cover
Contact Name
Supardi
Contact Email
supardi@uny.ac.id
Phone
+62274-550847
Journal Mail Official
fisika@uny.ac.id
Editorial Address
Faculty of Mathematics and Natural Sciences UNY (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Jl. Colombo No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
ISSN : -     EISSN : 30265983     DOI : -
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Fisika, Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini menerbitkan karya ilmiah atau artikel dari hasil penelitian khususnya tugas akhir mahasiswa fisika, atau karya ilmiah lain yang berkaitan dengan fisika. Prosedur penerbitan dalam jurnal ini melalui peer-review dan menerapkan etika penerbitan ilmiah sebagaimana ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Ruang lingkup artikel dalam jurnal ini adalah ilmu fisika dan terapannya.
Articles 206 Documents
PEMODELAN AUSTRALIAN MONSOON INDEX (AUSMI) MENGGUNAKAN METODE SARIMA Adisti, Adisti; Darmawan, Denny
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jifta.v12i1.22156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model yang sesuai untuk Australian Monsoon Index (AUSMI) serta keakuratan model tersebut. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data AUSMI periode Januari 2005– Desember 2014. Penelitian ini dilakukan dengan membuat pemodelan untuk data AUSMI menggunakan analisis Box-Jenkins yaitu metode Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) karena AUSMI merupakan data yang memiliki pola musiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik untuk AUSMI adalah SARIMA (1,1,1) (3,1,1)12 dengan keakuratan model ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi r antara data model dan data asli nilainya sebesar 0,94.
RANCANG BANGUN PROTOTIPE SISTEM RADIOSONDE MENGGUNAKAN NODEMCU ESP32 DENGAN MULTISENSOR BERBASIS WEBSITE Muftareza, Arfany Dhimas; Silalahi, Rio Bintang Samudera; Haryanto, Yosafat Donni
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jifta.v12i1.22040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem prototipe radiosonde menggunakan NodeMCU ESP32 dengan multisensor berbasis website sebagai alternatif yang lebih efisien dan ekonomis dalam pengamatan meteorologi udara atas. Sistem terdiri dari dua komponen utama yaitu transmitter dan receiver. Transmitter dilengkapi dengan ESP32, sensor DHT11, BMP280, modul GPS ublox NEO-6M, dan modul LoRa SX1278. Data suhu, kelembaban, tekanan udara, ketinggian, serta posisi geografis (latitude dan longitude) yang diukur oleh transmitter dikirimkan ke receiver melalui modul LoRa SX1278. Receiver, yang juga dilengkapi dengan ESP32 dan modul LoRa SX1278, menerima data tersebut dan menyimpannya dalam database lokal menggunakan PhpMyAdmin. Data yang tersimpan kemudian ditampilkan pada website yang dikelola menggunakan extension PHP di Visual Studio Code (VSCode). Website ini menyediakan fitur dashboard data real-time, grafik pengukuran, titik lokasi pengukuran, dan riwayat data dalam bentuk tabel. Pengujian sistem dilakukan untuk memastikan bahwa sensor dapat mengukur parameter meteorologi dengan akurat, data dapat dikirimkan dan diterima dengan baik, serta ditampilkan pada website dan dapat diunduh dalam format .csv. Uji coba transmisi data menunjukkan bahwa sistem ini dapat mengirimkan data dengan baik hingga jarak 160 meter secara horizontal, meskipun terdapat banyak penghalang. Diperkirakan bahwa jarak transmisi dapat meningkat sampai beberapa kali lipat dalam kondisi vertikal tanpa penghalang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem prototipe yang dikembangkan dapat menjadi solusi yang efektif dan terjangkau untuk pengamatan meteorologi udara atas, khususnya untuk aplikasi di BMKG Indonesia.
UPAYA PENINGKATAN MITIGASI BENCANA TANAH LONGSOR DI DANAU RANAU, SUMATERA SELATAN Pratiwi, Muslika
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jifta.v12i1.23493

Abstract

Mitigasi bencana menjadi kegiatan antisipasi terjadinya bencana melalui alat bantu berupa sistem peringatan dini, identifikasi kebutuhan dasar dan sumber-sumber yang ada, penyediaan anggaran dan alternatif tindakan serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Upaya mitigasi bencana longsor dapat dilakukan secara struktural dan non struktural. Mitigasi struktural, merupakan pembuatan infrastruktur sebagai Upaya minimalisasi dampak dan penggunaan pendekatan teknologi, yaitu berupa pembuatan Early Warning System (EWS). Sedangkan, Mitigasi non-struktural, merupakan pengelolaan tata ruang dan pelatihan bagi Masyarakat sekitar, yaitu berupa peningkatan pengetahuan dan sikap, perencanaan kedaruratan dan mobilisasi sumber daya. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti di daerah penelitian yang mencakup Desa Waywangi dan Kotabatu yang bertepatan pada daerah objek wisata dan menjadi titik Hotspring daerah panas bumi Danau Ranau, Sumatera Selatan sangat minim upaya mitigasi bencana tanah longsor. Peta Gerakan tanah atau peta bencana tanah longsor sendiri sudah ada untuk upaya meminimalisir bencana tanah longsor.ssedangkan, pemasangan Early Warning System (EWS) pada daerah penelitian belum ada serta kurangnya informasi atau edukasi pada Masyarakat sekitar menyebabkan kurangnya antisipasi Masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor.
PENINGKATAN PERFORMA AUDIO BIO HARMONIK SISTEM (ABHS) BERTENAGA SEL SURYA Hendry, Doni; Kadarisman, Nur
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jifta.v12i1.21018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan performa Audio Bio Harmonic system (ABHS) bertenaga sel surya, dengan fokus pada waktu penggunaan baterai untuk pemaparan bunyi, waktu pengisian daya baterai, dan jangkauan jarak taraf intensitas bunyi. Penelitian dibagi dalam empat tahap. Pertama, melakukan kajian literatur mengenai ABHS dan persiapan alat serta komponen yang diperlukan. Kedua, menguji ABHS versi sebelumnya untuk menilai daya tahan baterai dan waktu pengisian daya baterai. Ketiga, mengembangkan ABHS dengan melakukan perbaikan rangkaian dan penggantian komponen yang lebih sesuai. Terakhir, menguji ABHS yang telah dikembangkan, meliputi pengujian waktu penggunaan baterai untuk pemaparan bunyi, waktu pengisian daya baterai, dan jangkauan jarak taraf intensitas bunyi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan performa ABHS baru dari versi sebelumnya. Waktu penggunaan baterai untuk pemaparan bunyi meningkat dari 4 jam 20 menit menjadi 5 jam 40 menit dengan intensitas suara maksimum. Waktu pengisian baterai juga meningkat dari 1,5 jam menjadi 5 jam untuk mengisi kapasitas yang lebih besar yaitu 900 mAh menjadi 3313 mAh. Pengujian jarak jangkauan taraf intensitas bunyi menunjukkan peningkatan dari 92,5 dB menjadi 101,7 dB pada jarak 1 meter, dan dari 45,1 dB menjadi 65,75 dB pada jarak 60 meter.
STUDI TEORETIS DAN EKSPERIMENTAL FILTER AKTIF LOLOS RENDAH DENGAN IC LM741 Nur Khasanah, Riza Ariyani; Hidayah, Usman; Cahyana, Erlangga Satrya As Syahrastani; Rahmatullah, Rayyan; Arrofi'i, Achmad Abdulhaq
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jifta.v12i1.23373

Abstract

Filter aktif lolos rendah (low-pass active filter) merupakan salah satu komponen penting dalam pemrosesan sinyal elektronik, digunakan untuk meredam frekuensi tinggi dan melewatkan frekuensi rendah sesuai dengan kebutuhan sistem. Penelitian ini membahas karakteristik frekuensi cutoff pada filter aktif lolos rendah berbasis IC LM741 melalui analisis teoritis dan eksperimen. Perhitungan teoritis menunjukkan bahwa frekuensi cut-off berada di sekitar 7200 Hz, sementara hasil eksperimen menunjukkan bahwa frekuensi cut-off berada di kisaran 10.000 Hz dengan penurunan gain sekitar -3 dB. Meskipun terdapat perbedaan antara hasil teoritis dan eksperimen, pola penurunan gain yang diamati sesuai dengan prinsip kerja filter aktif lolos rendah, yaitu semakin tinggi frekuensi sinyal masukan, semakin besar redaman yang terjadi. Penyimpangan antara hasil teoritis dan eksperimen terutama disebabkan oleh toleransi komponen, ketidakakuratan alat ukur, serta efek impedansi parasit dalam rangkaian. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa filter aktif lolos rendah berbasis IC LM741 dapat berfungsi dengan baik dalam meredam sinyal dengan frekuensi tinggi di atas frekuensi cutoff, sehingga sesuai dengan prediksi teoritis dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi pemrosesan sinyal.
PENGEMBANGAN NANOKOMPOSIT AGNP/GO/PAM SEBAGAI PENJERNIH LIMBAH METHYLENE ORANGE DENGAN METODE FOTOKATALISIS Adiwinoto, Nur Rahmatika; Dwandaru, Wipsar Sunu Brams
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jifta.v12i1.22846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan nanokomposit AgNP/GO/PAM sebagai material penjernih limbah methylene orange (MO) melalui metode fotokatalisis. MO merupakan zat pewarna reaktif dengan sifat karsinogenik dan sulit terurai secara alami, sehingga berdampak negatif pada lingkungan. Kombinasi material nanopartikel perak (AgNP), graphene oxide (GO), dan polyacrylamide (PAM) diharapkan menghasilkan nanokomposit dengan efisiensi tinggi dalam mendegradasi limbah organik tersebut. Penelitian dilakukan dengan preparasi GO, AgNP, dan nanokomposit AgNP/GO/PAM. Mengkarakterisasi hasil preparasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, dan menguji aplikasinya terhadap limbah MO. Variabel penelitian meliputi waktu paparan sinar UV sebagai variabel bebas, perubahan warna MO dan puncak absorbansi sebagai variabel terikat, serta berbagai variabel kontrol seperti konsentrasi material penggabung nanokomposit dan intensitas cahaya. Data absorbansi digunakan untuk menghitung efektivitas degradasi MO dengan menganalisis kinetika reaksi fotokatalitik melalui plot puncak absorbansi terhadap waktu.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanokomposit AgNP/GO/PAM berhasil disintesis dan mampu mendegradasi limbah MO secara optimal. Efektivitasi degradasi meningkat seiring waktu paparan UV hingga mencapai 83.57% dalam waktu 80 menit. Sehingga nanokomposit ini dinilai berhasil dalam mendegradasikan limbah MO dan memiliki potensi besar untuk diaplikasikan dalam pengolahan limbah industri. Penelitian selanjutnya mengenai nanokomposit AgNP/GO/PAM disarankan untuk memperluas aplikasi nanokomposit dan menggunakan teknik karakterisasi lanjutan seperti XRD, TEM, dan FTIR untuk pemahaman lebih mendalam.
ANALISIS KINERJA SISTEM OTOMASI PANEL SURYA BERBASIS LDR DAN SERVO MOTOR UNTUK MENINGKATKAN EFESIENSI PENYERAPAN CAHAYA Damanik, Yogi Febriano; Purwanto, Agus
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jifta.v13i1.26469

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang, mengimplementasikan, dan menganalisis kinerja sistem otomasi panel surya berbasis sensor Light Dependent Resistor (LDR) dan servo motor untuk meningkatkan efisiensi penyerapan cahaya matahari. Latar belakangnya adalah rendahnya efisiensi panel surya statis dalam mengikuti perubahan posisi matahari, sehingga sistem pelacak dua sumbu diharapkan mengoptimalkan produksi energi terbarukan di Indonesia. Penelitian dilakukan di Laboratorium Elektronika dan Instrumentasi Universitas Negeri Yogyakarta pada Februari–Mei 2025, meliputi tahap perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Komponen utama adalah empat sensor LDR sebagai detektor cahaya, dua servo motor sebagai aktuator, dan mikrokontroler ESP-32 sebagai pengendali. Data sensor dikonversi via ADC, diolah oleh mikrokontroler, dan mengatur sudut servo secara presisi. Validitas instrumen diuji melalui pengukuran berulang dengan variasi arah cahaya, reliabilitas melalui kestabilan respon servo, serta analisis data kuantitatif menggunakan Excel. Hasil menunjukkan sistem mendeteksi intensitas cahaya dengan akurasi deviasi sudut 2°–6°, waktu respon servo sekitar 200 ms, dan stabilitas posisi ±1°. Temuan ini membuktikan efektivitas sistem dalam meningkatkan efisiensi penyerapan cahaya. Disarankan penggunaan sensor presisi tinggi dan algoritma kontrol lanjutan seperti PID untuk akurasi dan kehalusan gerakan yang lebih baik.
ANALISIS PERBEDAAN KECEPATAN DAN ARAH ANGIN BERDASARKAN DATA AWOS DAN LiDAR DI YIA Hafidz, Fadillah; Kadarisman, Nur
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jifta.v13i1.23423

Abstract

Kecepatan dan arah angin berperan penting dalam keselamatan operasional penerbangan, khususnya di bandara. Keakuratan sistem pemantauan cuaca sangat krusial dalam memastikan pesawat dapat beroperasi dengan aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pola kecepatan dan arah angin di Yogyakarta International Airport (YIA) menggunakan data dari Automated Weather Observing System (AWOS) dan Light Detection and Ranging (LiDAR). Analisis dilakukan dengan metode statistik Pearson Product Moment untuk menghitung korelasi antara kedua sistem. Pemetaan pola angin menggunakan diagram windrose, sedangkan potensi wind shear dianalisis berdasarkan perubahan signifikan dalam kecepatan dan arah angin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LiDAR lebih sensitif terhadap perubahan atmosfer dibandingkan AWOS, yang lebih stabil untuk pemantauan jangka panjang. Koefisien korelasi kecepatan angin antara AWOS dan LiDAR sebesar r = 0,8657 menunjukkan hubungan yang kuat. Potensi wind shear terbesar terjadi pada bulan Agustus, terutama di Runway 29 akibat pola angin dominan dari Tenggara. Oleh karena itu, diperlukan sistem pemantauan yang lebih presisi serta kebijakan mitigasi risiko yang lebih baik guna meningkatkan keselamatan penerbangan dan mengurangi potensi gangguan operasional.
PERKIRAAN POSISI DAN KEDALAMAN TITIK CURIE PANAS BUMI BERDASARKAN DATA MAGNETIK SATELIT MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SPEKTRAL 2D DI SEKITAR GUNUNG LAWU Widiaji, Fatah Rizki; Sari, Yosi Aprian
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jifta.v13i1.27145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kedalaman titik Curie untuk mengestimasi panas bumi di sekitar Gunung Lawu pada koordinat -7,309o LS sampai -8,035o LS dan 110,793o BT sampai 111,562o BT dengan luas sekitar 85 km x 81 km, dengan menggunakan metode Analisis Spektral 2D berbasis data magnetik. Gunung Lawu merupakan lokasi yang memiliki potensi panas bumi yang menarik untuk diteliti dengan potensi diperkirakan sekitar 137 MW dengan cadangan terduga sebesar 195 MW. Kedalaman titik Curie dan Heatflow merupakan indikator penting untuk identifikasi panas bumi, karena dapat mengetahui kondisi termal dan distribusi panas di bawah permukaan. Data yang digunakan berupa data anomali medan magnet satelit yang berasal dari Web EMAG2 v3 dengan resolusi 2 arc- minute. Analisis Spektral 2D dilakukan untuk memperoleh kedalaman atas, kedalaman pusat, kedalaman titik Curie, dan Heatflow pada tiap bagian dari data sebaran variasi anomali magentik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman titik Curie di wilayah studi berkisar antara 30,814 km hingga 62,514 km dengan nilai rata-rata 45,541 km sedangakn nilai Heatflow berkisar antara 23,194 mWm-2 hingga 47,055 mWm-2 dengan nilai rata-rata 33,477 mWm-2. Wilayah sekitar Gunung Lawu memiliki kedalaman titik Curie yang relatif dalam dan Heatflow yang rendah yang mengindikasikan potensi panas bumi yang rendah. Sebaliknya, di wilayah sebelah Utara dan Barat Gunung Lawu dengan jarak 10-30 km dari Gunung Lawu menunjukkan kedalaman yang lebih dangkal dan Heatflow lebih tinggi. Dengan demikian, metode yang digunakan terbukti efektif dalam mengidentifikasi dan mengestimasi zona prospektif panas bumi berdasarkan distribusi kedalaman titik Curie dan Heatflow.
NAVIGASI DAN LOKALISASI AUTONOMOUS SWERVE-DRIVE ROBOT BERDASARKAN ODOMETRY, GYROSCOPE-ACCELEROMETER, LIDAR, DAN KAMERA Cahyana, Erlangga Satrya As Syahrastani
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 13, No 1 (2026): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jifta.v13i1.23400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem lokalisasi dan navigasi otonom pada robot swerve-drive yang digunakan dalam kompetisi ABU Robocon 2024. Tujuan utama adalah merancang sistem yang andal dan mampu menyesuaikan pergerakan robot secara dinamis berdasarkan perubahan lingkungan secara real-time. Penelitian ini berfokus pada integrasi berbagai sensor, odometri, gyroscope-accelerometer, LiDAR, dan kamera dengan algoritma kontrol adaptif untuk memastikan robot dapat menyelesaikan misi secara efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dan pengembangan, dengan pengujian algoritma dan sensor di lingkungan yang mensimulasikan lapangan kompetisi. Subjek penelitian adalah robot swerve-drive beserta komponen sensoriknya. Data dikumpulkan melalui sistem sensor robot, dan fusi multi-sensor diterapkan untuk mencapai lokalisasi yang akurat. Validitas dan reliabilitas instrumen diuji secara empiris melalui kalibrasi. Kontrol PID dan algoritma Pure Pursuit digunakan untuk mengatur kecepatan dan lintasan robot, sementara deteksi objek secara real-time menggunakan YOLOv8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sensor dan algoritma kontrol berhasil meningkatkan kemampuan robot beradaptasi dengan lingkungan dinamis. Sistem ini mampu mendeteksi dan melacak objek seperti bola dan silo dengan akurasi tinggi. Keberhasilan sistem yang dirancang pada robot ini dibuktikan dengan kemenangan di kompetisi ABU Robocon 2024 Indonesia.