cover
Contact Name
Sularno
Contact Email
soelarno@unidha.ac.id
Phone
+6288270875130
Journal Mail Official
jurnal.ittc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran dalam no.24d, Kota Padang, Sumatera Barat 25112
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik
Published by CV ITTC Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30256445     DOI : https://doi.org/10.47233/jiksp
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, dengan E-ISSN : 3025-6445, adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh CV.ITTC INDONESIA, dan bersifat open accsess dan proses penerbitan artikelnya melalui proses review. Jurnal ini memublikasikan artikel-artikel yang berkaitan dengan Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial. Pengajuan naskah terbuka sepanjang tahun, naskah harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Hubungan Masyarakat, Periklanan, Manajemen Komunikasi dan Media, Sosiologi dan ditulis dengan mengikuti pedoman penulisan jurnal. Jurnal ini terbit 1 tahun 4 kali ( January, April, August and December)
Articles 347 Documents
Phenomenological Analysis of Communication Patterns of Prospective Brides in Determining the Quantity of Dowry Based on Community Problems Putri Munawwarah; Kurrniawati, Dewi
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 2 (2023): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i2.433

Abstract

This research discusses the phenomenological analysis of communication patterns of prospective brides and grooms in determining the quantity of dowry based on the problems of a case study community in the Acehnese tribe. The aim of this research is to analyze the determination of the quantity of dowry from prospective brides and the determination of the quantity of dowry based on problems that exist in society such as committing immoral acts in order to carry out forced marriages without dowry with the habit of taking the law into their own hands. This research focuses on the prospective bride, prospective groom and the parties involved. This research is a literature study method research by collecting library data, reading, taking notes and processing research materials. The results obtained are that to eliminate community problems, good communication patterns need to be implemented with prospective brides and grooms, families and traditional leaders.
Peran Komunikasi Organisasi Di KBIHU An-Nabawiy Medan Dalam Membentuk Kesiapan Jamaah Calon Haji Di Kota Medan Harmaini, Yulie Hanna
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 2 (2023): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i2.457

Abstract

The Hajj and Umrah Guidance Group, hereinafter abbreviated to KBIHU, is a group that provides Hajj and Umrah guidance that has received permission from the Government. The presence of KBIHU really helps the government in providing services to prospective pilgrims who want to perform the Hajj or Umrah properly and perfectly according to the guidance of the Shari'a. KBIHU An-Nabawiy Medan, which has been established since 2005 in the city of Medan, consistently provides guidance on the Hajj and Umrah (manasik) pilgrimages every year. In carrying out its activities, KBIHU An.Nabawiy Medan carries out organizational communications at KBIHU to form the readiness of prospective pilgrims. The aim of this research is to find out how organizational communication at KBIHU An-Nabawiy Medan is carried out in shaping the readiness of prospective pilgrims in the city of Medan. This research was conducted at KBIHU An-Nabawiy Medan using a qualitative method with a descriptive approach, where the author tried to provide a description, explain and interpret the object being studied systematically. The data collection technique uses observation, interviews and documentation techniques, while the technique for determining informants uses purposive sampling techniques, namely the leadership of KBIHU An-Nabawiy, staff and Hajj pilgrims. Based on the research results, it can be concluded that in general organizational communication at KBIHU An-Nabawiy Medan, both internal and external, plays an important role in shaping the readiness of prospective Hajj pilgrims.
Persepsi Mahasiswa Ilmu Politik Terhadap Baliho Calon Legislatif Yati Fadilah; Petrick Stiven; Lili Hasanah; Muhammad Gilang Pratama
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 2 (2023): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i2.467

Abstract

This research aims to explore political science students' perceptions of the use of billboards for legislative candidates in the context of general elections in Indonesia. Involving 24 respondents, this research used quantitative methods with simple linear regression analysis to identify factors that influence students' perceptions of billboards for legislative candidates. The results of the questionnaire show that the majority of respondents agree or strongly agree with the influence of billboards in general elections, with the level of satisfaction with political decisions as the most dominant aspect. Although there are variations in opinion, the main conclusion is that billboards for legislative candidates have a significant influence in influencing the perceptions and decisions of political science voters. This research contributes to the understanding of democratic practices and participatory politics among political science students and provides a basis for improvement or innovation in the use of billboards for legislative candidates to make them more effective.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PELAYANAN PUBLIK: STUDI KASUS KOTA MEDAN SEBAGAI SMART CITY Anisya Hafila Hartono; Siti Rahma Br Ginting; Syarifuddin Pohan
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 2 (2023): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i2.484

Abstract

Implementasi teknologi informasi dalam pelayanan publik di Kota Medan sebagai bagian dari konsep Smart City menjadi topik yang menarik untuk diteliti. Dalam konteks global, kota-kota di seluruh dunia semakin berlomba untuk menjadi Smart City guna meningkatkan daya saing dan kualitas hidup warganya. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki relevansi yang signifikan karena dapat memberikan pandangan mendalam tentang potensi dan tantangan dalam implementasi teknologi informasi dalam pelayanan publik, khususnya di Kota Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan dan peningkatan dalam efisiensi pelayanan publik akibat dari implementasi teknologi informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan fokus pada tinjauan terhadap literatur-literatur, artikel ilmiah, buku, dan publikasi-publikasi terkait dari berbagai sumber. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk merinci pemahaman konseptual, teoritis, serta temuan-temuan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi teknologi informasi dalam pelayanan publik di Kota Medan memainkan peran krusial dalam mencapai tujuan Smart City. Efisiensi operasional, peningkatan aksesibilitas, dan respons yang lebih cepat terhadap kebutuhan masyarakat menjadi fokus utama dalam literatur-literatur yang membahas penerapan teknologi informasi di konteks serupa. Pemanfaatan teknologi informasi dapat meningkatkan ketersediaan informasi publik dan partisipasi masyarakat dalam urusan pemerintahan. Namun, terdapat juga tantangan terkait dengan ketidakmerataan akses di beberapa wilayah, terbatasnya sumber daya, tantangan keamanan data, serta resistensi terhadap perubahan yang perlu diatasi. Dengan mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi teknologi informasi, penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi pemerintah, lembaga akademis, dan sektor swasta untuk merancang kebijakan, program, dan inisiatif yang dapat memajukan Kota Medan menuju status Smart City yang berkelanjutan.
Kontribusi Bahasa Arab Di Media Massa dalam Penyebaran Dakwah Islam ., Burhanuddin; dkk, Ahmad Ridho,
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 2 (2023): September - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i2.490

Abstract

Bahasa Arab memiliki peranan penting dalam penyebaran dakwah Islam. Dalam proses penyebarannya, para pendakwah menggunakan bahasa Arab melalui media massa untuk menyebarkan ajaran agama Islam sebagai akibat dari adanya kemajuan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penggunaan bahasa Arab dalam media massa sebagai alat penyebaran dakwah Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara atau interview. Data hasil wawancara yang terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik analisis wacana kritis. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa bahasa Arab memiliki peran yang cukup penting dalam dunia dakwah di media massa. Arabic language is used in the Quran and Hadith, which are the sources of Islamic teachings. Arabic language contributes greatly to the process of preaching activities in mass media, including: adding a new dimension to the world of preaching, indicating reliability and showing the distinctive characteristics of a preacher. If the purpose of preaching is communicated internationally with the help of Arabic language, the message of preaching will be conveyed and understood perfectly by various segments of society, especially Muslims.
Mediasi Sebagai Model Penyelesaian Masalah Masyarakat Oleh Kepala Desa Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Hendrik; Bagio Kadaryanto; Irawan Harahap
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.545

Abstract

Penelitain ini bertolak dari adanya Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa mengatur tentang Peran Kepala Desa dalam penyelesaian permasalahan di masyarakat yang diharapkan saat ini sehingga menuntut adanya solusi dalam mengatasi permasalahan yang terjadi agar dapat diselesaikan dalam waktu yang sesingkatnya guna menciptakan rasa aman dan kenyamanan dalam masyarakat desa itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi mediasi sebagai model penyelesaian masalah berdasarkan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Hasil Pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kewenangan kepala desa dalam menjalankan hukum di desa adalah cara untuk mengontrol dan memperbaharui masyarakat desa. Pendekatan yang sah ini dijalankan dalam penerapan penyelesaian konflik oleh Kepala desa. Kepala Desa dalam menciptakan rasa aman dan tertib di masyarakat desa, sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh pemerintah, sehingga tidak semua masalah yang terjadi harus diselesaikan di pengadilan disebabkan adanya permasalahan yang dapat diselesaikan oleh Kepala Desa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Sebagai representasi dari Pasal 26 ayat 4 huruf k, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka Kepala Desa mempunyai kewajiban dalam menyelesaikan suatu perselisihan yang terjadi di masyarakatnya, salah satu cara yang ditempuh yaitu dengan penyelesaian melalau jalur non litigasi dengan model mediasi.
Analisis Pesan Moral Dalam Film “2037” Sinta Apriani; Choiriyah; Ahmad Harun Yahya
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.558

Abstract

Film is a communication medium in the form of entertainment. Apart from containing entertainment and being a communication medium, films are also full of meaningful values such as social, political, moral, religious and other values. Like in the film 2037, there is a moral message to be conveyed, related to the singing experienced by a female rapidana. This 126 minute film is directed by Mo Hong Jin. To find out the moral message in the film 2037, researchers formulated two problems as follows: (1) Are there scenes that contain a moral message in the film 2037? (2) What types of moral messages are contained in the film 2037? The method used is a qualitative approach with observation and documentation data collection techniques. The research analysis technique that the researcher uses is Charles Sanders Peirce's semiotic analysis which divides the discussion into signs, objects and interpretants. Researchers analyzed the selection of texts and images related to moral messages. In this research, it was concluded that in the film 2037 there are 9 scenes that contain a moral message. Where the representation/sign contains 6 scenes of the qualisign type, 1 scene of the sinsingn type and 3 scenes of the legisign type. Meanwhile, the objects are all index types and the interpretants are all rheme types. Of the nine scenes in the film 2037, the moral messages contained vary from love, self-respect, care, disappointment, sympathy, mutual help, responsibility, selfishness and gratitude.
Analisis Framing Pemberitaan Pelecehan Seksual Body Checking Finalis Miss Universe Indonesia 2023 di Media Kompas.com dan Detik.com Mipa Padila; M. Amin Sihabudin; Muslimin
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.559

Abstract

Adanya teknologi informasi telah memberikan kemudahan dalam mengakses dan memperoleh informasi melalui media online. Karena itu, komunikasi media massa mempunyai peluang khusus untuk menyampaikan informasi kepada Masyarakat.Media Kompas.com dan Detik.com merupakan media online yang mudah diakses kapan saja dan Dimana saja melalui internet, proses penyusunan berita disusun oleh jurnalis penyusunan berita mulai dari memilih fakta, Sumber, Pemakaian kata, Gambar, Sampai penyuntingan memberi peran bagaimana kebenaran tersebut adadi hadapan publik, termasuk dalam penyampaian kasus pemberitaan pelecehan seksual yang terjadi dikalangan Perempuan. Seperti yang tengah ramai di bahas yaitu sebuah ajang kecantikan Miss Universe Indonesia mengalami pelecehan pada kasus pelecehan seksual Body Cheking terhadap finalis Miss Universe Indonesia 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja aspek-aspek penilaian Miss Universe Indonesia dan untuk mengetahui bagaimana analisis framing pemberitaan pelecehan seksual finalis Miss Universe Indonesia 2023 di media Kompas.com dan Detik.com. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif pada analisis framing model dari Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam sebuah ajang kecantikkan Miss Universe Indonesia memiliki aspek beauty dan mempunyai cara tersendiri untuk mengasilkan aspek penilaian diri masing masing. Dan berdasarkan hasil penelitian di Media.com dan Detik.com menunjukkan bahwa secara sintaksiskedua media telah memenuhi unsur 5W+1H. Pada penyajian pemberitaan media Kompas.com lebih condong kepada pihak korban. Pada media Detik.com pemberitaan disampaikan sesuai secara detail, rinci dan sesuai fakta dan berimbang informasi yang disampaikan diambil dari pendapat korban dan terlapor. Masing masing media Kompas.com dan detik.com memiliki tematiknya tersendiri dan retoris pada media Kompas.com pada analisis gambar 1 dan 3 telah sesuai namun pada gambar kedua tidak sesuai dengan isi berita, dimedia detik.com semua gambar telah sesuai dengan isi berita.
Peran Citizen Journalism Dalam Pemberitaan Isu Sosial (Studi Akun Instagram @Palembangsekilasinfo) Silvia Anggraini; Sumaina Duku; Ahmad Harun Yahya
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.562

Abstract

Kemajuan pesat pada teknologi digital kini berdampak pada setiap aspek kehidupan, termasuk praktik jurnalisme. Dengan berkembangnya media massa (tradisional), kebutuhan akan informasi pun semakin meningkat sehingga lahirlah media online berbasis internet. Internet memungkinkan pertukaran informasi secara cepat dan komprehensif. Perubahan ini akan memudahkan siapa pun, di mana pun, untuk tetap mendapatkan informasi terkini. Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan informasi, media massa utama saat ini dianggap belum cukup mampu menjadi penyalur suara masyarakat, khususnya kelompok marginal dan kurangnya kepedulian terhadap komunitas adat terpencil. Oleh karena itu, Citizen Journalism atau diartikan sebagai jurnalisme warga muncul ketika masyarakat mengalami krisis kepercayaan terhadap media arus utama dan memilih topik terhadap isu-isu yang tidak mencerminkan kepentingan publik. Citizen Journalism memiliki peran yang sangat berpengaruh bagi kebutuhan informadsi masyarakatr, Citizen Journalism dapat menyampaikan informasi tentang isu-isu sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat dan disebarkan melalui media sosial. Aktivitas Citizen Journalism termasuk mengumpulkan berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat, pengalaman sehari-hari mereka, atau interpretasi peristiwa.
Analisis Film Kill The Messenger Dalam Representasi Kode Etik Jurnalistik (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure) Masagus Achmad Fahrel; Indrawati; Jufrizal
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.568

Abstract

This thesis is entitled Analysis of the Film Kill The Messenger in the Representation of the Journalistic Code of Ethics (Semiotic Analysis of Ferdinand De Saussure). Kill The Messenger is a film with crime, thriller, biographical genre that released on October 10 2014, directed by Michael Cuesta. This film is set in the United States, when a controversial scandal was revealed involving the United States government in drug trafficking involving rebel groups in Central America. The purpose of this research is to determine the meaning of the journalistic code of ethics in the film Kill The Messenger through signifiers and signifieds, as well as the application of the Press Council's Journalistic Code of Ethics (KEJ) by journalists in the film Kill The Messenger. This research uses a qualitative method with Ferdinand De Saussure's semiotic approach. The types of data used are primary and secondary. Data collection uses observation and documentation methods. The results of this research conclude that the semiotic meaning of the journalistic code of ethics can be built through signifiers and signifieds, then researchers found that the Press Council's Code of Journalism Ethics (KEJ) was implemented.

Page 5 of 35 | Total Record : 347