cover
Contact Name
Edisah Putra Nainggolan
Contact Email
edisahputra@umsu.ac.id
Phone
+6282165975455
Journal Mail Official
tutwurihandayanikip@gmail.com
Editorial Address
Perum Taman Karyajaya Indah Blok C15 Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 2830232X     DOI : https://doi.org/10.59086/jkip
Core Subject : Education,
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan is a journal that contains articles on research results in the field of teacher training and education. Articles published in Tut Wuri Handayani have gone through a peer-review process, to maintain the best quality of articles in scientific development in the field of teacher training and education. Tut Wuri Handayani published 4 times a year March, June, September, December. Tut Wuri Handayani Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan accepts manuscripts in the field of research which are included in the scientific field: Instructional Media, Instructional Models, Learning Approach, Instructional Strategies, Instructional Methods, Teaching Techniques, Teaching Tactics, and Early childhood education, Adult education, Mathematics and science education, Guidance and counseling education, Educational technology, Character education, Special needs education, Global issues in education, Technical and vocational education, Language education, Social science education, Educational management, Sports science and physical education, Other areas in education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 114 Documents
Implementasi Fungsi Perencanaan dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 131 Tanjung Fitria Zalzabila Zalzabila; Diana Diana; Nur Saadah Lubis; Uci Purnama Siregar; Kasman Kasman
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v5i2.1789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi fungsi perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 131 Tanjung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terhadap dua guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi perencanaan pembelajaran telah diterapkan dengan baik melalui penyusunan tujuan pembelajaran berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP), pemilihan materi, metode, media, dan evaluasi yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Guru juga menyiapkan perangkat pembelajaran secara sistematis sebelum proses pembelajaran berlangsung. Faktor pendukung implementasi perencanaan pembelajaran meliputi kejelasan kurikulum, sarana prasarana, dan pemanfaatan teknologi, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu serta perbedaan karakteristik peserta didik. Dengan demikian, implementasi fungsi perencanaan pembelajaran PAI di SD Negeri 131 Tanjung telah berjalan dengan baik dan mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. This study aims to examine the implementation of the instructional planning function in Islamic Religious Education (IRE) at SD Negeri 131 Tanjung. The study employed a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques such as interviews with two PAI teachers. The results indicate that instructional planning functions have been effectively implemented through the formulation of learning objectives based on Learning Outcomes (LO), the selection of content, methods, media, and assessments tailored to students’ needs. Teachers also prepared instructional materials systematically before the learning process began. Factors supporting the implementation of instructional planning included a clear curriculum, facilities and infrastructure, and the use of technology, while the inhibiting factors were time constraints and differences in student characteristics. Thus, the implementation of the instructional planning function for PAI at SD Negeri 131 Tanjung has been effective and supports the achievement of learning objectives.
Evaluasi Program Budaya Hidrasi Sehat dalam Membentuk Perilaku Hidup Sehat Peserta Didik: Studi Evaluatif Menggunakan Goal-Oriented Evaluation Model di SD Negeri 024774 Binjai Wahyudi Wahyudi; Muhammad Amada; Fatimah Nayla Zaskia Siregar; Zico Riswansyah; Muhammad Abdullah Syarif; Khairul Fikri; Adytio Setiawan; Kiki Arulia Siregar; Sri Dayati; Syaukani Syaukani
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v5i2.1796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketercapaian tujuan Program Budaya Hidrasi Sehat di SD Negeri 024774 Binjai menggunakan pendekatan Goal-Oriented Evaluation Model yang dikembangkan oleh Ralph Tyler. Program ini dirancang untuk membentuk kebiasaan peserta didik dalam membawa dan mengonsumsi air minum secara rutin sebagai bagian dari penguatan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain evaluatif. Data diperoleh melalui observasi, angket, dan dokumentasi yang melibatkan 65 siswa, 65 orang tua, serta guru yang terlibat dalam pelaksanaan program. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah mencapai sebagian besar tujuan yang ditetapkan dengan rata-rata skor siswa sebesar 4,27 dan orang tua sebesar 4,53 yang termasuk kategori sangat baik. Program berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya hidrasi, pembentukan kebiasaan membawa air minum, serta peningkatan kenyamanan belajar di sekolah. Faktor pendukung utama berasal dari keterlibatan guru dan dukungan orang tua, sedangkan kendala yang masih ditemukan adalah rendahnya upaya pengurangan konsumsi minuman manis dan terbatasnya media edukasi kesehatan. Temuan ini menunjukkan bahwa Program Budaya Hidrasi Sehat efektif sebagai strategi penguatan budaya sekolah yang berorientasi pada pembentukan perilaku hidup sehat peserta didik. This study aims to analyze the achievement level of the Healthy Hydration Culture Program at SD Negeri 024774 Binjai using Ralph Tyler's Goal-Oriented Evaluation Model. The program was designed to establish students’ habits of bringing and consuming drinking water regularly as part of strengthening a healthy school culture. This study employed a mixed-methods evaluative approach. Data were collected through observations, questionnaires, and documentation involving 65 students, 65 parents, and teachers participating in the program. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings revealed that the program achieved most of its intended objectives, with an average score of 4.27 from students and 4.53 from parents, categorized as very good. The program contributed to increasing students’ awareness of the importance of hydration, establishing healthy drinking habits, and improving learning comfort at school. Teacher involvement and parental support were identified as key supporting factors, while challenges included the persistence of sugary drink consumption and limited health education media. The study concludes that the Healthy Hydration Culture Program is effective as a school culture strategy for promoting healthy lifestyle behaviors among students.
Ilmu: Sains Modren Dan Sains Barat Sehat Sultoni Dalimunthe; Sulaiman Akbar Lubis; Dian Abdillah Sihombing; Santomi Siregar
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v5i2.1805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ilmu dalam perspektif sains modern dan sains Barat serta implikasinya terhadap perkembangan pengetahuan. Permasalahan utama penelitian ini terletak pada perbedaan paradigma antara sains modern yang berkembang saat ini dengan sains Barat sebagai fondasi historisnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), melalui kajian berbagai buku, artikel ilmiah, dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sains modern merupakan kelanjutan dari sains Barat yang berkembang melalui pendekatan rasional, empiris, dan penggunaan metode ilmiah. Sains Barat berperan penting dalam membangun dasar epistemologi ilmu pengetahuan, khususnya dalam pemisahan antara fakta ilmiah dan nilai metafisik. Namun, dalam perkembangannya, sains modern mulai mengarah pada pendekatan yang lebih integratif dengan mempertimbangkan aspek etika, budaya, dan spiritualitas. Dominasi paradigma Barat dalam sains modern turut membentuk cara pandang global terhadap ilmu pengetahuan, meskipun juga memunculkan kritik dan upaya rekonstruksi ilmu yang lebih kontekstual dan inklusif. This study aims to analyze the concept of science from the perspectives of modern science and Western science, as well as its implications for the development of knowledge. The main issue of this research lies in the paradigm differences between contemporary modern science and Western science as its historical foundation. The method used is qualitative research with a library research approach, involving the review of various books, scientific articles, and relevant journals. The results show that modern science is a continuation of Western science, which has developed through rational, empirical approaches and the use of scientific methods. Western science plays a crucial role in establishing the epistemological foundation of knowledge, particularly in separating scientific facts from metaphysical values. However, in its development, modern science has begun to move toward a more integrative approach by considering ethical, cultural, and spiritual aspects. The dominance of Western paradigms in modern science has also shaped the global perspective on knowledge, although it has given rise to criticism and efforts to reconstruct a more contextual and inclusive scientific framework.
Integrasi Pendidikan Islam dan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Yaqub Wisnu Setiaji
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v5i2.1809

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kepribadian peserta didik sejak usia dini. Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, pendidikan tidak hanya dituntut untuk mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga aspek moral dan spiritual peserta didik. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai keislaman dalam proses pendidikan menjadi salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk memperkuat pembentukan karakter anak di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, implementasi, faktor pendukung dan penghambat, serta dampak integrasi nilai-nilai keislaman dalam mendidik anak di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti artikel jurnal ilmiah, buku, dan dokumen yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai keislaman dapat dilakukan melalui pembelajaran, pembiasaan, keteladanan guru, serta budaya sekolah yang religius. Nilai-nilai keislaman yang diintegrasikan meliputi kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian sosial, dan religiusitas. Keberhasilan implementasi integrasi nilai-nilai keislaman dipengaruhi oleh kompetensi guru, dukungan lingkungan sekolah, serta keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan. Integrasi nilai-nilai keislaman terbukti memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik, terutama dalam meningkatkan sikap religius, disiplin, tanggung jawab, dan perilaku sosial yang baik. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai keislaman menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam mewujudkan pendidikan yang holistik dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik di sekolah dasar. Elementary education plays an important role in shaping students' character and personality from an early age. Amid the rapid development of science and technology, education is required not only to develop cognitive aspects but also moral and spiritual dimensions. Therefore, the integration of Islamic values into the educational process has become a strategic approach to strengthening character education in elementary schools. This study aims to analyze the concepts, implementation, supporting and inhibiting factors, and the impact of integrating Islamic values in educating children at the elementary school level. The study employed a qualitative approach using a library research method. Data were collected from scientific journal articles, books, and other relevant documents. Data analysis was conducted through content analysis involving data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the integration of Islamic values can be implemented through learning activities, habituation programs, teacher role modeling, and a religious school culture. The integrated Islamic values include honesty, discipline, responsibility, cooperation, social care, and religiosity. The success of implementation is influenced by teachers' competencies, school support systems, and family involvement. Furthermore, the integration of Islamic values has a positive impact on students' character development, particularly in improving religiosity, discipline, responsibility, and social behavior. Therefore, integrating Islamic values is an effective approach to achieving holistic education and strengthening character formation among elementary school student.

Page 12 of 12 | Total Record : 114