cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan" : 10 Documents clear
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) Shafira Andriani
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11211

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh setiap orang untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan atau skill dan kebiasaan seseorang yang diturunkan dari waktu oleh sekelompok orang dari generasi ke generasi berikutnya melalui pembelajaran, penelitian dan pelatihan. Pendidikan biasanya dilakukan di bawah bimbingan orang lain maupun otodidak. Seperti halnya menurut kurikulum 2013 pembelajaran harus berpusat pada peserta didik, maka dari itu diharapkan kepada peserta didik untuk bisa meningkatkan kemampuannya berargumen, memberi respon atau sanggahan yang terarah, mencari solusi dari setiap permasalahan, sehingga ciriciri dari demokrasi bisa diimplementasikan yaitu kebebasan dalam berpendapat. Pembelajaran pendidikan kewarganegaraan (PKn) merupakan salah satu sarana penting dalam memperkenalkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda. Artikel ini menjelaskan pendahuluan tentang bagaimana implementasi nilai-nilai demokrasi dilakukan melalui pembelajaran PKn. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi literatur yang mana pengumpulan data yang dilakukan dengan mencari sumber-sumber sejenis yang relevan, dengan teknik analisis data analisis isi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam terkait dengan Implementasi nilai nilai demokrasi dalam pembelajaran PKn dan Untuk mengetahui bentuk nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran PKn.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN AKTIF DALAM PENDIDIKAN PPKN Anggi Wulandari
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Pembelajaran aktif, sebagai pendekatan Guru terhadap siswa yang menekankan partisipasi siswa, guru mengharapkan siswa dapat mengoptimalkan penggunaan potensi dengan baik. Dari mulai fisik, mental, emosional, maupun intelektual. Melalui strategi seperti role reversal question dan cooperative learning, siswa didorong untuk berinteraksi dan berpikir kritis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi literatur. Data yang diperoleh yaitu data sekunder dalam artikel ilmiah yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Data kemudian di analisis dan di simpulkan dengan memanfaatkan teori-teori yang sesuai. hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara berpikir kritis dan konsep diri dengan hasil belajar pendidikan kewarganegaraan. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode ini tidak hanya meningkatkan motivasi belajar. tetapi juga hasil akademik siswa. Hasil dari beberapa siklus pembelajaran menunjukkan peningkatan kemampuan siswa yang signifikan dalam nilai rata-rata dan aktivitas siswa. Dengan demikian, metode pembelajaran aktif terbukti efektif dalam mencapai tujuan pendidikan PPKN yang lebih baik.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI MELALUI PEMBELAJARAN PKN Azka Mufidah Nasution
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11214

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara, pandangan hidup dan ideologi nasional dalam kehidupan bermasyarakat, berbangs, dan bernegara. Penghayatan dan pengamalan dalam Pancasila belum bisa terlaksana dengan baik di karenakan masyarakat Indonesia yang belum memahami makna dari nilai yang terkandung dalam Pancasila itu sendiri. Minimnya penerapan nilai-nilai Pancasila, khususnya di kalangan generasi milenial saat ini, menunjukkan lemahnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat. Makna Pancasila, penerapannya dalam kehidupan seharihari, dan contoh penerapannya dalam berbagai aspek kehidupan dijelaskan sesuai dengan fakta yang telah diketahui. Tulisan ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana manusia mengatur kehidupan sehari-hari dengan menerapkan Pancasila sebagai pedoman hidup. Juga dapat menjadi pedoman bagi masyarakat tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kehidupan seharihari dan menyadarkan masyarakat akan pentingnya Pancasila, sehingga dapat juga menjadi pedoman dalam mengamalkannya dalam berbagai aspek kehidupan.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PENGEMBANGAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL MAHASISWA Fajriah, Okti; Handriyani, Kiki; Sulaeman, Eka Gilang Wicaksana; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11216

Abstract

This research was carried out with a purpose sampling technique approach through literature research, digital research, and surveys on 33 students. This research uses the social media theory of Paul G. Zurkowski, namely the Information Literacy Theory. The concept of Zurkowski's theory explains that information literacy is the ability to utilize various tools and sources of information to solve problems. The results of the study show that students spend more than 3-5 hours per day, students are able to understand and utilize digital technology effectively, and are able to increase critical thinking on digital literacy. This study recommends a method of using social media as a means of learning to increase the level of literacy and criticality of students. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan teknik purpose sampling melalui riset pustaka, riset digital, dan survei pada 33 mahasiswa menggunakan kuesioner Google Form. Penelitian ini menggunakan teori media sosial dari Paul G. Zurkowski yaitu teori Literasi Informasi (Information Literacy Theory). Konsep teori Zurkowski menjelaskan bahwa literasi informasi adalah kemampuan untuk memanfaatkan berbagai alat dan sumber informasi untuk memecahkan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menghabiskan waktu berselancar di media sosial lebih dari 3-5 jam per hari, mampu untuk memahami dan memanfaatkan teknologi digital secara efektif, serta mampu meningkatkan daya berfikir kritis terhadap literasi digital. Penelitian ini merekomendasikan metode menggunakan media sosial sebagai salah satu sarana pembelajaran untuk meningkatkan tingkat literasi dan kekritisan mahasiswa.
MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) PADA ANAK SMA Antika, Rindi; Saputra, Rendys; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11217

