cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
LAPORAN HASIL PRAKTIK PROFESI NERS ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS DI RW 03 KELURAHAN KERONCONG KECAMATAN JATIUWUNG KOTA TANGERANG Adawiyah, Siti Robeatul; Lia Barokah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v4i5.4906

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Keperawatan kesehatan komunitas adalah pelayanan keperawatan professional yang diberikan secara holistik (bio, psiko, sosio dan spiritual) serta difokuskan pada kelompok risiko tinggi yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan melalui upaya promotif dan preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif dengan melibatkan komunitas sebagai mitra dalam menyelesaikan masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat. Tujuan penelitian: Untuk memberikan gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan komunitas dengan hipertensi di RW 03 Keroncong Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang. Desain penelitian: Pengambilan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner, wawancara, dan observasi. Setelah data terkumpul dilakukan pengelompokan data sesuai dengan jumlah KK yang terdapat pada RW 03 Keroncong Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang. Hasil penelitian: Berdasarkan data didapatkan distribusi frekuensi tekanan darah di RW 03 Kelurahan Keroncong Kecamatan Jatiuwung Tahun 2024 yaitu (55.9%) dengan hipertensi, sebanyak (31.2%) dengan diabetes melitus dan sebanyak (12.9%) dengan kasus gastritis. Kata Kunci : Keperawatan Komunitas, Masyarakat, Hipertensi, Diabetes Mellitus, Gastritis. ABSTRACK Background: Community health nursing is a professional nursing service provided holistically (bio, psycho, socio and spiritual) and focused on high-risk groups that aims to improve health through promotive and preventive efforts without ignoring curative and rehabilitative by involving the community as partners in solving health problems that occur in the community. Research objective: To provide an overview of the implementation of community nursing care with hypertension in RW 03 Keroncong, Jatiuwung District, Tangerang City. Research design: Data collection was carried out by distributing questionnaires, interviews, and observations. After the data was collected, the data was grouped according to the number of families in RW 03 Keroncong, Jatiuwung District, Tangerang City. Research results: Based on the data, the distribution of blood pressure frequency in RW 03 Keroncong Village, Jatiuwung District in 2024 was (55.9%) with hypertension, (31.2%) with diabetes mellitus and (12.9%) with gastritis cases. Keywords: Community Nursing, Society, Hypertension, Diabetes Mellitus, Gastritis
MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA (MMD I dan MMD II) SERTA IMPLEMENTASI PRAKTIK PROFESI KEPERAWATAN KOMUNITAS DI RW 04 RT 04 KELURAHAN KERONCONG KECAMATAN JATIUWUNG Nuraisyah, Lis; Siti Robeatul Adawiyah; Dwi Andrianto
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v4i5.4913

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Keperawatan adalah suatu bentuk layanan kesehatan profesional dan bagian integral dari layanan kesehatan yang berlandaskan ilmu dan kiat keperawatan berbentuk bio, psiko, sosial, dan spritual. Komunitas adalah kelompok sosial yang tinggal dalam suatu tempat, saling berinteraksi satu sama lain, saling mengenal serta mempunyai minat dan interest yang sama (WHO). Komunitas adalah kelompok dari masyarakat yang tinggal di suatu lokasi yang sama dengan dibawah pemerintahan yang sama, area atau lokasi yang sama dimana mereka tinggal. Dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat terfokus pada peningkatan kesehatan dalam kelompok masyarakat. Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dapat dimulai dari indvidu, kelompok sampai tingkat RT/RW. Di wilayah Kp. Keroncong RT 04 RW 04 Kelurahan Keroncong Jatiuwung Tangerang dengan jumlah 150 KK. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh Teknik senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: penulis menggunakan metode Teknik senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Terapi ini dilakukan selama 30 menit, sebanyak 2 kali dalam seminggu. Hasil Penelitian: Teknik senam hipertensi yang dilakukan terhadap hasil yang signifikan yaitu berupa penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi yang dilakukan pada warga di RW 04 Keroncong. Kesimpulan: hasil implementasi yang dilakukan yaitu mendapatkan hasil yaitu Teknik senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Tekanan Darah, Senam anti Hipertensi. ABSTRACK Background: Nursing is a form of professional health service and an integral part of health services based on bio, psycho, social and spiritual nursing knowledge and tips. A community is a social group that lives in one place, interacts with each other, knows each other and has the same interests and interests (WHO). A community is a group of people who live in the same location under the same government, the same area or location where they live, a social group that has the same interests. To improve the level of public health, it can start from individuals, groups to the RT/RW level. In the area of ​​Kp. Keroncong RT 04 RW 04 Keroncong Jatiuwung Tangerang Village with 150 familie. Purpose: to determine the effect of hypertension exercise techniques on reducing blood pressure in hypertensive sufferers. Method: The author uses the hypertension exercise technique method to reduce blood pressure in hypertensive sufferers. This therapy is carried out for 30 minutes, 2 times a week. Research Results: The hypertension exercise technique carried out had significant results, namely reducing blood pressure in hypertension sufferers, which was carried out on residents in RW 04 Keroncong. Keywords: Hypertension, Blood Pressure, Anti-Hypertension Exercises.
LAPORAN HASIL PRAKTIK PROFESI KEPERAWATAN KOMUNITAS DI RT 03 RW 06 KELURAHAN KERONCONG KECAMATAN JATIUWUNG Adawiyah, Siti Robeatul; Rina Puspitasari; Lis Nuraisyah; Muhamad Qurtusi Yasin
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Komunitas adalah kelompok dari masyarakat yang tinggal di suatu lokasi yang sama dengan dibawah pemerintahan yang sama, area atau lokasi yang sama dimana mereka tinggal, kelompok sosial yang mempunyai interest yang sama. Rw 06 desa ledug kecamatan jatiuwung kelurahan keroncong kota tangerang tediri dari 4 rt dengan jumah sampel 98 dengan jumlah kk 456.Tujuan Penelitian :untuk mmeberian pelaksanaan asuhan keperawatan komunitas di rw 06 kp. Kedug kecamatan jatiuwung kota tangerang banten. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif.. Hasil penelitian : Berdasarkan pengambilan data dan masalah yang ada dimasyarakat didapatkan prioritas masalah yaitu tingkat pengetahuan yang baik di rw 06 6 orang (30%) dan yang tidak baik sebanyak (70%).Kesimpulan :pada warga rw 06 setelah diberikan pendidikan kesehatan dan tindakan nonfarmokologis tentang jus buah naga warga rw 06 mengerti tentang cara atau impelemtasi yang diberikan oleh mahasiswa. Saran : Diharapkan pada masyarakat kp. ledug khususnya rw 06 dapat memelihara kesehatan lebih baik lagi dari sebelumnya. Kata Kunci : Kesehatan keluarga, komunitas ABSTRACT Background: A community is a group of people who live in the same location under the same government, the same area or location where they live, a social group that has the same interests. Rw 06, Ledug village, Jatiuwung sub-district, Keroncong sub-district, Tangerang city consists of 4 wards with a sample size of 98 with a total of 456 families. Research objectives: to provide the implementation of community nursing care in RW 06 KP. Kedug, Jatiuwung sub-district, Tangerang city, Banten. Research Method: This research uses quantitative methods. Research results: Based on data collection and existing problems in the community, it was found that priority problems were the level of good knowledge in rw 06 6 people (30%) and those that were not good as much as (70%). Conclusion: to the residents of rw 06, after being given health education and non-pharmacological measures about dragon fruit juice, the residents of rw 06 understood the method or implementation given by the students. Suggestion: It is hoped that the KP community. ledug, especially rw 06, can maintain better health than before. Keywords: Family health, community
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Metode Simulasi Terhadap Pengetahuan Personal Hygiene Kewanitaan Pada Siswi Kelas X SMA Negeri Jenggawah Agustin, Aniesah Dwi; Asmuji, Asmuji; Dwi Yunita Haryanti
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v4i5.4932

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Menjaga kesehatan reproduksi menjadi penting karena berkaitan dengan bagaimana kita menjamin kelangsungan hidup manusia dari satu generasi ke generasi berikutnya, agar generasi berikutnya memiliki kualitas yang lebih baik dari generasi saat ini. Kebersihan sistem reproduksi yang tidak terjaga dapat menimbulkan terjadinya infeksi yang mengakibatkan penyakit. Selain itu, dapat mengganggu aktivitas seksual hingga berisiko terjadinya penyakit menular seksual. Kurangnya pengetahuan tentang cara merawat diri khususnya di daerah reproduksi wanita juga dialami oleh siswi SMA Negeri Jenggawah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masalah pendidikan kesehatan kepada siswi SMA Negeri Jenggawah khususnya tentang personal hygiene kewanitaan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimental dengan bentuk pre and post test without control. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas X SMA Negeri Jenggawah dengan jumlah 166 siswi. Sampel penelitian sebanyak 36 siswi dengan teknik cluster sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuisioner dan analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian: Hasil uji paired sample t-test pengetahuan siswi tentang personal hygiene kewanitaan sebelum dan sesudah mendapatkan pendidikan kesehatan didapatkan p value 0.000 < 0.005. Kesimpulan: terdapat pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode simulasi terhadap pengetahuan personal hygiene kewanitaan pada siswi kelas X SMA Negeri Jenggawah. Kata Kunci: Pendidikan kesehatan, Metode simulasi, Pengetahuan, Personal hygiene kewanitaan. Abstrac Background: Maintaining reproductive health is crucial as it relates to ensuring human survival from one generation to the next, with the aim of improving the quality of future generations. Poor hygiene of the reproductive system can lead to infections resulting in diseases. Additionally, it can interfere with sexual activity and increase the risk of sexually transmitted diseases. Lack of knowledge about self-care, particularly in the female reproductive area, is also experienced by students at Jenggawah State High School. This study aims to analyze the issue of health education for female students at Jenggawah State High School, specifically regarding female personal hygiene. Method: This study is a pre-experimental research with a pre and post-test without control design. The population consists of 166 10th grade female students at Jenggawah State High School. The sample includes 36 students selected through cluster sampling. Data collection was conducted using questionnaires, and data analysis employed the t-test. Results: The paired sample t-test results for students' knowledge of female personal hygiene before and after receiving health education showed a p-value of 0.000 < 0.005. Conclusion: There is a significant effect of health education using the simulation method on the knowledge of female personal hygiene among 10th grade students at Jenggawah State High School. Keywords: health education, simulation method, knowledge, female personal hygiene.
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PEMBERIAN INTERVENSI TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT DENGAN CAMPURAN GARAM TERHADAP ENURUNAN TEKANAN DARAH DI GRAHA LANSIA MARFATI TANGERANG Fitria Cahyani Lestari; Siti Robeatul Adawiyah; Regina Windyastuti
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v4i5.4943

Abstract

Latar Belakang : Lansia merupakan kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. Kelompok yang dikategorikan Lansia ini akan terjadi suatu proses yang disebut Aging Process atau proses penuaan. Hipertensi adalah keadaan seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian atau mortalitas. Menurut data dari Kementrian Kesehatan Indonesia (Kemenkes) angka prevalensi hipertensi di indonesi mencapai 34,11% dari populasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan kepada 10 orang lansia didapatkan hasil sebanyak 3 lansia menderita hipertensi. Salah satu cara mengatasinya bisa dengan Terapi Rendam Kaki Air Hangat Dengat Campuran Garam. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui apakaha ada pengaruh terapi rendam kaki air hangat dengan campuran garam tehadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode Penelitian : Studi kasus (case study) pada seorang lansia dengan Hipertensi. Analisa data menggunakan analisis deskriptif. Terapi rendam kaki air hangat dengan campuran garam ini dilakukan selama 3x dalam seminggu dengan durasi 15-20 menit, serta air bersuhu 33-370C. Hasil Penelitian : Hasil penerapan menunjukkan terdapat penurunan tekanan darah setelah pemberian terapi rendam kaki air hangat dengan campuran garam selama 3x dalam seminggu. Pada pertemuan pertama tekanan darah dari 148/95 mmHg menjadi 145/92 mmHg, pada pertemuan kedua tekanan darah dari 142/90 mmHg menjadi 139/92 mmHg, dan pada pertemuan ketiga tekanan darah dari 138/83 menjadi 135/80 mmHg. Maka dapat disimpulkan Terapi Rendam Kaki Air Hangat berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita Hipertensi.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN IDIOPATIC THROMBOCYTOPENIC PURPURA (ITP) DENGAN TERAPI AKTVITAS BERMAIN STORY TELLING TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN DIRUANG DAHLIA BAWAH RSUD KABUPATEN TANGERANG Fatikasari, Hany; Ns.Rianti,S.Kep.,M.Kep; Ns.Siti Napsiah,S.Kep
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v4i5.4948

Abstract

ABSTRAK Definisi: ITP adalah singkatan dari Idiopathic Thrombocytopenic Purpura. Idiopathic berarti tidak diketahui penyebabnya. Thrombocytopenic berarti darah yang tidak cukup memiliki keping darah (trombosit). Rumusan Masalah: “Bagaimanakah asuhan keperawatan pada pasien Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP) dengan pemberian intervensi terapi story telling terhadap peningkatan kecemasan”. Tujuan: Gambaran umum tentang asuhan keperawatan pada pasien Immune Thrombocytopenic Purpura (ITP) dengan pemberian intervensi terapi story telling terhadap peningkatan kecemasan”. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan kuesioner HARS terdiri dari 14 item pertanyaan untuk mengukur tanda adanya kecemasan pada anak dan orang dewasa.setelah dilakukan inovasi pemberian terapi bermain story telling pada penyakit ITP Idiopatic Thrombositopenic Purpura terhadap penurunan Tingkat kecemasan dari berat menjadi ringan. Hasil penelitian: Berdasarkan karya tulis ilmiah di atas tentang penanganan Tingkat kecemasan pada penyakit ITP atau Idiopatic Thrombositopenic Purpura dengan intervensi pemberian terapi bermain story telling dapat disimpulkan bahwa terapi bermain story telling secara bermakna dapat menurunkan Tingkat kecemasan pada anak. Kata kunci: Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP), Story telling, kecemasan ABSTRACT Definition: ITP stands for Idiopathic Thrombocytopenic Purpura. Idiopathic means the cause is unknown. Thrombocytopenic means that the blood does not have enough blood pieces (platelets). Problem Formulation: “How is nursing care for patients with Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP) by providing story telling therapy interventions to increase anxiety”. Objective: An overview of nursing care in patients with Immune Thrombocytopenic Purpura (ITP) by providing story telling therapy interventions to increase anxiety”. Research method: This study used the HARS questionnaire consisting of 14 question items to measure signs of anxiety in children and adults. After the innovation of providing story telling play therapy in ITP Idiopathic Thrombocytopenic Purpura disease to reduce the level of anxiety from severe to mild. Research results: Based on the above scientific paper on the treatment of anxiety levels in ITP or Idiopathic Thrombocytopenic Purpura disease with the intervention of providing story telling play therapy, it can be concluded that story telling play therapy can significantly reduce anxiety levels in children. Keywords: Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP), Story telling, anxiety.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST OPERASI ABSES SUBMANDIBULA DENGAN PEMBERIAN INTERVENSI AROMATERAPI LEMON TERHADAP PENURUNAN NYERI Nurfitriani, Firda; Imas Sartika; Nurfadila, Nurfadila
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v4i5.4957

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Abses submandibula adalah terbentuknya abses (penumpukan nanah) pada ruang potensial di regio submandibula yang disertai dengan nyeri, yang harus segera ditangani dengan pembedahan untuk mengeluarkan abses. Tujuan Penelitian : Mahasiswa mampu memberikan asuhan keperawatan secara langsung pada pasien post operasi abses submandibula. Metode : Studi kasus dengan melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dan subjek yang digunakan dalam penulisan asuhan keperawatan ini merupakan pasien post operasi abses submandibula yang mengalami masalah keperawatan nyeri akut. Hasil Penelitian : Pada studi kasus ini menunjukkan bahwa pasien mengalami penurunan skala nyeri dari (0-10) sebelum diberikan intervensi aromaterapi lemon berada pada skala 5, kemudian menjadi skala 2 setelah diberikan aromaterapi lemon selama 3 hari. Kesimpulan : Aromaterapi lemon ini efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi abses submandibula. Kata Kunci: Abses Submandibula; Aromaterapi Lemon ; Nyeri Akut ABSTRACT Background: Submandibular abscess is the formation of an abscess (accumulation of pus) in a potential space in the submandibular region accompanied by pain, which must be treated immediately with surgery to remove the abscess. Research Objectives: Students are able to provide direct nursing care to post-operative patients with submandibular abscess. Method: Case study by implementing nursing care on patients and the subjects used in writing this nursing care are post-operative patients with submandibular abscesses who experience acute pain nursing problems. Research Results: In this case study, it shows that the patient experienced a decrease in the pain scale from (0-10) before being given the lemon aromatherapy intervention to a scale of 5, then to a scale of 2 after being given lemon aromatherapy for 3 days. Conclusion: Lemon aromatherapy is effective in reducing pain intensity in post-operative patients with submandibular abscess. Keywords: Submandibular Abscess; Lemon Aromatherapy; Acute Pain
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA PASIEN ASAM URAT (GOUT ARTHRITIS) DENGAN INTERVERENSI PEMBERIAN JUS APEL TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT DI PANTI WERDHA MARFATI TANGERANG GERIATRIC NURSING CARE FOR PATIENTS WITH GOUT ARTHRITIS WITH APPLE JUICE INTERV Adawiyah, Sufia Al; Siti Robeatul Adawiyah; Regina Windyastuti
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v4i5.4969

Abstract

ABSTRACT/ABSTRAK Background: According to data from the World Health Organization, the prevalence of gout arthritis worldwide is quite high at 34.2%. Gout arthritis often occurs in developed countries such as the United States. Based on data, the prevalence of gout arthritis in the United States is 13.6% per 100,000 population. The prevalence of hyperuricemia in developing countries such as China and Taiwan continues to increase annually. Objective: This study aims to determine the effect of apple juice consumption on reducing uric acid levels. Method: Apple juice was administered as 100 ml of water with one apple daily for 6 days, once a day, administered directly, with uric acid levels measured pre- and post-intervention. Results: Apple juice consumption resulted in a decrease in uric acid levels over the 6-day period as assessed by pre- and post-intervention uric acid measurements. The initial uric acid level before apple juice consumption was 7.6 mg/dl, and after 6 days of apple juice consumption, it decreased to 5.1 mg/dl. Conclusion: The study demonstrates the influence of apple juice consumption on reducing pre- and post-intervention uric acid levels. The initial uric acid level was 7.6 mg/dl before apple juice consumption and decreased to 5.1 mg/dl after the intervention.Kata Kunci : Apple Juice, elderly, uric acid, lansia, jus apel, asam urat
EFEKTIFITAS PEMBERIAN INTERVENSI FISIOTERAPI DADA PADA PENDERITA PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) UNTUK MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN DI RUANG PERAWATAN UMUM (RPU 1) RS AN-NISA TANGERANG Setyorini, Nur Fitria; Meynur Rohmah; Elidia Dewi
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v4i5.4971

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas kronis di seluruh dunia, banyak orang menderita penyakit ini selama bertahun-tahun dan meninggal sebelum waktunya atau akibat komplikasinya. Laporan Global Initiatives for Chronic Obstructive Lung Disease menyebutkan bahwa faktor risiko PPOK paling umum adalah asap rokok dan polusi udara, yang berasal dari partikel kimia, gas industri atau rumah tangga. Jumlah penderita PPOK di Indonesia diperkirakan terdapat 4,8 juta orang dengan prevalensi 5,6% menurut data dari Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan PPOK di Indonesia yang diterbitkan oleh PDPI tahun 2023. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh teknik fisioterapi dada terhadap peningkatan saturasi oksigen pada penderita penyakit paru obstruktif kronik. Metode: penulis menggunakan metode teknik fisioterapi dada terhadap proses peningkatan saturasi oksigen oksigen pada penderita penyakit paru obstruktif kronik. Terapi ini dilakukan selama 15 menit, sebanyak 3 kali dalam seminggu. Hasil Penelitian: Teknik fisioterapi dada yang dilakukan pada Tn. E berpengaruh dalam peningkatan saturasi oksigen oksigen. Kesimpulan: hasil implementasi yang dilakukan pada Tn. E mendapatkan hasil yaitu Teknik fisioterapi dada dapat mempengaruhi peningkatan saturasi oksigen pada penderita PPOK. Kata Kunci: penyakit paru obstruktif kronik, saturasi oksigen, fisioterapi dada. ABSTRACK Background: Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a major cause of chronic morbidity and mortality worldwide, many people suffer from this disease for years and die prematurely or due to its complications. The Global Initiatives for Chronic Obstructive Lung Disease report states that the most common risk factors for COPD are cigarette smoke and air pollution, which comes from chemical particles, industrial or household gases. The number of COPD sufferers in Indonesia is estimated to be 4.8 million people with a prevalence of 5.6% according to data from the Guidelines for Diagnosis and Management of COPD in Indonesia published by PDPI in 2023. Objective: to determine the effect of chest physiotherapy techniques on increasing oxygen saturation in sufferers of chronic obstructive pulmonary disease. Method: The author uses chest physiotherapy techniques to increase oxygen saturation in sufferers of chronic obstructive pulmonary disease. This therapy is carried out for 15 minutes, 3 times a week. Research Results: Chest physiotherapy techniques performed on Mr. E has an effect on increasing oxygen saturation. Conclusion: the results of the implementation carried out on Mr. E obtained the results, namely that chest physiotherapy techniques can influence the increase in oxygen saturation in COPD sufferers. Keywords: chronic obstructive pulmonary disease, oxygen saturation, chest physiotherapy.
Pengaruh Stres Kerja Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan SLBN 1 (SLBN) Kota Pasuruan Yunus, Ikhwan Yunus; Nurul Akramiah; Dyajeng Puteri Woro Subagio
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v4i5.4972

Abstract

Abstrak Kinerja karyawan di SLBN 1 Kota Pasuruan terkait kinerja para karyawan yang kurang maksimal yang disebabkan stress kerja dan kompetensi yang ada. yang tidak setimpal dengan kinerja yang dilakukan dan akibat kinerja yang melebihi batas waktu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh stres kerja dan kompetensi terhadap kinerja karyawan SLBN 1 Kota Pasuruan. Populasi yang digunakan adalah karyawan SLBN1 Kota Pasuruan dengan metode sampling yaitu probability. Menggunakan rumus arikunto, dengan jumlah sampel sebanyak 34 responden. Analis yang digunakan adalah Uji Instrumen, Analisis Deskripsi, Uji Asumsi klasik, Analisis Regresi Linier Berganda, Analisis Koefisien Determinasi Dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Stres Kerja dan Kompetensi secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan SLBN 1 Kota Pasuruan dengan nilai sig. 0,000<0,05. 2) Stres Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan SLBN 1 Kota Pasuruan dengan nilai sig.0,001<0,05. 3) Kompetensi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan SLBN 1 Kota Pasuruan dengan nilai sig.0,000<0,05. 3) dengan nilai R Square 0.714 atau 71.4%. Kata Kunci : Stres Kerja, Kompetensi, Kinerja karyawan

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue