serta menilai dampak kenaikan tarif pajak terhadap efektivitas pengelolaan Dana BOS di POS PAUD Fitroh. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SIPLah mampu mempercepat proses pencatatan dan pelaporan keuangan secara lebih sistematis dan terintegrasi. Meskipun demikian, peningkatan tarif pajak turut menurunkan daya beli sekolah terhadap barang maupun jasa yang diperlukan, sehingga berimplikasi pada penyesuaian Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) serta pengalokasian ulang dana agar tetap efisien dan sejalan dengan prinsip akuntabilitas publik. Oleh karena itu, diperlukan mekanisme pengawasan dan evaluasi berkala terhadap implementasi SIPLah agar dampak kenaikan pajak tidak menghambat efektivitas maupun tujuan utama dari penyaluran Dana BOS. Kata kunci: Sistem Informasi Akuntansi, SIPLah, Pajak Pertambahan Nilai, Dana BOS. Abstract The transition of the procurement system for goods and services in schools from a manual, receipt-based method to a digital system through the School Procurement Information System (SIPLah) has had a significant impact on school financial governance. The implementation of the Accounting Information System (AIS) through the SIPLah platform is expected to improve efficiency, transparency, and accountability in the utilization of School Operational Assistance (BOS) Funds. However, the policy of increasing the Value Added Tax (VAT) rate from 11% to 12%, which will take effect in 2025, will create an additional fiscal burden for schools and impact the BOS Fund budget planning process. This study aims to examine how the implementation of the SIA through SIPLah is implemented and assess the impact of the tax rate increase on the effectiveness of BOS Fund management at POS PAUD Fitroh. The research approach used is qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies. The results show that the implementation of SIPLah can accelerate the process of recording and reporting finances in a more systematic and integrated manner. However, increasing tax rates also reduces schools' purchasing power for necessary goods and services, thus requiring adjustments to the School Activity and Budget Plan (RKAS) and reallocating funds to maintain efficiency and align with the principles of public accountability. Therefore, a regular monitoring and evaluation mechanism is needed for SIPLah implementation to ensure that the impact of tax increases does not hamper the effectiveness or primary purpose of BOS Fund distribution. Keywords: Accounting Information System, SIPLah, Value Added Tax, BOS Funds.
IMPLEMENTASI PSAK DALAM PENYAJIAN DAN PENGAKUAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR): STUDI KASUS BSI KCP PURWAKARTA VETERAN Alifya, Afifah Ilmi; Gojali, Dudang
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dalam penyajian dan pengakuan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada BSI KCP Purwakarta Veteran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap proses pembiayaan KUR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PSAK 102 pada akad murabahah telah dilaksanakan sesuai ketentuan, khususnya terkait pengakuan piutang, penetapan margin, serta pencatatan transaksi. Prosedur operasional pembiayaan KUR juga sejalan dengan prinsip syariah dan kebijakan akuntansi, meskipun masih ditemukan beberapa kekurangan seperti keterbatasan pengungkapan harga pokok barang, kelengkapan dokumentasi, serta transparansi informasi biaya kepada nasabah. Secara keseluruhan, implementasi PSAK pada pembiayaan KUR memberikan dampak positif terhadap kualitas pelaporan keuangan, akuntabilitas lembaga, dan efektivitas proses pembiayaan, namun tetap memerlukan penguatan untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap standar akuntansi syariah. Kata kunci: Bank Syariah Indonesia, Pelaporan Keuangan, Akuntansi Syariah, KUR, PSAK. Abstrack This study aims to explain the implementation of the Statement of Financial Accounting Standards (PSAK) in the presentation and recognition of People's Business Credit (KUR) financing at BSI KCP Purwakarta Veteran. The study uses a qualitative descriptive approach through interviews, observations, and documentation of the KUR financing process. The results show that the application of PSAK 102 in murabahah contracts has been carried out in accordance with the provisions, particularly regarding recognition, margin determination, and transaction recording. The operational procedures for KUR financing are also in line with sharia principles and accounting policies, although several shortcomings were still found, such as limitations on the distribution of the cost of goods, completeness of documentation, and transparency of cost information to customers. Overall, the application of PSAK in KUR financing has a positive impact on the quality of financial reporting, institutional accountability, and the effectiveness of the financing process, but still requires strengthening to ensure full compliance with sharia accounting standards. Keywords: Bank Syariah Indonesia, Financial Reporting, Islamic Accounting, KUR, PSAK.
ANALISIS PERAN PEMBIAYAAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) TERHADAP PERKEMBANGAN UMKM DI KABUPATEN PURWAKARTA: STUDI KASUS BSI KCP PURWAKARTA VETERAN Alifya, Afifah Ilmi; Setiawan, Iwan
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Purwakarta Veteran terhadap perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Purwakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan sumber data primer melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder dari dokumen resmi BSI, OJK, dan Kementerian Koperasi dan UKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KUR BSI berperan signifikan dalam meningkatkan akses permodalan, memperluas kapasitas usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Selain sebagai sumber pembiayaan, KUR BSI juga berfungsi sebagai instrumen inklusi keuangan syariah, pembinaan usaha, serta pendorong digitalisasi UMKM. Namun demikian, tantangan seperti rendahnya literasi keuangan syariah dan keterbatasan kemampuan digital pelaku UMKM masih perlu diatasi. Secara keseluruhan, KUR Syariah BSI terbukti berkontribusi positif terhadap pemberdayaan ekonomi umat dan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkeadilan dan berkelanjutan. Kata kunci: Bank Syariah Indonesia (BSI), Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pembiayaan Syariah, UMKM. Abstract This study aims to analyze the role of Kredit Usaha Rakyat (KUR) financing provided by Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Purwakarta Veteran in supporting the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Purwakarta Regency. The research employed a qualitative descriptive approach, utilizing primary data through interviews and observations, and secondary data from official reports of BSI, OJK, and the Ministry of Cooperatives and SMEs. The results indicate that BSI’s KUR program has played a significant role in improving access to capital, expanding business capacity, and promoting local economic growth. Beyond financing, KUR BSI also serves as an instrument of Islamic financial inclusion, business mentoring, and a driver of MSME digitalization. Nevertheless, challenges such as low Islamic financial literacy and limited digital skills among MSME actors remain. Overall, BSI’s Sharia KUR program contributes positively to community economic empowerment and sustainable, equitable regional growth. Keywords: Bank Syariah Indonesia (BSI), Kredit Usaha Rakyat (KUR), Islamic Financing, MSMEs.
ANALISIS KOMPARATIF SEJARAH REGULASI PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA DAN MALAYSIA Septya Khairunnisa, Tasya; As Siddiq, M. Adziez; Apriliani, Fadilah; Indriyani, Fitri
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif perkembangan historis, kerangka regulasi, serta struktur kelembagaan yang membentuk sistem perbankan syariah di Indonesia dan Malaysia. Dengan menggunakan metode studi literatur yang berfokus pada publikasi ilmiah, regulasi, dan dokumen resmi, penelitian ini mengkaji dinamika reformasi hukum, mekanisme pengawasan, dan model governance syariah di kedua negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa Malaysia mengembangkan sistem regulasi yang lebih terpusat melalui Islamic Banking Act 1983 dan Islamic Financial Services Act 2013, sementara Indonesia menerapkan pendekatan bertahap melalui UU No. 10/1998 dan UU No. 21/2008. Perbedaan struktur otoritas SAC pada Malaysia dan DSN–MUI pada Indonesia menyebabkan variasi dalam harmonisasi fatwa, inovasi produk, serta kepastian hukum. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis mengenai arah perkembangan regulasi keuangan syariah di Asia Tenggara serta manfaat praktis bagi regulator dan industri dalam merumuskan kebijakan yang lebih koheren dan adaptif. The objective of this study is to comparatively examine the historical development, regulatory framework, and institutional architecture that make up the Islamic banking system in Indonesia and Malaysia. This research examines the dynamics of legal reform, supervisory mechanisms, and models of Shari'a governance in both nations, employing a literary review approach with a focus on scholarly publications, regulations, and official papers. The study's findings show that Indonesia established a phased approach through Law No. 10/1998 and Law No. 21/2008, while Malaysia created a more centralized regulatory framework via the Islamic Banking Act 1983 and the Islamic Financial Services Act 2013. Disparities in authority structures between Malaysia's SAC and Indonesia's DSN-MUI account for differences in fatwa harmonization, product innovation, and legal certainty. This study makes a theoretical contribution to understanding the trajectory of Islamic finance regulation in Southeast Asia and provides policymakers and businesses with practical advice on how to create policies that are more consistent and flexible.
ANALISA PENCATATAN DAN PELAPORAN PPH PASAL 21 TERHADAP GAJI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI DKI JAKARTA TAHUN 2024 Anggiyana, Nathalia; Faiz, Fazirah; Octsalsabilla, Nazwa; Apriliana, Devi
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PPh Pasal 21 merupakan pajak penghasilan yang sering ditemui dalam penggajian, di mana kesalahan perhitungan dan pencatatan dapat memengaruhi kepatuhan fiscal dan akurasi laporan keuangan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya rekonsiliasi antara ketentuan perpajakan dan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dalam pencatatan PPh Pasal 21 di DKI Jakarta, khususnya untuk menghindari sanksi fiscal dan kesalahan laporan keuangan. Tujuan penelitian adalah menganalisis perhitungan, pencatatan, dan pelaporan PPh Pasal 21 atas gaji lima wajib pajak orang pribadi di DKI Jakarta yang mengacu pada UU HPP No. 7 Tahun 2021, PMK No. 168/PMK.03/2023, PSAK 46, dan PSAK 24. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi kasus, dengan analisis bukti potong, rincian gaji, jurnal transaksi, dan SPT Masa. Hasil penelitian menunjukkan perhitungan pajak sesuai tarif progresif dan PTKP terbaru, termasuk pegawai dengan PPh Nihil, serta pencatatan beban gaji bruto dan pengakuan utang PPh 21 sesuai prinsip akrual dan metode kewajiban. Pelaporan melalui e-Bupot dilakukan tepat waktu. Kesimpulan utama adalah penerapan akuntansi pajak dan pelaporan telah optimal, mencerminkan kepatuhan fiskal dan akurasi laporan keuangan. Article 21 Income Tax is a common payroll related tax in Indonesia, where miscalculations and improper recording can undermine fiscal compliance and the accuracy of Financial Accounting Standards (SAK) for the proper recording of Article 21 Income Tax in DKI Jakarta, alming to prevent fiscal sanctions and reporting errors. The objective is to analyze the calculation, recording, and reporting processes for Article 21 Income Tax on the salaries of five individual taxpayers, based on Law No.168/PMK.03/2023, PSAK 46, and PSAK 24. A qualitative descriptive method was employed using a case study approach, analyzing withholding tax slips, payroll records, transaction journals, and periodic returns. Findings reveal accurate application of the latest progressive tax rates and non-taxable income thresholds, correct accrual-based recognition of gross salary expenses and liabilities, and timely submissions through e-Bupot. The study concludes that the tax accounting and reporting processes are well-implemented, reflecting strong fiscal compliance and precise financial reporting.
STRATEGI OPTIMALISASI PEMASARAN DAN TRANSPARANSI AKAD PRODUK BSI CICIL EMAS PADA BSI KCP BOGOR CIAWI Mugni, Halim Abdul; Dzikrayah, Fithri
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investasi emas semakin diminati masyarakat karena sifatnya yang stabil dan menguntungkan. Produk Cicil Emas yang ditawarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi solusi investasi syariah yang memungkinkan nasabah memiliki emas secara bertahap. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi, strategi pemasaran (Marketing Mix 6P), dan tantangan dalam meningkatkan partisipasi nasabah pada produk Cicil Emas di BSI KCP Bogor Ciawi, dengan meninjau aspek transparansi akad Murabahah dan Rahn sebagai bagian dari akuntabilitas syariah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan studi literatur komparatif dari berbagai cabang BSI di Indonesia , artikel ini membandingkan pelaksanaan produk, persepsi nasabah, manajemen risiko, serta merekomendasikan strategi peningkatan literasi dan partisipasi masyarakat. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun implementasi produk telah sesuai prinsip syariah (akad murabahah dan rahn), penerapan strategi pemasarannya belum optimal di KCP Bogor Ciawi. Hambatan utama adalah rendahnya literasi nasabah terhadap esensi akad, yang menimbulkan persepsi keliru bahwa produk ini serupa dengan kredit konvensional. Untuk mengatasi hal ini, direkomendasikan optimalisasi strategi Promotion (Promosi) pada Marketing Mix (6P) melalui kolaborasi dengan tokoh masyarakat/agama setempat untuk edukasi dan sosialisasi akad yang lebih mendalam, serta peningkatan transparansi informasi dalam Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Syariah BSI kepada nasabah. Kata Kunci: investasi emas, cicil emas, perbankan syariah Abstract Gold investment is increasingly favored by the public due to its stable and profitable nature. The Gold Installment product offered by Bank Syariah Indonesia (BSI) provides a Sharia-compliant investment solution that allows customers to gradually acquire gold. This study aims to analyze the implementation, marketing strategies (Marketing Mix 6P), and challenges in increasing customer participation in the Gold Installment product at BSI KCP Bogor Ciawi, by reviewing the transparency aspects of Murabahah and Rahn contracts as part of Sharia accountability. Using a qualitative approach and comparative literature study from various BSI branches in Indonesia, this article compares product implementation, customer perceptions, risk management, and provides recommendations for strategies to improve public literacy and participation. The study results indicate that although the product implementation has adhered to Sharia principles (Murabahah and Rahn contracts), the application of its marketing strategy has not yet been optimal at KCP Bogor Ciawi. The main obstacle is the low literacy of customers regarding the essence of the contract, which creates a mistaken perception that this product is similar to conventional credit. To address this, it is recommended to optimize the Promotion strategy in the Marketing Mix (6P) through collaboration with local Community/Religious Leaders for deeper education and socialization of the contract, as well as enhancing information transparency in the BSI Sharia Accounting Information System (SIA) for customers. Keywords: gold investment, gold installment, Islamic banking

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 10 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 12 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 10 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 13 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 12 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 10 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 13 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 12 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 11 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 10 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 9 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 8 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 7 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 6 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 5 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 4 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 3 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 2 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 16 No. 1 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 9 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 8 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 7 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 6 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 5 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 4 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 3 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 2 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 15 No. 1 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 9 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 8 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 7 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 6 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 5 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 4 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 3 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 2 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 14 No. 1 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 9 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 8 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 7 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 5 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 4 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 3 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 12 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 11 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 10 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 12 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 11 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 12 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 11 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 12 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 11 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 12 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 11 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 12 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 11 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 12 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 11 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 12 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 11 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 12 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 11 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 12 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 11 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 6 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 2 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 1 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 9 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 8 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 7 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 6 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 5 (2024): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 4 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 3 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 12 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 9 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 8 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 6 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 4 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 3 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 11 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 9 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 8 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 6 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 4 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 3 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 9 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 8 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonom Vol. 9 No. 6 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 4 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 9 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 8 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 6 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 4 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 3 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 8 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 9 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 8 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 6 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 4 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 3 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 9 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 8 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 6 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 4 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 3 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Bisnis, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 9 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 8 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 6 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 4 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 3 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 9 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 8 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 6 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 4 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 3 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 9 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 8 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 7 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 6 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 4 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 3 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 2 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 3 No. 1 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 12 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 11 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 10 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 12 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 11 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 10 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 9 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 8 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 7 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 6 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 5 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 4 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 3 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 2 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 9 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 8 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 7 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 6 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 5 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 4 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 3 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 2 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 1 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi More Issue