cover
Contact Name
Imam Fahrur Rozi
Contact Email
imam.rozi@polinema.ac.id
Phone
+6285233139738
Journal Mail Official
jip@polinema.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Malang Jl. Soekarno Hatta No.9, Jatimulyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65141 Phone: (0341) 404424-404425 Fax: (0341) 404420
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Informatika Polinema (JIP)
ISSN : 26146371     EISSN : 2407070X     DOI : https://doi.org/10.33795/jip
The focus and scope of articles published in JIP (Journal of Informatics Polinema) encompasses the game technology, information system, computer network, computing, which covers the following scope: Game Technology Artificial Intelligence Intelligent System Machine Learning Image Processing Computer Vision Information Retrieval Machine Learning Information System Internet of Things Computer Security Technology Enhanced Learning Education Technologies Digital Forensic Wireless Sensor UI/UX research JIP (Jurnal Informatika Polinema) publishes comprehensive research articles and invited reviews by leading expert in the field. Papers will be selected that high scientific merit, impart important new knowledge, and are of high interest to computer and information technology.
Articles 582 Documents
EKSTRAKSI FITUR WARNA DAN GLCM PADA ALGORITMA KNN UNTUK KLASIFIKASI KEMATANGAN RAMBUTAN Heru Pramono Hadi; Eko Hari Rachmawanto
Jurnal Informatika Polinema Vol. 8 No. 3 (2022): Vol 8 No 3 (2022)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v8i3.949

Abstract

Nephelium lappaceum adalah nama latin buah yang lebih dikenal dengan rambutan. Rambutan ternyata mengandung banyak vitamin (vitamin c, magnesium, serat makanan, dll) yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit seperti diabetes, hipertensi, dll. Namun karena rendahnya pengetahuan dikalangan masyarakat membuat penjual rambutan mengalami kerugian, karena mereka cenderung menyamaratakan mutu buah. Rendahnya penerapan klasifikasi dikarenakan proses klasifikasi yang dilakukan secara manual dengan menggunakan indra penglihatan. Hal ini menyebabkan akurasi yang rendah, karena indra penglihatan tidak mampu dijadikan tolak ukur tingkat kematangan buah. Maka penelitian ini menerapkan teknologi pengolah citra digital yang menggunakan metode ekstraksi fitur warna RGB, ekstraksi fitur tekstur GLCM dan menerapkan algoritma K-Nearest Neighbor untuk proses klasifikasi. Penelitian ini menghasilkan 4 tingkat kematangan buah yaitu mentah, setengah matang, matang dan busuk. Akurasi tertinggi dihasilkan oleh K=1 sebesar 98,75% dan akuasi terendah dihasilkan oleh K=7 dan 9 sebesar 92,5%. Berdasarkan hasil ekperimen, dapat disimpulkan bahwa semakin besar nilai K maka semakin rendah tingkat akurasi yang dihasilkan, karena pada proses klasifikasi tetangga(data latih dan data uji) yang dibandingkan tergantung pada nilai K
PERANCANGAN TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DI POLITEKNIK LAMANDAU MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 Faizal Faizal
Jurnal Informatika Polinema Vol. 8 No. 1 (2021): Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v8i1.610

Abstract

Tata kelola teknologi informasi (IT Governance) di perguruan tinggi dewasa ini dibutuhkan agar pengembangan investasi dan penerapan teknologi informasi yang dimiliki menjadi maksimal nilainya. Tata kelola teknologi informasi merupakan aspek yang memengaruhi kualitas sebuah institusi. Politeknik Lamandau sebagai perguruan tinggi berkembang saat ini belum memiliki konsep dalam pengelolaan tata kelola teknologi informasi yang baik untuk menciptakan keselarasan aktivitas bisnis sehingga kerap menemui masalah dalam integrasi system TI . Model tata kelola TI yang tepat bagi suatu perguruan tinggi harus sejalan dengan tujuan tata kelola TI yaitu mampu menyelaraskan strategi TI dengan strategi bisnis yang ada pada perguruan tinggi, maka diperlukan rancangan model yang berguna untuk mengarahakan intitusi menuju Good University Governance sesuai dengan tujuan TI. Penelitian berkontribusi pada penggunaan COBIT 5 dan konsep IT Goals sebagai model perancangan tata kelola TI pada sektor pendidikan tinggi untuk mengarahkan institusi pada konsep Good University Governance. Hasil pengujian pada framework yang telah dirancang menggunakan metode user acceptance menunjukkan bahwa 90% stakeholder Politeknik Lamandau mengatakan bahwa framework tata kelola TI layak diterapkan.
PLATFORM INTERAKTIF BERBASIS WEB UNTUK PEMBELAJARAN DESAIN ANTARMUKA PENGGUNA (UI) APLIKASI ANDROID DENGAN FUNGSI VALIDASI OTOMATIS Yan Watequlis Syaifudin; Muhammad Sofiul Fuad Ruslan; Rudy Ariyanto; Nabilah Argyanti Ardyningrum
Jurnal Informatika Polinema Vol. 8 No. 1 (2021): Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v8i1.948

Abstract

Seiring meningkatnya popularitas perangkat pintar Android, permintaan programmer aplikasi Android telah meningkat pesat. Atas dasar fakta ini, pemrograman aplikasi Android telah menjadi salah satu mata pelajaran paling populer di program studi Teknologi Informasi. Dalam aplikasi Android, antarmuka pengguna memiliki peran penting untuk membuat aplikasi menjadi interaktif agar pengguna dapat nyaman menggunakan aplikasi Android. Berdasarkan studi sebelumnya, Android Programming Learning Assistance System (APLAS) yang telah digunakan sebagai platform pembelajaran mandiri untuk pembelajaran pemrograman Android. Dalam makalah ini, kami mengusulkan platform pembelajaran mandiri berbasis web di APLAS untuk mempelajari cara membuat desain antarmuka pengguna secara interaktif menggunakan kode XML. Materi pembelajaran terdiri dari 15 topik yang mencakup pembelajaran tata letak dan penggunaan resource untuk antarmuka aplikasi. Mahasiswa akan mendapatkan tugas dalam dokumen panduan yang harus diselesaikan pada setiap topik, kemudian jawaban mahasiswa tersebut dapat divalidasi secara otomatis di server dan dan web APLAS akan menampilkan hasil validasi, yaitu berupa PASSED dan FAILED. Untuk mengevaluasi efektivitas dari platform APLAS ini, kami meminta 40 mahasiswa di program studi Teknologi Informasi di Indonesia untuk menyelesaikan semua topik pembelajaran pemrograman Android yang diberikan pada web. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua mahasiswa menyelesaikan tugas dengan benar dan memberi komentar positif pada nilai mereka, yang mengkonfirmasi keefektifan sistem APLAS.
SISTEM PAKAR UNTUK MENDETEKSI GANGGUAN KEHAMILAN MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING Arlan Maulana
Jurnal Informatika Polinema Vol. 8 No. 1 (2021): Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v8i1.925

Abstract

Sistem pakar merupakan salah satu aplikasi dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Sistem pakar merupakan implementasi dari ilmu seorang pakar yang dibuat ke dalam suatu sistem untuk bisa membantu dalam menyelesaikan masalah atau menemukan diagnosa terkait hal-hal yang hanya bisa ditentukan oleh seorang pakar. Penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai gangguan/kelainan penyakit yang diderita ibu hamil, dibantu dengan teknologi sistem cerdas yang dapat memberikan pengetahuan mengenai gejala dan kebiasaan apa yang menyebabkan ibu hamil bisa rentan terkena kelainan dan gangguan pada janin yang tengah dikandungnya berdasarkan ketentuan/rule yang telah ditentukan. Membantu ibu hamil dalam mengetahui kondisi kesehatannya lewat kondisi per-trimester. Sistem juga dapat memberikan informasi sekaligus bantuan berupa saran yang bisa diikuti oleh calon ibu ketika kondisi kehamilannya mungkin terdapat sedikit gangguan, secara tidak langsung sistem memberikan pertolongan pertama bagi calon ibu. Menggunakan metode forward chaining, metode ini menggunakan kaidah pencarian serta penarikan hasil berupa kesimpulan yang ada berdasarkan rules, prosesnya dimulai dari fakta yang ada lalu diproses melalui premis-premis untuk menuju pada kesimpulan atau yang biasa disebut bottom up reasoning. Forward chaining dimulai melalui pencarian dari satu masalah sampai kepada solusinya. Apabila klausa premis sesuai dengan kondisi, maka proses akan memberikan hasil berupa kesimpulan. Diimplementasikan dalam sebuah sistem berbasis website agar para ibu hamil dapat melakukan konsultasi mandiri dimanapun dan kapanpun, dengan adanya sistem ini berguna untuk para ibu hamil yang ingin mengetahui kondisi kesehatan kandungannya tanpa perlu konsultasi langsung pada dokter kandungan setiap sebulan sekali.
EDUKASI PROTOKOL KESEHATAN BERBASIS GAME MENGGUNAKAN ALGORITMA FLOYD WARSHALL Bobbi Setiawan; Latius Hermawan
Jurnal Informatika Polinema Vol. 8 No. 1 (2021): Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v8i1.873

Abstract

Setiap orang menginginkan hidup sehat setiap hari sehingga menjaga pola hidup sehat. Pada masa pandemi saat ini, setiap orang perlu memperhatikan protokol kesehatan. Protokol kesehatan adalah aturan dan ketentuan yang perlu diikuti oleh segala pihak agar dapat beraktivitas secara aman. Protokol kesehatan dibentuk dengan tujuan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas secara aman dan tidak membahayakan kesehatan orang lain yang terdiri dari memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Berdasarkan informasi dari covid19.kemkes.go.id terdata hingga 31 Mei 2021, Pemerintahan Republik Indonesia telah melaporkan 1.816.041 orang terkonfirmasi positif COVID-19 diantaranya 50.404 orang meninggal dan pasien yang berhasil disembuhkan sebanyak 1.663.998 orang. Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan, sekitar 14 persen kasus COVID-19 terjadi pada usia anak sekolah dan rentang usianya paling banyak terjadi pada usia 7-12 tahun. Oleh karena itu diperlukan edukasi mengenai protokol kesehatan. Edukasi dapat diterapkan dalam bentuk game. Oleh karena itu dibangunlah sebuah aplikasi edukasi protokol kesehatan berbasis game menggunakan algoritma Floyd Warshall bernama Prokester. Hasil dari penelitian ini adalah sebagian besar siswa/i SD Xaverius 9 Palembang memberikan tanggapan positif mengenai game Prokester dan bersedia menaati protokol kesehatan. kesimpulan dari penelitian ini adalah game Prokester berhasil dibuat menggunakan software Unity 3D dan visual studio community dan Algoritma Floyd Warshall dapat diimplementasikan dalam game Prokester dan NPC berhasil bergerak mendekati player menggunakan hasil perhitungan Algoritma Floyd Warshall serta lebih dari 90% responden yaitu siswa/i SD merasa senang setelah bermain game Prokester dan membantu responden mengenal protokol kesehatan.
REGISTRASI DRIVE THRU UNTUK PEMERIKSAAN LABORATORIUM PCR COVID-19 TERINTEGRASI SIM-RS Albert Riyandi; Meizi Fachrizal Achmad
Jurnal Informatika Polinema Vol. 8 No. 1 (2021): Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v8i1.917

Abstract

Menurut satgas penanganan covid-19 Indonesia, terjadi kenaikan kasus covid-19 sebesar 2,8% sejak tanggal 27 desember 2020 walaupun penerapan protokol kesehatan sudah sangat efektif. Sesuai dengan keputusan Menteri Kesehatan Indonesia sebagai langkah tracing setiap pemeriksaan penegakkan covid-19 berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO) dilakukan dengan metode RT-PCR SARSCoV-2 (PCR) dan wajib mengisi formulir 6. Dalam langkah pencegahan di Rumah Sakit untuk mengurangi kontak antar pasien, pemeriksaan lab PCR dapat dilakukan dengan model pemeriksaan drive thru. Pemeriksaan PCR dengan model ini dilakukan didalam kendaraan pada area parkir rumah sakit. Terjadi permasalahan ketika layanan drive thru ini diterapkan yaitu kepadatan lalulintas dan penuhnya area parkir, karena pasien harus mengisi formulir 6 didalam kendaraan sebelum diambil sampel PCR. Waktu tertinggi yang dibutuhkan pada saat observasi untuk menyelesaikan pelayanan drive thru adalah 39,67 menit. Hal ini terjadi karena formulir yang diisi harus di input ulang kedalam Sistem Informasi Managemen Rumah Sakit (SIM-RS) sehingga membutuhkan waktu. Tentunya hal ini tidak sejalan dengan kebijakan Managemen Rumah Sakit untuk pelayanan Drive Thru maksimal 15 menit. Sistem Informasi Registrasi Drive Thru Pemeriksaan Laboratorium PCR Covid-19 yang Terintegrasi SIM-RS menjadi solusi efektif dan sangat membantu pelayanan rumah sakit. Hal ini dibuktikan dari perbedaan signifikan pelayanan yang diberikan dengan menggunakan sistem dan sebelum menggunakan sistem dengan rata-rata selisih waktu sebesar 26,2 menit. Dengan rata-rata waktu pelayanan sebesar 37,17 menit sebelum penggunaan sistem dan rata-rata 10,97 menit setelah penggunaan sistem. Model drive thru bukan hanya bisa digunakan untuk restoran tapi bisa diterapkan untuk pelayanan rumah sakit terlebih disandingkan oleh SIM-RS.
ANALISIS QOS (QUALITY OF SERVICE) SISTEM MONITORING PINTAR MITIGASI PENULARAN COVID-19 BERBASIS IOT Depandi Enda; Muhammad Asep Subandri; Supria
Jurnal Informatika Polinema Vol. 8 No. 1 (2021): Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v8i1.705

Abstract

Sistem monitoring pintar mitigasi COVID-19 adalah sistem monitoring berbasis teknologi IoT yang menggunakan beberapa sensor untuk merekam keadaan di sekitar lokasi pemantauan dan memberikan rekomendasi kepada pengguna berdasarkan data yang diambil disekitar area pemantauan. Salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam membangun system monitoring berbasis IoT adalah kualitas layanan jaringan (Quality of Service). Kualitas layanan jaringan digunakan sebagai tolak ukur untuk memastikan perangkat IoT dapat berkomunikasi dengan baik didalam suatu jaringan nirkabel. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kualitas layanan jaringan pada sistem monitoring pintar mitigasi penularan COVID-19 berbasis IoT. Adapun aspek yang diukur adalah delay, packet lost, jitter dan throughput, dimana pengukuran parameter ini berguna untuk mengetahui tingkat peforma sistem monitoring dalam menangani permintaan layanan API dari sensor node ke web server. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan terhadap 2 perangkat sensor node menunjukkan bahwa kinerja QoS pada perangkat sensor node ESP8266 lebih baik dibandingkan dengan ESP32. Sedangkan parameter delay yang dihasilkan pada kedua perangkat sensor node jika bekerja secara bersamaan menunjukkan bahwa kedua perangkat sensor node yang diuji memiliki delay dengan kategori buruk.
Analisis Peramalan Peluang Bisnis Tanah Menggunakan Metode Double Exponential Smoothing: (Studi Kasus: PT Jaya Nasional Famili pada Kota Malang) Muhammad Haidar Hammam; Eka Larasati Amalia; Agung Nugroho Pramudhita
Jurnal Informatika Polinema Vol. 7 No. 3 (2021): Vol 7 No 3 (2021)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v7i3.442

Abstract

PT. JNF is a company engaged in Engineering, Construction, and Project Management, located in South Jakarta. This company wants to develop its business by building housing in the city of Malang, to be precise in the Kedungkandang and Lowokwaru districts. The company needs some data and information about population density and land prices in the area to help the process of their project work. Providing information on data and forecasting results about population density and land prices in the area will help companies facilitate business development. Therefore, companies need an information system that can predict population density data and land prices in Kedungkandang sub-district and Lowokwaru sub-district, which functions to help companies see land business opportunities in Malang for housing development. The method used to make this system is the Double Exponential Smoothing method, because this method has a trend pattern that matches the data pattern of the object to be predicted. The data used are data from 2005 - 2018. The result of population density forecasting for Lowokwaru sub-district is 8713.98 and has a MAPE value of 1.39%, for Kedungkandang sub-district is 4949.07 and has a MAPE value of 2.55%, for the land price of Lowokwaru sub-district is 2777725.18 and has a MAPE value of 3.45 % and Kedungkandang sub-district is 1766560.27 and has a MAPE value of 8.36%. Based on the calculation of the MAPE value the results of the forecast above, it can be concluded that if the greater the constant value, the lower the MAPE value, the best constant value is between 0.6 - 0.9. The land business opportunity in Lowokwaru and Kedungkandang sub-districts is high based on the forecasting results of population density and land prices which tend to increase every year and the land business opportunity value based on ROI (Return of Investment) for the company is 0.38% of the initial capital. Keywords: information systems, forecasting, land business opportunities, land prices, population density, double exponential smoothing.
Otomatisasi Peringkasan Teks Pada Dokumen Hukum Menggunakan Metode Latent Semantic Analysis Millenia Rusbandi; Imam Fahrur Rozi; Kadek Suarjuna Batubulan
Jurnal Informatika Polinema Vol. 7 No. 3 (2021): Vol 7 No 3 (2021)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v7i3.515

Abstract

Pada masa sekarang, jumlah kriminalitas di Indonesia cukup banyak. Banyaknya jumlah kriminalitas di Indonesia akan berdampak pada jumlah dokumen hukum yang akan ditangani oleh aparat penegak hukum. Dalam pemahaman dokumen hukum, aparat penegak hukum seperti advokat, hakim, maupun jaksa harus membaca keseluruhan dokumen dimana akan memerlukan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu dibutuhkan peringkasan agar aparat penegak hukum lebih mudah memahaminya. Sehingga salah satu solusi yang dibutuhkan yaitu dengan membuat sebuah ringkasan pada dokumen hukum dimana dokumen tersebut berbentuk PDF. Dalam hal meringkas teks, metode yang dapat digunakan yaitu algoritma Latent Semantic Analysis. Algoritma tersebut digunakan untuk menguraikan atau menganalisa makna yang masih tersembunyi dari suatu bahasa, kode atau jenis representasi lainnya, guna memperoleh informasi yang penting. Dari pengujian terhadap 10 dokumen yang diringkas oleh pakar, diperoleh hasil precision, recall, f-measure dan accuracy secara berurutan pada peringkasan teks otomatis dengan metode Latent Semantic Analysis untuk compression rate 75% yaitu 53%, 27%, 35% dan 71% lalu untuk compression rate 50% yaitu 54%, 56%, 55% dan 75%, serta untuk compression rate 25% yaitu 51%, 79%, 61% dan 75%. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa Metode Latent Semantic Analysis dapat digunakan untuk melakukan peringkasan dokumen hukum.
Foreground Extraction pada Citra Daun Melon dengan Bantuan Deep Neural Network Muhammad Fajar Estu Nugroho; Nurlana Sanjaya; Ayu Shafira Tubagus; M Rayhan Rizqullah Syarif; Chaerur Rozikin
Jurnal Informatika Polinema Vol. 7 No. 3 (2021): Vol 7 No 3 (2021)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v7i3.550

Abstract

Ekstraksi fitur merupakan tahapan dalam melakukan proses pengolahan citra. Ada banyak metode ekstraksi fitur yang dilakukan untuk proses pengolahan citra, salah satunya adalah ekstraksi foreground. Ekstraksi foreground yang merupakan segmentasi pada gambar diperlukan untuk memisahkan obyek utama pada citra yang akan diproses dalam pengolahan citra diperlukan untuk menyeleksi obyek utama dengan background-nya sehingga proses pengolahan citra bisa berfokus pada obyek utama. Ada berberapa algoritma yang bisa diterapkan untuk melakukan ekstraksi foreground, salah satu yang paling popular adalah algoritma Grabcut. Di dalam jurnal ini, kami mencoba melakukan ekstraksi foreground pada obyek daun melon sebagai obyek utama dengan harapan hasil dari ekstraksi foreground dapat lebih lanjut dimanfaatkan terutama dalam proses pengembangan aplikasi yang berhubungan dengan daun melon, seperti misalnya pendeteksian dini terhadap penyakit daun melon berbasis citra. Dalam jurnal ini ekstraksi foreground dilakukan dengan bantuan algoritma Grabcut dengan bantuan deep neural network yang didasarkan pada algoritma holistically-nested edge detection dan diaplikasikan sekaligus pada data obyek daun melon yang banyak. Algoritma yang diusulkan bertujuan untuk meningkatkan akurasi dari grabcut dan tetap menjaga user input dengan seminimal mungkin. Dengan melakukan pengujian berdasarkan pengujian kasus yang dibuat, hasilnya pada pengujian sebanyak 351 citra daun melon, terdapat 68% citra yang dapat diekstraksi citra daunya dengan sempurna.

Page 10 of 59 | Total Record : 582


Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 2 (2026): Vol. 12 No. 2 (2026) Vol. 12 No. 1 (2025): Vol. 12 No. 1 (2025) Vol. 11 No. 4 (2025): Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025): Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025): Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2024): Vol. 11 No. 1 (2024) Vol. 10 No. 4 (2024): Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024): Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024): Vol 10 No 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2023): Vol 10 No 1 (2023) Vol. 9 No. 4 (2023): Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023): Vol 9 No 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023): Vol 9 No 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2022): Vol 9 No 1 (2022) Vol. 8 No. 4 (2022): Vol 8 No 4 (2022) Vol. 8 No. 3 (2022): Vol 8 No 3 (2022) Vol. 8 No. 2 (2022): Vol 8 No 2 (2022) Vol. 8 No. 1 (2021): Vol 8 No 1 (2021) Vol. 7 No. 4 (2021): Vol 7 No 4 (2021) Vol. 7 No. 3 (2021): Vol 7 No 3 (2021) Vol. 7 No. 2 (2021): Vol 7 No 2 (2021) Vol. 7 No. 1 (2020): Vol 7 No 1 (2020) Vol. 6 No. 4 (2020): Vol 6 No 4 (2020) Vol. 6 No. 3 (2020): Vol 6 No 3 (2020) Vol. 6 No. 2 (2020): Vol 6 No 2 (2020) Vol. 6 No. 1 (2019): Vol 6 No 1 (2019) Vol. 5 No. 4 (2019): Vol 5 No 4 (2019) Vol. 5 No. 3 (2019): Vol 5 No 3 (2019) Vol. 5 No. 2 (2019): Vol 5 No 2 (2019) Vol. 5 No. 1 (2018): Vol 5 No 1 (2018) Vol. 4 No. 4 (2018): Vol 4 No 4 (2018) Vol. 4 No. 3 (2018): Vol 4 No 3 (2018) Vol. 4 No. 2 (2018): Vol 4 No 2 (2018) Vol. 4 No. 1 (2017): Vol 4 No 1 (2017) Vol. 3 No. 4 (2017): Vol 3 No 4 (2017) Vol. 3 No. 3 (2017): Vol 3 No 3 (2017) Vol. 3 No. 2 (2017): Vol 3 No 2 (2017) Vol. 3 No. 1 (2016): Vol 3 No 1 (2016) Vol. 2 No. 4 (2016): Vol 2 No 4 (2016) Vol. 2 No. 3 (2016): Vol 2 No 3 (2016) Vol. 2 No. 2 (2016): Vol 2 No 2 (2016) Vol. 2 No. 1 (2015): Vol 2 No 1 (2015) Vol. 1 No. 4 (2015): Vol 1 No 4 (2015) Vol. 1 No. 3 (2015): Vol 1 No 3 (2015) Vol. 1 No. 2 (2015): Vol 1 No 2 (2015) Vol. 1 No. 1 (2014): Vol 1 No 1 (2014) More Issue