cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CEDERA KEPALA RINGAN DENGAN PEMBERIAN INTERVENSI TERAPI MUSIK UNTUK MENGURANGI NYERI diyah, Fatihatussa’diyah; Kristina Everentia Ngasu; Juwita Adingingsih
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v4i5.4973

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Cedera kepala adalah suatu gangguan traumatik dari fungsi otak yang disertai atau tanpa disertai pendarahan interstitial dalam substansi otak diikuti dengan terputusnya kontinuitas otak. Salah satu diagnosa keperawatan prioritas yaitu nyeri untuk itu terapi nonfarmakologi yang dapat diberikan pada penderita cedera kepala ringan adalah terapi musik. Terapi musik merupakan aktivitas terapeutik yang menggunakan media musik untuk proses relaksasi menurunkan tingkat nyeri pada pasien. Tujuan : untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif dan menurunkan tingkat nyeri. Metode : yang digunakan adalah studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan pada pasien cedera kepala ringan dengan pemberian terapi musik selama 3 hari, dimana tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah terapi musik. Hasil : setelah pemberian intervensi pasien menunjukan perubahan Tingkat nyeri dengan skala nyeri menjadi 3 (ringan), sebelum dilakukan terapi musik pasien mengeluh nyeri dengan skala nyeri 8 (berat), masalah nyeri teratasi setelah hari ke 3, dan interevensi dihentikan. Kesimpulan : terapi music dapat menurunkan nyeri pada pasien Cedera Kepala Ringan. Kata Kunci : Asuhan Keperawatan Cedera Kepala Ringan, Nyeri, Terapi Music
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HERNIA POST OPERASI HERNIAPLASTY DENGAN TERAPI KOMPRES HANGAT DALAM MENURUNKAN INTENSITAS NYERI Melenia Rejelita Sianturi; Imas Sartika; Nurfadilah, Nurfadilah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v5i1.4976

Abstract

Latar Belakang: Hernia adalah penyakit terjadinya penonjolan oleh organ yang muncul karena kelemahan otot atau jaringan penyangga di dalam tubuh. Semua kasus hernia terjadi melalui celah lemah atau kelemahan yang potensial pada dinding abdomen karena peningkatan tekanan intra abdomen yang berulang atau berkelanjutan. Nyeri merupakan tanda dan gejala yang paling umum pada pasien post operasi hernia. Terapi nonfarmakologis yang dapat mengurangi nyeri post operasi adalah dengan terapi kompres hangat. Tujuan: Mengetahui keefktifitas terapi kompres hangat dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien hernia post operasi hernia. Metodologi: Ini yaitu dengan terapi kompres hangat dalam menurunkan intensitas nyeri. Hasil Penelitian: Hasil implementasi dan evaluasi selama 2 hari dengan intervensi kompres hangat, ada perubahan secara objektif dan subjektif pada pasien hernia post operasi herniaplasty serta perubahan skala nyeri sebelumnya 5 dan sesudah dilakukan intervensi skala nyeri menjadi 2. Kesimpulan: Intervensi kompres hangat efektif untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien hernia post operasi herniaplasty.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN COMBUSTIO DENGAN INTERVENSI PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI Imas Sartika; Nurfadila, Nurfadila; Nurul Masruroh
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v5i1.4977

Abstract

Latar belakang : Penanganan luka bakar bertujuan untuk mengatasi nyeri, mengangkat jaringan mati, mencegah infeksi, meminimalkan terjadinya jaringan parut, mengembalikan fungsi tubuh, serta meninjau kebutuhan emosional penderita yang mengalami luka bakar. Tindakan ini untuk mengatasi nyeri bisa di lakukan dengan terapi Non Farmakologi terapi Aromaterapi Lavender. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pengalaman nyata dalam mengidentifikasi asuhan keperawatan Pasien Combustio dengan intervensi pemberian Aromaterapi Lavender terhadap penurunan tingkat nyeri. Sasaran : Pasien combustio. Metode : Metode penelitian ini menggunakan cara studi kasus pada klien Tn.R dengan combustio. Hasil : Setelah dilakukan intervensi pemberian Aromaterapi lavender dengan menggunakan humidifier oil difusser selama 3 hari didapatkan hasil bahwa terjadi penurunan tingkat nyeri pada pasien combustio dengan keluhan nyeri menurun, skala nyeri 3, pasien tampak rileks. Kesimpulan : Terdapat hasil yang efektif pada pemberian terapi aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat nyeri pada klien combustio.
PENGARUH PEMBERIAN TABLET FE DISERTAI JUS JAMBU BIJI MERAH TERHADAP PENINGKATKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL ANEMIA TRIMESTER III DI KLINIK SALMAN MEDIKA Gita, Regina Maya; Enny Yuliaswati
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v5i1.4978

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah (eritrosit) atau hemoglobin yang bersirkulasi tidak mencukupi untuk melakukan fungsi membawa oksigen ke seluruh jaringan. Anemia sering terjadi pada trimester ke III, pada trimester ini hemodilusi dan penurunan kadar hemoglobin yang dimulai sejak usia kehamilan 10 minggu dan mencapai puncaknya dalam kehamilan antara 32 dan 36 minggu. Penanganan untuk meningkatkan kadar hemoglobin dengan menggunakan manajemen farmakologi dan non-farmakologi, salah satu manajemen non-farmakologi yaitu dengan memberikan vitamin C agar proses penyerapan dan pembentukan hemoglobin lebih cepat seperti mengkonsumsi jus jambu biji merah setiap hari 1x 1 bersamaan dengan Fe. Tujuan : untuk mengetahui pengaruh tablet Fe disertai jus jambu biji merah pada ibu hamil anemia trimester III terhadap perubahan kadar Hemoglobin di Klinik Salman Medika. Metode : Penelitian ini bersifat quasi eksperimen dengan menggunakan Pre Post Test Control Group Design. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan total sampel 20 ibu hamil yaitu 10 ibu hamil kelompok kontrol dan 10 ibu hamil kelompok intervensi. Alat pengukuran Hemoglobin menggunakan quick check Hb. Anlisis Bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji paired t-test dan indenpendent t-test. Hasil penelitian Pre-post pada kelompok intervensi nilai p sebesar 0.000 (p<0.05) dan pada kelompok kontrol sebesar 0.102 (p> 0.05) . Hal ini menunjukkan bahwa hasil penelitian pre-post pada kelompok intervensi nilai p sebesar 0,000. Ada pengaruh pemberian tablet fe disertai jus jambu biji merah terhadap peningkatan kadar Hemoglobin ibu hamil trimester III. Kesimpulan : Pemberian Tablet Fe disertai Jus jambu biji merah mampu meningkatkan kadar hemoglobin selama kehamilan. Kata Kunci : Hemoglobin, Anemia, Ibu Hamil, Jus Jambu Biji Merah ABSTRACT Background : Anemia is a condition with a lack of red blood cells (erythrocytes) in the blood cycle or hemoglobin mass, so it cannot fulfill its funcation as an oxygen carrier for the entire tissue. Anemia often occurs in the third trimester, in the third trimester hemodilution occurs and a decrease in hemoglobin level begins at 10 weeks of gestation and reaches its peak between 32 and 36 weeks of gestation. Treatment to increase hemoglobin levels uses pharmacological and non-pharmalogical management, one of the pharmacological management is by giving vitamin C so that the process of absorption and formation of hemoglobin is faster, such as consumsing red guava juicy every day 1x1 along with Fe. Objective : To determine the effect of Fe tablets accompanied by red guava juice in third trimester anemic pregnant women on changes in hemoglobin levels at the Salman Medika Clinic. Method : This research is quasi-experimental in nature using Pre post test control group design. The sampling method in this study used purposive sampling with a total sample of 20 pregnant women, namely 10 pregnant woman in the control group and 10 pregnant women in the intervention group. Hemoglobin measurement tool uses quick check Hb. Bivariate analysis in this study used paired t-test and independet t-test. Result : Pre-post research in the intervention group p value was 0.000 (p<0.05) and in the control group was 0.102 (p>0.05). This shows that the result of pre-post research in the intervensi have a p value of 0.000. There is an effect of giving fe tablets accompanied by red guava juice on increasing hemoglobin levels in pregant women in the third trimester Conclusion : Giving Fe tablets accompanied by red guava juice can increase hemoglobin levels during pregnancy. Keywords : Hemoglobin, Anemia, Pregnant Women, Red Guava Juice.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIC DENGAN PEMBERIAN INTERVENSI RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT Siti Yunisatul Qibtiah; Kristina Everentia Ngasu; Juwita Adiningsih
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v5i1.4979

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan suatu manifestasi penyakit sistemik pada usia lanjut berupa gangguan peredaran darah ke otak yang meyebabkan defisit neurologik. Salah satunya adalah stroke non hemoragik Dimana gangguan stroke yaitu hemiparase sinistra ini perlu dilakukan intervensi tindakan keperawatan yang tepat seperti latihan penguatan sendi/Range Of Motion (ROM). Tujuan: Tujuan memberikan asuhan yang komprehensif dan khususnya tindakan ROM ini untuk memberikan perubahan kekuatan otot pada pasien.Metode: Menggunakan metode studi kasus yang melibatkan satu pasien stroke hemoragik. Latihan ROM dilakukan dengan mengukur kekuatan otot sebelum maupun sesudah intervensi dengan Manual Muscle Testing yang memiliki skala 0-5 dengan mengamati kekuatan otot pada pasien. Hasil: Masalah keperawatan utama pasien adalah gangguan mobilitas fisik ditandai dengan hemiparesis sinistra, kekuatan otot ektremitas atas sinistra 1 dan ekstremitas bawah sinistra 2. Setelah dilakukan intervensi selama 3 hari berupa latihan ROM pasif, Hasil kekuatan otot ekstremitas atas dan bawah bagian sinistra meningkat menjadi 2 dan 4. Kesimpulan: Pemberian latihan ROM pasif dapat meningkatkan kualitas hasil asuhan perawatan, salah satunya adalah meningkatkan kekuatan otot. Diharapkan studi kasus ini dapat dikembangkan dengan mengombinasikan latihan ROM pasif dengan intervensi lain seperti terapi menggenggam bola karet. Saran: Diharapkan dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengatasi hambatan rentang gerak pasien
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CEDERA KEPALA SEDANG (CKS) POST OP CRANIOTOMY DENGAN TERAPI MUROTAL DALAM MENGONTROL INTENSITAS NYERI DIRUANG ANGGREK C RSUD KABUPATEN TANGERANG Windi Pebriyanti; Imas Sartika; Nurfadila, Nurfadila
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v5i1.4981

Abstract

Latar Belakang: Cedera kepala merupakan kejadian trauma yang melibatkan structural kepala yakni ekstrakranial, tulang tengkorak dan juga intracranial atau jaringan otak diakibatkan oleh suatu kejadian salah satunya karena kecelakaan lalu lintas. Pasien cedera kepala ringan memiliki gejala yang salah satunya adalah nyeri yang terjadi pada kepala sehingga menimbulkan nyeri. Merupakan perasaan yang tidak menyenangkan yang di alami oleh individu, untuk mengontrol nyeri dengan Metode non-farmakologis salah satunya yaitu terapi murotal merupakan jenis terapi auditori yang merupakan unsur suara manusia untuk menstimulus tubuh menentukan hormon-hormon stres, dan mengeluarkan homon endorphin yang berfungsi meningkatkan mood, sehingga mampu merubah respon penerimaan individu terhadap nyeri serta meningkatkan perasaan rileks. Prevalensi yang didapatkan berdasarkan buku register pasien diruang anggrek C RSUD Kabupaten Tangerang, pasien cedera kepala sedang dari awal tahun sampai juli 2024 terdapat 90 pasien. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui Asuhan Keperawatan pada Pasien Cedera Kepala Sedang (CKS) Post Craniotomy dengan terapi muroratal dalam mengontrol intensitas nyeri. Metode Penelitian: Mengimplementasikan terapi murotal dalam mengontrol intensitas nyeri cedera kepala sedang. Hasil Penelitian: Hasil implementasi dan evaluasi selama 3 hari dengan intervensi penerapan terapi murotal ada perubahan secara objektif dan subjektif pada pasien Cedera Kepala Sedang (CKS) Post Craniotomy serta perubahan skala nyeri sebelumnya 6 dan sesudah diberikan terapi murotal menjadi 2 skala nyeri. Kesimpulan: Terdapat penurunan intensitas nyeri Cedera Kepala Sedang (CKS) Post Craniotomy setelah dilakukan terapi murotal. Saran: Diharapkan dapat digunakan sebagai alternative untuk mengurangi nyeri.
GAMBARAN FUNGSI MANAJEMEN PENGARAHAN KEPALA RUANGAN DENGAN KINERJA PERAWAT DALAM MENERAPKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG ANGGREK A RSU KAB TANGERANG Zamilah, Wardatul; Jaenudin Saputra
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v5i1.4982

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Manajemen keperawatan merupakan suatu proses menyelesaikan suatu pekerjaan melalui perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan, proses keperawatan secara singkat diartikan sebagai proses pelaksanaan pelayanan keperawatan melalui upaya staf keperawatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Tujuan: Untuk mengetahui lebih dalam Gambaran Fungsi Manajemen Pengarahan Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat Dalam Menerapakan Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Anggrek A Rsu Kab Tangerang. Metode Penelitian: Penelitian ini dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data ini dilakukan proses wawancara. Hasil: Pengimplentasian dengan melalui wawancara kepada kepala ruangan didapatkan bahwa kepala ruangan telah melakukan manajemen fungsi pengarahan kepada tim keperawatan dan selalu memberikan motivasi kepada tim keperawatan dalam meningkatkan pengetahuan keterampilan dan sikap. Kesimpulan: Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan pada tanggal 08 Juli 2024 kepada kepala ruang bagaimana cara pengarahan kepala ruang kepada tim keperawatan, bahwa fugsi manajemen pengarahan di Ruang Anggrek A sudah dilakukan dengan baik oleh kepala ruangan Kata kunci: Kepala Ruang, Manajemen Fungsi Pengarahan ABSTRACK Introducion: Nursing management is a process of completing work through planning, organizing, directing and supervising, the nursing process is briefly defined as the process of implementing nursing services through the efforts of nursing staff to achieve predetermined goals. Purpose: To find out more about the description of the direction management function of the head of the room and the performance of nurses in implementing nursing care in the Anggrek A Inpatient Room, Tangerang District Hospital. Research Methods : Research uses a case study approach, data collection is carried out through an interview proces. Results: The results of implementation through interviews with the head of the room showed that the head of the room had carried out the management function of directing the nursing team and always providing motivation to the nursing team in improving knowledge, skills and attitudes. Conclusion: Based on the results of interviews conducted on 08 July 2024 with the head of the room on how the head of the room directed the nursing team, the direction management function in Anggrek Room A had been carried out well by the head of the room. Keywords: Head of Space, Management Direction Function
ASUHAN KEPERWATAN PADA PASIEN ANAK GASTROENTEROTIS AKUT (GEA) DENGAN PEMBERIAN WATER TEPID SPONGE UNTUK MENURUNKAN DEMAM DIRUANG DAHLIA BAWAH RSU KABUPATEN TANGERANG Friesca Berlianie Poetri; Rianti, Rianti; Siti Napsiah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v5i1.4983

Abstract

Definisi : Gastroenteritis Akut (GEA) merupakan suatu kondisi buang air besar yang tidak normal yaitu lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi tinja yang encer dapat disertai atau tanpa disertai darah atau lendir sebagai akbiat dari terjadinya proses inflamasi pada lambung atau usus. Rumusan Masalah : “Bagaimana asuhan keperawatan pada pasien anak gastroenteritis akut (GEA) dengan pemberian water tepid sponge untuk menurunkan demam”. Tujuan : Untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien Gastroenteritis Akut (GEA) dan untuk mengetahui efektifitas terapi water tepid sponge terhadap penuruanan demam (hipertermi) pada anak di ruang dahlia bawah RSU Kabupaten Tangerang. Metode : Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan pada satu orang anak yang menderita Gastroenteritis Akut (GEA) yang mengalami peningkatan suhu tubuh dengan menggunakan intervensi water tepid sponge. Hasil : Adanya penurunan suhu tubuh setelah dilakukan pemberian water tepid sponge selama 3 hari di ruang dahlia bawah RSU Kabupaten Tangerang. Kesimpulan : Pemberian water tepid sponge efektif digunakan dalam menurunkan demam (hipertemi) pada pasien dengan masalah Gastroenteritis Akut (GEA).
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH DI GRAHA MARFATI TANGERANG Komalasari, Umi; Siti Robeatul Adawiyah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v5i1.4984

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Lanjut usia merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan pada setiap individu dimana dalam setiap proses ini terjadi perubahan fisik maupun berpengaruh pada berbagai fungsi dan kemampuan tubuh yang pernah dimilikinya. Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menganggu metabolic tubuh ditandai kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin. Prevensi Diabetes memprediksi Indonesia akan mengalami kenaikan penderita diabetes melitus sekitar 21,3 juta pada tahun 2030, hasil pengkajian didapat 6 lansia mengalami Diabetes Melitus di Graha Martfati Tangerang. Salah satu cara menangulanginya dengan pemeberian Jus Buah Naga Merah. Tujuan Penelitian : untuk megetahui pengaruh pemberian Jus Buah Naga terhadap penurunan kadar glukosa darah. Metode : studi kasus (case study) pada seorang pasien penderita Diabetes Melitus dengan mengonsumsi jus buah naga. Hasil Penelitian : hasil penurunan menunjukan terjadi penurunan kadar glukosa darah setelah pemberian Jus Buah Naga Merah selama 7 hari dari 320 mg/Dl – 190 mg/Dl, maka disimpulkan pemberian jus buah naga memiliki pengaruh terhadap penurunan kadar glukosa darah. Kata Kunci : Lansia, Diabetes Melitus, Jus Buah Naga, Kadar Glukosa Darah.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN PEMBERIAN INTERVENSI SENAM KAKI DIABETESES MELITUS DI RUANG YUDISTIRA RSUP.DR.SITANALA TAHUN 2024 Putri, Nur’Aeni; Kristna Everentia Ngasu; Juwita Adiningsih
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v5i1.4985

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Di Indonesia beberapa kelompok Penyakit tidak menular menunjukkan kecenderungan meningkat yaitu hipertensi, penyakit jantung, stroke dan diabetes. Diabetes melitus merupakan penyakit kronis berupa gangguan metabolisme yang dipengaruhi oleh kekurangan hormon insulin dan gula darah meningkat di atas nilai normal. Pada pengidap diabetes komplikasi yang paling sering dialami adalah komplikasi pada kaki yang kini disebut kaki diabetes. Senam kaki diabetik sangat bermanfaat untuk meningkatkan aliran darah dan mencegah komplikasi kronis. Senam kaki salah satu terapi yang dapat di berikan untuk mengatasi Diabetes Melitus. Tujuan: untuk diketahuinya gambaran penerapan intervensi dan memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif pada senam kaki diabetes. Metode: Studi observasional desain yaitu studi analitik di mana pada karya tulis ilmiah ini akan mengamati dan menganalisis suatu latihan senam kaki. Hasil penelitian: Terapi senam kaki pada Ny. Y dapat melakukan senam kaki diabetes secara mandiri. Kesimpulan: senam kaki diabetes bisa diterapkan pada pasien diabetes melitus yang mengalami gangguan aliran darah perifer. Kata kunci: Diabetes melitus, senam kaki diabetes, Asuhan keperawatan diabetes melitus.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue