cover
Contact Name
Sularno
Contact Email
soelarno@unidha.ac.id
Phone
+6288270875130
Journal Mail Official
jurnal.ittc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Veteran dalam no.24d, Kota Padang, Sumatera Barat 25112
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik
Published by CV ITTC Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30256445     DOI : https://doi.org/10.47233/jiksp
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, dengan E-ISSN : 3025-6445, adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh CV.ITTC INDONESIA, dan bersifat open accsess dan proses penerbitan artikelnya melalui proses review. Jurnal ini memublikasikan artikel-artikel yang berkaitan dengan Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial. Pengajuan naskah terbuka sepanjang tahun, naskah harus sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Hubungan Masyarakat, Periklanan, Manajemen Komunikasi dan Media, Sosiologi dan ditulis dengan mengikuti pedoman penulisan jurnal. Jurnal ini terbit 1 tahun 4 kali ( January, April, August and December)
Articles 347 Documents
Strategi Kehumasan Dalam Pelayanan Informasi Publik Surtika, Memi; Darwis, Yuliandre
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.665

Abstract

This research aims to reveal public relations strategies in providing public information services in the Government Management Study of State Administration Institutions (Puslatbang KMP LAN). According to research conducted by (Sri Kartika), Data were acquired through the methods of observation, interviews, and documentation studies, followed by analysis utilizing techniques such as data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research findings indicate that in the following aspects: 1) problem definition - issues managed by public relations in the media are not fully understood by stakeholders, resulting in incomplete information transmission; 2) planning and programming - public relations collaborates with teacher facilitators to introduce and interconnect various social media platforms; 3) action and communication - public relations engages in two-way communication with stakeholders, employing both electronic and non-electronic media to include the public in news channels. Various public media are utilized to disseminate issues, ensuring stakeholders are aware of all channels and can access comprehensive and up-to-date information.
Pentingnya Sistem Pelayanan Informasi Bagi Pemerintah Dan Publik (Studi Kasus Aplikasi Kaba Aia Perumda Padang) Maiasnita, Yeni; Darwis, Yuliandre
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.668

Abstract

Providing a good service to the community is one of the duties of government. This is regulated by law. The government is obliged to provide information and services to the community in a systematic way. Especially in the current era of digitalisation, people want services that are mobile because it makes it easier for people to exercise their rights and fulfil their obligations. Indeed, digital services are part of the innovation in providing better services to the community. Digital services that are mobile in nature provide convenience, are faster and more efficient. Because the public information service system in conventional form is notoriously slow, takes longer, makes a person expend more energy. Perumda, a government agency that provides clean water, is trying to meet the needs of the public information system by introducing the Kaba Aia application.
Peran Public Relations Bisnis di MT Farm M. Ali Hariawan; Sa’diyah El Adawiyah
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Public Relations Bisnis di MT Farm. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melibatkan wawancara mendalam, pemeriksaan dokumen, dan observasi untuk mendalami bidang public relations. Pendekatan ini memberikan pemahaman mendalam, wawasan kaya, dan merinci aspek-aspek yang mungkin terlewatkan. Proses analisis data melibatkan teknik perjodohan pola, membandingkan pola empiris dengan yang diprediksi sebelumnya. Langkah-langkah analisis data, seperti observasi, reduksi data, dan penyajian data, mengidentifikasi pola-pola yang muncul dari data kualitatif, memastikan temuan didasarkan pada dasar yang kuat. Pendekatan ini dirancang untuk memberikan kejelasan maksimal terhadap hasil penelitian, memungkinkan interpretasi yang lebih baik dalam konteks bidang public relations.Top of Form Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa MT Farm tidak hanya mengandalkan media konvensional, melainkan juga memanfaatkan secara efektif media digital dan sosial untuk menyampaikan pesan-pesan strategisnya. Dengan fokus pada edukasi masyarakat, partisipasi dalam program CSR, adaptasi terhadap perubahan industri, dan manajemen krisis yang proaktif, MT Farm berhasil membentuk identitasnya sebagai pelaku yang tidak hanya sukses secara bisnis tetapi juga berkomitmen pada keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Secara menyeluruh, peran PR di MT Farm bukan hanya mencakup aspek eksternal dalam menjaga hubungan dengan konsumen dan pemangku kepentingan, tetapi juga merangkul kepuasan internal dan memastikan kesiapan menghadapi tantangan yang mungkin muncul. Kesuksesan MT Farm dalam menjalankan peran PR-nya menunjukkan bahwa komunikasi efektif, keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial dan ekonomi lokal, serta komitmen terhadap nilai-nilai keberlanjutan, merupakan fondasi yang kokoh dalam menciptakan citra perusahaan yang solid dan berkelanjutan di sektor peternakan kambing dan domba.
Peran Komunikasi Persuasif Dalam Membina Kedisiplinan Siswa Di SMPN 17 Oku Desa Marga Mulya Kabupaten Ogan Komering Ulu Iha Nur Kharimah; Fifi Hasmawati; Manalullaili
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.749

Abstract

This research was carried out in Marga Mulya Village, Ogan Komering Ulu Regency, the problem raised was the role of persuasive communication in fostering student discipline at SMPN 17 OKU. This research aims to determine the role of persuasive communication so that it can influence students and what discipline and persuasive techniques are used so that students in educational institutions can be influenced by disciplinary attitudes, and what inhibiting factors occur in students. This research uses qualitative descriptive research, while the data collection techniques during the research process show that there are several observation and interview methods. The results of this research show that there are several roles of persuasive communication, namely the role of persuader of a group of people who convey a message with the aim of influencing attitudes, persuade the person to whom the message is delivered/distributed, perception of the message conveyed will determine the effectiveness of the communicant, persuasive message as a conscious effort to change thoughts and actions by directing motivation towards predetermined goals, persuasive channels that act as intermediaries when students are persuaded to convey messages from the original source to the final destination such as WhatsApp group media and others, feedback and response effects or responses that come from communicator or from the message itself. The persuasive communication techniques include the communication message association technique by superimposing it on an object or event that is interesting to the audience, the integration technique where the strength in building student discipline is seen from the communicator's ability to unite himself communicatively with the communicant, the red herring technique, namely giving a warning. about their parents who had put them through school with great difficulty. In essence, persuasive communication here is about inviting or persuading students to instill a disciplined attitude.
Manajemen Komunikasi Program Multietnis Di Radio Kardopa 99,4 Fm Dalam Menarik Minat Pendengar Purnama Sari Harahap
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.766

Abstract

Perkembang teknologi yang semakin cangih dan mudah di akses dimana saja membuat media massa lama seperti radio harus eksra mengikuti perkembangan teknologi – teknologi saat ini. Menyebabkan radio dalam mempertahankan eksistensi nya dan membuat program-program yang di senangi masyarakat agar pendengar akan tetap mau mendengarkan radio. Penelitian ini bertujuan melihat sejauhmana perkembangan manajemen komunikasi di Radio Kardopa dalam menarik minat pendengar. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian deskriptif kualitatif dan ini memfokuskan kepada manajemen komunikasi sebagaimana yang ada pada saat pada penelitiam ini berlangsung. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah melakukan peneletian manajemen komunikasi dalam program multiEtnis tersebut mendapatkan Radio Kardopa menggunakan POAC, Planning (perencanaan), Organizing (produksi), Actuatting (pelaksanaan) dan Controlling (pengawasan dan evaluasi). Dengan cara ini Radio Kardopa bisa mengatur eksitensi dan menarik minat pendengar dari program multietnis.
Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Endorsement Dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen Pada Produk Fashion Momkiee Boutique Syifa Renada Lubis
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran melalui endorsement dalam meningkatkan jumlah konsumen pada produk fashion Momkiee Boutique. Masalah yang dikaji adalah bagaimana Momkiee Boutique menggunakan endorsement melalui Instagram sebagai media pemasaran digital untuk meningkatkan kesadaran produk dan penjualan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Momkiee Boutique, Perbaungan, Deli Serdang, Sumatera Utara. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik dan pekerja terkait, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi yang relevan. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis menggunakan model interatif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Momkiee Boutique telah berhasil merencanakan dan melaksanakan strategi pemanfaatan endorsement melalui Instagram dengan baik. Perencanaan yang matang termasuk analisis masalah penjualan, identifikasi target pasar, dan penetapan tujuan peningkatan kesadaran produk. Pelaksanaan strategi dilakukan melalui fitur-fitur Instagram seperti unggahan foto dan video, caption menarik, Instagram story, dan kerjasama dengan selebgram. Dampak positif yang dihasilkan meliputi peningkatan kesadaran produk, penjualan yang meningkat, penambahan pengikut Instagram, dan peningkatan kredibilitas Momkiee Boutique. Meskipun menghadapi beberapa kendala, Momkiee Boutique mampu mengatasi dengan baik dan terus melanjutkan strategi pemasaran ini dengan hasil yang memuaskan. Dengan demikian, strategi komunikasi pemasaran melalui endorsement telah membawa dampak positif dalam mengembangkan bisnis Momkiee Boutique dan meningkatkan jumlah konsumen pada produk fashion mereka.
Perlunya Komunikasi Dalam Tim Kerja Remote Working: Telaah Dimensi Eka Putri Amelia Surya; Maghriza Novita Syahti
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.782

Abstract

Remote working atau remote work adalah salah satu istilah yang muncul di dunia kerja. Fleksibilitas yang ditawarkan oleh remote working membuka peluang bagi para pekerja untuk mengatur jadwal kerja mereka dengan lebih efektif. Remote working adalah pekerjaan yang dilakukan oleh para karyawan di luar kantor utama yang dioperasikan oleh perusahaan. Meski tampak sangat menarik dengan model kerja remote yang mempunyai kebebasan sepenuhnya, namun ada beberapa kekurangan dari model kerja remote, yaitu salah satunya adalah kendala untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan rekan tim sehingga kinerja terasa kurang optimal, dan lain sebagainya. Tujuan dari study ini untuk melihat komunikasi yang efektif dalam tim kerja remote working. Komunikasi menjadi aspek terpenting dalam sistem kerja apapun, termasuk juga remote working. Di dalam setiap kegiatan komunikasi sudah dapat dipastikan akan menghadapi berbagai hambatan. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kendala komunikasi dalam tim kerja ketika remote working perlu menentukan ekspektasi yang jelas tentang yang diharapkan dari komunikasi tersebut, tentukan tujuan komunikasinya sehingga bisa menentukan intensitas komunikasi terkait pencapaian tujuan ini efektifnya seberapa banyak, menetapkan batasan di rumah yang dapat dipahami oleh seluruh anggota keluarga, dan tahu waktu untuk memulai dan mengakhiri pekerjaan sehingga keluarga di rumah tidak merasa tersisihkan akibat pekerjaan. Bekerja dalam tim harus mampu mengkomunikasikan pekerjaan dengan rekan kerja dalam tim.
Cerdas Bermedia Sosial Pada Generasi Z Ditinjau Dari UU ITE Rahmat Aripin Siregar; Rezi Tri Putri
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.792

Abstract

Sosial media bukanlah hal yang baru lagi bagi masyarakat Indonesia, bahkan bukan hanya dari golongan remaja saja yang menggunakan sosial media namun juga sudah merambah ke usia anak-anak dan orang tua. Bagaimana manfaat sosial media sebenarnya tergantung bagaimana individu-individu itu sendiri dalam memanfaatkannya dalam kehidupan mereka. Sebab pada zaman modern ini penggunaan ponsel, internet sudah tidak lagi menjadi suatu hal yang sulit untuk ditemukan, jika dulu penggunaan gadget hanya ada di lapisan masyarakat kalangan atas, sekarang ini hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia sudah tersentuh oleh perkembangan teknologi ini. UU ITE adalah ketentuan yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia, yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia. lahirnya suatu rezim hukum baru yang dikenal dengan hukum siber atau hukum telematika istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Istilah lain yang juga digunakan adalah hukum teknologi informasi (law of information technology), hukum dunia maya (virtual world law), dan hukum mayantara. Permasalahan hukum yang seringkali dihadapi adalah Ketika terkait dengan penyampaian informasi, komunikasi, dan/atau transaksi secara elektronik. Di era di mana informasi serba mudah didapat dan serba melimpah, maka keterampilan tersebut menjadi kemampuan mendasar yang diperlukan untuk membantu dalam menyelesaikan permasalahannya atau menyelesaikan tugas-tugasnya dengan memanfaatkan informasi secara etis dan efisien. Kemampuan mendasar ini idealnya menjadi modal yang dimiliki oleh masing-masing individu untuk melaksanakan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi pada berbagai program pemberdayaan sumber daya manusia.
Analisis Pesan Dakwah Streamer Ustaz Abi Azkakia dalam Channel YouTube M-Key Gaming Game Mobile Legends pada Episode Bane Hijrah Rizki; Kusnadi; Anang Walian
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.827

Abstract

A da'wah message is a message containing Islamic da'wah material that is conveyed to the recipient of the da'wah. In the era of globalization, technology is developing rapidly. The method of preaching has also been carried out by utilizing modern technology, namely through online games. Ustaz Abi Azkakia has his own uniqueness which makes him different from Ustaz in general, namely because he preaches while playing Mobile Legends, the most popular game among children today. The research entitled "Analysis of Streamer Ustaz Abi Azkakia's Da'wah Message on the M-Key Gaming Game Mobile Legends YouTube Channel in the Bane Hijrah Episode" is qualitative research using content analysis research techniques. This research aims to find out what the preaching messages of streamer Ustaz Abi Azkakia are on the YouTube channel m-key gaming game mobile legends in the Bane Hijrah episode. Data collection methods use documentation, observation and literature study methods. The data in this research was taken from a video on the M-Key Gaming Game Mobile Legends YouTube channel in the episode "Bane Hijrah" by streamer Ustaz Abi Azkakia. The results of this research are that there are a total of 9 preaching messages on the M-Key Gaming Game Mobile Legends YouTube channel in the episode "Bane Hijrah". Of the 9 da'wah messages, there are 3 messages of moral da'wah, 4 messages of sharia da'wah and 2 messages of religious da'wah.
Makna Cover Majalah Tempo “Siasat Pinokio Senayan” Edisi 19-25 Oktober 2020 (Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce) Sinta Rosiani; Indrawati; Jufrizal
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 3 (2024): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i3.847

Abstract

This research is entitled "The Meaning of Tempo Magazine Cover "Siasat Pinokio Senayan" October 19-25, 2020 Edition (Charles Sanders Pierce Semiotics Analysis)". Mass media is one of the places to disseminate the latest information and news to the public which is formed due to the process of sending information from one person to another. The number of media that have sprung up, journalists are faced with intense competition to present information that attracts the attention of the public including print media such as magazines that contain stories, pictures, tips and tricks. In this study, to analyze the research approach or method used is a qualitative research method that explains descriptively the meaning of the cover in tempo magazine. In this study, the subject under study is the cover of the October 17-25, 2020 edition of Tempo Magazine with the title "Siasat Pinokio Senayan". This edition raises news about the issue of the Indonesian Parliament which has passed the Omnimbus Law on Job Creation Bill into law. The ratification of the law is considered hasty and polemical both in terms of content and the ratification process. The data used as a reference in this research comes from library materials such as books, documents, and other materials that can be a reference for researchers. The literature is used to support the semiotic analysis of the cover of the October 17-25, 2020 edition of "Siasat Pinokio Senayan" magazine. The types of data sources include literature on semiotics, journal articles related to semiotics and the analysis of signs, relevant Tempo magazine documents, as well as references from libraries, archives and online sources. Semiotics is the approach used to analyze the data, focusing on the use of signs as a tool in exploring the reality of human life. The main concepts in semiotics involve symbols and signs. The first basic concept in semiotics is the sign, which is considered as a trigger and interpreted as a sign of another situation. This can be seen from the technique of making the cover and the classification of icons and objects on the cover which gives a special impression to the readers.

Page 7 of 35 | Total Record : 347