Abstract

This study aims to improve students' learning motivation by implementing the Student Teams Achievement Divisions (STAD) learning model in high school students. The STAD model is a cooperative learning method that emphasizes group cooperation, individual responsibility, and group evaluation to achieve learning objectives. This study uses a classroom action research method with two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subjects of the study were 30 students in grade X of a high school. Data were collected through observation, interviews, learning motivation questionnaires, and learning outcome tests. The results showed that the application of the STAD model significantly increased students' learning motivation. In the first cycle, the average student learning motivation was in the moderate category, and increased to the high category in the second cycle. In addition, student learning outcomes also showed a significant increase, with the average student score increasing from 70 in the first cycle to 85 in the second cycle. The conclusion of this study is that the STAD model is effective in improving the motivation and learning outcomes of high school students. It is recommended that teachers use the STAD model as an alternative in developing fun and effective learning strategies. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada siswa SMA. Model STAD merupakan salah satu metode pembelajaran kooperatif yang menekankan kerja sama kelompok, tanggung jawab individu, dan evaluasi kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X di salah satu SMA yang terdiri atas 30 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket motivasi belajar, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Pada siklus pertama, rata-rata motivasi belajar siswa berada pada kategori sedang, dan meningkat ke kategori tinggi pada siklus kedua. Selain itu, hasil belajar siswa juga menunjukan peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata nilai siswa meningkat dari 70 pada siklus pertama menjadi 85 pada siklus kedua. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model STAD efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa SMA. Disarankan agar guru menggunakan model STAD sebagai salah satu alternatif dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang menyenangkan dan efektif.
PERAN MEDIA DIGITAL DALAM MENDUKUNG PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Hia, Lestari Iman Putri; Sarah, Sartika; Yunus, Syarifudin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11218

Abstract

The advancement of digital technology has brought significant changes in the world of education, including in learning Indonesian. Digital learning media, such as interactive videos, e-books, educational applications, and online learning platforms, have been used to improve the effectiveness of the learning process. The use of this media allows for the delivery of more interesting materials, increases students' learning motivation, and provides flexibility in accessing learning resources anytime and anywhere. In addition to these benefits, there are challenges that still need to be overcome, such as limited access to technology, low digital literacy among teachers and students, and the potential for disruption due to uncontrolled use of digital media. Therefore, the use of digital learning media needs to be balanced with the right strategy so that it can have a positive impact on the process of learning Indonesian. Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Media pembelajaran digital, seperti video interaktif, e-book, aplikasi edukasi, dan platform pembelajaran daring, telah digunakan untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran. Penggunaan media ini memungkinkan penyampaian materi yang lebih menarik, meningkatkan motivasi belajar siswa, serta memberikan fleksibilitas dalam mengakses sumber belajar kapan saja dan di mana saja. Selain manfaat tersebut, terdapat tantangan yang masih harus diatasi, seperti keterbatasan akses terhadap teknologi, rendahnya literasi digital di kalangan guru dan siswa, serta potensi gangguan akibat penggunaan media digital yang tidak terkontrol. Oleh karena itu, pemanfaatan media pembelajaran digital perlu diimbangi dengan strategi yang tepat agar dapat memberikan dampak positif dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia.
PENGARUH SUPERVISI KLINIS TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SD NEGERI 43 PALEMBANG Nurlena
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11221

Abstract

Supervisi klinis dapat membantu guru dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru karena supervisi klinis dapat membantu guru untuk memastikan pengajarannya relevan dengan kebutuhan siswa dan standar kurikulum yang digunakan disekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh supervisi klinis terhadap kompetensi pedagogik guru SD Negeri 43 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kuantitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh guru-guru di SD Negeri 43 Palembang yang berjumlah 16 sampel penelitian. Data dianalisis dengan menerapkan rumus-rumus statistik deskriptif dan uji t. Berdasarkan hasil output spss dapat dilihat nilai thitung 4.467 dan nilai ttable 1.746 yang artinya nilai 4.467 > 1.746 maka artinya Ho ditolak dan Ha diterima dan dapat disimpulkan bahwa Ada Pengaruh Supervisi Klinis Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru SD Negeri 43 Palembang. Berdasarkan hasil temuan yang dilakukan penelitian, disimpulkan bahwa untuk dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru dilakukan dengan melaksanakan kegiatan supervisi klinis oleh kepala sekolah secara berkesinambungan, sehingga semakin intensif dan efektif kegiatan supervisi kepala sekolah, maka akan semakin baik juga kompetensi pedagogik guru disekolah dalam proses belajar mengajar dikelas karena kegiatan supervisi kepala sekolah ditujukan untuk dapat melakukan perbaikan pada proses pengajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KEARSIPAN DIGITAL BERBASIS WEBSITE Nada Nur Izzati; Roni Faslah; Darma Rika Swaramarinda
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11224

Abstract

This research aims to: (1) develop a web-based archives learning media, (2) determine the feasibility of Arsip Teladan as a web-based archives learning media, (3) describe and explain the usefulness of the Arsip Teladan application for users, (4) as a guide for using the Arsip Teladan application. The type of research used is research and development (RnD) using the ADDIE development method (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). This research only reached the development stage by testing the feasibility of Arsip Teladan as a archives learning media validated by media experts and material experts. Data collection techniques were carried out by means of observation and questionnaires. Data analysis was carried out with qualitative and quantitative analysis. Based on the research that has been done, the researcher gets the following results: (1) Arsip Teladan as a website-based archives learning media has been developed with the address https://s.id/ArsipTeladan, (2) based on the results of expert validation, it is known that Arsip Teladan is suitable for use with the results of the average score of media expert validation 97% with the category “Very Feasible” and the average score of material experts 97,1% with the category “Very Feasible” as learning media.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MELALUI PENDEKATAN JOYFULLY LEARNING BERBASIS PROJECT BASED LEARNING (PjBL) SEKOLAH DASAR Puspito, Winu Galih
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11233

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas III B UPTD SDN 7 Metro Utara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, yang menunjukkan bahwa 44,44% peserta didik belum mencapai KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia peserta didik dengan pendekatan Joyfully Learning berbasis Project Based Learning (PjBL). Jenis metode penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan setiap siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas III B UPTD SDN 7 Metro Utara yang berjumlah 18 peserta didik. Alat pengumpul data penelitian berupa lembar observasi dan soal tes. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Joyfully Learning berbasis Project Based Learning (PjBL) pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik meningkat dari siklus I ke siklus II. Persentase ketuntasan hasil belajar kognitif siklus I sebesar 61,11% dan meningkat pada siklus II menjadi 77,78%. Persentase ketuntasan hasil belajar sikap spiritual (afektif) siklus I sebesar 55,56% dan meningkat menjadi 83,33% pada siklus II. Persentase ketuntasan hasil belajar sikap sosial (afektif) siklus I sebesar 66,67% dan meningkat menjadi 88,89% pada siklus II. Persentase ketuntasan hasil belajar psikomotor pada siklus I sebesar 61,11% dan meningkat menjadi 83,33% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III B UPTD SDN 7 Metro Utara.
TANTANGAN DAN KESULITAN MAHASISWA UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI KULIAH SAMBIL BEKERJA Beladina, Masayu Zahra; Yulis, Nur Intan; Yunus, Syarifuddin
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v12i12.11234

Abstract

This study aims to identify the difficulties and challenges faced by students who study while working. In the context of higher education, many students choose to work part-time or full-time to support their education and living expenses. However, the combination of academic and work demands often creates various difficulties that can affect their academic performance and mental well-being. The method used in this study was a survey with a questionnaire distributed to active students at Indraprasta PGRI University. The questionnaire consisted of five questions designed to explore students' experiences in managing time, coping with stress, and seeking support. The results showed that most respondents found it difficult to manage their time between studies and work, with the biggest challenges being physical fatigue and limited time to study. In addition, support from educational institutions, such as flexibility in class schedules and access to counseling services, also play an important role in helping students overcome these challenges. This study is expected to provide insights for universities in improving support for working students, as well as encourage further research into effective time and stress management strategies. By doing so, it is hoped that students can achieve a better balance between their studies and their work. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan dan tantangan yang dihadapi mahasiswa yang menjalani kuliah sambil bekerja. Dalam konteks pendidikan tinggi, banyak mahasiswa yang memilih untuk bekerja paruh waktu atau penuh waktu guna mendukung biaya pendidikan dan kebutuhan hidup. Namun, kombinasi antara tuntutan akademik dan pekerjaan seringkali menimbulkan berbagai kesulitan yang dapat mempengaruhi kinerja akademik dan kesejahteraan mental mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa aktif di Universitas Indraprasta PGRI. Kuesioner terdiri dari lima pertanyaan yang dirancang untuk menggali pengalaman mahasiswa dalam mengatur waktu, mengatasi stres, dan mencari dukungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasa kesulitan dalam mengatur waktu antara kuliah dan pekerjaan, dengan tantangan terbesar adalah kelelahan fisik dan waktu yang terbatas untuk belajar. Selain itu, dukungan dari institusi pendidikan, seperti fleksibilitas jadwal kuliah dan akses ke layanan konseling, juga berperan penting dalam membantu mahasiswa mengatasi tantangan ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pihak universitas dalam meningkatkan dukungan bagi mahasiswa yang bekerja, serta mendorong penelitian lebih lanjut mengenai strategi manajemen waktu dan stres yang efektif. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat mencapai keseimbangan yang lebih baik antara studi dan pekerjaan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil akademik dan kualitas hidup mereka.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue