cover
Contact Name
Imam Fahrur Rozi
Contact Email
imam.rozi@polinema.ac.id
Phone
+6285233139738
Journal Mail Official
jip@polinema.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Malang Jl. Soekarno Hatta No.9, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65141 Phone: (0341) 404424-404425 Fax: (0341) 404420
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Informatika Polinema (JIP)
ISSN : 26146371     EISSN : 2407070X     DOI : https://doi.org/10.33795/jip
The focus and scope of articles published in JIP (Journal of Informatics Polinema) encompasses the game technology, information system, computer network, computing, which covers the following scope: Game Technology Artificial Intelligence Intelligent System Machine Learning Image Processing Computer Vision Information Retrieval Machine Learning Information System Internet of Things Computer Security Technology Enhanced Learning Education Technologies Digital Forensic Wireless Sensor UI/UX research JIP (Jurnal Informatika Polinema) publishes comprehensive research articles and invited reviews by leading expert in the field. Papers will be selected that high scientific merit, impart important new knowledge, and are of high interest to computer and information technology.
Articles 559 Documents
Identifikasi Kualitas Biji Jagung Manis Layak Jual dari Warna dan Tekstur Menggunakan HSV dan Gray Level Run Length Matrix (GLRLM) M. Alfin Zakariya; Mungki Astiningrum; Arie Rachmad Syulistyo
Jurnal Informatika Polinema Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v7i1.439

Abstract

Jagung manis adalah salah satu jenis sayuran yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Jagung manis memiliki kandungan gizi yang tinggi sehingga baik untuk dijadikan makanan alternatif selain nasi. Jagung manis banyak dijadikan makanan olahan kuliner yang belakangan ini ramai dikalangan masyarakat, oleh karena itu kebutuhan masyarakat terhadap jagung manis yang semakin tinggi sehingga perlu adanya evaluasi kualitas jagung manis yang layak jual. Ada beberapa industri di Indonesia bahwa evaluasi biji jagung manis masih menggunakan cara manual dengan mengandalkan indra manusia yang hasil keluaran evaluasi tersebut tidak konsisten. Pada penelitian ini membahas mengenai evaluasi biji jagung manis dengan menggunakan Warna HSV dan Tekstur Gray Level Run Length Matrix atau disebut GLRLM dengan sistem pengolahan citra digital dengan cara mengolah nilai pada citra biji jagung manis kemudian diklasifikasikan menggunakan metode K-NN. Berdasarkan hasil dari penelitian ini diketahui bahwa penggunaan warna HSV dan metode tekstur GLRLM dengan fitur SRE, LRE, RLU dan GLU dapat mengidentifikasi kualitas biji jagung manis. Terdapat 4 kelas pada penelitian ini yaitu biji segar, biji basi, patah segar dan patah basi. Untuk data testing terdapat 40 biji jagung manis dan masing-masing citra terdapat 10 biji jagung manis. Tingkat akurasi tertinggi pada sistem sebesar 85% diperoleh pada tekstur 45, 90, dan 135 dari nilai K = 1, K = 3, dan K = 9. Dari data tersebut disimpulkan bahwa sistem dapat mengidentifikasi kualitas biji jagung manis dengan baik.
EVALUASI KINERJA KARYAWAN PADA PT LIVIA MANDIRI SEJATI JEMBER DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY ANALYTICAL HIERARCY PROCESS Dimas Wahyu Wibowo; Meyti Eka Apriyani; Mas’ud Hermansyah
Jurnal Informatika Polinema Vol. 5 No. 4 (2019): Vol 5 No 4 (2019)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v5i4.245

Abstract

Penilaian kinerja merupakan bagian terpenting dari proses kegiatan karyawan, penilaian kinerja secara khusus dilakukan berkaitan dengan kebijakan terhadap karyawan, seperti tujuan promosi jabatan atau hanya untuk memberikan bonus. Selama ini evaluasi kinerja karyawan pada PT Livia Mandiri Sejati Jember belum dilaksanakan secara optimal dan memerlukan waktu yang lama, dikarenakan pada proses yang berjalan saat ini terdapat beberapa kendala, antara lain proses penilaian evaluasi karyawan terdapat dua orang yang melakukan penilaian yaitu manajer dan asisten manajer, dan penilaian masih menggunakan form kertas yang memiliki banyak kriteria. Permasalahan lain muncul pada subjektifitas dalam memberikan nilai pada masing masing karyawan, sehingga penilaian yang diberikan masih tidak pasti. Adanya ketidaktepatan dalam memberikan nilai kepada karyawan berdampak pada hasil keputusan yang diberikan kurang optimal. Tujuan yang hendak dicapai dari penelitian ini adalah membuat sistem untuk evaluasi kinerja karyawan di PT Livia Mandiri Sejati Jember menggunakan metode Fuzzy Analitycal Hierarcy Process. Hal ini dimaksudkan untuk membantu manajer dan asisten manajer dalam memberikan nilai secara objektif berdasarkan tingkat kepentingan yang berbeda-beda pada setiap kriteria yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Fuzzy Analytical Hierarcy Process
PENCARIAN RUTE TERDEKAT PELAKU USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN MALANG PADA ANDROID DENGAN MENGGUNAKAN METODE FLOYD WARSHALL (STUDI KASUS DI DISKOMINFO KABUPATEN MALANG) Diva Adittiyaputra; Mungki Astiningrum; Dika Rizky Yunianto
Jurnal Informatika Polinema Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v7i1.441

Abstract

DISKOMINFO Kabupaten Malang menjelaskan, salah satu masalah yang sering kali di alami oleh masyarakat di Kabupaten Malang adalah banyaknya pelaku usaha yang tidak terdaftar dalam aplikasi Google Maps yang menjadikan pencarian lokasi pelaku usaha masih tergolong kurang efisien. Selain itu, tidak adanya sistem menyulitkan DISKOMINFO dalam mengelola data UMKM dan lokasi dari pelaku usaha. Berdasarkan permasalah tersebut, dibutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu masyarakat yang berada di Kabupaten Malang dalam mengetahui informasi UMKM dan melakukan pencarian rute terdekat menuju pelaku usaha. Dibutuhkan juga halaman admin yang dapat memudahkan DISKOMINFO dalam mengelola data informasi UMKM. Untuk melakukan pencarian rute terdekat, akan digunakan metode Floyd Warshall, yang diterapkan dalam perhitungan untuk mencari rute dengan bobot terkecil sehingga didapatkan rute yang akan dipilih untuk menuju pelaku usaha. Peta yang akan digunakan adalah peta yang berasal dari Google dan aplikasi yang dibangun berbasis android. Dari pengujian yang telah dilakukan dalam penelitian ini, didapat bahwa aplikasi yang telah dibuat mampu memberikan hasil yang efisien dalam menentukan rute terdekat menuju pelaku usaha.
IMPLEMENTASI IoT PADA SISTEM PENYIRAMAN OTOMATIS TANAMAN CABAI BERBASIS RASPBERRY PI DENGAN METODE FUZZY LOGIC Indra Dharma Wijaya; Rudy Ariyanto; Nailil Fitria
Jurnal Informatika Polinema Vol. 5 No. 4 (2019): Vol 5 No 4 (2019)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v5i4.251

Abstract

Cabai merupakan salah satu produk hortikultura yang sehari-hari dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Pasokan cabai tidak setiap waktu dapat memenuhi permintaan. Hal itu menyebabkan kenaikan harga sesuai dengan hukum permintaan dan penawaran. Lonjakan harga yang tinggi ketika pasokan menipis dirasakan setiap tahun. Kegiatan yang dilakukan oleh petani tersebut setiap harinya adalah menyirami tanaman dan merawat cabai agar menghasilkan cabai yang berkualitas. Namun, para petani tersebut menghabiskan hampir setengah harinya hanya untuk menyirami tanaman karena dilakukan dengan manual. Dengan teknologi yang semakin canggih, sistem dapat melakukan penyiraman secara otomatis dapat dimonitoring memalui website . Pada sistem ini menggunakan dua sensor yaitu sensor kelembapan tanah dan sensor suhu yang digunakan untuk mendeteksi suhu udara dan kelembapan tanah pada tanaman cabai. Metode fuzzy digunakan untuk menghitung keakuratan durasi penyiraman yang diambil dari data sensor suhu dan sensor kelembapan tanah sesuai dengan kebutuhan tanaman cabai. Kata kunci : cabai, sensor suhu, sensor kelembapan tanah, fuzzy mamdani..
PROTOTYPE LAMPU PENERANGAN PERSAWAHAN OTOMATIS MENGGUNAKAN SOLAR CELL DAN SENSOR CAHAYA Nadiyah Rahayu; Dimas Fanny Hebrasianto Permadi
Jurnal Informatika Polinema Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v7i1.458

Abstract

Lampu merupakan salah satu komponen terpenting dalam penerangan di ruangan ataupun diluar ruangan. Lampu memberikan manfaat yang sangat besar khususnya pada malam hari. Penulis pada penelitian ini telah mengembangkan lampu penerangan otomatis yang diterapkan pada area persawahan, biasanya lampu otomatis ini hanya diterapkan pada sepanjang jalan raya. Dengan adanya lampu penerangan otomatis diarea persawahan ini dapat membantu petani saat musim panen tebu yang biasanya dilakukan sampai malam hari. Lampu penerangan persawahan ini tidak memakai sumber listrik PLN namun menggunakan energi matahari yang kemudian diubah menjadi energi listrik dengan bantuan solar cell. Suhu ideal pertumbuhan dan pembentukan sukrosa tebu berkisar antara 24°C-34°C dengan perbedaan suhu antara siang dan malam tidak lebih dari 10°C. Proses penyimpanan sukrosa ini paling efektif dan optimal pada suhu 15°C. Oleh sebab itu, tebu yang dipanen malam hari berpotensi lebih manis daripada tebu yangg dipanen pada siang hari. Hasil dari pengujian alat yang telah dilakukan oleh peneliti yaitu lampu dapat menyala dan mati secara otomatis dengan bantuan sensor LDR. Lampu led akan mati saat nilai sensor LDR lebih kecil dari 899, dan lampu led akan menyala jika nilai sensor LDR lebih besar dari 900. Solar cell dapat mengisi baterai Li-Ion (Lithium-Ion) berjumlah 1-4 buah. Waktu yang paling optimal untuk proses charging solar cell yaitu antara jam 09.00 – jam 15.00.
PENENTUAN KLASIFIKASI MUTU FISIK BERAS DARI BENTUK FISIK DAN WARNA MENGGUNAKAN METODE CONNECTED COMPONENT LABELLING Rosa Andrie Asmara; Odhitya Desta Triswidrananta; Fitriana Nur’Aini D
Jurnal Informatika Polinema Vol. 5 No. 4 (2019): Vol 5 No 4 (2019)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v5i4.254

Abstract

Hasil dari penggilingan padi sangat tergantung pada parameter proses selama penggilingan berlangsung. Di Indonesia sistem penggilingan padi merupakan salah satu faktor utama untuk mendapatkan beras dengan mutu yang tinggi dan kualitas yang memenuhi standar permintaan masyarakat. Penilaian mutu beras saat ini masih menggunakan cara yang manual Sehingga memiliki beberapa kelemahan diantaranya yaitu: 1) adanya faktor perbedaan penilaian dari tiap pengamat sehingga membuat perbedan dalam tiap mutu beras. 2) Hasil pengamatan yang tidak konsisten karena kelelahan fisik. 3) Waktu pengamatan yang relatif lama. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan suatu aplikasi penentuan klasifikasi mutu fisik beras dari bentuk fisik dan warna menggunakan metode Connected Component Labeling. Metode Connected Component labeling merupakan metode pelabelan yang digunakan untuk menghitung butir dan mengklasifikasinnya sebagai butir utuh, butir patah, butir menir, butir gabah dan benda asing. Sedangkan warna menggunakan RGB duntuk mengidentifikasikan beras sebagai butir kuning/rusak, benda asing dan butir gabah. Sedangkan bentuknya menggunakan dilasi erosi. Metode ini memiliki kelebihan seperti tidak terpengaruh pada kemiringan objek. Sehingga masih bisa memisahkan objek dengan baik walaupun posisi objek gambar dalam keadaan miring Pengujian terhadap aplikasi dilakukan dengan menggunakan 50 citra input dengan rincian 10 citra input mutu I, 10 citra input mutu II, 10 citra input mutu III, 10 citra input mutu IV, dan 10 citra input mutu V. Dengan hasil akurasi sebesar 90% (45 citra) dapat dikenali dengan tepat oleh aplikasi, sedangkan kesalahannya sebesar 10% (5 citra). Sehingga dari hasil error yang didapatkan menunjukkan bahwa aplikasi ini berjalan dengan baik. Kata kunci : Pemutuan, Pelabelan, Connected Component Labeling, Citra Digital.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN KEDELAI BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE CERTAIN FACTOR Suharmi Asnunun Suharmi; kurnia paramita Kartika
Jurnal Informatika Polinema Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v7i1.487

Abstract

Tanaman Kedelai merupakan salah satu komoditas pangan utama di Indonesia. Hama dan penyakit yang dijumpai pada tanaman kedelai tidak asing bagi petani. Sering kali petani mengalami kesulitan dalam membudidayakan kedelai dikarenakan banyak penyakit yang menyerang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan dengan petani kedelai bapak Sumadi, penulis mengetahui bahwa untuk mendiagnosis penyakit tanaman kedelai, para petani biasanya mengamati gejala-gejala yang nampak pada tanaman. Peran pakar dalam hal penyuluhan penyakit pada para petani sangat diperlukan tetapi seringkali terbentur pada terbatasnya jumlah pakar dan tidak selalu hadirnya seorang pakar ditempat balai penyuluhan. Berdasarkan Permasalahan diatas, penulis bermaksud merancang suatu aplikasi Sistem pakar Diagnosis Hama Dan Penyakit pada Tanaman Kedelai menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Website. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan para petani dapat mendeteksi jenis penyakit pada tanaman kedelai berdasarkan gejala yang ada dan untuk mengetahui nilai tingkat akurasi dalam mendiagnosis penyakit tanaman kedelai serta solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Berdasarkan studi kasus hasil perhitungan Certainty Factor dengan nilai tertinggi yaitu 0,97 yang artinya penyakit kedelai mengalami penyakit antraknosa dengan nilai keyakinan 97 %.
PENERAPAN MARKET BASKET ANALYSIS (MBA) DENGAN METODE ALGORTMA APRIORI UNTUK MENGANALISIS POLA PENJUALAN BATIK KHAS BANYUWANGI DI SEKAR KEDATON Rudy Ariyanto; Hendra Pradibta; Christine Puspa Sanjaya
Jurnal Informatika Polinema Vol. 5 No. 4 (2019): Vol 5 No 4 (2019)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v5i4.255

Abstract

Sekar Kedaton berdiri sejak 2005 dan telah memiliki banyak konsumen, namun dalam bidang promosi produk kain batik yang dijual masih sangat kurang dikarenakan butik tersebut hanya melakukan penjualan secara offline. Sehingga karena banyaknya konsumen, butik Sekar Kedaton tidak dapat menentukan produk kain batik apa saja yang lebih diminati oleh pihak konsumen dan dibeli secara bersamaan dalam satu transaksi sehingga produk kain batik yang tidak diminati atau tidak diketahui konsumen mengalami penumpukan stok dan dapat merugikan butik dalam meningkatkan penjualan. Dan dalam jumlah data produk dan transaksi yang cukup besar mengakibatkan butik tersebut mengalami kesulitan dalam memanajemen data, yang dimana setiap waktu data yang masuk semakin bertambah ini menyebabkan data tersebut hanya menjadi data yang tidak berguna. Oleh sebab itu diperlukan adanya sebuah metode yang diterapkan untuk menyelesaikan permsalahan seperti penjualan barang yang kurang maksimal. Market Basket Analysis merupakan salah satu teknik dari data mining yang digunakan untuk menentukan produk-produk yang manakah yang akan dibeli oleh pelanggan secara bersamaan dengan melakukan analisa terhadap daftar transaksi pelanggan. Dengan mengetahui produk-produk tersebut, maka sebuah sistem yang berbasis website ini dapat memudahkan pemilik butik dalam pengambilan keputusan untuk informasi mengenai pola belanja konsumen serta dapat membantu dalam meningkatkan persediaan barang untuk penjualan selanjutnya. Kata kunci: Sekar Kedaton, Batik,Market Basket Analysis, Data Mining
SIMULASI VIRTUAL REALITY PENDETEKSI TINGKAT PHOBIA SESEORANG SEBAGAI ALAT BANTU TERAPI ACROPHOBIA (PHOBIA KETINGGIAN) BERBASIS ANDROID Usman Nurhasan; Hendra Pradibta; Ryan Akbar Prihatmanda
Jurnal Informatika Polinema Vol. 5 No. 4 (2019): Vol 5 No 4 (2019)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v5i4.256

Abstract

Acrophobia (phobia ketinggian) merupakan gangguan atau jenis phobia yang membuat individu merasakan, kegelisahan, ketegangan, serta rasa tidak nyaman pada ketinggian. Hal ini menyebabkan penderita tersebut tidak nyaman saat melakukan aktifitas pada ketinggian. Untuk mengatasi hal tersebut di butuhkan terapi ke psikiater / psikolog untuk menyembuhkan penyakit tersebut atau bisa juga dengan menggunakan metode terapi pendekatan atau tingkah laku yang biasa disebut dengan CBT (Cognitive Behavioral Therapy) Metode terapi akan memaksa penderita untuk melawan ketakutannya. Konsep dasar dari metode ini adalah memberikan semacam latihan kepada penderita untuk dapat menghadapi fobia atau kecemasan dengan cara bertahap, mulai dari tahapan yang paling ringan sampai dengan menakutkan. Saat ini teknologi Virtual Reality sudah digunakan untuk menangani penderita acrophobia, tetapi teknologi yang ada masih mahal. Oleh sebab itu diperlukanya teknologi yang murah agar penderita acrophobia bisa melakukan terapi dengan murah dan nyaman. Dengan menggunakan Multimedia Development Life Cycle, sebagai metode pengembangan, Forward Chaining sebagai metode perhitungan tingkat phobia, serta Google Cardboard dan Unity 3D diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut. Pengembangan aplikasi kedepannya bisa dilakukan dengan mendalami tentang proses terapi acrophobia, pembuatan objek yang lebih mendukung aplikasi fobia ketinggian, dan bimbingan rutin dengan terapis agar pengembangan bisa lebih efektif. Kata kunci : Virtual Reality, Acrophobia, Forward Chaining, Unity, Android.
Detection and Tracking of Face Location in the Pre-processing Stage of Recognition of Micro Expressions Using the Kanade-Lucas-Tomasi (KLT) Method Priska Choirina; Ulla Delfana Rosiani
Jurnal Informatika Polinema Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v7i1.467

Abstract

Research and observation of micro-expression movements requires a careful pre-processing stage, because it is associated with observing subtle movements and very fast durations. At this stage, the detection and tracking of the face area must always be precise so that the observation of movement in the face area can be accurate. Several video samples of the micro expression dataset showed facial movements followed by small movements of the head. The movements outside the movement in this facial area will affect the performance of the micro expression recognition system. This study detects and tracks the location of faces during micro-expression movements. The Viola-Jones method is used for face detection and the Kanade Lucas Tomasi (KLT) method for tracking feature points. After the face is detected correctly, a point tracking is performed at the tip of the nose. This tracking of the movements at the nose tip is followed by the formation of the facial area. So that the face area will always be in the right position even if there is movement in the head. The test and testing data used in this study were the CASME II dataset. The test from this research shows that the detection and tracking of facial areas can be done precisely and accurately on all test data. It is hoped that with the formation of facial areas that are always precisely tracked, the next process of recognition of micro expressions can run well.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Vol. 12 No. 1 (2025) Vol. 11 No. 4 (2025): Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025): Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025): Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2024): Vol. 11 No. 1 (2024) Vol. 10 No. 4 (2024): Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024): Vol 10 No 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2023): Vol 10 No 1 (2023) Vol. 9 No. 4 (2023): Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023): Vol 9 No 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023): Vol 9 No 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2022): Vol 9 No 1 (2022) Vol. 8 No. 4 (2022): Vol 8 No 4 (2022) Vol. 8 No. 3 (2022): Vol 8 No 3 (2022) Vol. 8 No. 2 (2022): Vol 8 No 2 (2022) Vol. 8 No. 1 (2021): Vol 8 No 1 (2021) Vol. 7 No. 4 (2021): Vol 7 No 4 (2021) Vol. 7 No. 3 (2021): Vol 7 No 3 (2021) Vol. 7 No. 2 (2021): Vol 7 No 2 (2021) Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020) Vol. 6 No. 4 (2020): Vol 6 No 4 (2020) Vol. 6 No. 3 (2020): Vol 6 No 3 (2020) Vol. 6 No. 2 (2020): Vol 6 No 2 (2020) Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6 No 1 (2019) Vol. 5 No. 4 (2019): Vol 5 No 4 (2019) Vol. 5 No. 3 (2019): Vol 5 No 3 (2019) Vol. 5 No. 2 (2019): Vol 5 No 2 (2019) Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5 No 1 (2018) Vol. 4 No. 4 (2018): Vol 4 No 4 (2018) Vol. 4 No. 3 (2018): Vol 4 No 3 (2018) Vol. 4 No. 2 (2018): Vol 4 No 2 (2018) Vol. 4 No. 1 (2017): Vol 4 No 1 (2017) Vol. 3 No. 4 (2017): Vol 3 No 4 (2017) Vol. 3 No. 3 (2017): Vol 3 No 3 (2017) Vol. 3 No. 2 (2017): Vol 3 No 2 (2017) Vol. 3 No. 1 (2016): Vol 3 No 1 (2016) Vol. 2 No. 4 (2016): Vol 2 No 4 (2016) Vol. 2 No. 3 (2016): Vol 2 No 3 (2016) Vol. 2 No. 2 (2016): Vol 2 No 2 (2016) Vol. 2 No. 1 (2015): Vol 2 No 1 (2015) Vol. 1 No. 4 (2015): Vol 1 No 4 (2015) Vol. 1 No. 3 (2015): Vol 1 No 3 (2015) Vol. 1 No. 2 (2015): Vol 1 No 2 (2015) Vol. 1 No. 1 (2014): Vol 1 No 1 (2014) More Issue