cover
Contact Name
Supardi
Contact Email
supardi@uny.ac.id
Phone
+62274-550847
Journal Mail Official
fisika@uny.ac.id
Editorial Address
Faculty of Mathematics and Natural Sciences UNY (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Jl. Colombo No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
ISSN : -     EISSN : 30265983     DOI : -
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Fisika, Jurusan Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini menerbitkan karya ilmiah atau artikel dari hasil penelitian khususnya tugas akhir mahasiswa fisika, atau karya ilmiah lain yang berkaitan dengan fisika. Prosedur penerbitan dalam jurnal ini melalui peer-review dan menerapkan etika penerbitan ilmiah sebagaimana ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE). Ruang lingkup artikel dalam jurnal ini adalah ilmu fisika dan terapannya.
Articles 196 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI CARBON NANODOTS BERBAHAN BIJI ASAM JAWA TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Sari, Riska Arsita; Dwandaru, Wipsar Sunu Brams
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/fisika - s1.v11i1.20672

Abstract

Carbon nanodots (C-dots) mempunyai banyak kegunaan, salah satunya sebagai agen antibakteri. Dalam penelitian ini C-dots disintesis dari biji asam jawa (Tamarindus indica). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah i) sintesis C-dots dari biji asam jawa; ii) mengetahui karakteristik C-dots biji asam jawa melalui karakterisasi spektrofotometer ultraviolet-visible (UV-Vis), X-ray diffraction (XRD), spektroskopi photoluminescence (PL), dan particle size analyzer (PSA); dan iii) mengetahui kemampuan C-dots sebagai agen antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus di bawah paparan cahaya putih dan UV berdasarkan uji antibakteri. Sintesis C-dots dilakukan dengan metode karbonasi suhu rendah. Hasil karakterisasi UV-Vis menunjukkan bahwa C-dots mempunyai puncak serapan yang khas pada panjang gelombang 257 nm. Hasil karakterisasi XRD memberikan informasi bahwa fase C-dots bersifat amorf. Hasil karakterisasi PL menunjukkan adanya puncak emisi pada panjang gelombang 498 nm. Sedangkan melalui karakterisasi PSA diketahui C-dots yang disintesis mempunyai ukuran 1,33 nm. Hasil uji antibakteri menunjukkan terjadinya penghambatan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan zona hambat yang paling efektif pada konsentrasi 50%.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOMATERIAL CARBON-DOTS BERBAHAN DASAR DAUN JERUK NIPIS SEBAGAI ANTIBAKTERI CLOSTRIDIUM BOTULINUM UNTUK INDUSTRI KEMASAN MAKANAN Alviana, Jaynis Dhifa; Dwandaru, Wipsar Sunu Brams
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/fisika - s1.v11i1.20929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik carbon-dots berbahan dasar daun jeruk nipis menggunakan metode pemanasan microwave berdasarkan uji spektrofotometer ultraviolet-visible (UV-Vis), particle size analyzer (PSA), dan X-ray diffraction (XRD), (2) mengetahui perbedaan daya hambat pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum menggunakan empat variasi konsentrasi carbon-dots berbahan dasar daun jeruk nipis, dan (3) mengetahui konsentrasi yang paling efektif dari carbon-dots berbahan dasar daun jeruk nipis terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dimulai dengan melakukan sintesis carbon-dots dengan bahan dasar daun jeruk nipis menggunakan metode pemanasan microwave. Proses tersebut menghasilkan larutan sampel untuk karakterisasi, yaitu pencampuran 3 tetes carbon-dots dengan 10 ml aquades dan larutan sampel untuk dilakukan uji antibakteri, yaitu konsentrasi A (200 ppm), B (500 ppm), C (800 ppm), dan D (1000 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) karakterisasi spektrofotometer UV-Vis memiliki satu puncak absorbansi, yaitu pada panjang gelombang 236 nm, hasil karakterisasi PSA menunjukkan ukuran carbon-dots sebesar 176,3 nm dengan distribusi ukurannya berada pada persentase 45,5%, sedangkan karakterisasi XRD menunjukkan bahwa carbon-dots daun jeruk nipis yang telah disintesis bersifat amorf dan memiliki puncak pada sudut 12º dan 30º; (2) konsentrasi A (200 ppm) memiliki diameter tertinggi sebesar 6,3 mm, konsentrasi B (500 ppm) memiliki diameter tertinggi sebesar 6,5 mm, konsentrasi C (800 ppm) memiliki diameter tertinggi sebesar 6,6 mm, dan konsentrasi D (1000 ppm) memiliki diameter tertinggi sebesar 6,2 mm; dan (3) konsentrasi carbon-dots daun jeruk nipis yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum pada penelitian ini, yaitu pada konsentrasi C (800 ppm) yang memiliki diameter tertinggi sebesar 6,6 mm pada masa inkubasi jam ke-6.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI CARBON NANODOTS BERBAHAN DASAR LIMBAH BIJI NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS) SEBAGAI FOTOKATALIS ZAT WARNA CONGO RED Yudhanto, Muhammad Rizqi Putra; Dwandaru, Wispar Sunu Brams
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/fisika - s1.v11i1.20864

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mensintesis material carbon nanodots (C-Dots) berbahan dasar limbah biji nangka (Artocarpus heterophyllus) dengan metode pemanasan oven dan microwave, 2) mengkarakterisasi C-Dots berbahan dasar limbah biji nangka berdasarkan uji spektrofotometer ultraviolet-visible (UV-Vis), X-ray diffraction (XRD), particle size analyzer (PSA), photoluminescence (PL), dan fourier transform infrared (FTIR), serta 3) mengaplikasikan C-Dots berbahan dasar limbah biji nangka sebagai fotokatalis zat warna congo red. Penelitian ini terbagai menjadi tiga tahap, yakni tahap sintesis C-Dots, karakterisasi C-Dots, dan tahap uji fotokatalis zat warna congo red. Tahap sintesis diawali dengan mengumpulkan limbah biji nangka kemudian dilakukan karbonisasi dengan suhu rendah menggunakan oven sehingga terbentuk karbon aktif. Selanjutnya, karbon aktif dalam bentuk serbuk tersebut dilarutkan dengan aquades 400 mL dan disaring menggunakan kertas saring. Kemudian larutan dipanaskan menggunakan microwave hingga terbentuk C-Dots. Hasil karakterisasi UV-Vis menunjukkan adanya satu puncak absorbansi pada panjang gelombang 252 nm. Puncak absorbansi tersebut menunjukkan adanya partikel C-Dots. Hasil tersebut diperkuat dengan hasil karakterisasi XRD yang menunjukkan bahwa C-Dots berstruktur amorf. Hasil karakterisasi PSA menunjukkan ukuran partikel C-Dots yaitu 79,3 nm dengan persentase terbanyak yaitu 54,5% dari total larutan. Hasil karakterisasi PL menunjukkan adanya puncak intensitas emisi pada panjang gelombang 496 nm dengan warna pendaran cyan. Lebih spesifik, spektrum FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi C=C yang merupakan core C-Dots. Pada uji aplikasi fotokatalis zat warna congo red terlihat bahwa terjadi penurunan absorbansi seiring dengan penambahan waktu paparan sinar ungu UV. Kata kunci : C-Dots, limbah biji nangka, karakterisasi, fotokatalis, congo red.
PREPARASI DAN KARAKTERISASI CARBON NANODOTS BERBAHAN DASAR LIMBAH KULIT JAGUNG SEBAGAI ZAT ADITIF PEMBUATAN EDIBLE FILM Millah, Syari Fatul; Dwandaru, Wipsar Sunu Brams
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/fisika - s1.v11i1.20913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik nanomaterial C-dots berbahan dasar limbah kulit jagung uji spektrofotometer ultraviolet-visible (UV-Vis), particle size analyzer (PSA), fourier transform infrared (FTIR), X-ray diffraction (XRD), scanning electron microscope-energy dispersive X-ray (SEM-EDX), dan photoluminescence (PL), serta mengetahui pengaruh nanomaterial C-dots berbahan dasar limbah kulit jagung sebagai zat aditif terhadap kualitas edible film. Penelitian ini dimulai dengan pembuatan sampel C-dots. Sampel C-dots dikarakterisasi berdasarkan spektrofotometer UV-Vis, PSA, FTIR, XRD, SEM-EDX, dan PL. Selanjutnya, sampel C-dots dilarutkan ke dalam bahan pembuatan edible film sebagai zat aditif dan dilakukan pengujian kualitas edible film. Karakterisasi sampel C-dots menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan puncak absorbansi pada panjang gelombang 270 nm dengan nilai absorbansi sebesar 3,046 a.u. Karakterisasi PSA menunjukkan ukuran partikel sebesar 281,4 nm. Karakterisasi FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi C=C. Karakterisasi XRD menunjukkan C-dots berstruktur amorf. Karakterisasi SEM-EDX menunjukkan morfologi kumpulan dari banyak partikel C-dots berbentuk persegi panjang dengan unsur karbon sebagai penyusun utama. Terakhir, karakterisasi PL menunjukkan adanya puncak intensitas emisi pada panjang gelombang 530 nm. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa penambahan C-dots berbahan dasar limbah kulit jagung sebagai zat aditif berpengaruh terhadap kualitas edible film dimana nilai perpanjangan putus menunjukkan kestabilan, ketahanan terhadap air meningkat, dan dapat terurai seperempat bagian dalam waktu 25 hari.
PENGARUH KONSENTRASI NANOPARTIKEL PERAK TERHADAP DAYA HAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI CLOSTRIDIUM BOTULINUM PENYEBAB BOTULISME Ningsih, Anissa Dwi Arista; Suparno, Suparno
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/fisika - s1.v11i1.20867

Abstract

Abstrak. Artikel ini memaparkan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik nanopartikel perak dan pengaruh konsentrasinya dalam menghambat pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum . Nanopartikel perak dibuat melalui proses elektrolisis dengan tegangan 24 volt dan waktu 100 menit, dengan lempengan AgBr sebagai elektrodanya. Dari proses tersebut dihasilkan nanopartikel perak yang terkonsentrasi 28 ppm. Konsentrasi nanopartikel yang telah dihasilkan kemudian divariasi menjadi 30 ppm, 40 ppm, 50 ppm, 60 ppm, dan 70 ppm. Kelima sampel tersebut selanjutnya diuji karakterisasi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis, AAS, dan PSA serta uji kemampuan antibakteri menggunakan metode difusi sumuran dengan kontrol positif ciprofloxacin. Hasil karakterisasi menunjukkan hanya mengandung nanopartikel perak dan partikel berukuran 98,1 nm. Hasil uji aplikasi antibakteri menunjukkan semakin tinggi konsentrasi sampel, semakin besar diameter zona bening yang terbentuk. Ukuran diameter zona bening yang terbentuk untuk masing-masing sampel konsentrasi 30 ppm, 40 ppm, 50 ppm, 60 ppm, dan 70 ppm berturut-turut yaitu, 6,5 mm, 8,3 mm, 9,1 mm, 9,9 mm, 10,3 mm, dan untuk Ciprofloxacin 27,7 mm. Semua sampel uji mampu mempertahankan kemampuan antibakterinya hingga lebih dari 72 jam. 
KAJIAN PENERAPAN FISIKA BIOMEDIS DALAM BIOMEKANIKA OLAHRAGA (SPORT SCIENCE): PENGOBATAN CEDERA TENDON AKIBAT KESALAHAN GERAK PADA CABANG OLAHRAGA SEPAKBOLA Sari, Mona; Sesilia, Ni Kadek Nabila; Muna, Nihadhul; Fikri, Muhammad Ramdhan Haikal; Asyifa, Kiky Errysza
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/fisika - s1.v11i1.21143

Abstract

Fisika Biomedis merupakan cabang fisika yang berkaitan dengan penerapan konsepdan metode fisika pada diagnosis, pengelolaan, dan pengobatan penyakit manusia. Secara khusus, kajian fisika biomedis sangat relevan dengan biomekanika olahraga, dimana studi tersebut digunakan untuk mengidentifikasi kesalahan dalam teknik-teknik olahraga dan mengetahui cara melakukan teknik tersebut dengan benar. Pada penelitian ini, penulis mengkaji penerapan fisika biomedis dalam mekanika olahraga (Sport Science) sebagai pengobatan cedera tendon akibat kesalahan gerak pada cabang olahraga sepak bola. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur menggunakan studi kepustakaan. Olahraga sepak bola adalah olahraga yang paling banyak digemari di seluruh dunia. Selama pemain sepak bola melakukan atihan rutindan dalam jangka waktu panjang serta bermain bersama lawan tentu para pemain pernah mengalami cedera. Cedera yang paling banyak dialami oleh pemain sepak bola adalah cederatendon. Cedera tendon memiliki gejala rasa nyeri pada kaki yang muncul secara tiba-tiba, rasanya bagian belakang betis seperti ditendang dan terdapat suara seperti retak atau patah pada kaki yang mengalami cedera tendon. Pengobatan cedera tendon dapat dilakukan dengan menggunakan terapi laser Multiwave Locked System (MLS). Terapi Laser MLS dapat mencegah kerusakan jaringan pada panjang gelombang terapeutik yang dapat merangsang aktivitas pada tingkat sel.
PENETAPAN ENERGI YANG DILEPASKAN DAN DITERIMA KALORIMETER: MENCARI KEPASTIAN DALAM NILAI KESETARAAN KALOR Khusnarini, Aulia Dwi; Perdana, Riki
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik diperlukan untuk kehidupan sehari-hari manusia, terutama di era modern ini. Hukum kekekalan energi menyatakan bahwa energi tidak dapat dibuat atau dimusnahkan; namun, energi panas dapat dibuat. Menurut azas Black bahwa panas dan kalor yang dilepas sama dengan panas dan kalor yang diterima, eksperimen ini akan menghasilkan perubahan panas pada air dan kalorimeter, termasuk pengaduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah energi listrik yang dilepas dan diterima oleh calorimeter serta nilai kesetaraan kalor listrik. Data suhu dikumpulkan pada detik ke-60, 180, 300, dan 420 yang diperoleh sebesar 35 , 37 , 39 , dan 41 . Hasil menunjukkan bahwa nilai kesetaraan kalor listrik yang diukur adalah sebesar (2,7 ± 0,5) J. Nilai ini jauh lebih rendah daripada nilai yang diantisipasi berdasarkan teori, yang adalah 4,184 J. Untuk memahami penyebab perbedaan ini dan meningkatkan validitas hasil percobaan di masa mendatang, evaluasi menyeluruh proses percobaan dan analisis data sangat penting.
PEMETAAN JALUR EVAKUASI BERDASARKAN PEMODELAN TSUNAMI MENGGUNAKAN COMCOT DI DESA SIDAYU, BINANGUN, CILACAP Mahfud, Chiquita Laila; Azmi, Ulil; Nurfaijin, Nurfaijin; Irayani, Zaroh
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/fisika - s1.v11i2.22263

Abstract

Kabupaten Cilacap terletak pada Zona Subduksi Jawa dan memiliki potensi terdampak gempa megathrust magnitudo 8,7 yang dapat memicu tsunami dan berdampak pada daerah pesisir pantai, salah satunya Desa Sidayu, Kecamatan Binangun. Sebagai langkah mitigasi, penelitian ini membahas pemodelan tsunami menggunakan perangkat lunak COMCOT dengan pendekatan Shallow Water Equations (SWE) berdasarkan skenario magnitudo 8,7. Hasil pemodelan menunjukkan ketinggian tsunami  mencapai 15,9081 meter dengan waktu tiba 43 menit 38 detik, menyebabkan hampir seluruh Desa Sidayu terendam. Berdasarkan peta jalur evakuasi tsunami, masyarakat diarahkan menuju beberapa lokasi sebagai Tempat Evakuasi Sementara (TES), antara lain Balai Desa Jepara Wetan, Lapangan Jepara Wetan, SMP Negeri 2 Binangun, SD Negeri 2 Jepara Wetan, dan MI Guppi Jepara Wetan dengan estimasi waktu 30 – 35 menit berjalan kaki. Selain itu, masyarakat juga diarahkan ke Kantor PWRI Binangun, Lapangan Sriwijaya Bangkal, Balai Desa Bangkal, dan Masjid Darussalimin sebagai Tempat Evakuasi Akhir (TEA) dengan estimasi waktu 16-20 menit mengendarai sepeda motor dengan kecepatan rata-rata 38 km/jam.
ANALISIS HUBUNGAN KESETARAAN ANTARA ENERGI LISTRIK DAN ENERGI PANAS (KALOR-LISTRIK) DALAM KALORIMETER Hikmah, Nur; Perdana, Riki
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/fisika - s1.v11i2.21349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara temperatur dan tekanan pada hukum Gay Lussac, yang menyatakan bahwa tekanan gas berbanding lurus dengan temperatur gas pada volume tetap. Dalam penelitian ini, pengukuran tekanan dan temperatur gas dilakukan dengan cara memasukkan bola kaca dan thermometer ke dalam beakerglass. Kemudian mengatur pipa sebelah kanan sehingga permukaan raksa sama tingginya dengan permukaan raksa pada pipa sebelah kiri. Setelah itu memanaskan air dengan cara menghidupkan bunsen sambil mengatur pipa sebelah kanan agar permukaan raksa pada pipa sebelah kiri tetap pada posisi awal sehingga terjadi perbedaan tinggi raksa h. Percobaan tersebut dilakukan secara berulang dengan terus memanaskan air dan mengatur tinggi raksa pada pipa sebelah kiri tetap dan dicatat hasil h dari setiap percobaan. Data pengukuran diperoleh dengan memvariasikan temperatur yang akan membuat tinggi raksa pada pipa berubah sehingga bisa didapatkan nilai tekanan (P) dengan menggunakan persamaan P= P0 +ρgh. Dengan tekanan awal 1 atm didapatkan hasil pada suhu 323K tekanan 1,005 atm; suhu 328K tekanan 1,006 atm; suhu 333K tekanan 1,007 atm; suhu 338K tekanan 1,008 atm; suhu 343K tekanan 1,01 atm. Hasil ini menunjukkan kesesuain antara dengan teori yang menyatakan bahwa temperatur berbanding lurus dengan tekanan (PαT). Dan dari hasil tersebut artinya semakin tinggi temperatur maka semakin tinggi pula tekanan yaang dihasilkan.  
PEMODELAN GUNCANGAN TANAH DI PERMUKAAN BERDASARKAN KARAKTERISTIK SITE DI KABUPATEN SLEMAN Handayani, Meila Prati; Irayani, Zahroh; Sunardi, Bambang
Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Fisika dan Terapannya (JIFTA)
Publisher : Prodi Fisika, Departemen Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/fisika - s1.v11i2.22265

Abstract

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di DaerahIstimewa Yogyakarta (DIY), termasuk Kabupaten Sleman. Hal ini disebabkankarena Kabupaten Sleman berada di dekat Sesar Opak. Oleh karena itu, diperlukanupaya mitigasi untuk meminimalisir dampak gempa bumi, salah satunya melaluipemodelan guncangan tanah berdasarkan karakteristik site lokal. Karakterisasi sitemerupakan upaya untuk mengukur perilaku gelombang seismik pada suatu lokasitertentu berdasarkan sifat geofisika dekat permukaan. Karakterisasi site didasarkanpada nilai Vs30 USGS. Pemodelan guncangan tanah ini bertujuan untukmemperkirakan nilai kecepatan gelombang geser rata-rata hingga kedalaman 30 m(Vs30), Kedalaman 1000 m (Z1.0), kedalaman 2,5 km (Z2.5), PGA dan spectraacceleration di batuan dasar dan permukaan berdasarkan karakteristik site lokal..Metode yang digunakan untuk memodelkan menggunakan metode DeterministicSeismic Hazard Analysis (DSHA) dengan skenario terburuk gempa bumi dari SesarOpak yang diolah menggunakan Software OpenQuake. Hasil menunjukkan bahwaVs30 di Kabupaten Sleman didominasi nilai yang relatif rendah (180 m/s). NilaiPGA relatif tinggi di batuan dasar mencapai 0,65 g sedangkan PGA di permukaantanah mencapai 0,75 g. Nilai spectral acceleration (0,2) relatif tinggi di batuandasar mencapai 1,5 g sedangkan spectra acceleration (0,2) di permukaan mencapai1,8 g. Nilai spectral acceleration (1,0) relatif tinggi di batuan dasar mencapai 0,4 gsedangkan nilai spectral acceleration (1,0) di permukaan mencapai 0,88 g. Nilaiamplifikasi PGA dan nilai amplifikasi spectral acceleration (0,2) tertinggi 1,36serta nilai amplifikasi spectral acceleration (1,0) tertinggi 2,98. Hal inimengakibatkan beberapa daerah di Kabupaten Sleman memiliki kerawanan yangtinggi terhadap bencana gempa bumi sehingga cenderung memberikan responguncangan yang lebih besar.